Ada Orang Pingsan ketika Sholat Berjamaah di Masjid, Apa yang Harus Dilakukan?

Aku mau sharing tentang insiden yang terjadi ketika sholat tarawih di Masjid kompleksku.

Lansia Pingsan ketika Tarawih di Masjid Kami 

Insiden ini mungkin sama sekali tidak pernah kami bayangkan sebelumnya. Jadi di bulan Ramadan lalu (persisnya hari Ahad, 27 Mei 2018), kami sedang tarawih seperti biasa.
Ketika Imam tengah membaca surat pendek (yang rada panjang), tiba-tiba terdengar suara GEDEBUUUG lumayan keras. Setelah itu, sound system/microphone Imam agak error/ ada gangguan sejenak.
Udah mulai nggak konsen kan. Aku ada di shof paling belakang.  Waktu itu, aku sempat mikir dua hal:
1. Suara gedebug tadi…. apa ada yang jatuh/ambruk ya? Tapi…. kok imamnya tetap ngelanjutin sholat ya? Yang jatuh tadi siapa? Bener-bener butuh pertolongan urgent, atau gimana?
2. Oh… mungkin sound system masjid ini rada bermasalah. Sampe bunyi “gedebug” gitu. Apa korslet atau gimana gitu kali ya
#MohonMaapSiniRadaGaptekKaloPerkaraAlatGituan
Sholat terus berlangsung…. hingga salam terucap dari sang Imam. Tidak lama kemudian…. SEMUA jamaah laki langsung berdiri…. merangsek ke arah shof paling depan. Dan ternyata, ada bapak2 berusia sekitar 70 tahunan yang PINGSAN!
Beberapa orang langsung membopong  tubuh si bapak, dan mengantarkan ke klinik terdekat. Suasana mulai riuh. Semua sibuk menerka apa penyebab pingsannya si Bapak dan bakal seperti gimana kondisi beliau.
Yang aku tahu, Bapak A yang pingsan ini punya riwayat sakit jantung. Dan kata temen yang sekolah di Fakultas Kedokteran (FK), orang dengan sakit jantung harus segera ditolong ketika pingsan. Jangan lebih dari 5 menit!
Hal semacam ini, memang (sependek ingatan aku) jarang dibahas di kajian-kajian dalam Masjid. Apa yang harus dilakukan ketika ada jamaah yang pingsan. Apakah Imam tetap meneruskan sholat? Apakah makmum yang lain harus menunggu sampai salam? Atau gimana?

Terkait hal ini, aku mengambil rujukan dari  Ustadz Ammi Nur Baits, beliau adalah Alumni Madinah International University, Jurusan Fiqh dan Ushul Fiqh.

Dari sejumlah literatur, memang Haram membatalkan shalat wajib secara sengaja, karena adanya larangan membatalkan amal yang harus diselesaikan.

Selain yang dikecualikan dalil, seperti tidak ada pilihan selain membatalkannya karena kondisi darurat, di antaranya menyelamatkan jiwa dari bahaya atau ancaman.

Berbeda dengan shalat sunnah. Orang memiliki kelonggaran untuk membatalkannya jika ada keperluan.

Imam Ibnu Baz mengatakan, “Jika itu shalat sunah, aturannya lebih longgar. Boleh saja orang membatalkannya, ketika ada orang yang mengetuk pintu. Sedangkan shalat wajib, tidak boleh dibatalkan kecuali jika di sana ada kejadian sangat penting, yang dikhawatirkan kesempatannya hilang jika tidak segera ditangani. (Fatwa Ibnu Baz, no. 894)

Menyelamatkan Orang Pingsan ketika Shalat Jamaah

Menyelamatkan orang pingsan atau orang sakit ketika shalat jamaah, termasuk alasan yang membolehkan seseorang untuk membatalkan shalat wajib.

Dalam Kasyaf al-Qana’ – Fiqh madzhab Hambali- dinyatakan,  “Wajib menyelamatkan orang yang tenggelam atau kecelakaan lainnya, seperti kebakaran. Dia harus membatalkan shalatnya untuk menyelamatkan korban, baik shalat wajib maupun sunah. menurut riwayat yang dzahir, ini berlaku meskipun waktunya mepet. Karena shalat masih mungkin untuk diqadha. Berbeda dengan menyelamatkan orang tenggelam, tidak bisa ditunda. Jika dia tidak mau membatalkan shalatnya untuk menyelamatkan orang tenggelam, dia berdosa, meskipun shalatnya sah. (Kasyaf al-Qana’, 1/380).

