Traveling Paling Mengesankan: Bertandang ke Kantor Google di Amerika!

Traveling Paling Mengesankan ala @nurulrahma

Sudah bisa ditebak lah yaaaโ€ฆ. Traveling paling mengesankan yang pernah aku alami, ofkorss tidak lain dan tidak bukan, manakala bisa ikutan Google Local Guides Summit di San Francisco, California, Amrik.

Seleksi (level internasional) dilakukan dengan sangat ketat. Hanya 151 peserta dari 62 negara yang bisa ikutan acara ini. I just feel honoured dan ngerasa nggak pernah kebayang aja bisa ketiban rezeki se-awesome ini. Alhamdulillah. TabarokAllah.

Saking sueneng pol, saya sampai menjadikan dua postingan terkait Google Local Guides Summit sebagai featured/sticky post di blog ini ๐Ÿ˜€ Ya gitu itu deh, kalo gagal move on. Acaranya udah 2 tahun silam, masiiiih aja terngiang-ngiang. Sama kayak cintamu  sama mantan yang paling susah dienyahkan #eh.

Tentang detail acaranya, ya aku agak-agak lupa gitu, ha wong udah 2 tahun jeh. Akhirnya, aku buka foto-foto terkait acara di SF, dan here we go, some random things about Google Local Guides Summit!

Random 1: Ogah Berangkat Sendirian

Jadi gini. Sebenernya saya, dan peserta lain itu detail flight-nya beda-beda lho. Ada yang pakai China Airlines, ada yang sempat ditawari JAL, saya sendiri sedari awal request pakai Singapore Airlines dan approved by pihak Google. Demi dengar kabar kalo temen2 beda flight, saya langsung panik.

*FYI flight saya ini rutenya: Surabaya โ€“ Singapore (transit Changi) โ€“ HongKong โ€“ Sang Francisco

โ€œDuh, aku nggak mau berangkat dewean. Aku ini gampang ngantuk lho. Nanti kalau di Changi aku ketiduran trus nggak denger woro-woro kalo pesawatnya udah mau berangkat, pegimana?โ€

Akhirnya sekuat tenaga saya memohon mengiba-iba ke Kak Budiono dan Fahmi Adimara, untuk sama-sama pakai Singapore Airlines. Wis embuh piye carane, Alhamdulillah wa syukurilahโ€ฆ request kami dikabulkan!

Asyiiiik buanget dah traveling ama duo cowok unyu (hoeksss) bin gokil ini. Pokoke, selama traveling, saya ngerasa dijagain dua bodyguard, qiqiqiqiqi

Random 2: Balada Turis Budget Pas-pasan

Terserah ya, mau dibilang kikir/medit atau gimana, tapi yang jelas, sedari awal saya melecut diri sendiri untuk jadi turis HEMAT ๐Ÿ˜€ Ceritanya, biaya selama summit berlangsung (termasuk untuk urusan tiket pesawat, visa dan hotel di Hyatt Fishermanโ€™s Wharf) semuanya ditanggung Google. Jadi kami nggak perlu khawatir tentang biaya selama 3 hari 2 malam.

Akan tetapi mosok jauh-jauh ke Amrik cuman dolan selama 3 hari? Ora puas kan cyyyn.

Walhasil, kami memutuskan untuk extend. Ini nih tantangannya  ๐Ÿ˜€ Amrik apalagi San Francisco adalah kota yang mahal. Nasi goreng sepiring aja, harganya 200 rebu! Bujubuneennggg. Segala daya upaya dikerahkan supaya turis kelas menengah ngehe ini tidak pingsan kelaparan, tapi ya nggak boncos gitu lho.

Aku melirik Fahmi. Fahmi melirik aku. Kami saling melirik *halah*

โ€œMi. Kamu lagi diet kan?โ€

โ€œIya Mba.โ€

โ€œYa udah. Nasgornya kita beli 1 untuk berdua aja gimana?โ€

โ€œBoleh, Mbak.โ€

Uhuuuk! Tante-tante berhasil mengajari ponakan untuk berhemat, iqiqiqiqi!

