Siap-siap….Indonesia Bakal Jadi Pusat Ekonomi Syariah Terkemuka Dunia!

Semangat Halal Lifestyle di Era Milenial Harus Menghujam dalam Jiwa Kita!

Siapa di sini yang concern banget untuk SELALU menjadi konsumen produk yang halal dan baik? Alhamdulillah, banyak yang ngacung ya 😀 Belakangan ini, kepedulian masyarakat terhadap urgensi produk halal memang meningkat pesat. Kudos to aneka media yang begitu semangat men-deliver pesan tentang Halal Lifestyle di Era Milenial. Iya lho, sebagai muslim(ah), kita kan memang wajib menjadikan Al-Qur’an sebagai way of life. Dalam salah satu ayat, Allah berfirman,

“Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan; karena sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagimu.”(Al-Baqoroh 168)

Continue reading
Advertisements

Lebaran Tahun Ini Mudik ke Mana? Kalau Kami Mudik ke Jakarta!

Mudik ke Mana Lebaran Tahun Ini? Kalau Kami Mudik ke Jakarta!

Lebaran sebentar lagiii…. Yuk mudik yuuuk. Kalian mudik ke mana tahun ini? Biasanya mudik kan identik dengan pulang ke kampung halaman alias desa ya. Tahun-tahun sebelumnya, aku biasa mudik ke Pacitan, Jawa Timur. Tapi, semenjak ibu dan nenekku sudah berpulang, maka rute mudikku berubah!

Dua tahun terakhir ini, kami justru mudik ke Jakarta!

HAHA. Sungguh anti-mainstream yak. Orang-orang pada pulang kampung, ehhh… kami malah pulang kota, hehee. Sebenarnya ibu mertuaku tinggal di Surabaya. Tapi, putra/putrinya banyak yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya. Trus, aku juga bosen kan kalo kudu stay di Surabaya melulu. TRIIIINGG! Muncullah gagasan (anggap aja terkesan) brilian, gimana kalo kita yang nyamperin sodara-sodara iparku di Jakarta aja. Kalo dihitung-hitung, insyaAllah budget mudik lebih irit kok 😀

Pertanyaannya…. Mudik di Jakarta apa asyiknya sih?

Hehe. Memang kudu diakui, suasana Lebaran di desa jauuuuhh lebih menyenangkan. Aura masyarakat pedesaan kan lebih ‘semedulur’. Hmm… apa ya Bahasa Indonesianya, sangat menjunjung tinggi semangat kekeluargaan dan persaudaraan gitu lah. Wajah-wajah teduh dan nuansa “selo” ini yang bikin hati semakin semriwing manakala lebaran di desa.

Kalau lebaran di kota? Yeah, tahu sendirilah kayak gimana tipikal masyarakat urban 😀 Serba kemrungsung, segalanya kudu cepat, tangkas, gegas, dan (suka tidak suka) harus kita akui kalau masyarakat kota kerap terperangkap dalam hedonisme dan materialisme, hahaha. Eits, ngga usah baper ya sist, karena akupun juga begitchuuu kok. Namapun hidup di kota besar kan segalanya butuh duit, dan apapun dibandrol dengan harga lumayan mahal. Jadiii, ya wajar lah kalau kita saksikan masyarakat urban yang rela jumpalitan ke sana ke mari demi biaya hidup (dan gaya hidup) yang makin membumbung tinggi 😀

Oke. Mari kita akhiri sesi curhat kali ini. Balik lagi ke pertanyaan semula, mudik di Jakarta apa asyiknya sih? Kira-kira apa yang akan kami lakoni sepanjang masa mudik di Jakarta tahun ini?

(1). Menjajal MRT

Yesss…. MRT gaesss, MRT! Mass Rapid Transport yang baru saja di-launching ini tentu jadi sumber ke-kepo-an akut buat aku dan Sidqi, my kiddo. Kami udah ‘booking’ Om Reza (adik iparku) untuk jadi local guides dan mengantarkan kami untuk menjajal MRT. Bangga banget dong, karena INDONESIA punya MRT! Karena MRT belum ada di Surabaya, ya sudah… mari kita manfaatkan momen mudik kali ini untuk feel the MRT experience, yeayyy!

(2). Main ke Kota Tua Jakarta

Kota Tua Jakarta ini bukti kepiawaian mengemas lokasi jadul menjadi tampak trengginas, meriah dan super menyenangkan! Jalan-jalan dan menyaksikan keriuhan Kota Tua Jakarta, ini udah jadi hiburan yang awesome buat kami.

Apalagi, kalau bisa naik sepeda yang super outstanding ituuuuh. Menikmati kulineran yang ada di sekujur penjuru Kota Tua, atau nongkrong cantik di Kafe Batavia. Aaaakkk, sedaaappp!

(3). Menyesap Semangat Seniman Kontemporer di Museum MACAN

Sidqi, anakku, belakangan ini hobi banget menggambar! Karakter manga ia goreskan dengan begitu rapih, dan komposisinya juga cihuy! Sebagai orang yang awam bin plonga-plongo soal seni, aku lumayan takjub dengan skill dan perkembangan seni ala Sidqi.

Maka dari itu, aku udah memasukkan kunjungan ke Museum MACAN dalam itinerary kami kali ini.

Baca: Museum MACAN di Jakarta 

Moga-moga waktunya cukup, karena Sidqi juga mupeng banget main ke berbagai mall grande di Jakarta. Walaaah, di Surabaya kan banyak mall, ngapain jauh-jauh ke Jakarta, eh ujung-ujungnya nge-mall juga?

Well…. Mall zaman now juga banyak spot instalasi seni, lho. Kalau museum MACAN terlalu jauh dari lokasi kami menginap, yaaaa artinya kita bisa dong, cari alternatif menikmati karya seni di fasilitas publik, seperti mall 😀

(4). Menikmati Sepenggal Bali di Resto Jimbaran, Ancol

Ulalaaaa…. Ternyataaaa, di Jakarta kita bisa menemukan spot dengan suasana yang Bali banget! Ada Resto Jimbaran yang berlokasi di Ancol. Aneka kuliner seafood siap menggoyang perut! Uenaaaakkk semua.

Trus, para penari Bali juga siap menampilkan performa terbaik mereka. Restonya outdoor, menghadap pantai pulaaak. Weleh deleeehh ini sih assoy geboy!

***

Planning udah disusun. Kesehatan harus dijaga supaya mudik kali ini lancar jaya! Kami juga punya rencana untuk dolan ke kota lain, ke Bogor atau Bandung, misalnya.

Sudah pasti musim Lebaran gini harus menyusun strategi secara komprehensif. Booking Villa kudu dilakukan dengan seefektif mungkin. Hayuklah berdiskusi dengan para peserta mudik, jangan sampai momen setahun sekali ini jadi ambyar berantakan gegara koordinasi yang kurang sip markosip.

