Rules of Life (especially socmed life :D) in 2019

Halooo Happy New Year 2019!!

Walopun saya semalam udah bobok mulai jam 21.30 (as usual) dan nggak ikutan party whatsoever, ya nggak ada salahnya tho, ngucapin Happy New Year, hehehehe.

Eniwei, sebelum bobok, biasa lahhh, saya doyan banget scrolling beberapa akun Instagram. Trus, kepentok deh, di akun selebgram
AMRAZING yang kadang judes, tapi caption dan cerita traveling-nya bikin kangen dus mupeng,

Aku buka tuh beberapa HIGHLIGHT doi di IG. Kadang ikutan ngikik, kadang iri dengki takjub dengan pencapaian dia… dan, tak jarang akun ini membangkitkan nuansa MAKJLEEBB dalam diri.

Salah satunya, ketika dia posting ini

Beuuughhh, ini kereeen banget! Bisa merangkum nyaris semua isu-isu dalam hidup, especially buat kalian yang emang hidupnya nyaru antara kancah online dan offline 😛

Aku bahas sekilas yang poin 1 sampai dengan 5 ya.

YOU CAN’T MAKE EVERYONE HAPPY.

Ini Mantra eikeh banget nih 😀 Secaraaa gini ya booo. Alhamdulillah wa syukurilah, beberapa bulan ini, saya (dan my ‘partner in crime’ mbak Avy) diamanahi oleh brand, agency ataupun kolega kami untuk meng-handle serangkaian socmed activity. Kegiatannya beragam, ada yang cuma trending topic twitter dari rumah, ada yang ngajak buat datang ke event, pokoke beragam lah.

Dari sekian ratus ribu zillion (bo’ong, ding 😛) blogger/buzzer yang kami kenal, tentu kami kudu diskusi intens dengan klien untuk menentukan mana content creator yang PAS/TEPAT untuk dilibatkan dalam campaign ini.

Trust me, it was hard, Waluyo.

Kadang IG-nya OK, eh, blognya berdebu. Kadang blognya OK, eh, FB-nya penuh dengan konten nyinyirun. Kadang Twitter sip markosip, DA/PA blog nyungsep. Pokoke, mumet dah, kalo nyari sosok yang (mendekati) sempurna sesuai yang klien inginkan.

Tidak jarang, adaaaaaa satu-dua-tiga orang yang kirim Japri. “Kok aku nggak diajak? Kok begini begitu?” Again…. filosofi nomor 1 itu penting banget buatku.

YOU CAN’T MAKE EVERYONE HAPPY.

Prinsip nomor 2 juga penting –> YOU DON’T HAVE TO.

Ya emang siapa eikehh? 😀 Tugas eikeh menjadi khalifah fil ardl, itu kan tidak ekuivalen dengan membuat setiap orang hepi, seneng, gembira syalala.

Karena ya emang tiap orang kan ya kudu bertanggungjawab terhadap kadar bahagia diri sendiri. Intinya jangan memaksakan diri kamu untuk bikin SEMUA hepi, because it’s extremely impossible.

Prinsip nomor 3 juga gitu. PEOPLE CAN SAY WHATEVER THEY WANT. Apalagi di era kayak sekarang yak… Mulut, eh… jemari orang itu bisa sedemikian kasar, tega, dan melontarkan kalimat2 yang…. kalo ketemu langsung in person, rasanya kita nggak mungkin deh, bakal bilang kayak gitu.

YOU DONT HAVE TO CARE OR LISTEN OF WHAT THEY’RE SAYING. alias…. Bodo amaaaattt! 😀 Jangan pikirin/ masukkan hati SEMUA omongan/komentar orang lain. Apalagi kalau yang emang didasarkan kebencian belaka. Waduh… kalo itu semua kita pikirin, niscaya kita bakal jalan di tempat, alias nggak ada progress dalam kehidupan.

To sum up….CHOOSE YOUR BATTLE CAREFULLY!! Artinya, dalam hidup kan buanyaaakkk banget tantangan ataupun hal2 negatif yang kita hadapi. Tapi TIDAK SEMUA kudu kita “ladeni”.

Pilihlah “BATTLE” yang emang sesuai dengan kadar intelegensia. Jangan buang-buang waktu meladeni (calon) battle yang justru sama sekali tidak memberikan impact positif dalam hidup kita yang cuma “mampir minum kopi” ini.

Silakan update diri kita. Dan jangan lupa, update software smartphone kita yak! Pokoke hempaskan hal-hal yang negatif!   

Semangaaaattt Mengarungi 2019 yhaaaa!

 

 

Advertisements

Ini Dia 5 Keunggulan Merek Popok Dewasa Confidence yang Harus Anda Ketahui

Ini Dia 5 Keunggulan Merek Popok Dewasa Confidence yang Harus Anda Ketahui

Confidence adult adalah salah satu jenis popok dewasa celana yang sudah populer karena menjadi pilihan banyak orang. Hal ini dikarenakan performa  popok Confidence dewasa dalam menyerap cairan dan beberapa kelebihan lainnya memang khusus dirancang untuk mengutamakan kenyamanan para penggunanya.

Umumnya para orang tua atau orang dewasa yang mengalami gangguan buang air kecil tidak terkontrol adalah pengguna paling banyak jenis popok tersebut, sehingga aspek kenyamanan dan daya serap menjadi hal penting yang perlu dipertimbangkan dalam memilih popok dewasa yang paling tepat.

Meskipun ada banyak jenis dan merek popok dewasa yang sudah dijual luas di pasaran, namun Confidence hadir sebagai solusi terbaik yang telah teruji dan terpercaya dalam urusan menjawab semua keluhan dan kebutuhan popok dewasa yang berkualitas.