Random 3: Banyak Gelandangan (plus Orang Gila) yang Bikin Atuuuuuut

Jangan bayangkan Amrik itu indah-indah thok, gaes. Ternyata buanyaaak gelandangan, pengemis, tuna wisma bahkan orang gila yang beredar di sepanjang jalan. Masih mending kalo di Indonesia kan badannya kurus-kurus ya. Lah ini, GUEDEEE TINGGI BESAAARR teriak teriak gitu, huffft.

Pernah nih, pas jalan dari Union Square (semacam alun-alun) menuju USA hostel (tempat kami menginap) aku udah denger orgil lagi ngomel-ngomel. Fahmi jalan di sampingkuโ€ฆ.. si orgil masih aja ngomel-ngomel dan mak bedunduk udah berjarak sekitar 100 meter aja di DEPANKU, yo ngalaaaahhh, aku kok jadi atuuuuttt! You know what, aku BALIK KUCING alias mundur dan nyari Kak Budiono!

Itu refleks bin spontan aja. Aku soalnya ngerasa si orgil ini badannya guedeee dan Fahmi kan tidak se-ndut Kak Budiono ๐Ÿ˜€ Jadi aku melipir, nyari โ€œbodyguardโ€ yang lebih gempal qiqiqiqiiq

Kami bertiga ngakak setelah berhasil melampaui ranjau โ€œorgilโ€ tadi.

โ€œYa ampun Mbaaaaโ€ฆ. Gitu itu justru jangan tampakkan kalo sampeyan takut. Biasa aja, santaaaaii. Kalo kelihatan takut, nanti malah dikejar lho!โ€ kata Fahmi dalam kekehnya.

Random 4: Jadi Makin Cinta Indonesia!

Seminggu berada di Amrik, membuat aku sadar kalau Indonesia itu indaaaahhh dan menyenangkan. Segalanya super murah (compared to harga-harga di Amrik qiqiqi) aneka kuliner di nusantara juga endolita tiada tara.

Kami bosan makan menu yang itu-itu saja. Udah gitu, banyak jebakan betmen, karena banyak menu dimasak dengan daging babi (pork) ataupun minyak babi (lard). Jadi, tiap jam makan, kerjaanku adalah: ngumpulin pisang cavendish ๐Ÿ˜€ atau buah-buahan lainnya yang sekiranya mengenyangkan dan bisa jadi substitusi menu makan.

Pokoke, berada di Amrik malah bikin aku kuangeeeennn dan cinta Indonesia!

โ€œGolek sego pecel yuk. Aku arep nggawe konten YouTube โ€˜Makan Nasi Pecel di Amerikaโ€™ iki bakal lumayan view-nya,โ€ ajak Kak Budiono.

Jadilah, kami berburu restoran yang menyediakan menu Indonesia, danโ€ฆ. Hamdalah, ada Restoran BOROBUDUR โ€“dari Namanya aja udah ketahuan kan?โ€”yang bercokol PERSIS DI SEBERANG USA HOSTEL, tempat kami menginap!

Baca: Review USA Hostel, Rekomendasi di San Francisco

Whoaaaa ini sih kayak nemu oase di padang pasir! Ketemu dengan owner-nya yang super duper ramaaaahh ๐Ÿ˜€ Tapi sayang, kagak ada menu Nasi Pecel, bosquuu hihihi. Yo wis, pesen nasi uduk dan nasi rendang aja lah ya. Jangan lupa tempe goreng nyam nyam nyaaam, enyaaakkk!

Random 5: There is No Impossible!

Perjalanan saya ke Amrik ini membuktikan kalau tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Ibu-ibu mediokre seperti diriku, ternyata kalau Allah mengizinkan, kun fayakun! Bisa cusss, terbang menuju benua yang begitu jauhnya.