Nah… dalilnya udah clear ya teman-teman. Tatkala ada kejadian semacam itu di Masjid kamu, langsung gercep alias gerak cepat yak, jangan nunggu sampai Imam ngucap salam. Kan kita ga tau kondisi jamaah yang pingsan itu, jadi lebih baik inisiatif untuk segera menolong ya.

Ada beberapa pelajaran yang bisa kita ambil:

1. Selama ini, kita cenderung menyorot polah anak kecil yang sering guyon ketika sholat tarawih. Sampai ada aturan bahwa shof anak kecil harus diselang-seling dengan orang dewasa. Karena kalo dia sebelahan dengan anggota geng/squad-nya dikhawatirkan si bocah bakal bertingkah ketika sholat.

Nah, sebaiknya kaum sesepuh juga mulai diperlakukan hal serupa. Ketika sholat kudu didampingi dengan orang (berjiwa) muda. Jangan satu shof sesepuh semua! Bpk A yang pingsan ada di shof pertama. Biasanya, shof paling depan itu identik dengan shofnya 60 tahun ke atas. Alangkah baiknya kalau mulai sekarang, gimana caranya deh, diatur supaya jangan yang lansia kumpul lansia doang.

2. Buat Imam tarawih, dengan segenap kerendahan hati, mohon untuk tidak memilih surat yang panjang. Semalam, imam sholat kami memang panjaaaaaaaang banget pilihan suratnya. Sholat Isya + ceramah + Sholat tarawih 8 rokaat + Witir 3 rokaat = baru kelar jam 20.30 cobaaaak.

Di sini, takmir Masjid juga sebaiknya lebih asertif. Beri aturan tertulis, bahwa buat seluruh Imam sholat “Mohon kerjasamanya agar memilih surat pendek, yang memang pendek.”

Kalo jamaahnya muda belia sih, gapapa. Tapi ini kan heterogen. Ada bapak2 yang udah sepuh, nenek2 yang kalo sholat harus duduk di kursi, dan macam2

3. ANAK MUDA DATANGLAH KE MASJID!

Prioritas kita memang berbeda-beda. Tidak semua orang bisa mengalokasikan waktu untuk rutin tarawih. Ada pekerjaan (mencari nafkah untuk keluarga juga bagian dari jihad fii sabilillah), ada yang harus menunggui anak bayi/balita di rumah, macam-macam. Tapi…. apabila tidak ada udzur, alangkah eloknya bila orang (berjiwa) muda meramaikan Masjid. Jadilah bagian dari golongan yang mendapatkan naungan dari Allah di hari akhir kelak, ketika tidak ada naungan sedikitpun.(*)


Tips Merawat Lensa Kamera HP Oppo agar Mumpuni Dipakai Selfie

Siapa sih yang hari gini ga megang smartphone, paling sekitar 15% kali ya? Rata-rata setiap satu orang pasti punya minimal 1 buah smartphone bahkan lebih. Biasanya yang punya lebih dari satu itu orang yang memisahkan antara HP bisnis/kerjaan dengan kepentingan pribadi/keluarga. Nah kalo kalian gimana gaes?  

Kegunaan smartphone pada hari ini sudah lebih luas loh gaes. Kepintaran sebuah HP, berbanding lurus dengan kemampuan penggunanya untuk memaksimalkan kinerja si smartphone itu sendiri.

Urusan bisnis udah pasti, lihat orderan dari customer, transfer sana sini, bahkan yang hanya sekedar selfie buat di upload di medsos hehe. Buat yang demen selfie pasti sangat bergantung sama kualitas kameranya nih. Ga heran kalau dari 100 kali jepretan, cuma satu aja yang lolos verifikasi buat diupload di medsos. Duh udah kaya ngelamar jadi pimpinan KPK aja ya haha.

Seringkali masalah yang muncul pada kamera smartphone adalah kemampuan kamera yang menurun. Biasanya nih karena banyak debu yang nempel, terus terdapat goresan pada lensa kamera. Penyebab masalah ini ga lain dan ga bukan karena kurangnya perawatan doang kok. Nah, sayang dong udah cape-cape selfie pake fitur AI Beauty 2.0 dari OPPO F7, hasilnya malah blur karena lensa kameranya ada goresan. Untuk mempertahankan kemampuan kamera smartphone kalian, cobain deh tips yang wajib dipraktekin sehari-hari gaes.