Seperti 5 keunggulan yang dimiliki Confidence dan akan kita bahas dalam ulasan berikut, antara lain:

  1. Resealable dan frontal tape. Kemampuan perekat yang kuat dan kokoh popok Confidence nantinya akan menjamin tidak ada kebocoran cairan, selain itu perekat ini juga tetap akan kuat meskipun dilepas dan dipasang berulang kali pada saat Anda memasangnya.
  2. Kemampuan menyerap cairan ekstra pada popok dewasa Confidence ini juga dapat Anda andalkan karena sudah terbukti mampu menyerap cairan dengan lebih cepat dan lebih banyak.
  3. Tidak perlu khawatir jika terjadi gesekan popok dengan kulit, karena popok Confidence telah dilengkapi dengan ultra soft cover sehingga permukaannya sangat lembut dan cocok untuk semua jenis kulit.
  4. Adanya side leax guard yang nantinya berfungsi sebagai antisipasi keamanan di bagian samping popok akan semakin membuat Anda nyaman meskipun harus memakai popok ini seharian saat beraktivitas.
  5. Dan semua popok dewasa Confidence juga telah dilengkapi dengan anti bacteria sehingga menjamin aman dari semua gangguan kuman dan bakteri yang dapat menimbulkan penyakit kulit.

Popok dewasa Confidence sudah sangat populer, sehingga Anda dapat menemukannya dengan mudah di pasaran. Selain itu, karena ukurannya tersedia dalam berbagai varian, maka Anda dapat menyesuaikannya dengan ukuran yang paling pas untuk menambah kenyamanan para penggunanya.

Itulah ulasan mengenai 5 keunggulan merek popok dewasa Confidence yang harus Anda ketahui. Anda dapat menjadikannya sebagai referensi saat akan mencari jenis popok dewasa yang paling tepat agar tidak salah pilih dan justru berujung pada berbagai gangguan kulit.

Selain sudah terjamin kualitasnya, popok dewasa merek Confidence ini juga sudah menjadi pilihan banyak kalangan masyarakat, hal ini dikarenakan kualitas yang di berikan Confidence memang terbukti memenuhi kebutuhan para penggunanya. Oleh sebab itu, Anda tidak perlu ragu dan khawatir untuk mempercayakan urusan popok dewasa hanya pada Confidence yang telah teruji dan terpercaya.

Mak Comblang Partikelir

Pagi-pagi WA saya udah berisik banget! Ada Mr. H (sebut aja gitu), yang bolak-balik bertanya.

Mr H : “Mbak… temen kamu itu masih suka desain baju? Mana fotonya?”

Saya : “Lihat aja di IG-nya. Komplet kok.”

Mr H: “Kapan hari kamu kirim foto dia lagi berdua dengan ibunya. Kok beda ya, wajahnya dengan foto yang ada di akun IG-nya.”

Saya : “Yaelaaaahhh… njenengan masak enggak tahu teknologi terkini bernama make-up dan aneka fitur dan aplikasi beautify yang ada di handphone sih Pak? :D”

Mr H: “Dia masih fokus dengan usaha desain bajunya?”

“Aku kurang tahu sih Pak. Tapi kayaknya beakangan ini, dia mulai jualan nasi goreng. Mungkin udah lelah dengan kompetisi di industri fashion kali ya?”

“Wahhh, sayang banget. Padahal, kalau dia mau fokus ngegedein brand-nya dan lebih kreatif lagi dengan desainnya, itu bisa jadi gede lho…”

“Yaaaa, akupun tak tahu. Coba deh, sampean japri dia atau kirim DM di IG-nya.”

“Udah. Tapi, ngga di-reken heheheheh” (nggak dipeduliin)

“Atau bisa jadi, dia tuh udah males ngurusin fashion, karena barusan married yak?”

“LHO? Jadi dia udah married? Lah dalaaah, lha ngono kok arep sampeyan kenalno nang aku? (lha gitu kok mau kamu kenalin ke aku?)

“HAH? Masak aku belum cerita kalo dia udah married? Waduuuh, maap maaappp.”

***

Wakakakak, kacauuu nih kacauuuu. Ini entah aku yang demensia, atau si Mr H yang lupa 😀

Yang jelas, ya gini ini deh, mak comblang partikelir. Hobinya ngenal-ngenalin dan ngejodohin orang, tapi kadang lupa buat ngasih tahu update kondisi terkini pihak-pihak yang mau dijodohkan, hehe.

Yak! Ga tau gimana awalnya, yang jelas, sejak kuliah saya tuh hobi macok-macokno alias jodohin orang. Kadang ya sekedar iseng aja, kayak waktu itu, ada sohib saya yang curhat masalah kerjaan di kantor. (Btw, waktu itu saya lagi sibuk cari rekomendasi toko online tempat isi pulsa Indosat tapi malah dicurhatin ama sohib hahahahah)

“Rul… ya ampun, aku bete banget di sini. Boss makin lama galaknya awur-awuran, suka misuh2 di depan umum, kerjaan makin banyak. Gimana yak?”

“Yaelah… kamu kan cowok. Harus STRONG! Kuat! Tegar!” kepalkan semangat dan mulai berkicau ala Mario Teguh 😀

“Ya tapi enakan jadi kamu Rul…..Udah resign duluan dari kantor ini”

Baca: Resign 

“Heeeh, hidup tuh sawang sinawang. Kliatannya aja hidupku lebih enak, padahal enggak kok, sama aja. Btw, sekarang di kantor kamu ada cewek cakep, pinter, dan baik banget lho. Dia dulu temenku jaman SMA. Coba deh kamu ajak kenalan, ngobrol, ajak jalan ke manaaaaa gitu, entar bete-mu ilang dan siapa tahu kalian berdua ternyata jodoh, ya kaaan?”

And…. the rest is history. Mereka berdua nikah beneran bok! Dikaruniai anak yang gantengnya gak ada obat plus lucu pulak. So sweeet!

Tentang sahabatku yang baik, cantik dan pintar ada di sini ya—>

Baca : Tiba-tiba aku begitu takut

Sampai sekarang, (entah sengaja atau tidak) beberapa kali aku juga terlibat pada proses jodoh-jodohan gini. Salah satu “korban”-nya si Pak H ini. Kenal ama beliau juga udah 10 tahun lebih, jadi aku lumayan paham karakternya lah ya. Dan sepertinya dia udah nggak mungkin jaim atau pakai “topeng” di depanku. Jadi ya aku mayan semangat untuk ngenalin dia ke beberapa temen yang single parent, atau yang sempat menikah namun takdir berkata bahwa durasi pernikahannya tidak berlangsung lama.