Terus terang, ketika kumpul keluarga besar, saya kerap dijerat rasa minder, kok. Ada adik iparku yang Direktur kampus, ada yang dokter spesialis patologi anatomi, ada yang bolak balik kerja di luar negeri, dengan salary 8 digit, ada sepupuku yang asisten direktur bank sentral, intinya HAMPIR SEMUA elemen keluarga besar adalah orang-orang TOP di bidangnya. Aku pernah cerita soal iparku di postingan ini

Aku tahu, bahwa minder itu nggak bakal membawaku ke mana-mana ๐Ÿ˜€ Tapi yeah, Iโ€™m still human! Jadi ya I embrace all the feelings, perasaan lemah lunglai tak berdaya tak berguna etc etc, kemudian ya aku berusaha untuk menyeimbangkan rasa hopeless itu dengan melecut diri sendiri.

Pada dasarnya, aku bukan manusia bodoh, lah. Dua kali lulus UMPTN (Di jurusan yang favorit pulak, Teknik Informatika ITS dan Ilmu Komunikasi Unair).

Pernah berkarir di sejumlah raksasa media dan perusahaan multinasional, Tentu ini sebuah milestone, yang harusnya membuat aku yakin dengan potensi diri.

Dan yaaah, begitulah. Cara Allah menghadirkan takdir demi takdir, terkadang sulit dipercaya. Tapi tidak ada yang tidak mungkin bagi DIA, Sang Maha Segala.

126 thoughts on “Traveling Paling Mengesankan: Bertandang ke Kantor Google di Amerika!

  1. Rudi G. Aswan says:

    Pengalaman yang mengesankan banget ya Mbak N! Tak terlupakan karena ketemu banyak teman dari seluruh dunia, apalagi di markas besar Google yang sudah sangat populer. Kapan ya bisa ke sana. Mupeng tapi gimana hehe. Go go go, cari peluang lain ah!

  2. Rahma balci says:

    pengalaman seru mbak N, wah lulusan PTN favorit masa minder*apalah saya yg anak swasta:D , ngebayangin gelandangan amrik kyk di film2 or seri dokumenter sering liat di netflix aja udah serem,apalagi liat langsung ya

  3. naniknara says:

    Pengalaman yang mengesankan dan tak terlupakan ya mbak.
    Saya baru tahu kalau di sana ada orang gila berkeliaran.
    Tahunya selama ini kan cuma yang bagus-bagusnya aja di tv hehehe

  4. ameliatanti says:

    aku ngakak, mesem sampe terharu bacanya…

    ngakak karena drama penerbangan, nas gor mahal sampe orgil, terharu karena perjuanganmu subhanallah indaaaah, dan mesem karena… karena… karena apa hayo…

    yang jelas ikuta mengaminkan doamu, ya Nurul Rahma. semoga 2020 aku bisa bertandang ke kantor Google NY juga amiiin yra,

    “Cara Allah menghadirkan takdir demi takdir, terkadang sulit dipercaya. Tapi tidak ada yang tidak mungkin bagi DIA, Sang Maha Segala.” terimakasih quote penutupnya

  5. Putri Unicorn suka Senja says:

    Pasti pengalaman dan perjalanan mengesankan yg nggak akan pernah dilupakan dan gimanapun tetap nggak akan bisa muv on ya mbak
    Masyaallahh mbak, semoga harapan smean juga diijabah untuk bertandang ke Newyork tahun depan ya
    Dan smoga bisa nyusul smean juga hehehee
    TFS Mbak Nurul ^_^

  6. Jalan-Jalan KeNai says:

    Wkwkwk! Pernah ada yang bilang ke saya juga kalau ke LN memang jangan cuma lihat yang cakep-cakepnya aja. Nanti balik ke Indonesia malah jadi ngejelekin negara sendiri. Ya, terlepas dari masih ada kekurangan di negara sendiri, tetapi negara lain termasuk yang maju pun gak semurna ya, Mbak ๐Ÿ™‚

    • niaharyanto says:

      Hahaha, iya ya. Alhamdulillah sih, aku masih cinta produk Indonesia. Biar gak seganteng any di luar negeri, tetap paling ganteng di hati. :))))