Pertama, kalau sudah berdebu harus langsung dibersihkan, jangan nunggu kumpul dulu sampe ntar bikin partai debunya hehe. Bersihinnya pake kain microfiber yang punya tekstur lembut, ga bakal gores deh kalo ngelap pake kain ini.

Kedua, beli lensa protector, tujuannya ya ngelindungi si lensa biar ga kena benturan/sentuhan langsung ketika jatuh. Lensa protector ini bisa dicari kok online shop atau toko aksesoris terdekat.

lensa protector HP

Terakhir nih ga kalah penting, gunakan soft/hard case yang ga cuma ngelindungi lensa tapi juga keseluruhan body smartphone kalian. Berbulan-bulan kamera hp gw ngeblur dan bikin hasil selfie jadi jelek banget karena lensanya tergores. Sebelumnya emang smartphone ga dipasang softcase sih, nyesel deh kalo udah lensanya kena begitu huhu.

Casing HP

Bukan cuma kulit aja ya gaes yang butuh perawatan, kamera kamu juga dirawat ya. Kalau kamera kalian udah terlindungi, yuk kita selfie tiap hari.

Mau Diskon 99% dari Tokopedia? Ikutan Ramadan Ekstra Aja!

Eh, teman-teman masih ingat postingan-ku tentang Ramadan Ekstra dari Tokopedia?

Yang mana, yang mana? Yang ini lhooooo

Baca : Tips Belanja Online Hemat di Tokopedia

 

Nah, setelah dilanda penasaran akut tentang kejutan apa sih yang bakal dipersembahkan Tokopedia, hamdalah… kini kejutan Ramadan Ekstra mulai terkuak!

Jadi… kejutannya Cuma berlangsung DUA HARI aja. Yaitu Kamis 24 Mei dan Jumat 25 Mei. Pokoke, buat yang mau online shopping dan dapat segabruk diskon menarik, jangan jauh-jauh dari smartphone kamu yes!

Ini nih, aku jembrengin apa aja, aneka kejutan dari Tokopedia!

 

SEMARAK RAMADAN EKSTRA – Kejutan Diskon 99%

Wagelaseeeeeh, diskon 99 persen buibuuu, kaka kakaaaa, siapa coba yang nggak ngiler. Ini promo yang berlangsung Kamis 24 Mei 2018 yak. Caranya pegimane? Yaitu dengan…..

– Shake-Shake Kejutan (Hadiah)

Yuk kita Buka aplikasi Tokopedia di jam-jam tertentu dan “Shake-Shake” smartphone untuk kesempatan dapatkan berbagai kejutan! Macem-macem lho…. mulai dari berbagai hadiah seru, promo menarik, dan kejutan diskon 99% untuk produk-produk terbaik pilihan.

– Artist Perfomance and  Fashion Show by Exclusive Collaboration

Suka gemesssh kan dengan brand-brand fashion ekslusif di Tokopedia? Desainnya kece, apik banget buat dijadikan kostum bulan Ramadan plus Lebaran kita. Serunya lagi nih, Tokopedia menghadirkan countdown menuju “Ramadan Ekstra, Kejutan Belanja Online”

Kapan? Catat yaaaa… KAMIS, 24 Mei 2018 yang disiarkan secara langsung jam 20.30  (Habis Tarawih ya kaaan) di NET, MNC TV, dan Trans7! Wohoooo… bakal ada penampilan artis-artis papan atas Indonesia dan juga peragaan busana (fashion show). Acara ini bakal menampilkan aneka produk fashion, dan bisa dibeli secara langsung melalui aplikasi Tokopedia!

 

  1. RAMADAN EKSTRA – Kejutan Belanja Online (25 Mei 2018)

– Shake-Shake ( 5x dalam satu hari), – diskon 99%

Di hari Jumat, masih ada nih… kesempatan buat dapat diskon 99% dari marketplace kesayangan kita semua. Yuk, buka aplikasi Tokopedia di jam-jam tertentu, “Shake-Shake” alias goyangin smartphone hingga 5 kali dalam sehari! Buat apa? Ya supaya kita bisa raih peluang mendapatkan berbagai kejutan mulai dari berbagai promo menarik, hingga hadiah utama Toyota Yaris yang didiskon 99%! Wohoooo!