Are you ready buat mudik season tahun ini? BISMILLAH. Semoga semua lancar dan penuh berkah yaaaa.  Selamat Mudik dan Seru-seruan ketemu keluarga besar! Jangan baper kalau dapat berondongan tanya “KAPAN?” ya? Kapan Nikah? Kapan Skripsi? Kapan Punya Anak? Kapan Ngasih Adik? Heheheh. Intinyaaa… Enjoy Lebaran! Kalau ada kalimat-kalimat yang nggak asyik, Hempaskan aja Beiiibb!(*)

Review USA Hostel San Francisco California Amerika Serikat

Yo, yo, yooo…!!

Mana nih, yang mau daftar Google Connect Live 2019? Sudah disiapkan video dan essay untuk apply ke acara cethar-ulala-membahana of the year?

Tipsnya udah aku jembrengin di blog ini yak. Daaan, sampai hari Selasa (23 April) ini masih banyaaak yang kirim DM di IG @bundasidqi ataupun email aku, nanyain tentang serba/serbi Google Local Guides/ Google Connect Live.

Kak, aku bikin essay kayak gimana?

Kak, ada ide-kah, di videonya, aku ngomong apa?

Aku syuting di depan taman aja boleh kah?

Aku nggak bisa editing video, gimana ini Kak?

Kak, mantanku nelpon dan WA melulu ini piyeee?

HAH!

Continue reading

Tips Liburan Murah Pakai Promo Gercep Airy

Yayyyy!! Aku lagi hepi banget! Jadi ceritanya, beberapa waktu lalu, aku ikutan acara gathering bloggers dan mahasiswa di kampus UISI (Universitas Internasional Semen Indonesia) yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur. Guess what, ada TRINITY, my favorite travel blogger!

Aku tuh keranjingan banget baca semua seri buku Naked-Traveler yang ditulis dengan sangat apik oleh Trinity. She is the REAL influencer! Dari Trinity, aku belajar banyaaaaaak banget. Satu hal yang pasti, jangan pernah takut untuk menjelajahi dunia ini! Jangan takut untuk mengejar passion! Trinity sampai mantap meninggalkan profesinya sebagai mbak mbak kantoran, dan memilh untuk jadi travel writer. Tapiiiii, semua kudu serius yak. Jangan mak jegagik langsung resign. Kudu siapkan business plan, hitung dengan cermat pengeluaran dan pemasukan untuk hidup (dan gaya hidup :D) yang lebih baik.

Tips Traveling Murah

Seseruan bareng Trinity Naked Traveler

Yap, aku angkat topi banget dengan semua hal yang diulas oleh Trinity. Termasuk, pilihan doi ketika traveling (di awal-awal melakoni job ini) yaitu dengan menginap di hostel. Bukan hotel. Beda satu huruf ’s’ aja, ternyata jauuuh lho bedanya 😀

Aku ikutan nginep di hostel, tatkala plesir ke San Francisco, dua tahun lalu. Satu kamar itu isinya 2 ranjang tumpuk. Jadi total ada 4 (empat) penghuni dalam satu kamar, dan kita tidak saling kenal satu sama lain 😀

Wis, pokoke ketika traveling (apalagi kalo jarak jauh yak), modal kita adalah positive thinking, berdoa dan tawakkal. Alhamdulillah, selama 2 (dua) malam menginap di USA Hostel, room-mates ku baik-baik banget. Tidurnya juga normal. Nggak ada yang ngorok 😀

Pokoke, makasiiii Trinity udah jadi role model-ku tatkala menjadi traveler!

***

Bicara soal traveling, memang banyak yang terkendala budget yak. Duh, buat hidup sehari aja pas-pasan, mana ada anggaran buat plesiran, qiqiqiqi. Memang tidak semua orang punya privilege untuk langsung cuss klak klik klak klik pesan tiket pesawat, bayar bagasi, hotel atau villa mewah dan cuss ke destinasi yang bikin feed Instagram Nampak paripurna Sentosa tralala.

Tapiiii…. Traveling itu sebenernya nggak harus yang jet-set ala-ala Princess Syahrini dan Reino Barack lho. Yang penting kan kita bisa menikmati esensi dari traveling. Menjadi pribadi yang lebih optimis dan bergelimang syukur, pasca plesiran. #BenerinKerudung

Aku juga tipikal manusia yang menganut prinsip budget-traveling. Sebagai mayoritas emak-emak jaman now, udah pasti aku kudu mengatur budget dengan sedetail mungkin. Jangan sampai demi ambisi kemevvahan traveling, alokasi dana sekolah anak malah tergerus. Atau muncul utang di mana-mana. Hadeeehh, jangan gitu yak.

Nah…. Tipsku tatkala ingin liburan murah dengan budget ramah adalah:

(1). JANGAN MALAS BROWSING KETIKA MERENCANAKAN LIBURAN

Yap! Hari gini, kita sangaaaattt dimanjakan dengan teknologi. Kita bisa banget lho bikin itinerary yang ramah kantong. Destinasi mana aja yang cucok meong dengan budget. Caranya? Browsing! Buanyaaakk banget travel blogger yang dengan baik hati menjelaskan dengan detail mana aja destinasi murah yang bisa kita kunjungi. Bahkan, banyak juga yang gratis lho! Waduuuh, kalo kayak gini sih, semua emak bakalan bersorak girang qiqiqiqiqi

(2). SELALU “ALERT” TATKALA ADA PROMO MENARIK

Banyaaaak maskapai, hotel, dan beragam vendor travelling yang punya promo super duper menarik. Aku sih biasanya follow beberapa akun socmed, yeah, berharap semoga bisa dapat rezeki emak (mencoba) shalihah, yaitu promo diskon ulala. Mayaaaann kan, kalau ada diskon tiket pesawat atau hotel, bisa buat njajan atau beli oleh-oleh buat saudara.

Salah satu yang aku andalkan banget banget bangeeett adalah AIRY. Kalian udah tahu kan, kalau mulai 1-28 April, Airy  lagi ada promo GERCEP alias Gerak Cepat Cari Promo!

Diskon kamar dan tiket pesawat hingga 70 persen lho! Ya ampuuuun, aseliik ini sih bikin ngilerr banget. Bisa menyelamatkan isi dompet emak-emak dari kepunahan akibat hasrat traveling yang tak tertahankan 😀 Kalau diskonnya up to 70% ini, seriusan, kita semua musti GERCEP cusss ke sini  

Beberapa kali aku nginap di kamar AiryRooms. Dengan harga yang sangat terjangkau, kita dapat layanan dan fasilitas prima lho!

airy-jogja-4

Baca: Liburan Murah Meriah dengan Booking via Airy Rooms

(3). TRAVELING SESUAI KARAKTER KITA, JANGAN MAKSAIN DEMI FEED INSTAGRAM

Ahaaa! Ini juga mayan penting siiih. Secaraaaa, tidak sedikit dari kita yang terkena peer pressure gegara IG, ye kan. Ngelihat temen lagi foto di tempat hits, langsung deh, kalang kabut pengin ikutan juga. Padahal, kagak ada budget. Hiks. Pokoke, jangan sampai push yourself too hard demi eksistensi di socmed belaka yak.