  7. Dian Restu Agustina says:

    Alhamdulillah pengalaman yang mengesankan Mbak
    Enggak ada yang perlu diminderin..semua sudah menjalani takdir masing-masing. Rejeki ga kan mungkin tertukar ya kan..
    Pengalaman tinggal di sana, kalau harga di Amrik mahal karena gaji juga tinggi..jadi sepadan
    Kurs Rupiah kita ya yang semoga aja bisa membaik dan enggak jomplang kek gini.
    Sebenarnya kalau mau murah beli makan di supermarket kayak Walmart dll Biasa ada menu vegan di mika atau makanan siap saji yang memang mesti hati-hati tapi jatuhnya lebih murah.
    Karena kalau di resto pajaknya yang tinggi. Misal aja pizza vegetarian di supermarket 5 dollar di restoran bisa 10 atau 15.
    Sekedar info siapa tahu ada undangan ke sana lagi;)

    • @nurulrahma says:

      Mba Diaaaann, makasiii tipsnya yaaa ๐Ÿ˜€ Iyah Mba, betuulll aku waktu itu jalan2 ditemenin Diaspora yg udah 15 thn tinggal di SF. Betul kata dia, gajinya mayan tinggi, tapi pajaknya kalo ga kliru 20% apa lebih yak ๐Ÿ˜€ Hihihihi. Ya, buat aku, INDONESIA still the best country to live ya mba ๐Ÿ˜€ Gapapa lah walopun belum #gaji8juta *eh atau #GajiDuaDigit yg penting bersyukur ya Mbaaaa.

  8. Larasati Neisia says:

    Inspiratif Mba Nurul, memang nggak ada yang nggak mungkin ya di dunia ini. Kalau Allah sudah berkehendak pasti terjadi. Lucu deh pengalamannya selama di USA. Kapan ya aku bisa ke USA juga.. tapi skip kalo ketemu orgilnya ๐Ÿคฃ

  9. Travlingku says:

    Masya Allah, bahagianya.. Saya jadi semangat ini untuk share foto dan lokasi di Google Local Guide. Ya, siapa tahu saya ketiba rezeki kayak Mba Nurul. Aamiin aamiin…

    Wahaha Amerika itu emang mahal ya. Nasi goreng seporsi aje 200rb. Tapi kudu hemat banget di sana, kalau enggak, bisa jebol deh dompetnya.

    Walah, ternyata di sana banyak juga gelandangan, pengemis dan orgil gitu. Ish, malah serem juga ya, orgilnya teriak-teriak gitu.

  10. Desy Yusnita says:

    Kalo yang aku baca SF itu memang paling banyak orgil atau tunawisma nya daerah bronx nya lah ya heheh. Seneng deh baca pengalamannya, aku mau mimpi juga ahh….

  11. akuchichie says:

    Masya Allah… Aku ikutan senang nih baca ceritanya, karena bisa main ke kantor Google di Amerika. Banyak orang ingin ke Amerika apalagi bisa main ke kantor Google ini pasti bikin iri orang-orang. Pengalamannya seru nih mbak.

  12. Indah Nuria says:

    Happy to know you enjoy the trip. Seru memang SF mba..aku 2 kali mampir ke SF tetap aja belum puas keliling. Aku juga google Local Guide mba.. tapi baru level 9.

  13. Andiyani says:

    So happy ya Mba, having a chance to visit Google office in US. Banyak hal yang bisa diceritakan, dibagikan, serta dikumpulkan memorinya berupa foto dari sana.

  14. Aprillia Ekasari says:

    Aku kalau liat di serian Law n Order jg di sana banyak gelandangan. tapi aku suka dengan negara maju dan penasaran hahaha,selama ini hanya liat di tipi, moga kelak bisa ke sana ๐Ÿ˜€
    Jd restoran Borobudur itu ownernya org Indoensia atau gmn mbak?

  15. Rahmah Chemist says:

    Beruntung sekali dirimu Mbak
    Aku aja kepengen daftar eh kok malah hamil
    Ntah nanti bisa beneran apply apa ga

    • Katerina says:

      Jadi cerita paling mengesankan dan membanggakan ya mbak. Selalu dikenang dan bisa dijadikan inspriasi utk masaยฒ yg akan datang. Sukses selalu mbak Nurul ๐Ÿ˜Š

  16. Rosanna Simanjuntak says:

    As always,,, you nail it, Sis!

