Sebuah Curhat dan Kontemplasi:  Alhamdulillah, Aku Sakit

Dalam lebih banyak keadaan, “Alhamdulillah” adalah ungkapan rasa syukur seorang hamba. Ia memuji Allah, karena telah diberikan karunia berupa beragam kenikmatan.

Tapi, bagaimana bila keadaan justru sebaliknya?

Sedang ditimpa musibah, atau sedang sakit, apakah masih ada ruang untuk ber-Alhamdulillah?

Apa yang hendak disyukuri dari sebuah penyakit?

Di mana letak kenikmatannya, sehingga perlu disyukuri?

Kita tidak memperoleh jawaban atas pertanyaan di atas, bila ukuran nikmat itu adalah kenikmatan duniawi belaka. Tentu, orang yang sakit tidak bisa menikmati hidup senyaman orang sehat.

Continue reading “Sebuah Curhat dan Kontemplasi:  Alhamdulillah, Aku Sakit”