SF

***

Nah, gimana gimana? Udah ada planning mau cuss liburan ke mana? Ingaaatt, GERCEP by Airy ini Cuma sampai akhir April! Jadi buruaaaan diskusi dengan partner traveling-mu dan yuk kita Liburan Murah dengan Budget Ramah bareng Airy!

gercep1

Ada yang Mau Berangkat Umroh? Ini Tipsnya supaya Enjoy di Arab Saudi

Yap! Segala puji teralamatkan kepada Sang Maha Penguasa Alam Semesta dan Seisinya. Alhamdulillah, 25 Februari hingga 6 Maret lalu, saya diperjalankan menuju Baitullah. Untuk melakoni ibadah Umroh, dan puji syukur… semuanya berlangsung dengan lancar jaya. Ya ada sih, drama drama dikit… tapi anggap aja itu “bumbu” yang memang kudu hadir di setiap menu kehidupan kita. 😀 

Sebelum berangkat umroh, aku dapat titipan doa dari beberapa teman, supaya mereka bisa disegerakan berkunjung ke Baitullah. Sepulang umroh, eh…. ada good news, bosquuu. Salah satu blogger bolo plek saya kirim WA, “Mbak… ini istriku insyaAllah mau umroh akhir bulan ini. Apa saja yang harus dibawa ya?” 

Hwaaaa…. rasanya hepiii banget dapat kabar seperti ini! Tanpa banyak cang cing cung, baiklaaah aku share beberapa tips (yang menurutku) lumayan penting terkait umroh ini yak. 

 

Tips Beribadah Umroh 

(1).  Pelajari itinerary dan paket umroh dari travel kita 

Paket umroh kalian termasuk (semi) backpacker atau yang VIP?

Maskapainya yang low-cost atau full service?

Ini penting banget untuk kita ketahui. Karena tahu sendirilah, naik Lion Air/AirAsia atau Saudi Airlines/Garuda Indonesia tentunya bedaaaaaa banget dong ya :D.

Baik dari segi fasilitas di dalam kabin pesawat, kapasitas bagasi yang boleh dibawa (ini pelajari bener-bener), service dari cabin crew, pokoke bakal bedaaa banget. 

Kemarin itu, saya umroh (semi) backpacker karena kudu transit segala di Kuala Lumpur dengan durasi 10 jam 😀 Jadinya, hamba kudu mempersiapkan diri, dengan adaptasi di cuaca KL yang sangat menyengat panasnya. 

(2). Bawa Skincare dan Minyak Terapi 

Cuaca di Madinah cenderung dingin, bisa menyentuh 13 derajat celcius, berasa lagi di Amrik, deh 😀 

Baca: Jadi Local Guides dan Diundang ke Amerika 

Umroh Madinah

Kalau di Mekkah dan Jeddah, relatif hangat. Kadang Mekkah jam 12 siang puanassssnya nampol booo, kayak di Surabaya. 

Perbedaan cuaca yang lumayan ekstrim ini, rentan bikin kulit jadi bermasalah. Saranku, bawalah skincare yang memang cocok dengan kulit kalian. 

Kalau my personal recommendation, ada NIVEA creme (untuk kulit wajah dan badan) dan aku pakai Vaseline Lip Theraphy (untuk areal bibir). Hamdalah, ini efektif buanget! Di saat teman-teman saya kulitnya bersisik… trus ada yang bibirnya berdarah (gara-gara sering di-gelopekin), sampai pulang ke Indonesia, kulit saya baik-baik saja. 

Ya kulit saya jadinya agak gelap dikit siiih, qiqiqiq. Soale, kadang saya lupa buat apply sunscreen favorit yaitu Banana Boat. Saran aja, mulai sekarang, kalian bisa berburu aneka skincare, sunblock, sunscreen dan lain sebagainya itu di Tokopedia! 

Kenapa, Kakaaaak? Ya iyalaaah lagi banyak promo Tokopedia Maret Mantap bikin mupeng bangeeett, karena tahu sendirilah, Tokopedia kan koleksinya beragam dan super lengkap. Udah gitu, kalau ada promo seru kayak gini, jangan sampai kita lewatin dong yaaa.

Print

(3). Bawa Jaket Tebal, Sarung Tangan, Kaos Kaki dan Masker yang Banyak 

Layer is The Key! Itu prinsip fashion yang kudu kita pegang manakala traveling ke destinasi dengan perbedaan suhu yang jauh. Pas di Mekkah, mungkin kita nggak butuh jaket. Tapi lebih butuh kostum berbahan katun, agar bisa menyerap keringat.

O iya…. in my humble opinion, untuk berumroh, kita tidak wajib pakai gamis putih lho yaaaa. Aku kemarin pakai gamis katun dengan warna hitam dan merah. Dan mereka yang dari negara-negara lain juga jarang pakai baju putih. Kenapa? Karena warna putih tuh gampang kotor 😀 

Jaket yang tebal (anggap aja mau plesir ke Amrik) dan aneka perangkat penghangat badan mutlak diperlukan. Kalau masker, ini penting banget ketika kita tidak sedang beribadah. Misalnya, pas lagi jalan-jalan, mau shopping, semacam itu. Soalnya, di Arab tuh manusianya banyaaaaaaaaakkk dan datang dari negara mana-mana kan. Kita tidak tahu kondisi fisik mereka, carrier penyakit atau gimana. Yang jelas, harus antisipasi supaya kita tetap setroooong, sehat dan semangat ketika ibadah. 

(4). Banyak Minum Air Zamzam dan Semprotkan di Wajah 

Privilege banget buat yang ada di Mekkah dan Madinah, karena kita bisa mengonsumsi air zamzam kapanpun kita mau! Asalkan rajin cuss ke Masjid Nabawi dan Masjidil Haram, maka kita bisa banget mengakses air zamzam sepuasnya, sampai klempoken juga boleh wkwkwkwkw. Selain itu, kita juga bisa memanfaatkan air zamzam untuk cuci wajah. Jadi segeeeer, dan semoga cantik luar dalam yes.

(5). Berburu Oleh-oleh Jangan Sampai Over-Baggage!

Sekali lagi aku remind tentang kapasitas bagasi. Naik AirAsia kayak diriku, kapasitas cuma 20 kilogram lho (ini include jatah zamzam 5 liter dari Travel). Naaah, kebayang kan, mana mungkin aku bisa beli banyak oleh-oleh? 😀

Tapiiii, aku sih nggak khawatir sama sekali. Untuk oleh-olehnya kan bisa beli online. Pas banget ada program Tap Tap Mantap Tokopedia jadi aku bisa cuss pilih oleh-oleh yang sesuai budget, dan berkesempatan untuk dapat segabruk diskon, plus menang buanyaaaak hadiah!

Kalian bisa cuss langsung ke Tokopedia untuk tahu info selengkapnya yak. Program ini berlangsung SETIAP HARI  yaitu jam 12.00 – 13.00 dan 17.00 – 18.00 

Happy Shopping buat yang mau belanja di Tokopedia, dan semogaaaaaa teman-teman yang rajin baca (dan comment) di blog ini bisa segera berangkat ke Baitullah, aamiiiin!

 

 

Mau Ikutan Seleksi Google Connect Live 2019 dan Terbang Gratis ke Amrik? Ini Tipsnya!

follow me on twitter: @nurulrahma

Apa Saja yang Harus Disiapkan untuk Ikut Seleksi Google Connect Live 2019?

Haihaihai.