    … and I love, love, love your expression in this article.
    I am feeling I am travelling with you…

    I bet you must be a perfect travelling buddy!
    Can’ wait to travel together with you^^

    Upps, wait,
    How can I am unable to leave my Name/URL dropped here?
    I am using blogger platform, is this why?

    annarosanna(dot)com

  17. lendyagasshi says:

    Woo…Bunda Sidqi mashaAllah~
    Kerennya luar biasaaa…

    Ceritanya di Amrik bener-bener bikin ngakak…terutama yang ketemu bule orgil.

    Btw,
    Jadinya, Bunda Sidqi alumnus ITS atau Unair niih?
    Hahhaa…penting banget aku nanyain ini yaa…

  18. akuchichie says:

    Keeeereeeeennnnnnn… Asik banget ya mbak Nurul bisa main ke kantornya Google di Amerika, sekalian traveling juga ya.

  19. Herva Yulyanti says:

    bujubuneng nasgor di sana 200rebu wkwkwk duh mahalnyooo rasane baca ini aku cinta banget di Indonesia sepiring nasi goreng masih 15rebu aja udah pake ayam suwir dan telor ceplok wkwkk mantap mba ceritanya

  20. Eryvia Maronie says:

    Keren banget pengalamannya mbak.
    Emang dalam hidup itu gak boleh minder, karena pasti ada waktunya Tuhan akan bukakan pintu rejeki buat kita. Dengan cara apapun. Yang bisa bikin kita bangga akam diro kita sendiri.

  21. tutyqueen says:

    Senangnya bisa ke kantor Google disana..aku aja yang baru masuk Google Indonesia senangnya luar biasa, hehe. Mudah2an bisa kesana juga deh..Amiin.

  22. indah nuria says:

    seru memang terpilih sebagai salah satu peserta untuk meeting dengan Google Local Guide ini. Aku baru level 9 nih mba.dan memang sejak di New York aku aktif dan sering kumpul dengan sesama local guides

  23. Ririe says:

    kalau berkesempatan nyambangi kantor Google di San Francisco spt Mbak Nurul ini, sepertinya saya juga bakal sulit move on. jangan berlalu 2 tahun, mungkin 5 tahun pun masih belum bisa move on (kecuali dpt kesempatan lagi yang serupa).

    * make a wish ah, semoga ketularan bisa berkunjung ke kantor Google juga di San Francisco

  24. ophiziadah says:

    terasa banget lho mbaa aura bahagia dan terkesannya dirimu atas perjalanan ke SF dari tulisanmu..
    hmm ada power yang mendorongku untuk menyemangati diri juga meraih impian yang masih belum tampak akan mewujud atau tidak dan kapan hahaha
    opo siiih
    numpang curhat sekalian mba

  25. rahmiaziza says:

    Kereen mbaaa aku mau daftar aja ga berani krn ga pede sama englishku. E ya ampuun trnyata orgil juga ada toh di sana. Jadi di setiap negara kondisi sosial masyarakatnya yaa mirip2 juga yaa.

  26. naniknara says:

    Sudah dua tahun, tapi kenangannya masih melekat di ingatan ya mbak. Mantap, bisa lihat langsung markas Google di Amerika, sebuah kesempatan langka. Mbak beruntung jadi yang terpilih untuk bisa diterbangkan ke sana

  27. Rach Alida Bahaweres says:

    Selalu paling idola. Tapi kayaknya aku ya nggak berani ah perjalanan sendiri gitu. Hahhahaa. Mending enak rame rame ada teman ngobrolnya ya mbaa. Hehhee

  28. Diah Agustina says:

    Mupeng banget aku main ke Kantor Google apa lagi kantor Google yang ada di Amerika pasti seru banget.. Btw mba, aku gak ngebayangin bagaimana orang gila yang ada disana, kalau di Indonesia aja orang gila bikin takut kan ya, apa lagi di Amrik yang orangnya rata-rata gede tinggi dah gitu gila. Haduuh