– Flash Sale

Rebut dan jangan sampai kehabisan berbagai produk pilihan terbaik di Tokopedia dengan harga miring serba 25.000 untuk semua produk flash sale Tokopedia.

– Save My Coupon

Untuk kamu yang sudah mengumpulkan kupon-kupon promo menarik di Tokopedia, saatnya gunakan “Save My Coupon” milikmu untuk tambahan promo Ekstra!

– Promo Lainnya dan Exclusive Brand

Selain itu, dapatkan juga berbagai promo Ekstra Casback lainnya untuk berbagai produk di marketplace dan juga produk digital Tokopedia, serta berbagai penawaran menarik dari pilihan brand-brand ekslusif dari Tokopedia.

 

Nyenengin banget yaaa, program Ramadan Ekstra by Tokopedia ini. Buat kamu yang udah penasaran banget, bisa lho kepo-kepoin info soal program diskon super menggiurkan ini di:

https://www.tokopedia.com/ramadan/

https://www.tokopedia.com/discovery/semarak-ramadan-ekstra

Anak-Anak Biang Ramai di Masjid, Bagaimana Takmir dan Ortu Harus Bersikap?

Halo halo halo….

Bagaimana puasanya?  Semoga tetap lancar jayaaa 😀

Bagaimana ibadah tarawihnya? Udah bolong berapa?

Aduh, deeek. Yang namanya tarawih di masjid itu serba dilematis ya, apalagi buat buibu yang masih punya anak kecil. Di awal Ramadhan, Masjid di kompleks kami tuh FULL, jamaahnya membludak. So pasti, buanyaaaaak anak kecil yang jejeritan, lari-lari, pukul-pukulan, kepleset, jatuh…. dan…. NANGIS.

Mana mereka kalo berdebat tuh STEREO banget suaranya. Pak Imam tarawih aja sampe kalah, padahal udah pake mikropon.

Nah, semalam tarawihnya tuh sepiiiii krik krik. Jamaah perempuan palingan cuma 6 shof, itupun nggak full. Anak2 yang berlarian juga jauuuuh berkurang. Lagi-lagi muncul pertanyaan, ini apakah mereka DILARANG ke Masjid (oleh takmir) atau gimana ya?

Baca: Dilema Ajak Anak Tarawih ke Masjid

Jujur, aku juga kzl kalo denger bocah2 lari2an, mainan pintu masjid gedor2 dan geret kotak amal, ketika kita para jamaah lagi tarawih. Apalagi kalo denger suara GEDEBUG diiringi tangis bocah, itu rasanya hadeuuuh.

Tapi begitu jumlah kunyil berkurang jauuuh, kok rasanya “something missing”. Kok jadi ada yang hilang gitu lho.

Aku IG story-in kan di akun @bundasidqi … Aku minta pendapat teman2… sebaiknya apa yang dilakukan terhadap para bocah ini. Apakah seriously kudu dilarang? Betul-betul engga boleh ke Masjid dulu? Atau gimana enaknya?

Karena, sooner or later, kita para ortu kan pasti bakal meninggal. Lha kalo kunyil ini nggak dikenalkan dengan Masjid… nanti siapa dong yang bakal menghidupkan aktivitas di Rumah Allah ini?

 

Kuyyy, simak beberapa reply DM dari temen2 akoh

@noninge : Kalo buat saya sebenernya bukan melarang, tapi menghimbau ortu. AJARIN anak ADAB tentang sholat di Masjid. Karena cuma ajak ke Masjid tanpa diajarin ADAB ya jadinya ganggu. Karena kadang yang udah diajarin juga masih suka rame, namanya anak2. Tapi diajari sekaligus dipraktikkan, semakin lama akan berurang ramenya.

@furyy.mamabiam : Bingung jawabnya mba. Dalam satu sisi, kita ingin menumbuhkan cinta masjid sejak dini sama anak2. Tapi kadang suka ga khusyu’ dengan tingkah dan suara2 mereka.

@deteksi : Berdasarkan amatanku, sebenernya biang rusuk anak2 itu cuman itu2 aja. Yaitu, anak yang usil ngajakin temennya lari2. Kalo anak2 itu ga ada anak2 lain pada anteng.

Nah, mestinya, ORTUNYA ANAK BIANG RUSUH itu yang perlu diajak bicara, supaya bisa mendidik anaknya tertib jika ke Masjid.