Setelah beredar di sejumlah offline event dan melakoni ‘bukan trip biasa’ alias Umroh, Alhamdulillah…. Sekarang aku berkesempatan buat ngeblog lagi, yeaaayyy!

Tadinya mau cerita tentang aneka kejadian abrakadabra weleh-weleh selama Umroh. Tapi, oh well, kenapa banyaaaaaak DM yg masuk ke Instagram, ataupun email dan WA yang hampir semuanya menanyakan topik serupa: “Kak, aku pengin ikutan Google Connect Live 2019. Gimana caranya buat terpilih (seperti Kak Nurul Rahma) ya?”

Oke. Sebelumnya aku mau kasih disclaimer dulu (hobi banget cyiiin kasih disclaimer 😛 ) Memang, tahun 2017, Allah menakdirkan aku buat ikutan Google Local Guides Summit di San Francisco, California, Amrik… tapiiii (menurutku) bukan berarti aku ‘pegang banget’ kunci dan trik untuk bisa kepilih. Artinya, ada banyaaak faktor yang bermain di takdir itu. Salah satunya, ya karena emang takdir Allah. Plus bisa dibilang, ada unsur luck juga.

Karena itu, ketika menuliskan postingan ini aku juga nggak mau dianggap sebagai role model yang sesungguhnya (apadeh). Beberapa rekan blogger bolak/i japri konsultasi ke aku dan pokoke melakukan apapun yang aku sarankan. Tapi ternyata mba dan mas blogger itu belum terpilih.

Ada lagi, satu blogger yang juga meng-ATM-isasi tips yang aku jlentrehkan. (ATM = Amati, Tiru, Modifikasi). Dan ternyataaaa, doi kepilih!! Bangga banget dong. Tapi, setelah ngurus visa Amerika (apply DUA KALI, booo!) ternyata rezeki cuss ke Amrik belum cair. Ya sudah, mau gimana lagi.

***

Nah, karena “gatel” dapat segabruk DM soal Google Connect Live (GCL), baiklah Kakak mulai sesi penjlentrehan kali ini yak.

First thing first, pastikan kalian yang mau apply BISA dan PAHAM berbahasa Inggris secara AKTIF baik LISAN maupun TULISAN.

Ini pentiiiing banget. Karena gini, nanti peserta GCL itu kan datang dari kurang lebih 60 negara. Tiap orang pasti kudu berkomunikasi kan? Sejak ngurus visa pun, kita juga bakal dituntut untuk gape berbahasa Inggris. Aneka form yang kudu diisi, trus wawancara ama petugas native di KonJen ataupun Kedubes Amrik, itu semua pake Bahasa Inggris, darling.

Pas naik pesawat juga gitu. Di dalam burung besi yang akan terbang lintas benua kurang lebih selama DUA PULUH JAM itu (yeah, 20 jam bosquuuuu!) kita akan dilayani oleh cabin crew yang hampir semuanya ngga bisa bahasa Indonesia.

Mau nyari toilet? Gihh, nanya pake Bahasa Inggris! Kelaparan dan butuh welas asih cabin crew buat ngasih cemilan? Ya ngomong-nya juga kudu berbahasa Inggris. SEMUA, literally semua hal yang kita lakukan harus tersampaikan in English.

Tapi Kak….. aku pengin banget ke Amrik, walaupun Bahasa Inggrisku gruthal grathul….

I’m not the judge ya, jadi aku juga tak berhak melarang kalian buat apply. Saranku, kalau emang masih mau mencoba ikutan seleksi GCL, ya belajarlah Bahasa Inggris secara intens mulai sekarang! Embuh piye carane…. Kalian masih punya waktu sampai November 2019 untuk bisa mastering English 😀

***

Selanjutnya, sebagian dari kalian tentu udah terima email dari Google kan? Kalimatnya memang rada ambigu. Judulnya super PHP 😀

 Anda bisa menghadiri acara akbar tahun ini di California

Tapiii… trust me, itu BUKAN undangan yang menyatakan kalau kalian OTOMATIS BERHAK cuss ke Amrik 😀 Melainkan itu ajakan untuk ikutan seleksi. Jangan GR dulu ya cyyyn hihihi.

Lalu, piye caranya apply Mbak?

 

Ya langsung aja klik: DAFTAR SEKARANG.

Di situ akan mengarahkan teman-teman untuk menuju web-nya:

https://maps.google.com/localguides/event/connectlive

Baca syarat-syaratnya dengan detail dan jeli. Jangan sampai ada yang terlewat yak.

*** 

Tapi Kak…. Itu syaratnya pakai Bahasa Inggris, aku ngga paham…

Loalaaah, perasaan tadi udah aku sampaikan deh, kalo First thing first, kalian yang mau coba apply/ ikutan acara ini PASTIKAN bisa berbahasa Inggris secara aktif. La kalo baca syarat-ketentuannya aja udah bingung, ya sepertinya…. sorry to say….. event ini memang BUKAN untuk kalian  

Sekali lagi, aku bukannya mau menghempaskan harapan atau gimana gimana ya. Tapi get real aja-lah… buat memahami syarat ketentuan aja engga bisa, ya pegimana nanti bakal survive selama event berlangsung?

Sekali lagi BACA syaratnya dengan detail. Jangan sampai ada satu kata yang terlewat. Kalau masih belum mudeng, buka kamus atau Google translate deh 😀

***

Begitu udah nangkep apa aja yang disyaratkan sebagai aplikasi (lamaran untuk join GCL), yuk pantengin beberapa tips berikut (tentu saja disajikan dalam Bahasa Inggris):

Cara Bikin Post/Thread di LG Connect:

https://www.localguidesconnect.com/t5/Help-Desk/How-do-I-write-a-post-on-Connect/ba-p/1047644

Cara Bikin Postingan untuk GCL 2019:

https://www.localguidesconnect.com/t5/General-Discussion/How-to-write-a-great-post-for-Connect-Live-2019/m-p/1297539#M292823

Cara Bikin Video Aplikasi untuk GCL 2019:

https://www.localguidesconnect.com/t5/General-Discussion/9-tips-for-creating-your-Connect-Live-2019-application-video/td-p/1308029

Cara Bikin List (tentang Resto atau Destinasi):

https://www.localguidesconnect.com/t5/General-Discussion/How-to-make-great-restaurant-lists-on-Google-Maps/m-p/605959#M146940

***

Segini dulu ya tips yang bisa aku sampaikan. Sekali lagi, jangan malas buat riset, tentang apapun! Riset cara bikin essay ataupun video yang uhuuui. Riset tentang cara bikin visa Amrik. Riset tentang baju apa yang cocok dipakai untuk cuaca di San Jose California.

Siapkan semua yang diminta oleh panitia. Plus….. jangan lupa buat berdoa! Semangaaaaaattt 😀 😀

 

Berwisata ke Pangandaran, Anda Wajib Berkunjung ke Tempat Kuliner Ini

Pangandaran merupakan salah satu kabupaten yang masih menjadi bagian dari Propinsi Jawa Barat. Kabupaten yang satu ini memiliki pusat pemerintahan di Kota Parigi.