  29. Ririe Khayan says:

    Dan aku jadi tambah kagum padamu mbak, lulus UMPTN 2kali di jurusan favorit, PTN favorit. Pengalaman kerja di media elit2, terpilih menyambangi kantor gugel di Amrik dengan seleksi yg super ketat. Wes pokok’e awesome banget

  30. Nurul Fitri Fatkhani says:

    Beruntungnya dirimu, Mbaak! Bisa main ke kantor Google dan jalan-jalan di amrik sana. Meskipun ternyata di amrik harga makanannya mihil dan ada orgil pula hihihi
    Kalau kita selalu lihat rumput tetangga pastinya keliatan lebih hijau. Lebih baik banyak bersyukur aja, meski di sekeliling kita banyak yang top di bidangnya, tapi mba punya pengalaman yang luar biasa..

  31. lendyagasshi says:

    Kerandoman yang selalu ku rindu dari tulisan kak Nurul.
    Terasa humble padahal tuh yang ditulis pengalaman super kereen loo…
    MashaAllah~
    Semoga Allah limpahkan keberkahan slalu yaa, kak..

    • bloggergunung says:

      Berkah luar biasa Mbak bisa jalan jalan ke luar benua. Pengalaman yang tidak murah dilupakan ya. Banyak stok konten pastinya hehehe…
      Salam
      Okti Li

  32. Puspita says:

    MasyaAllah keren banget. Waah mbak rezeki banget ini bisa terpilih untuk ke sana. Haaa emang rezeki dari Allah itu terkadang bikin kita merasa takjub yaa mbak. Selamat mbaaak ๐Ÿ™‚

  33. lianny hendrawati says:

    Wuah keren sekali mbak bisa ke kantor Google di Amerika, bisa ke kantor Google di Indonesia aja udah seneng banget kalo aku, apalagi ke Amerika.
    Duh beneran nguras dompet ya makanan di sana, nasgor 200 rb, mahal amat. Di Indonesia makanan masih banyak yg murmer ya mbak, nasi jagung di tempatku masih ada yg 3 ribu haha.

  34. Anne Adzkia says:

    Wah senangnya, ini pengalaman berharga banget ya mbak. Semoga ilmunya bisa terus bermanfaat. Bener mbak, nggak ada yg nggak mungkin buat Allah, dan ini rezekinya mb Nurul bisa menggali pengalaman seru di Amrik. Barakallah yaa

  35. Elly Nurul says:

    Udah bisa ikut event di LN apalagi di USA itu sudah luar biasa lho mbak.. jangan minder lagi dong.. apa kabar saya yang hanya IRT ini yang belum pernah ke USA sana..btw mbak tapi gelandangan disana pakaianya gimana? compang camping juga ngga? ngga kebayang akutuh di negara adidaya dan super power ada gelandangan

  36. ndiievania says:

    Gak pernah bosan baca cerita mba Nurul dan perjalanan Googlenya. Seru banget! Extend kemarin biaya tambahannya berapa mba? Udah pernah ada postingannya?

    Seru pasti kalau tiba2 google bikin reuni ttg ini, jd semua2 yg pernah diundang bisa balik lagi

  37. Arda Sitepu says:

    Senang banget mbak bisa lakukan perjalanan ke kantor Google Amerika, btw saya juga baru tahu banyak tunawisma dan gelandangan di sana, badannya gede2 lagi serem juga ya mbak.

  38. Siska Dwyta says:

    Hihi ngakak deh baca cerita random Mbak di atas. Diceritakan dengan gaya kocak jadi pembaca juga gak bosan bacanya, hehe. Btw keren banget ya Mbak bisa dapat kesempatan jalan-jalan gratisss gitu ke San Fransisko. Yang traktir Google pula. Bener2 namanya rejeki memang nggak lari kemana.

