Yuk, Jadi Ortu Melek Digital ala Gen Z!

Menjadi orang tua masa kini di era digital memang menjadi tantangan, mengikuti arus perkembangan teknologi dalam mendampingi anak belajar. Tekadang kita sering melupakan, bahwa ‘mendampingi bukankan berarti memerintahkan’. Di kala pandemi, belajar melalui daring menuntut kita mendampingi anak secara ekstra, di sinilah kita diharuskan untuk mau belajar bersama mengenal berbagai aplikasi digital. 

Nah, ternyata anak membutuhkan ortu yang update saat ini yang dapat menjadi teman menjelajahi dunia secara digital, bukan ortu yang kudet (kurang update) yang malah menyalahkan ketika anak pegang smartphone. Coba kenali dulu gaya komunikasi anak kita yang lahir di era digital, seperti apa pola bermain, pola belajar, dan pola bersosialisasi semua tidak luput dari teknologi. Generasi Z berkembang dan bertumbuh dalam lingkungan teknologi,  sebagai orang tua kita memiliki kontribusi dalam memperkenalkan dengan gadget pada anak, nah jangan lupa kita sebagai ortu harus tetap mendapinginya, ingat anak akan bangga sama oru yang update bukan yang kudet.

Hari Sabtu, 20 Maret saya mengikuti zoom yang dihelat SMA Pintar Lazuardi via zoom meeting.

Bersama Dya Loretta., SE., M.Ikom, CSP, CPM dan Kepala SMA Lazuardi, Sonya Sinyauri

SEJARAH SMA PINTAR LAZUARDI

SMA PINTAR LAZUARDI-BLENDED LEARNING HIGH SCHOOL mulai beroperasi sejak tahun 2021-2022 sebagai pengembangan dari sekolah Lazuardi Group. 

Sekolah online, khususnya untuk universitas dan SMA, tampaknya akan menjadi trend sekolah alternatif yang tak terhindarkan. Lazuardi konsisten akan ikut serta memberikan kontribusi pada sistem pendidikan di negeri kita, dengan menyelenggarakan SMA Blended Learning tanpa meninggalkan kreativitas secara optimum. 

Caranya dengan menambahkan aktivitas hands on mandiri siswa lewat project based learning. Juga dukungan Learning Management System (LMS) yang diberi nama Pintar.  

SMA PINTAR LAZUARDI-BLENDED LEARNING HIGH SCHOOL menggabungkan antara kegiatan tatap muka dan pembelajaran online dengan prosentase pembelajaran online lebih besar. Kegiatan tatap muka akan dilakukan seminggu sekali di sekolah home based. Kegiatan tatap muka difokuskan untuk:

  • pembentukan karakter,
  • pengembangan keterampilan sosial,
  • coaching tentang karir,
  • kegiatan praktikum yang tidak dapat dilaksanakan melalui kegiatan pembelajaran online.

Untuk peserta didik yang berasal dari wilayah yang belum tersedia sekolah home based, kegiatan tatap muka akan digantikan dengan program pengayaan dan coaching yang dilakukan secara online.

KURIKULUM

Kurikulum di SMA Lazuardi mengacu pada kurikulum Nasional yang sedang berlaku diperkaya dengan konten kurikulum dari berbagai negara dan kurikulum keahlian. 

VISI : Masyarakat berbudaya luhur berlandaskan kebaikan welas asih, dan kebahagiaan spiritual.

MISI : Menggali dan mengembangkan potensi setiap individu dalam menciptakan perbaikan kehidupan.

LEARNING MANAGEMENT SYSTEM

Pedagogical Intelligence Architecture (PINTAR) adalah sebuah strategi pedagogi (pembelajaran) yang diterapkan melalui sebuah Learning Management System (LMS) online yang memperhatikan keterikatan antara peserta didik dengan proses pembelajaran melalui feedback process. 

PINTAR (Pedagogical Intelligence Architecture)

adalah LMS pendukung pembelajaran online di SMA Pintar Lazuardi yang didukung oleh aplikasi yang canggih yang dapat diakses di mana saja dan kapan saja.

KEUNGGULAN LMS PINTAR

  • MULTIPART berarti materi disampaikan dalam bagian-bagian kecil dan dipilih hanya materi fundamental dari sebuah mata pelajaran. Upaya ini dimaksudkan agar mudah dipahami secara mandiri oleh siswa.
  • FEEDBACK SYSTEM akan memastikan peserta didik terlibat aktif, berinteraksi, saling memberi dan menerima umpan balik (feedback) untuk efektivitas belajar, mengetahui capaian hasil belajar, terbentuknya komunitas belajar, mendokumentasikan portofolio yang dapat diakses kapan saja dan dimana saja.
  • DIFFERENTIATED LEARNING Dimulai dengan diagnostic assessment, sehingga dapat memandu learning path yang akan dilalui siswa dari urutan materi dan memungkinkan siswa memiliki tahapan belajar yang berbeda.
  • LEARNING PATH peserta didik akan memililki ‘jalur/peta’ untuk mencapai hasil belajar yang sesuai dengan kemampuan dan tujuan pembelajaran.
  • MULTI-FRIENDLY CONTENT Materi dan media pembelajaran dikemas dalam beragam bentuk sesuai kebutuhan dan tujuan pembelajaran. Disajikan sedemikian rupa sehingga mudah dipahami oleh peserta didik.
  • GAMIFICATION Pembelajaran online juga mempertimbangkan kesenangan dan keseruan. Ini dilakukan dengan menambahkan unsur games dalam pembelajaran.

2 thoughts on “Yuk, Jadi Ortu Melek Digital ala Gen Z!

  1. Henny Panjaitan says:

    Yup…apalagi jaman sekarang anak” juga sudah sangat melek digital. Minimal ortu ngerti apa yg dikerjakan si anak di dunia digital

Leave a Reply to Mutia Nurul Rahmah Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s