Pangandaran terletak dan berada di bagian tenggara Jawa Barat yang mana membuat
kabupaten ini berbatasan langsung dengan Propinsi Jawa Tengah di sebelah timur serta
Samudera Hindia di sebelah selatan.

Kabupaten Pangandaran dikenal sebagai salah satu tujuan wisata pantai favorit yang
ada di Jawa Barat. Tak ayal, banyak sekali kuliner bertebaran di sana. Juga banyak
kuliner yang enak dan mampu memanjakan lidah pengunjungnya.

Pangandaran pun memiliki berbagai destinasi wisata yang begitu luar biasa, terutama
wisata pantai, cagar alam dan sungai deras yang terdapat air terjun. Namun, apabila
Anda berwisata ke Pangandaran, tidak lengkap kalau tidak sekalian mencoba wisata
kulinernya. Karena di Pangandaran terdapat makanan khas asli setempat dan rasanya
sangat enak di lidah.

Jadi, apabila Anda seorang pecinta kuliner dan kebetulan akan berwisata ke
Pangandaran, maka wajib mengunjungi beberapa tempat kuliner ini. Selengkapnya
akan kami ulas di bawah ini;

Kampung Turis Pangandaran

Kampung Turis adalah sebuah kawasan kuliner khusus yang ditempatkan di pinggir
pantai. Konsep kuliner ini mirip seperti kuliner seafood yang berada di pantai Jimbaran
Bali, di mana meja dan tempat duduknya ditempatkan di area simpadan pantai.

Kawasan kuliner milik Pemkab Pangandaran ini berada di jalan Pamugaran atau masih
berada di kawasan objek wisata pantai Pangandaran. Setelah puas berjalan-jalan,
Anda bisa datang ke sini untuk beristirahat atau sekedar bersantai menikmati keindahan pantai dan memanjakan perut tentunya.

Di sana terdapat dua blok kawasan kuliner, satu blok khusus berderet rumah makan
seafood dan satu blok lagi berdiri sejumlah kafe yang biasa dijadikan tempat hiburan
malam.

Di rumah makan seafood di kawasan kuliner ini terdapat berbagai menu makanan
olahan laut yang rasanya maknyus dan mantap jiwa. Pangandaran memang terkenal
dengan kuliner seafoodnya. Karena bumbu olahannya dipadukan dengan resep
makanan khas sunda.

Jadi, kalau anda mencicipi seafood Pangandaran, pasti akan sedikit berbeda dengan seafood di daerah lain. Hal itu yang membuat seafood Pangandaran terkenal dan selalu menjadi buruan para wisatawan.

Foto 2_Kampung Turis Seafood

Selain rumah makan seafood, di kawasan kuliner Kampung Turis pun terdapat sejumlah
kafe yang menyuguhkan hiburan live musik. Di tempat ini terdapat berbagai macam
minuman dan makanan khas kafé. Wisatawan yang berkunjung ke tempat ini tak hanya
dari lokalan saja, tetapi juga banyak wisatawan mancanegara. Bahkan, tempat ini menjadi destinasi favorit orang bule saat berwisata di Pangandaran.

Foto 3_Kampung Turis Cafe
Betapa tidak, kafe-kafe yang berada di Kampung Turis sangat memanjakan
pengunjungnya.

Selain menikmati live musik sembari kongkow bersama sahabat atau
keluarga, pengunjung pun sekaligus bisa menikmati angin pantai dan suara deburan
ombak. Karena meja dan tempat duduk pengunjung ditempatkan di area simpadan
pantai. Jadi, kalau Anda ke Pangandaran, nyesel kalau tidak berkunjung ke tempat ini.

Pindang Gunung

Kuliner yang satu ini wajib dicicipi saat berada di Pangandaran. Ya, Pindang Gunung
adalah makanan khas dan asli Pangandaran. Pindang Gunung merupakan sejenis sup
ikan berkuah yang dibumbui dengan bumbu sunda lezat. Makanan yang sudah
melegenda di Pangandaran ini selalu dijadikan menu andalan oleh sejumlah rumah
makan dan warung nasi khas sunda yang berada di Pangandaran.

Foto 4_Pindang Gunung
Ikan yang digunakan biasanya ikan kakap atau ikan tawar yang masih fresh. Harga
yang dibanderol untuk kuliner ini tidak mahal, hanya di kisaran Rp. 15 ribu saja.
Pindang gunung pun mudah anda temui di sejumlah rumah makan yang ada di
kawasan pantai Pangandaran. Anda bisa memesannya sembari menikmati semilir angin
pantai.

Warung Sate Galunggung

Warung sate ini beralamat di Jalan Kidang Pananjung, Pangandaran. Tempat makan
yang satu ini wajib untuk anda cicipi kalau memang anda pecinta sate. Karena Anda
akan menikmati sate ayam dan sate kambing dengan bumbu yang khas Pangandaran
yang sangatlah lezat. Warung sate ini pun terbilang kuliner legandaris di Pangandaran,
karena sudah ada sejak tahun 1970-an.

Foto 5_Sate Galunggung
Bakso Podomoro

Tempat wisata kuliner ketiga di Pangandaran ini tidak boleh dilewatkan terutama untuk
para penggemar bakso. Kedai bakso ini lokasi persisnya ada di Jalan Kidang Pananjung
atau tidak jauh dari Warung Sate Galunggung. Anda akan bisa menikmati bakso yang
terbuat dari daging sapi asli dengan kuah kaldunya yang begitu sedap.

Es Dawet Pangandaran

Apabila Anda merasa kepanasan setelah berjalan–jalan di pantai, maka sebaiknya
mampir ke Dawet Pangandaran yang lokasi persisnya berada di Jalan Pangandaran KM
0,1.

Kedai ini juga memiliki menu andalan yaitu dawet hitam dawala yang mana merupakan varian dawet khas dari daerah Pangandaran yang menjadi favorit wisatawan.

Pondok Pangandaran

Tempat wisata Kuliner Pangandaran berikutnya yang wajib Anda kunjungi adalah
Pondok Pangandaran yang mana lokasi persisnya berada di Jalan Green Ville blok BL-6,
Pangandaran. Di kedai ini ada menu andalan yang menjadi favorit para wisatawan,
sebut saja cumi goreng gurih pedas yang rasanya sangat lezat, Anda bisa
menikmatinya dengan harga Rp. 30 ribu per porsi.

Soto Jarkowi

Setelah berkunjung ke kedai dan rumah makan, tidak ada salahnya Anda mencoba
makanan yang dijajakan pedagang PKL. Meski kiosnya hanya bangunan saung yang
terbuat dari bambu serta lokasinya berada di pinggir jalan, namun Soto Jarkowi banyak
diburu para wisatawan. Maka jangan heran, kalau warung soto ini selalu disesaki para
pelanggannya.

Soto Jarkowi ini merupakan khas Pangandaran yang juga menjadi primadona Kuliner
Pangandaran. Kuahnya yang bening berwarna kuning menjadi ciri khas mengapa soto
Pangandaran ini begitu dicari para wisatawan. Irisan daging ayam yang begitu lembut
menambah kenikmatan saat merasakan kuliner yang satu ini. Bihun, kerupuk berwarna
merah, dan taburan irisan daun juga tak lupa menghiasi mangkuk besar soto khas
Pangandaran.