@rizkiummukhanza : Menurut aku, Masjid hendaknya berperan juga dalam mengedukasi ortu bagaimana MEMPERKENALKAN ADAB sang buah hati untuk sholat di masjid. Misalnya, dengan menempelkan pengumuman singkat dengan judul :ADAB MENGAJAK ANAK KE MASJID” yang sudah dirangkum sehingga mudah dimengerti para jamaah.

Banyak ortu yang belum tahu, misalnya mengajak anak ke Masjid bisa menimbulkan kemungkinan besar terputusnya shof. Sehingga ortu hendaknya mengambil posisi sholat paling pinggir dan paling belakang, sehingga shof tidak terputus.

Dan saat sholat, ortu juga KUDU PEKA apabila sang anak meninggalkan shofnya, maka ortu harus segera merapatkan diri ke orang di sebelahnya.

***

Gimana menurut pendapat teman-teman? Boleh share di comment yaaaa 😀

 

 

 

 

 

 

 

DEFINISI BAHAGIA Bersama ROMA MarieGold

Yuhuuuu!

Teman-teman apa kabarnyaaaa? Sehat-bahagia-senantiasa, ye kan? Semoga, yah!

Idiiih, tumben sih, aku pakai nyapa-dan-nanya-kabar kayak gini, huehehe. Ceritanya mau curhat dikit. Beberapa waktu lalu, aku terlibat project untuk mengundang 160 ibu-ibu di Surabaya, buat datang ke acara edukasi tentang tumbuh kembang anak. Kupikir, yah, gampiiil deh, ngundang buibu.. secara eikeh kan lumayan aktif di komunitas emak-emak juga. Daaaan, ternyataaa… jreng jreeeng…!

Acaranya kan berlangsung 21 April, yang mana buibu pasti rempong nyiapin anak-anaknya buat ikut Karnaval Kartini. Maka, yang terjadi adalah…. Buanyaaak banget, tamu undangan yang ngabarin kalo CANCEL alias batal datang di Hari H. Towewenggg… pusiiing deh eikeh. Tampangku udah kisut banget, mirip kanebo kering, haha! Bayangin aja cyiiin, buanyaak japri masuk via WA dan bilang kalo kagak bisa ikutan acara ini, gegara anak capek lah… si kecil tiba-tiba demam, macam-macam. #HarapBersabarIniUjian

Well, gimanapun juga, the show must go on. Dengan jumlah tamu yang mencapai angka 100, event ini tetap berjalan. Peserta yang komit datang beneran antusias buat menyimak pemaparan nara sumber. Tanya jawab, games, dan quiz yang digelar juga bikin acara kian meriah! Alhamdulillah…

Daaaan…. Begitu sampai rumah…. Duh, badan remuk redam kayak habis dipentungin haters-nya Luna Lucinta (perumpamaan apa pula iniiii?) Seperti biasa, kalo lagi mager (males gerak) parah gini, aku suka scrolling Instagram. Ini udah kayak “me time” versi paling simple gitu deh. Paling asyik kalo ngeliatin postingan para food selebgram. Selain foto yang super duper mumpuni, postingan mereka tuh bisa kasih insight dan ide cespleng buat menjajal kuliner baru.

Scrolling…. Scrolling…. Scrolling…. WAIT!

Ada cemilan baru nih! Roma MarieGold! FYI aja teman-teman…. Roma MarieGold ini salah satu inovasi terbaru dari Mayora. Biskuit Roma dari Mayora emang udah kondang bambang gulindang banget….. Dan, Roma MarieGold adalah salah satu inovasinya yang premium banget!

Waaah, sebagai fans berat biscuit Roma Marie, aku langsung mendadak hening demi lihat postingan di IG ini. Roma Marie biscuit favoritku, punya varian gres! Ke mana ajaaaaa dirikuuuuh, kenapa baru tauuuu?

Usut punya usut, memang ini bener-bener baru sih! Roma MarieGold juga belum dijual di banyak toko/supermarket offline. Setelah kepoin IG, aku baru ngeh, kalo Roma MarieGold bisa didapatkan di JD id! Yeayyy!

Tanpa banyak cang cing cung, aku langsung cusss ke website JDid. Klak klik klak kliiik… siap bayar, daaan…. Nunggu biscuit kesayanganku nyampe rumah!

***

Yeaaaayyy…! Ada babang nganterin paket JD id!