“ya udah, sekarang sampeyan mau ku kenalin ama yang gimana? Ada beberapa teman yang single parent juga.”

“Kalo bisa yang blum punya anak gitu lho mbak.”

“hmmmm, siapa ya” *thinking so hard* “Ouwww, aku tahu aku tahu! Ada sih temenku yang divorce, lihat deh IG-nya. Dia tinggal nggak terlalu jauh dari sini sih. Kapan-kapan deh, kita ketemuan kalo dia lagi main ke sini.”

“Hahahahaha…. siaaaapp!”

***

Fyuuuhh….  ya gitu deh, kalo jadi mak comblang partikelir, emang karena sini bukan pro ala TINDER yeeee, jadinya serba manual bin tradisional banget 😀

Belum tau kapan saya mau bikin meet up si Mr.H dengan mbak2 yg ga usah saya sebutin namanya ini yak. Kalo memang ALLAH mengizinkan, ya bakal dikasih kemudahan buat meet up, dan siapa tahu….. mereka berjodoh?(*)

 

Yeayy! Asyik Banget Cangkrukan Blogger bareng Pricebook dan Asus Indonesia

Yuhuuu! Super duper happy….. hari ini Jumat, 6 September 2018, blogger Surabaya dan sekitarnya mengikuti Cangkrukan Blogger. Acara ini di-organize dengan seru banget oleh Pricebook dan tim Asus Indonesia.

Mau tahu kayak gimana aja rangkaian acara di Hotel Yello Surabaya ini?

MC Bang Bewok membuka acara dengan sangat meriah! Kalo kamu udah subscribe YouTube-nya Pricebook, pasti nggak asing dengan sosok satu ini.

Yeah, dia tuh yang hobi bikin aneka challenge gila-gilaan bareng Asus. Ada momen di mana Asus dimasukin freezer, digoreng, dilindas motor, dijatuhkan dari ketinggian 5 meter, gokiiil kan? Dan Asus emang produk smartphone yang se-setrong itu, teman-teman!

Gokil abiiiss!

Baca: Ini Dia Handphone Berkualitas dengan Harga Terjangkau dari ASUS

Selanjutnya ada mbak Amanda Fazriah selaku Marketing Communication Manager Pricebook.co.id yang menjelaskan tentang apa sih Pricebook itu

Pricebook

 

Jadi gini lho, teman-teman.

Yang Namanya belanja smartphone dan aneka gadget itu kan kayak berburu jodoh yak #eaaaa. Kita kudu betul-betul mengamati sepenuh jiwa kayak gimana spesifikasi handphone incaran, harganya lebih OK di toko yang mana, ya semacam itu deh.

Kalo kita pantengin satu persatu online store atau marketplace, ya udah habis deh, waktu kita. Apalagi kalo kudu datengin toko-toko handphone kayak di WTC dan store lainnya, wadaaaw, mana sempat, ye kan?

 

Thanks God, ada Pricebook.co.id yang menjadi situs perbandingan harga gadget dan aneka piranti elektronik. Situs ini sangat sangat sangaaaatt diperlukan manusia jaman now deh. Karena selain membandingkan harga antar e-commerce, Pricebook juga membandingkan harga di offline store loh!

Gokillll.

 

Pricebook berpartner dengan lebih dari 1000 seller online di Jakarta, Bandung dan Surabaya. Beberapa marketplace yang kerjasama dengan Pricebook di antaranya: Bukalapak, Tokopedia, Blibli, Lazada, Matahari Mall, Elevenia, dan Fin-tech Indonesia.

 

Trus, ada forum Pricebook juga lho. Ini isinya sharing konsumen tentang produk incaran kita. Buat menambah informasi biar makin reliable, Pricebook juga ada video review di channel YouTube-nya! Wowww super duper wow kaaann.

Pricebook emang MANTUUUULLL, Mantap betuuull…!

Saya sempat bikin Vlog nih tentang serunya acara ini

 

***

 

Setelah paham mengenai apa dan gimana Pricebook, kita masuk di sesi tentang “Product Knowledge ASUS. Ada dua produk yang diperkenalkan ke blogger Surabaya. Yaitu ASUS Zenfone Live L1 dan Asus Zenfone Max Pro M1

Apa bedanya?

Apa keunggulannya?

Kenapa kamu, kamu, dan kamu kudu beli produk ini?

 

Yuk, kita kupas satu demi satu!

ASUS Zenfone Live L1

Mengusung tagline The Real Full View for Everyone, handphone ini emang kece banget dengan harga yang super-duper terjangkau dompet siapapun 😀

ASUS Zenfone1

Ada nih, beberapa keunggulannya

(1). RAM 3 GB dan Storage 32 GB

Hari gini, handphone tuh kayak semacam “brangkas memori” buat kita yak, hahaha. Buanyaaak banget file-file penting yang wajib disimpan di handphone. Performa handphone ASUS Zenfone Live L1 ini cocok banget buat para netizen yang hobi foto dan butuh kapasitas storage yang besar. Apalagi kalo kamu seorang yang multi-tasker dan mengandalkan banyak aplikasi untuk kemudahan hidup sehari-hari. WAJIB BANGET deh, punya ASUS Zenfone Live 1

(2). Bodinya ringan, tapi kuat banget!

Aku megang nih handphone, dan enteeeng banget, asyik lah buat dibawa ke sana ke mari, secara emak-emak rempong gitu kan. Bodinya emang berukuran 5 inchi, tapi layarnya dong 5,5 inchi, sehingga displaynya FULL VIEW. Asek aseeeekk. Rasio layer dan bodi mencapai 82%. Keren! Layarnya nih, aspect ratio 18:9 dan resolusi HD.

