Wahai Perempuan, Jangan Remehkan Resiko Anemia Defisiensi Besi pada Diri Kita!

“Lho, lututmu kenapa, Dek? Kok biru-biru memar gitu?”

Ibu memandang kakiku dengan tatapan prihatin. Saat itu, saya masih duduk di bangku SMA. Lagi aktif-aktifnya ikut beragam organisasi, aneka kompetisi, bersekolah dan tentu saja bersosialisasi alias cari gebetan sana sini. 😀 Masa SMA, masa muda yang sarat kenangan. Energi dan jiwa muda yang meluap-luap, seolah-olah daku bisa menggapai seluruh dunia!

Yang tidak saya sadari, sibuk berkegiatan dan wira-wiri tanpa henti, membuat saya lupa satu hal: Menjaga pola makan. Apalagi, anak SMA (pada umumnya) punya patron alias definisi “Cantik” itu identik dengan “langsing”. Tak terhitung teman-teman saya yang mengalami hal serupa. Rela skip jam sarapan ataupun makan malam, demi tatapan kagum warga sekolah, lantaran bodi yang langsing menawan.

Saya juga terjebak di dalam doktrin “Cantik itu langsing”. Akibatnya tubuh mudah lelah, gampang pusing, rambut rontok, dan yang terpampang nyata adalah memar kebiruan di daerah lutut.

Continue reading