Foto 6_Soto Jarkowi
Meskipun di berbagai daerah di Indonesia banyak sekali jenis soto, misalnya saja soto
Lamongan, tapi wisatawan tidak boleh lupa mencicipi soto ini. Karena memang soto
Jarkowi rasanya sangat khas dan tentu berbeda dengan soto yang ada di daerah lain.

Soto ini biasanya dijual dengan harga sangat murah mulai dari Rp 10 ribu. Lokasi
warung Soto Jarkowi ini berada di komplek Pasar Pananjung Pangandaran atau tidak
jauh dari rumah pribadi Menteri Keluatan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.
Itulah beberapa tempat untuk menikmati kuliner di Pangandaran. Sensasinya jadi
terasa lebih seru karena memang berada di sekitar pantai yang pastinya akan
menambah kenyamanan anda saat santap makanan. Anda sudah coba yang mana nih?
Atau belum pernah berwisata ke Pangandaran? Kalau belum, ayo buruan datang! ***

 

 

Asyiknya Traveling ke Tahura Bandung

Yuhuuu…. Setelah setahun Kerja keras bagai kuda, now it’s perfect time buat…. LIBURAAANN! *joget joget sambil kayang*

Yeah, merayakan pencapaian itu bisa dibilang “penting-nggak-penting”. Kalo buat saya pribadi, nggak ada salahnya kan, kita celebrate achievement di 2018 dengan plesir!

Nggak usah jauh-jauh. Cukup destinasi dalam negeri aja. Toh, budget-nya bisa di-adjust kan? Menyesuaikan isi kantong lah. Lebih baik lagi, kalo sejak awal tahun, kita udah bikin special budget: Year End Trip 2018. Jadinya nggak perlu utak-atik anggaran yang super penting lainnya. Juga kagak perlu utang sana-sini, hanya demi posting foto traveling di Instagram #eh

Sebelum saya berubah jadi Miss Julid of the Year (hahahaha), ya udah, yuk kita sharing yang asik-asik aja. Alhamdulillah, tahun ini Allah kasih rezeki saya buat traveling ke beragam destinasi. Ke Jogja, Jakarta, Banyuwangi, Lawang – Jatim, juga ke BANDUNG! 😀 Uhuuuyy, seru banget rasanya bisa traveling ke kota kembang ini!

Saking excited-nya, saya bolak-balik browsing “To Do List” alias aku kudu ke mana aja sih, tatkala cuss ke Bandung. Maklumlah…. Bandung kan identik dengan kota jujugan para traveller. Segala macam ada di mari!

Mau wisata alam, beuughhh sebulan juga kurang deh, buat meng-eksplor semua lokasi wisata di Lembang. Bahkan di pusat kota juga ada lho… wisata alam yaitu TAHURA.

Beautiful Taman Hutan Raya Juanda – Bandung

Atau, mau shopping shopping manja? Deretan factory outlet ada di Jalan Riau. Tinggal pilih deh, mau model baju kayak gimana (dan budget-nya berapa).

Berburu kuliner? Segala rupa makanan enak tuh ngumpulnya ya di Bandung!

Karena aku perginya juga nggak terlalu lama (plus mengajak Ibu mertua dan Sidqi), jadinya ya aku pilih destinasi yang nggak rempong-rempong amat. Tidak butuh usaha ekstra buat mendaki. Kasihan kalo Utinya Sidqi jadi ngos-ngosan.

Yang paling penting adalah, aku kudu cari hotel untuk menginap selama di sana. Ya kalo budget-nya ada, kita bisa banget memilih hotel bintang 5 atau hotel bintang 4.

Kalau traveling, pastinya aku memilih hotel yang terbaik untuk keluarga kami. Terbaik di sini, artinya value for money, lokasinya lumayan strategis, dan yang terpenting, service plus fasilitasnya super duper mumpuni.

Hmmm…. aku pastinya pilih hotel Terbaik di Bandung buat Uti dan Sidqi. Yang bintang 4 aja. Eh tapiiii, nggak ada salahnya lho, kalau kita coba cari info seputar hotel unik! Karena di Bandung buanyaaaak banget hotel murah yang bersih dan bisa kita jadikan opsi selama berlibur. Yeayy, Bismillah, semoga bisa dapat Hotel Terbaik di Bandung!

***

Tatkala di Bandung, destinasi yang jadi jujugan utama kami adalah TAHURA alias Taman Hutan Raya Juanda. Lokasinya deket banget dengan pusat kota Bandung.

Kita bisa naik Taxi atau Ojek online untuk menuju ke sini. Aksesnya gampil, suasananya beuuughh, serasa di hutan beneran, euy!

FYI, Tahura Juanda ini hutan raya yang menjadi kawasan konservasi alam. Di tahun 1965, luas hutan raya ini hanya 10 hektar saja. Dan sekarang, luasnya sudah mencapai 590 hektar, membentang dari areal Dago Pakar, sampai Kawasan Maribaya Lembang! Beughh, luas buangeet yes?

Para krucils pasti seneng deh, lari-larian di sini. Ada kelinci lucu yang jadi hiburan buat anak-anak. Selain itu, ada juga beberapa goa yang jadi spot menarik buat foto-foto.

Ehem! Gimana gimana. Udah terasa Lelah tatkala eksplorasi Tahura? Ya udah, kita ngopi dulu yuuuk. Pernah kebayang buat ngopi di tengah hutan? Weeww, BISA BANGET lho. Karena, buat para pecinta kopi, kita bisa menikmati sensasi itu di Armor Kopi, Bandung.

Aroma kopi menguar, membangkitkan rasa yang tidak biasa. Aaaakk Bandung, kau tak pernah bikin aku bosan untuk berkunjung!

***

Karena masih lapaaaarr (dan emang udah jam makan siang, sih, hehehe), kami beranjak ke destinasi berikutnya. SUIS BUTCHER Steak! Ini steak legendaris yang ada di Bandung.

Nuansanya oldies banget. Menu yang disajikan juga beragam. Intinya (lagi-lagi) kita bisa pilih yang sesuai dengan budget deh. BANDUNG mah gitu. Mau backpacker-an, bisa…. mau traveling dengan hore-hore-syalala juga OKE dokey.

Hayuk hayuk, kita cuss ke Bandung!

Glamping bareng Indekostour, Menikmati Alam Jogja dengan Nuansa Berbeda


Saya tuh seriiiiing banget ke Jogja. Dulu sih, pas masih meniti karier *ceileeeh* sebagai Media and Public Relations di sebuah multinational company. Dalam sebulan, bisa 4 kali saya wira-wiri ke kota gudeg ini. Namapun corporate slave, kalo kerja di Jogja, udah pasti di-provide penginapan hotel berbintang 4. Nginep di Novotel, Santika, Mercure, Ibis, pokoke hotel-hotel cantik di Jogja sudah khatam deh eikeh.  

Sempat tebersit dalam benak: “Puingiiiin deh, plesir ke Jogja, tapiiii enggak nginep di hotel. Cari suasana baru gitu lho.  Yang bikin liburan unik, asyik, dan berkesan karena ambience dan lokasi menginap yang anti-mainstream!”