(3). Fitur Keamanan dengan Face Recognition

Yang Namanya handphone kadang kan isinya sesuatu yang rahasia yak. Personal things banget gitu lah. Untungnya, ini diakomodir banget oleh Asus. Sehingga, ada face recognition alias “pengenalan wajah” sebagai pendeteksi untuk bisa masuk ke HP kita! Trus, misal nih, kita gak mau anak kita buka aplikasi yang “bukan buat anak-anak”, maka face unlock adalah fasilitas yang bisa kita manfaatkan, supaya aplikasi tidak terbuka dengan semena-mena 😀

(4). Kapasitas Baterai Gede, yaitu 3.000 mAh

Biarpun bandrolnya murah, Asus Zenfone Live L1 performa baterainya kece banget yakni 3000 mAh. Kapasitas daya bikin smartphone mampu aktif dalam mode 3G selama 29 jam untuk talktime.

Buat yang doyan traveling, handphone dengan spesifikasi seperti ini, sangat sangaaaatt bisa diandalkan!

(5). Kamera Belakang yang Canggih dan Oke Dokey!

Kamera belakang 13 MP dengan aperture f/2.0 plus teknologi low light yang tersedia pada ASUS PixelMaster Camera, yuhuuuu siapa yang nggak mupeng? Ini nih yang bikin foto makin kece. Apalagi, ada teknologi low light yang ini bisa mereduksi noise, meningkatkan kontras warna juga. Sip markosip!!

 

Masih banyaaaaakk banget kecanggihan Handphone seri ini. Kamu bisa cek review-nya di forum Pricebook.co.id atau langsung cuss ke www.asus.com/id

 

Harganya, 1.399 juta rupiah saja.

***

Sekarang kita beranjak ke smartphone kedua.

ASUS Zenfone Max Pro M1

Heyhooo para gamers, mana suaranyaaaaa….?

Pastinya kalian bakal jatuh cinta banget pada ASUS seri Max ini. Karena emang ASUS memberikan atensi khusus dengan seri zenfone yang awesome dan cihuy abis.

Oke. Kita flashback bentar yak. Ini semacam evolusi ASUS Zenfone.

Tahun 2015, ASUS mengeluarkan seri Zenfone Max pertama kalinya.

Kemudian, tahun 2016 ada Zenfone 3 Max dengan keunggulannya ada finger print sensor.

Tahun 2017, ada Zenfone 4 Max dengan dual cameras.

Daaaaann…. Tahun 2018…. Ada kado istimewa buat para gamers, karena ada Zenfone Max Pro M1 yang muncul dengan keunggulan full view display!

Yang demen nge-game pakai handphone, kudu banget bawa pulang Zenfone Max Pro M1. Layarnya dooong, 6 inchi! Performanya? Tangguh banget karena prosesor octa-core mutakhir Qualcomm Snapdragon 636, dengan penggunaan energi yang efisien.

Widiiiw, ini anakku pasti mupeng banget buat punya Zenfone Max Pro M1. Karena handphone ini bisa banget dipakai main Mobile Legend selama lebih dari 11 jam nonstop! Kalo Pokemon bisa bertahan 9 jam lebih lho. Canggih dah!

Kapasitas RAM-nya? Kabar baik selalu datang dari pabrikan ASUS. RAM jadi 6 GB, dan kemampuan fotografinya sungguh ulala nan paripurna. Kita bisa menghasilkan foto-foto yang ciamik, bahkan efek bokeh juga bisa diatur.

Harganya? 3.3999.000 saja!

***

Yuk Follow Socmed ASUS dan Pricebook! 

Jadiiii, buat tahu tentang apa aja spesifikasi handphone ASUS , kalian kudu follow Instagram @asusid dan Pricebook di @pricebook_id yak

Mudik AntiMainstream yang Ternyata Ya Gitu Deh

Halo teman-temanku semuanyaaaa!

Gimana Lebaran kalian? Asyik ya, ketemu dengan sodara dan keluarga besar yang ada di desa/ kampung halaman.

Lebaranku tahun ini piye?

Hoahahahahahha, yaaaa gitu deh.

***

Ceritanya, aku, Sidqi dan Uti Arif (my mom in law) melakukan road trip (ceileeeh) ke tiga kota sekaligus: Bekasi, Tangerang Selatan, Bandung. Karena ada 3 anak uti yang semuanya minta didatangi.

And you know what?

Namanya road trip ke banyaaaaak destinasi itu rasanya melelahkan bangeeeettt, sodara.

Capek pake banget! Udah gitu, namanya masing-masing anak punya keinginan untuk berlama-lama dikunjungi oleh ibunya ye kaaaan.

Padahal, apa sih yang menarik di Bekasi dan TangSel? *diselepet warga planet Bekasi & tangsel* Maksudku…. aku kan dari Suroboyo ya. Kota besar juga. jadi, kalo aku dolan ke dua lokasi itu dan “cuma” diajakin ke mall, ya apa bedanya dgn Sby?

Sedari awal, aku udah passionate bgt utk cuss ke BDG, dan berlama-lama di kota kembang ini. Buanyaaaaakkk banget destinasi yg pengin aku kunjungi, tapi ya gimana, namapun aku musti jadi ‘personal asisten’ buat my mother in law, apa boleh buat. Kudu manut deh dengan jadwal yg udah mereka sepakati.

Kami baru cuss ke BDG pas Hari H Lebaran Jumat 15 June 2018, yang mana lalu lintas udah super duper ruwet, maceeetttt di mana-mana, hadeeeh.

Ok, lesson learnt. BDG sangat tidak recommended didatangi di libur peak season macam gini.

 

Sooooo…… libur Lebaran yang blassss ga sesuai ekspektasi ini, sepertinya ga perlu diulang lagi dah 😀

Jadi, next year, aku bakal milih pulang ke desa Pacitan aja. Lebih berasa “aura mudik”-nya, dan macetnya nggak se-ngeri BDG. plus, nggak perlu terlibat tarik-ulur soal nginep di tiga lokasi yg super melelahkan.