Gak sabar aku langsung buka paket, dan tadaaaaa…..!

ROMA-2

Mata berbinar-binar, hati berdegup kencang, demi menyaksikan kemasan Biskuit kesayangan.

Roma MarieGold ini ukurannya gedaaaaa banget! Packaging-nya pun eksklusif dan premium.

ROMA-3

Doooh, ku tak sabar untuk segera mencicipi dan larut dalam kelezatan tiada tara persembahan biscuit ini.

ROMA-4

ROMA-5

Ya ampyuuuun, ini sih pecaaaahhh banget, enaknya! Gokiiils banget… aroma yang wangi khas biscuit Roma menguar, manakala aku buka kemasannya. Ternyata, di dalam satu kemasan gedhaa yang super eksklusif itu, ada 10 kemasan sachet. Aku suka banget banget! Ini artinya, aku bisa bawa biscuit Roma traveling ke manapun. Kalau pas lagi jalan-jalan, atau ikutan meet-up/ event/ gathering gitu, aku kan sering lapar sebelum jam makan tiba 😀 Nah, si Roma MarieGold kemasan sachet sigap jadi “pemadam kelaparan” nih.

Dalam satu sachet, ada 3 biskuit. FYI aja nih, permukaan biskuitnya mengkilap, seperti dioleskan telur.

Sambil mencecap nikmatnya biscuit Roma, aku baca lagi tulisan yang terpampang nyata di packaging.  Biskuit ini terbuat dari telur dan susu. Telur mengandung omega 3. Susunya asli dari New Zealand. Pantasssss… pantas sedap tiada tanding tiada banding!

 

 

ROMA-6

Aduuuh, ini kayaknya susah berhenti buat ngunyah kelezatan biscuit Roma MarieGold! Dalam kesempatan apapun, kita bisa menikmati biscuit ini. Kalau lagi pagi-pagi, kadang kita kayak in a rush gitu kan, nggak sempat buat makan nasi-lauk-sayur secara proper. Biskuit ini bisa banget kita andalkan! Trus, kayak diriku, emak-emak yang hobi ngemil… udah pasti kudu bawa nih biscuit dalam tas. Kalau mau ngetrip? Ulala, lagi-lagi Roma MarieGold wajib dibawa!

Di setiap aktivitas apapun, kita bisa menjadikan Roma MarieGold sebagai soulmate. Sore-sore, ketika pengin ngopi, ya udah pasti, si biscuit ini jodoh yang tepat buat coffee time. Mau ngeteh? Cucok meong banget, cintt! Apalagi, kalo kita remukin biscuit, trus dijadikan topping susu. Waaaaah, markibaaa…. MARI KITA COBA!

Makasiiiiy, Roma MarieGold…

Tengkyuu JD id….

Kalian udah berkonspirasi membawa definisi bahagia dalam hidup saya!

 

Keterangan foto

All pics captured by: IG @fahmiadimara

 

 

 

 

 

Ramadan Ekstra : Tips Belanja Online Hemat Selama Bulan Ramadan di Tokopedia

 Selamat Bulan Mei!

Widiiih, tahun 2018 kok larinya ngebuuuutt banget yak. Rasanya kayak baru kemarin lho, aku merasakan dentuman mercon dan kembang api penanda pergantian tahun. Ehhh, ternyata sekarang kalendernya udah masuk Mei aja. Cepeeeett banget!

Masuk bulan Mei, itu artinyaa…… siap-siap bulan Ramadan, yihaaaa!

Alhamdulillah, Sidqi juga demen banget ketemu ama bulan suci ini. Ya walopun kalo siang dia juga masih sering mengeluh lapar dan haus, tapi Sidqi hepi banget, lantaran bisa sholat tarawih berjamaah, rame-rame ama squadnya di Masjid.

Apalagi, kalo bulan Ramadan gini, emaknya Sidqi hobi banget beli-beli segala macem. Mulai dari makanan, minuman, termasuk baju yang apik dan rapi buat dipakai sholat di masjid. Ya masak mau ibadah ke rumah Allah, kita pake baju yang kucel? Jangan dong yaaa.. Intinya, hayuklah kita jadikan bulan suci ini sebagai Ramadhan Ekstra!