Yuhuuu, Watch your words! Ternyata, keinginan yang tersemat sekian lama, kini menemukan jalannya. Nggak ada angin, nggak ada hujan, mbak Katerina alias mbak Rien (empunya blog kece travelerien.com) woro-woro di grup Blogger Kekinian. Doi mengajak para female travel bloggers untuk ngetrip bareng ke Jogja dan…. Nginepnya ala Glamping!! Waaakss! Tanpa banyak cang-cing-cung, aku langsung bilang, “Hayuk kita berangcuuut!”

Tentu aja aku dilanda kekepoan maksimal, siapa yang jadi trip organizer ? Ternyataa…. Trip kami kali ini di-arrange oleh tim INDEKOSTOUR. Waaawww, Indekostour ini apa yhaaaa?

Jadi, Indekost ini awalnya adalah aplikasi untuk memudahkan anak kos, agar bisa membayar tagihan kos-kosan dengan metode cashless. Intinya memudahkan banget, supaya kawula muda ((KAWULA MUDA)) yang ngekos, nggak perlu ribet pontang-panting ditagihin Ibu Kos dan setengah mati menyisihkan duit buat bayar kosan.

Kemudian…. Tim Indekost merancang TRIP MURAH MERIAH SARAT FAEDAH lewat aplikasi Indekostour. Jadi yangbisa menikmati layanan mereka bukan hanya anak kos. Mamah-mamah millennials juga boyeeeeeh 😀

Mau family trip rame-rame? Bisaaaa! Tim Indekostour bakal ngasih masukan dan diskusi dengan kalian. Ada sejumlah alternatif lokasi untuk glamping. Juga destinasi wisata yang dijadikan jujugan selama trip berlangsung. Long story short, tim Indekostour ini bisa bikin trip kita jadi awesome and memorable banget dah!

Okay, back to ourjourney. Setelah intens diskusi lewat WA grup, akhirnyaaaa yang ikutan Trip Indekostour to Jogja adalah…. Mbak Katerina (travelerien.com), Mbak Dian Radiata (Adventurose.com), Mbak Ivonie (KeluargaBiru.com), Sist April Hamsa(KeluargaHamsa.com) dan…. Saya sendiri (bukanbocahbiasa.com)

Kami berangkat dari kota masing-masing dan cusss, kumpul di Jogja!!

Jumat 30 November, aku naik KA Argowilis, dan nyampe di Jogja jam 11.18. Ketemuan sama mba Ivone, lalu jemput April dan mbak Rien di bandara. Aaaakkk, super hepiii akhirnya aku bisa meet Mbak Rien in person! Perawakannya mungiiilll banget, kayak anak SMA deh! Siap-siap buat tertulari positive vibes dari kakak travel blogger yang super imut, lincah, dan talented banget! 

Kami berlima dijemput oleh Kak Sunny dari Indekostour dan dianterin oleh Kak Herry pake mobil Kijang Innova yang buersssiiiihhh dan wangi! Top service!! (plus doi muterin tembang 90-an gitu, katanya sih menyesuaikan dengan selera dan umur tamunya, qiqiqiqiqi)

***

Day 1

Lapar Melanda. Siang-siang paling enak kalo makan dengan suasana ala pedesaan gitu kan. Tim Indekostour mengajak kami untuk lunch di Kopi Klotok! Waaaaks, aku langsung semangaaaat! Berbekal perut yang udah tarakdungcesss, kami menuju ke destinasi kuliner yang sedang happening banget di feed IG.

Makanan kami di Kopi Klotok 
Pics by Travelerien.com

Apa yang terjadi, sodara? Biyuuuhhh, ternyata antrenyaaaaa! Di Kopi Klotok ini, kita bisa ambil sendiri nasi dan  sayur ala rumah mbah di pedesaan. Dekor rumahnya juga mengingatkan saya akan rumah eyang putri di Pacitan. Outdoor view-nya? Sawaaaah yang ijooo, seger bener dah!

Nyam nyam nyam. Langsung lahap makan di Kopi Klotok. Jangan lupa untuk pesan Telur Gimbal. Ni telur enyaaaak, gurih, serat-serat telurnya bikin makan semakin nikmat!

Aku kemarin ngga coba kopinya, tapi order jahe geprek yang disajikan dengan batang serai. Suegerrr. O iya, kalo mau ke sini sebaiknya bawa wadah Tupperware 😀 Kemarin kami pesen telur gimbalnya terlalu banyak. Pas minta untuk dibungkusin, pegawainya bilang “Di Kopi Klotok nggak bisa bungkus.” Yaaaaahh. Untunglah si April bawa kotak bekel tuh, hueheheheh.

Setelah dari Kopi Klotok, kami cuss ke Lokasi Glamping. Kalau cari di Google Map, search MELCOS Café, dengan alamat lengkap: Jl Kaliurang Km 23, Dusun Banteng, Hargobinangun Pakem Sleman Yogyakarta. Ini lokasinya di kaki Gunung Merapi, aaaakk, asyique deh, bisa nginap dengan suasana sejuk ala pegunungan.


Tenda di areal Glamping Indekostour

Yeaaayyy!! Ini tenda kitaaaaa! Kapan ya, terakhir aku kemping? O iyaaaa, zaman kuliah dulu hahahah pas kemping bagian dari Ospek kampus 😀 Ya ampyuun, udah lama buanget!

Yang jelas, kalo Glamping bersama Indekostour, artinya kita ga perlu ribet cari air di sungai, atau gotong-gotong air, masak, blablabla. SEMUAAAA udah disiapkan. Tendanya apik, kuat, dan tahan air/rembesan. Denger-denger sih, order tendanya aja di Singapore. Kasurnya juga empuk, bantalnya duuuh bikin bobok jadi nyenyaaaak banget. Plus, di sini, toiletnya udah permanen, dan resik! Airnya juga melimpah, jadiii no need to worry!

Detail paket glamping yang kami ambil bisa dilihat di link ini ya: https://www.indekostour.com/product-page/glamping-jogja-kaliurang

Di dekat areal glamping ada sejumlah spot wisata. Yang kami kunjungi sore itu adalah STONEHENGE.Ini tumpukan batu yang miriiiippp banget dengan Stonehenge di Inggris. Kami berfoto-foto sejenak, lalu cuss balik ke areal glamping.

Stonehenge Kaliurang, Jogja

Makin seneng dan happy happy joy banget, ketika malamnya,kami bikin meet up dengan teman-teman blogger di Jogja! Ruameee banget. Aku nggak bisa mention semua yaaa… Tapi BIG THANKS buat yang udah nyempatin mampir ke lokasi Glamping. Ada Kak Dian Ismyama, Kak Manda Primastuti, Kak Prima Hapsari, Kak Arifah Wulansari (yang bawa bayiiiik plus Tayo yang ganteng dan sholeh), Kak Priyo, Kak Nutty, aaarghhh so happy meet all of you, gengs!