O iya, aku kan udah browsing aneka destinasi wisata alam di BDG, dan TIDAK SATUPUN yang aku kunjungi, karena aku diare parah!

 

Ya ampyuuuun, padahal makanan terkontrol. Kondisi cuaca emang sih, BDG dingin, tapi I’m fine kok pas di SF. Jadi sepertinya aku a lil bit stres dengan kondisi yang tak sesuai harapan seperti ini.

Ya wislah. Belajar ilmu ikhlas ya jeung…. Udah…. cukup tau aja, oh, ternyata gini rasanya mudik antimainstream :)))

 

 

Yuk, Upgrade Gadgetmu Pakai Duit THR!

Yeayyyy, Alhamdulillaaaahh… di mana-mana aku melihat rona wajah bahagia. Baik tua, muda, anak-anak, kayaknya semua orang terkucuri aura hepiii melulu. Ada apa gerangan? Usut punya usut, o iyaaaa…. Hilal THR sudah nampak!

THR cuma 3 huruf tapi dampaknya sungguhlah warbiyasaaaak. Hampir semua rakyat mendambakan THR segera cair. Sudah pasti, buanyaaakk planning yang segera mau dieksekusi pakai duit THR.

Yang jelas, untuk kebutuhan Hari Raya. Namapun Tunjangan Hari Raya, pastinya buanyaaak printhilan Lebaran yang kelihatannya dikit, tapi kok lumayan nguras isi dompet yak, haghaghagg. Contoh aja nih, beliin cemilan buat bekal selama perjalanan mudik (dengan asumsi mudiknya abis Maghrib, otomatis kudu cemal-cemil kan)

Kelihatannya cuma snack, kacang, wafer, biskuit, dll. Tapi yakiiiin deh, coba ditotal jumlah expense-nya. Bisa RATUSAN RIBU! Seriusss, nih aku baru aja pulang grocery shopping di Toko Rungkut Jaya. Nih toko terkenal banget dengan harganya yang murah. Aku beli cemilan-cemilan gitu, dan total belanjaku mencapai 245 ribu aja, sodara! Ampuuun dijeeee.

Itu belum yang lain-lain lho ya. Beli baju…. beli alat perlenongan alias kosmetik….. beli skincare UV protection, kalo bisa yang bikin muka glowing, biar lalet pada kepeleset.  Karena kan ntar kita pulang kampung tuh… jangan sampe image sebagai “kaum urban yang kekinian” jadi hancur lebur berantakan kalo tampilan kita super mengenaskan 😀

Udaaah? Beluuuum, buibuuu. Jangan lupa budget beli kue kering, mau berapa toples cyyyn? Kan nanti juga kudu dibagi2in ke sodara-sodara yang ada di kampung halaman. Angpau buat ponakan-ponakan? Atau, mau cari T-shirt yang bahannya adem, casual, dan banderolnya bikin mual? 😀

 

Yuk kita hituuuuunggg…. Tang ting tung yuuukk, kita ituuung, dyeeeerrrrrr!

Udah kelihatan angkanya?

Udah lumayan shocked?

Yaaaa karena kita bukan kaum #OldMoney jadi rada kaget-kaget gimanaaaa gitu kan, demi mengetahui bahwa ternyata BUDGET LEBARAN itu MAHALNYA KHANMAEEENN sodara-sodaraa!

***

Trus, kalo kayak gini, gimana dong

Ada baiknya, kita utak-atik lagi, dan pertanyakan dengan seksama. Ini udah sesuai dengan SKALA PRIORITAS dalam hidup kita kah? Atau sekedar penyaluran nafsu untuk belanja semata?

Apakah duit yang kita belanjakan udah sebanding dengan manfaat/benefit yang kita dapat ataupun kita bagikan ke orang lain?

Lalu sekarang pola pikirnya agak dibalik dikit.

Gimanaaa… kalauuu….. dana THR yang kita dapatkan sekali dalam setahun itu, dialokasikan buat ‘investasi’ ke hal-hal yang lebih signifikan dalam hidup? Sesuatu yang sifatnya ‘tangible’ tapi bisa meng-capture hal-hal ‘intangible’?

Bisa mendokumentasikan senyum, aura bahagia, tangis haru sekaligus bangga dan kenangan-kenangan yang tercipta di momen Lebaran.

Gimana?

Sounds so interesting kan?

***

Yap, I am talking about meng-upgrade ‘amunisi’ alias gadget kita. Smartphone sekarang lebih dari sekedar alat komunikasi. Smartphone juga berfungsi sebagai “perekam kenangan”.

Karena itu, tentulah kita butuh ‘partner in crime’ yang amat cihuy untuk berburu foto.

Waaaahh, tapi kalo mau hari raya gini, bukannya harga-harga pada naik yaaa?

Termasuk smartphone kan?

Kita tidak perlu khawatir soal ini. Kenapa? Karena ada Kupon Tokopedia yang menyediakan aneka diskon super duper menarik!

Buanyaaaakk cashback dari Tokopedia di bulan ini, bila kita belanja pakai kupon yang ada di iPrice Indonesia

Promonya sungguh memikat, pantang buat dilewatkan begitu saja!

Dengan mengalokasikan budget THR kita buat meng-upgrade gadget, itu sama artinya kita sedang berusaha keras untuk melakukan financial planning yang jitu. Dengan begitu uang THR kita tidak akan plasssss lenyap begitu saja, tanpa ketahuan rimbanya.

 

 

Blogging with Benefit

Saya meyakini bahwa setiap profesi yang kita geluti tentu memiliki benefit and privilege, keunggulan, keistimewaan yang berbeda. Contoh nih, profesi tukang ojek online. Abang gojek sangat punya privilege untuk menentukan kapan dia mau narik sebanyak2nya, atau mau istirahat bobok siang bentar di bawah pohon Trembesi. Ini kan keistimewaan yang nggak dimiliki dokter yang standby di IRD, misalnya. Atau, dokter spesialis kandungan.

Bayangkan adegan ini. Jam 2 pagi.