Baca: Letupan Ide Kreatif di Bulan Ramadan 

Oh iya… lantaran segabruk aktivitas di bulan suci Ramadan, saya tuh paling males kalo kudu belanja ke mall. Duileee, cari parkiran susaaaah, trus di dalam mall itu manusia tumplek blek kayak es cendol. Ya sutralaaah, enakan belanja online aja. Kalo aku nih, paling hobi belanja online kebutuhan buat rumah tangga dan bulan Ramadan di Tokopedia.

Bangkok-2

Kalo shopping-nya di Bangkok Thailand sih, aku doyan-doyan aja hahahahahah 😀

Tips belanja online hemat kebutuhan bulan Ramadan Ekstra di Tokopedia :

(1). Bandingkan harga setiap toko online di Tokopedia

Memiliki banyak toko online berkualitas, Tokopedia memungkinkan kita untuk membandingkan harga berbagai produk kebutuhan dengan lebih mudah. Cukup cari produk yang dibutuhkan, ribuan produk dengan berbagai harga siap untuk dibeli. Untuk menghemat pengeluaran belanja online saat Ramadan, cukup pilih produk dengan harga tepat dan spesifikasi yang pas.

(2). Pilih produk berkualitas dari kreator lokal

Untuk membuat Ramadan Ekstra, bukan berarti harus selalu gunakan barang branded dengan harga selangit. Tokopedia, e-commerce dengan produk terlengkap memiliki koleksi  berbagai produk hasil kreasi kreator lokal maupun brand terkenal dunia. Hemat pengeluaran belanja kita di bulan Ramadan dengan memilih produk kreasi dari kreator lokal yang hadir dengan kualitas bersaing namun dengan harga yang lebih miring.

(3). Cari toko online terdekat

Saat berbelanja online, komponen biaya yang tak boleh terlupakan adalah biaya ongkos kirim (ongkir). Pilihlah toko online yang lokasinya paling dekat dengan lokasi kita untuk mengurangi ongkir berlebihan. Di Tokopedia, kita dapat mengetahui lokasi toko online secara detail sehingga kita dapat memilih toko online dengan lokasi terbaik.

DSCF7980

Bersama Bolo Plek yang hobi online shopping jugaaaak 😛

(4). Pilih cara pembayaran yang tepat

Salah satu kemudahan berbelanja online di Tokopedia adalah dalam hal cara pembayaran. Berbagai metode pembayaran dapat kita gunakan mulai dari Saldo Tokopedia, transfer bank, kartu kredit, cicilan, hingga pembayaran melalui minimarket. Memilih metode pembayaran yang sesuai dengan kondisi keuangan tentu dapat menghemat pengeluaran saat berbelanja online.

(5). Pilih metode pengiriman paling efisien

Dalam melakukan pengiriman barang yang kita beli, Tokopedia memberikan beberapa alternatif pengiriman, mulai dari pengiriman secara konvensional hingga kurir instan melalui jasa transportasi online. Dalam memilih metode pengiriman ini, kita dapat membandingkan biaya ongkos kirim terbaik diantara metode pengiriman yang ada untuk menghemat belanja online kita.

(6). Manfaatkan promo dan diskon

Promo atau diskon memberikan pengaruh yang signifikan untuk menghemat pengeluaran kita dalam berbelanja online. Di bulan Ramadan kali ini, Tokopedia memberikan kesempatan baru bagi pembeli dalam menikmati bulan Ramadan. Dengan rangkaian promo sepanjang bulan Ramadan yang bisa kita gunakan untuk buat Ramadan kali ini makin Ekstra.

Baca: Yuk ke JW Marriott Kuala Lumpur buat yang Nggak Mudik Lebaran

Makin Ekstra lagi, masih ada rahasia kejutan pada 25 Mei dari Tokopedia yang akan membuat Ramadan Ekstra menjadi lebih Ekstra! Layaknya festival belanja online “Black Friday”, kejutan seperti apa yang bakal buat pengalaman belanja online di bulan Ramadan Ekstra ini jadi lebih special?

Huwoooo, pastinya Kejutan Ramadan Ekstra dari Tokopedia bakal dinanti-nantikan oleh para online shoppers, nih. Kalau aku, berharap banget ada promo BEBAS ONGKIR buat semua transaksi/pembelian di tanggal 25 Mei. Atau, boleh juga kasih promo Kupon Undian untuk setiap transaksi senilai 100 ribu rupiah. Wihiiii, moga-moga aja, keinginanku dikabulkan Tokopedia yak, aaamiiiiin

Yang jelas #MulaiAjaDulu bersama Tokopedia!