Api Unggun 

Di Areal Glamping Indekostour

Jogja sempat diguyur hujan malam itu. Tapi kami tetap bersenang-senang! Bisa ketemu dan hahahihi bareng sahabat blogger yang selama ini hanya bersua via WA dan blogwalking itu rasanyaaaaaaa JUARAAAA! 😀

Trus, kita juga nyalain api unggun…bakar jagung dan sosis… plus sharing APAPUN seputar dunia blogger. Giraaaangg bukan kepalang!!

Maem Jagung Bakar bareng Mbak Nuty, mba Prima Hapsari, mba Ivonie

Ini masih cerita hari pertama lho, tapi kok udah Panjang banget yhaaa. Masih buanyaaak keseruan kita pas explore Hutan Pinus Mangunan, Tebing Breksi, menyaksikan sunset di Candi Ijo, plus maem gudeg di Yu Djum, nyantai di angkringan Lik Man dan nge-wedang Ronde di Alun-Alun Kidul. Juga adu strategi buat meng-capture foto-foto syantieeeek di areal Taman Sari Water Castle.

InsyaAllah aku posting di artikel selanjutnya yah. Intinya,buat kamu, kamu dan kamu yang mupeng Liburan Asyik, Irit, dengan Ambience dan Itinerary yang WOW, langsung kontak Indekostour SEKARANG JUGA! Mereka juga punya paket Trip Akhir Tahun lho!

Website: https://www.indekostour.com

WA: 081381788884 atau 08179408899

Wisata Agro Wonosari – Wonderful Indonesia

“Yuk, piknik ke Kebun Teh Lawang, Wonosari!”

Kali pertama dapat ajakan untuk ngetrip ke Wonosari, saya tidak langsung mengiyakan. Halah, paling Cuma main ke Kebun teh doang. Liha tijo-ijo gitu aja. Apa istimewanya?

Saya pun diskusi dengan Sidqi. Kira-kira doi mau ikutan trip kali ini, atau kagak?

“Mauuuu Buk!” Sidqi menjawab dengan (tumben) agak lumayan antusias. Biasanya, anak lanangku ini suliiiiitt banget diajak dolan ke luar kota di weekend. Maklum, dia tergabung dalam geng bocah-bocah kunyil di kompleks kami yang punya jadwal meet up (halah!) setiap akhir pekan. Hihihi.

“Oke, kalo gitu, kita mulai packing dan segera cuss ke Agro Wonosari, yak!”

***

Liburan Murah (LM), itulah komunitas yang mengajak kami libur bareng ke destinasi kali ini. Koh Andy Kristono dan rekan-rekannya di LM emang maestro banget, kalo merancang liburan yang asyik dan budget-friendly.

Hari itu, Jumat 5 Oktober 2018, kami (para peserta LM goes to Wisata Agro Wonosari) berkumpul di Park and Ride Mayjend Sungkono. Rombongan dibagi dua mobil, dan yeaahhh, yuk kita kemooon!

Lokasi Wisata Agro Wonosari tidak terlalu jauh dari Surabaya.Sekitar 1,5 jam, kami sudah nyampe. Dan, wohooooo…. Pemandangan serba hijau menyambut rombongan kami. Selamat datang di areal kebun tehhhh! Di mana kita bisa menyegarkan mata sekaligus re-charge jiwa.

Mobil terus melaju….. hingga kami diturunkan di sebuah hotel yang… OMIGOD! HOTELNYA KEREN AMAAAATTT!! *nggak sante* Ini bener-bener beyond my expectation, gokiiill! Kirain hotel-hotel di areal ini bakal jadul, bapuk, old-fashioned gitu, ternyataaaa…. MANTAB DJIWA nih hotelnya!

Bersama Sidqi, aku menikmati setiap detail hotel ini. Resik, tatanannya enak banget, enggak too-much, simple, bersahabat… plus, ini yang terpenting….. di areal F&B kamar, disediakan 1 KARDUS TEH ROLAAS! (terdiri dari 25 kantong) Ini sih, sujud syukur buanget, Rek. Kalo di hotel-hotel lainnya, paling pol kita cuma dapat 4 kantong aja kaaan.

***

Setelah istirahat sejenak, kami berkumpul menuju TEA HOUSE yang terletak sekitar 500 meter dari hotel. Ini semacam café/lounge untuk kita chill out gitu deh. Asyik asyik asyik! Setelah dinner, kami pun dipersilakan untuk melakukan kunjungan ke pabrik teh.

WHAT?? Malam-malam pergi ke pabrik tehh? Ini aku juga sempat ‘wakwaw’, kan rada gimanaaa gitu ya boo, kok malam-malam malah ke pabrik pengolahan. Eh, ternyata kondisinya nggak se-alakazam yang aku duga kok.

Pabriknya ya lumayan buat dikunjungi, walaupun di sana sini memang terhirup aroma daun teh, yang kalo nggak kuat bisa bikin dada sesek juga.

Kita bisa mengamati gimana sih, cara pengolahan dan penyimpanan teh. Usai acara, kami balik lagi ke TEA HOUSE untuk mengikuti kompetisi “Menyeduh Teh dengan Baik dan Benar”. Udah pasti saya ikutan, dan dapat dipastikan sedari awal, bahwa saya nggak jadi pemenangnya, wuahahahahaha #NgikikPedih. Jam 10 malam acara berakhir, dan kami kembali ke kamar hotel masing-masing.

“Jangan lupa! Besok jam 4 pagi kita sudah kumpul untuk lihat sunrise di Bukit Kuneer Wonosari!”

WHATT?!?!

***

Saya emang terbiasa bangun jam 3 pagi. Tapi bukan buat ngetrip ke bukit 😀 Begitu dikasih kode bahwa kami kudu ngumpul jam 4 pagi di lobby hotel, rasanyaaaaa ulala ini perjuangan maha berat, jendraaalll!!

Sidqi bolak-balik kubangunin dan fyuuuuhhh *lap kringet* pagi-pagi kudu bertarung melawan kemalasan nih bocil. Ya iyalaaah, jam segitu emang paling enak melungker di Kasur. Secaraaaa, kamar hotelnya nih asyiqueee banget! Nggak perlu pakai AC, tapi hawanya suegeerrr!

“Sidqiiiii…. Ayo bangun Nak! Yang lain udah pada siap itu lhoooo!”

“Bentar Buuukkk….!”

“Sidqi….. nanti ditinggal ama yang lain lhoooo!”

“Bentaaaaarrr….!”

Gitu terus sampai Ahmad Dhani minta maaf ke Maia Estianty *Lhaaaa

Alhamdulillah wa syukurilah, enggak perlu nunggu Mulan Jameela datang, si Sidqi bangun…. Sholat subuh, dan…. Kita menuju lobby hotel. Widiiih, para traveller udah siap banget nih! Dan, kami bakal menuju Bukit Kuneer dengan naik TRUK SAPI! Sedaaaapppp!

Daaan, pemandangan yang sungguh awesome tersaji di sana!

Majestic!

Yuk yuk, kalo mau wisata murah meriah, ke Wisata Agro Wonosari – Wonderful Indonesia

O iya….. kalian pasti sudah menikmati keindahan alam Wonderful Indonesia kan? Tuangkan dalam bentuk artikel dan foto, trus posting di blog!

Selengkapnya bisa kalian baca di sini yaaaaa