“Dok… dok…. istri saya mau lahir niiih, ketubannya udah pecah,” teriak seorang (calon) bapak beraroma kepanikan yang tak bisa ditahan.

Dokternya angop (menguap) sebentar, lalu tanya, “Jam berapa ini? Haduh… saya masih ngantuk. Bisa ditahan sampai subuh, tak?”

Ngoooook. Kan ya impossible thoooo

Akan tetapi, dokter kandungan pastinya punya privilege juga dong, yang tidak dimiliki para babang gojek. Apakah itu? Hwahahahahah, teman temin pasti bisa menebak lah. Segabruk keistimewaan dan rezeki buat para dokter di muka bumi. Semoga Allah senantiasa beri kekuatan, semangat dan ikhlas yang menghunjam dalam jiwa. Aaamiiin.

***

Now, let’s talk about blogger. Apa sih, kesempatan istimewa yang pernah saya dapatkan selama ngeblog?

Huuum…. kalo mau di-list satu-satu, nih postingan kayaknya baru kelar setelah Lebaran deh 🙂 Ya udah, aku tulis seingatnya aja yah 🙂

(1). Ngeblog Membawa pada Pertemuan demi Pertemuan dengan Sosok yang tidak pernah aku kenal sebelumnya 

Aku di Surabaya, teh Ani Berta di Jakarta.

Kami tidak punya irisan latar belakang, riwayat pendidikan, atau backgroun kenalannya si anu… sama sekali nggak ada. Yang membuat kami bisa kenalan (dan kemudian berlanjut kopdar)… adalah blogging!

Yap! “Euforia” dapat kenalan dari ngeblog, mungkin belakangan tidak terlalu gimanaaa gitu ya. Tapi yang pasti, saya bersyukur, bisa punya banyaaaaaaak teman/ kolega/ sahabat karena ngeblog.

Lho, kok kamu kenal Grace Melia? Mba Shintaries? Mba Haya Aliya Zaki? (insert all cool bloggers se-jagat timeline)

Ya itu tadi. Gegara ngeblog!

(2). Ngeblog Membuat Jari-jariku Terbiasa Me-review APAPUN, hingga… diundang Google untuk ikutan Google Local Guides Summit di Amerika Serikat!

Kalo lagi males buka dashboard WordPress, biasanya aku cuss ke Google Maps dan nge-review aneka destinasi, plus add photos, nambahin titik-titik lokasi di map, gitu-gitu deh. Intinya, nulis/ nge-review itu udah kayak auto-pilot, haha! Sehari engga ketak-ketik-ketak-ketuk, rasanyaaaaa ada yang kurang.

Karena itulah, sekarang saya udah berstatus Local Guide level 8 lho! Dan, segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam…. akhir tahun lalu, bersama 4 rekan dari Indonesia, saya terbang ke San Francisco California Amrik, untuk ikutan Google Local Guides Summit 2017.

TIM INDONESIA

Wakil Indonesia di Google Local Guides Summit 2017: ki-ka : Budiono, Nurul (saya), Mutiah, Nunung, Fahmi

Baca: Tips Jadi Local Guides dan Diundang Google ke Amerika Serikat

Waduuuh, Amrik kan jauh? Tiketnya pasti mahal! No need to worry, SEMUANYA ditanggung Google. Semuaaaa, mulai dari tiket pesawat, hotel, makan-minum, sampai biaya pengurusan visa ke Amrik!

(tapi karena kami extend, ya siapin duit tambahan hihi)

Intinya adalah…. dengan ngeblog, kita jadi terbiasa menuangkan APAPUN dalam wujud (biasanya) tulisan. Dan yeah, here I am. Saya (atas izin Allah) bisa merasakan nikmatnya berkelana, lantaran hobi ngeblog plus nge-review yang dijalani dengan suka cita.

(3). Menuangkan Ide lewat Media Vlog/ Short Movie dan Bisa Dapat Banyak Kebahagiaan dari Sana

Karena ngeblog, itu artinya saya konsisten sharing cerita. Pokoke bawaannya pengin critaaaaaa melulu 🙂 Ndilalah, saya ketemu beberapa sahabat yang doyan bikin film plus editing.

Kami pun kolaborasi. Short movie (yang cuma berdurasi semenit) ini mengantarkan saya ke Gala Premiere “My Stupid Boss” di Kuala Lumpur, Malaysia, dan bersua dengan dedek ((DEDEK)) Reza Rahadian

Baca: Drama di Balik Foto Bareng Reza Rahadian 

Setelah ikut Google Local Guides summit, saya juga kian ikrib dengan Fahmi Adimara, salah satu outstanding content creator spesialis outdoor traveling. Kami pun kolaborasi bikin vlog. Hasilnya? Tadaaaaa….!

Bagus yha> Bagus yhaaa? Ya iyaaa dong, yang bikin kan Fahmi. (Follow IG-nya @fahmiadimara ) Saya kan cuma numpang ngomel, mrengut, dan buang2 barang doang hahahaha

Video ini saya ikutkan kontes di Instagram. Engagement lebih dari 1000, komentar lebih dari 200… dan hasilnya… ZONK! Kami kalah, sodara-sodaraaaa hahahahah

Ofkorsss, rasanya pedih pedih gimanaa gitu. Mau protes, tapi kok yaaa, piye? ya sudah, saya putuskan untuk let it go aja. Untunglah, Fahmi engga cranky dengan ke-belum beruntung-an ini. Cukup emaknya Sidqi aja yang sewot, hahahahaha

Etapiiii, memproduksi konten semacam ini menerbitkan rasa bahagia dan puas yang tak bisa digantikan dengan materi apapun lho. Yeah, walaupun belum dapat hadiah, rasanya tetep hepi karena kami udah do our best bikin konten untuk aneka socmed

(4). Dipercaya untuk Sharing/ Mengajar/ Jadi Fasilitator untuk Sejumlah Workshop Blogging

Ini nih…. ini nih…. yang Pecaaaaahhh banget!