  39. sriwidiyastuti says:

    Aku yo.ga bosen baca pengalamanmu ke kantor Google local guides ini mbak haha mupeng banget deh bisa ikutan acara begini, btw aku auto ngakak baca ketemu orgil, aduh aku orgil di sini aja takut, apalagi orgil di sana dudududu

    • dapurhamsa says:

      Ya ampon sekelas Mbak Nurul kok tibake merasa gak pede, po maneh aku huhuhu.
      Hepi banget bisa ke kantor Google di Amerika, aku aja yg du Jkt blm pernah haha.
      Pengalaman tak terlupakan dan bisa dibilang salah satu pencapaian dalam sejarah terkait aktivitas digital ya mbak

  40. bloggergunung says:

    Orang gila di sana kalau disini dianggap bule saja tetap ya. Hehehe…. Iyalah, orangnya emang bule tapi kalau gila mana mau sejatinya hehehe

  41. Reyne Raea says:

    Pokoknya akuh padamuh Mbaaaaaa ๐Ÿ˜€

    Baca ini, jadi semangat, menggali lagi impian yang pelan-pelan sudah saya kubur hahaha.
    Nothing imposible ya Mba,
    Beranilah bermimpi setinggi langit.

    Saya juga pengen dong ke Amrik, semoga diizinkanNya, aamiin ๐Ÿ™‚

  42. Gilang says:

    Masyaallah mba keren banget deh bisa ikutan Google Local Guides Summit di San Francisco, California, Amerika. Aku kaget dong nasi goreng sepiring harganya 200ribu. Hwaa kupikir di Amerika enggak ada orgilnya ehehe. Ternyata ada ya ehehe Seru banget deh baca perjalanan mbanya di artikel ini dari awal sampai akhir ๐Ÿ™‚

  43. Dian says:

    Aihh keren ceritanya mbak..
    Mbak nurul mah kece, da banyak pengalaman nulisnya.
    Yuk mbak bikin kelas biar banyak yg ketularan ilmunya,,,

    Kan ya pgn diundang sama google

  44. Oline says:

    Unforgetable moments ya judule.
    Semoga aku bs kesampaian jg ke Amrik. Duh pasti jd pengalaman yg mengesankan. Tapi pliss aku gak maoo ketemu org gila disanaa :)))

  45. Mugniar says:

    Sudah pernah baca ini tapi masih terkagum kagum pada bagian berani memutuskan untuk extended. Oiya satu lagi, dan merayu cowok-cowok itu buat jadi teman seperjalanan. ๐Ÿ˜

  46. Mutia Ramadhani says:

    Wah mba, ini acara yg sama yg juga dihadiri adik saya. Kebetulan adik saya kerja di Google 2018-2019 dan dia juga ke Amerika bareng teman-temannya Google Indonesia yg Jakarta-base. Saya iri banget banget banget banget. Bisa main ke kantor Google di Jakarta aja hepinya tak tanggung-tanggung. Apalagi kalo bisa ke kantor pusatnya di Amrik yaaa.

  47. Fida says:

    Saya doain semoga bisa kesana lagi ya mbak.
    I feel you… pasti seneng banget. Dan kalo diriku dapat kesempatan yang sama pun bakal susah move on juga. ๐Ÿ˜€

  48. Lia Yuliani says:

    Seneng banget pasti bisa diundang ke Kantor Google di Amerika sana. Berkesan.banget pastinya. Saya sama sih kaya Mbak Nurul, paling enggak mau pergi sendirian apalagi ke luar negeri, takut nyasar, hehe … inspiratif banget Mbak, alhamdulillah rezekinya dari nulis bisa sampai ke luar negeri.

  49. Nurhilmiyah says:

    Katanya gitu ya mbak Nurul… Kl kita lg bertandang ke negeri seberang malah makin cinta sama negeri sendiri. Btw muahalll ituu, nasgor sepiring aja 200k, gimana mau tinggal di sana sebulan yak huhuuuu. Nice share Mba…

  50. jarwadi says:

    kelak kalau jalan jalan ke kantor Google ajak ajak sayah ya. sayah juga pengen banget jalan jalan ke perusahaan search engine terbesar itu

    salam
    jarwadi

  51. diah says:

    MasyaAllah Mbak, kereeennn, wajar doong gagal move on, secara nih bertandangnya ke kantor Google gitu lhoo.
    tapi yaaa, jauh-jauh ke Amrik sono kok dikejar orgil ya Mbak? hihihh

Leave a Reply to Travlingku Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s