For your info, keluarga besar saya mayoritas berprofesi sebagai guru atau dosen. Almarhumah Ibu guru. Bulek di Surabaya dan Mataram, Om di Pacitan guru. Om di Kediri, om di Mataram dosen. Adik ipar saya dosen ITB, istrinya dosen di Fak Kedokteran Univ. Padjajaran (dua yang terakhir sengaja disebutin kampusnya, soale kece abis! Dan mereka berdua emang pasutri yang awesome, sama-sama brilian dan rendah hati, JUARA pokoke!)

Baca: Bagaimana Menjadi Pintar dan Rendah Hati

Di tengah gempuran keluarga yang mayoritas guru/ dosen ini, saya malah (waktu muda) terjun sebagai jurnalis/ reporter. BEDA JAUUUH! Saya mah orangnya gitu, suka yang anti-mainstream, hoahaha. Walaupun udah bolak/ balik dibilangi kalo guru/ dosen itu pahala jariyahnya mengalir terus, tapi…. yaaa, namanya anak muda. Kadang-kadang semakin dinasehati, semakin pengin ngebantah 🙂 

Daaaann…. watch your words!

Ternyata, setelah jadi jurnalis, saya ngerasa “Kok sharing ilmu ke orang lain tuh menyenangkan ya?”

Workshop BI

Jadi Pemateri Workshop Social Media and Writing untuk Penerima Beasiswa Bank Indonesia. Acara di  Ibis Styles, Surabaya

Yap! Tatkala masih jadi reporter di SCTV, saya pun memutuskan untuk jadi pemateri dalam workshop di beberapa kampus. Bicara di depan para mahasiswa, yang energi dan antusiasmenya menyala-nyala dalam dada. SAYA SUKA! Ternyata DNA mengajar itu mengalir dalam keluarga kami!

Setelah tak lagi berstatus jurnalis, saya pun pindah haluan jadi public relations, lalu menjadi volunteer di lembaga amil zakat. Lagi-lagi, saya suka mengajar. Saya suka memberikan materi/ cerita di depan adik-adik yatim dhuafa, ataupun mengajar mereka agar punya cita-cita setinggi bintang kendati saat ini mereka tinggal di samping rel KA.

I don’t know…. rasanya sungguh “berbeda”.

Karena itulah….. ketika Makpon Mira Sahid (founder Kumpulan Emak2 Blogger) mengajak saya untuk isi materi workshop socmed and content creator, saya langsung sigap menjawab, “SAYA MAU, Makpooon!” Heiiii, saya mengajar! Bersama siberkreasi.id saya siap lontarkan aneka knowledge yang saya punya!

—Mengajar adalah Cara Terbaik untuk Belajar—

Super happy menyaksikan antusiasme mereka. Anak-anak SMA yang punya keingintahuan tinggi, semangat yang meledak-ledak, tapi malu-malu meong kalo diminta merangkai kalimat di hadapan rekan-rekannya. Haha!

Pemateri workshop Bank Indonesia

Yang paling GRES adalah… pada suatu siang yang biasa-biasa, saya dapat tawaran untuk mengisi workshop buat adik-adik penerima Beasiswa dari Bank Indonesia – Bengkulu.

Wawwww… it’s BEYOOONDDD my imagination! Gilak! Ini super awesome!

***

 

 

Ingin Traveling ke Perbatasan Indonesia-Timor Leste!

Ketika ngetrip ke Bangkok Thailand awal tahun lalu, pendamping kami adalah Freddy Gunawan, yang asli Timor Leste. Dia tidak banyak cerita soal negara asalnya, sih. Waktu itu, Freddy kan masih kerja di Priceza. Jadi, doi lebih sering berkisah tentang Thailand serta serba-serbi kerjaan di Priceza.

Lalu Freddy resign dari Priceza dan ia banyak menuliskan seputar kota Dili

 

Ini salah satunya: https://freddygunawan.com/2017/08/28/dili-night-market-2017-enjoy-the-modern-dili/

 

 

Cara Mencuci Sepatu Wanita yang Benar Agar Tidak Merusak Kualitas Sepatu

Barang pribadi seperti sepatu menjadi salah satu barang yang sangat penting untuk bisa selalu dijaga, dirawat dan tentu saja dibersihkan dengan cara yang benar dan juga tepat. Khusus untuk wanita yang lebih memiliki banyak jenis sepatu mulai dari sepatu yang akan dipakai untuk kegiatan harian biasa dengan model yang lebih santai, hingga sepatu yang akan dipakai untuk kegiatan formal yang digunakan ketika bekerja tentunya akan memiliki cara yang berbeda untuk membersihkan dan merawat sepatu tersebut sesuai dengan jenis dan model sepatu wanita .

Untuk membersihkan dan mencuci sepatu wanita memang perlu ketelitian dan juga kesabaran dalam membersihkan sepatu tersebut agar tidak merusak kualitas yang dimiliki oleh sepatu tersebut nantinya.

 

Untuk para wanita yang memang sangat concern dengan setiap barang yang akan mereka pakai termasuk juga dengan sepatu pastinya akan sangat memperhatikan perawatan dan juga cara membersihkan sepatu yang mereka miliki dengan baik agar nantinya sepatu yang mereka punya tidak akan rusak dengan cara membersihkan sepatu yang tidak benar dan tidak tepat untuk Anda lakukan nantinya. Oleh sebab itu banyak wanita yang lebih memilih untuk membersihkan sepatu yang mereka miliki dengan ahlinya yang memang akan membutuhkan biaya atau budget tambahan lagi nantinya.

Sepatu Bukalapak-ok

Ada beberapa tips mudah atau cara untuk Anda yang ingin membersihkan sepatu yang Anda miliki di rumah seorang diri dengan cara yang mudah dan juga tepat agar sepatu tetap terjaga kualitas dan juga tampilan luarnya yang masih sama bagusnya. Berikut ini adalah cara yang benar untuk membersihkan sepatu wanita agar tetap memiliki kualitas yang bagus dan tampilan yang tidak berubah, antara lain adalah sebagai berikut ini:

 

  • Untuk sepatu jenis casual seperti sepatu bertali atau sport bisa untuk membersihkannya dengan menggunakan sikat yang kecil yang bisa Anda sikatkan ke bagian bawah sepatu yang kotor dengan sabun yang tepat.
  • Untuk bagian dalam sepatu agar tidak mudah rusak akibat terkena air, Anda bisa untuk membersihkan membuat bagian dalam sepatu tidak bau dengan menjemur sepatu di tempat yang terkena sinar matahari agar nantinya udara yang ada di dalam sepatu bisa keluar dengan baik.
  • Untuk sepatu yang memiliki hak atau sepatu formal bisa untuk di bersihkan dengan cara di lap menggunakan kain yang halus di setiap bagian sepatu yang kotor.

 

Untuk Anda yang memang membutuhkan sepatu juga sudah bisa dengan mudahnya untuk mendapatkan dan membeli melalui toko online atau situs jual beli online yang memang sudah tersedia dengan banyaknya pilihan yang bagus untuk bekerja atau juga untuk sepatu santai yang bisa di pakai untuk kegiatan harian yang santai.

 

Sepatu wanita yang mudah untuk di beli secara online juga harus bisa untuk di pilih dengan kualitas bahan yang baik yang nyaman untuk kaki Anda dan tentunya yang tidak mudah rusak seperti robek yang sering terjadi di setiap sepatu yang di pakai oleh kebanyakan orang. Jadi sebagai wanita, sepatu merupakan fashion item barang yang penting sehingga Anda harus pintar dalam memilih sepatu yang memang cocok dan pas untuk Anda yang bisa nyaman di pakai dalam setiap kondisi dan yang paling penting juga sesuai dengan acara atau kegiatan yang Anda hadiri.

 

Resolusi Bukan Basa-Basi

Tahun 2018 ini saya nggak (sempat) bikin Resolusi. Tadinya mau bikin sih, gegara ada kontes blog tentang Resolusi itu loh. Tapi sampai deadline-nya udah lewat, eh la dalah.. kok ngga ada ide yang mecungul blas yak? Yo wis. Gatot alias gagal total deh, nge-resolusi.

Jadi kalau ditanya apa Resolusi yang urgent buat dilakukan?

Huuummm… ya kagak ada. Ha wong resolusi 2018 ala nurulrahma juga ga ada, qiqiqiqi

===end of discussion===

 

Tapiii… baiklah.. saya mau ceritain aja beberapa hal yang belakangan ini bolak-balik nyangsang di kepala. Ketimbang jadi kutil atau jerawat, mending dituangkan aja lewat blog, okeh okehhh.

Beberapa hal di bawah ini sama sekali nggak saya jadiin sebagai Resolusi. But, eniwei…. gapapa. Anggap ini ini something urgent in my life, yasssshhh

(1). Kurang-kurangi Gosip

Aduduh deeek, ini beraaaaaattt (kamu ga akan kuat, biar Dilan saja) Kita tahu kalo gosip, ghibah rumpi dan aneka derivasinya itu dosa dan dilarang agama, tapi kok entahlah… susaaah banget untuk prei alias libur ngelakoni nih dosa. Tiap hari kita sanggup tdk melakukan dosa-dosa lain, tidak nyuri, tidak menghilangkan nyawa orang, tapi kok…. khususon dosa ghibah ini ga tau kenapa, syusyaaah banget!

Baca : Gosip

Awalnya cuma talking-talking biasa. Chatting hahahihi, nanya kabar ke sohib jaman sekolah dulu (saya emang ngga pernah ikutan REUNI AKBAR yang sifatnya formal, tapi kalo cuma chatting via WA sih mayan sering yak)

Semenit, dua menit…. chatting-an berubah tema. “Eh, si onoh gimana kabarnya yak? Denger-denger dia sekarang sukses dan tajir melintir yak? Kok bisa sih? Kan jaman sekolah dulu, dia mah lolak lolok plonga plongo gitu kan? Aneh deh….”

(Ini dosanya udah triple: Ghibah + Dengki + Su’udzon alias berprasangka buruk)

Duuuh… malaikat kayaknya pusing yak, catet dosa yang dirapel macam gini. Cuman chatting beberapa baris, tapi isinya boooo 😦

Sebenernya saya tahu persis, kalo ghibah itu dosanya BAGAIKAN MAKAN BANGKAI SAUDARA SENDIRI. Kebayang dong makan bangkai manusia ala Sumanto! Pemisalan yang super-duper annoying!

Tapi kok ya syusyaaaah banget buat dilenyapkan, hiks.

Baiklah. Di tahun 2018 ini, saya bertekad untuk MENGHILANGKAN kebiasaan gosip! Errrr… kalo menghilangkan sama sekali kok terkesan rada berat (kamu ga akan kuat, biar aku a…… *plaaak! Stop Dilanisme okaaaayyy) gimana kalo terminologi yang kita gunakan adalah “Mengurangi intensitas/ frekuensi/ kadar ghibah?” Plus say NO to lambetoerah, mamakrumpi dan akun2 lainnya ntuh.

Bismillah…. BISA!!

(2). Lebih Sering Ajak Sidqi ber-Aktivitas Outdoor

Yeah. Ini salah satu parenting fallacy yang harus segera dibenahi. Sidqi itu laki. Laki itu (menurut saya) harusnya lebih sering dolan (kayak Dil….. plaaak! Stop stop! Jangan sebut nama itu lagi, Milea!)

Tapiii, saya baru nyadar kalo Sidqi nih frekuensi ngetrip/ traveling/ jalan-jalannya amatlah minimalis. Atas izin Allah, emaknya udah beredar lintas benua…. eh, Sidqi malah belum punya paspor (#akurapopo jarene Sidqi)

Nah… rencananya nih… tahun ini aku mau ajak Sidqi ber-flashpacking! Kapan hari tuh sempat mau ajak dia flashpacking ke Jogja, tapiiii… anaknya belum siap. Ya wis, insya Allah bentar lagi ya Nak. Be prepared! Yeayyyy!