Gimana Sih Kiat Trip Asyik bareng ABG?

Semakin beranjak besar, anak kita tuh kayak punya “dunia yang berbeda”. Si ABG ini punya kegemaran tersendiri, punya opini, preferensi, dan sering ogah-ogahan buat diajak terlibat dengan aktivitas orang tuanya. Contoh simpel aja nih, Sidqi, my 12-year-old-boy, ogaaaah banget kalo diajak ikut nimbrung di event blogger. Padahal, acaranya digelar di mall. Aku juga sedia budget ‘sesajen’ buat doi. Artinya, event yang super-hore dan berada di zona nyaman aja, doi gak terlalu berminat. Apalagi, kalo diajak cuss ke luar kota. Hadeeehh, kudu top-up stok kesabaran, deh!

Awal Oktober lalu, Alhamdulillah, saya berhasil mempersuasi Sidqi untuk ikutan trip ke Kebun Teh, Lawang. Sekarang branding-nya jadi Wisata Agro Wonosari (WAW). Butuh strategi kheuseuss agar cah lanang bilang “Yes!” untuk join acara ini, apalagi bokapnya ternyata batal ikutan di detik-detik terakhir konfirmasi.

Kami ngetrip bareng Komunitas Liburan Murah yang dikomandani oleh Ko Andy Kristono. Asyik banget bisa jalan rame-rame kayak gini. Apalagi, destinasinya nggak terlalu jauh dari Surabaya.

Menginap di Rollaas Hotel adalah sebuah pengalaman yang amat mengesankan. Hotelnya keceeee banget, bernuansa serba kayu. Banyak panorama serba hijau yang menyejukkan mata. Cuacanya adem bin segerrr banget. Enjoy maksimal, deh!

Setelah mandi, ganti baju dan sholat Maghrib, kami cuss ke TEA HOUSE, ini semacam resto/kafetaria yang ada di Kawasan Wisata Agro Wonosari. Makanannya enak enaaaak, walaupun (seingat saya) disajikan dalam kondisi tidak panas/hangat, tapi toh, kita tetap menikmati semua menu yang tersaji. Bisa jadi, karena cuaca kan mayan dingin, so… enak banget buat makan sepuasnya 😀

 

Eits, malam malam begini ternyata kita ada kunjungan ke pabrik pengolahan teh, lho. Nah, asyik kan… jadi tahu gimana step-by-step memilah dan memilih daun teh, lalu memrosesnya hingga menjadi bubuk teh yang siap seduh.

 

MENJEMPUT SUNRISE DI BUKIT KUNEER

Ini nih, part yang paling challenging. Tatkala menginap di lokasi dingin-dingin empuk macam Wisata Agro Wonosari (WAW), artinya Kasur yang kita tempati jadi POSESIF BANGET! Bawaannya pengin molooor melulu, hehe. Padahal, jam 4 pagi kita harus standby di lobby untuk mengikuti Sunrise Tour alias menyaksikan matahari terbit.

Bolak/ balik aku ciprati wajah Sidqi. Nih anak boboknya pulesss banget. Susah buat dibangunin!

“Ayooo dek! Kita kudu siap-siap soalnya yang lain udah nunggu di lobby!” Saya setengah menjerit persis di kupingnya.

Adzan Subuh berkumandang, saya sholat sejenak. Kemudian mencipratkan air ke muka Sidqi

“Ayooooooo! Ini udah mau ditinggal, niiih!”

Setelah berjuang sekuat tenaga, akhirnyaaaa…. Cah lanang berhasil melawan rasa kantuk yang kolaborasi dengan malas. Yassshh!

Sidqi sholat subuh, lalu TANPA MANDI, ia mengenakan jaket dan kami bergabung dengan rombongan di lobby.

 

Di parkiran hotel sudah ngejogrok satu TRUK GEDE (yang biasa dipakai angkut sapi) dan beberapa mobil jeep. Wohooo, saya jadi ingat pengalaman pas SD ikut PerSaMi (Perkemahan Sabtu Minggu) di Jombang, Jawa Timur. Bersama teman-teman aktivis Pramuka, saya naik TRUK rute Surabaya-Jombang. Wihihihiiii, ini semacam ‘napak tilas’ nih.

Saya dan Sidqi mengambil tempat dan berdiri di truk bak terbuka ini. Wajah-wajah sumringah dan penasaran muncul dari segala penjuru. Yuk, off we go!

Rupanya…. Berdiri di atas truk ini memunculkan gejolak tersendiri, baik dari segi hafariah (literally) ataupun secara emosional. Ya abis, jalan yang kita tempuh ini makada, dan tidak terlalu lebar, plus… NANJAK! Wiqiqiqiqi, ngeri ngeri sedap laaah.

***

Setelah kurang lebih 20 menit perjalanan pakai truk bak terbuka, sampailah kami ke Bukit Kuneer.

Di areal ini, kita bisa menyaksikan indahnya momentum sunrise, dengan latar belakang Gunung Arjuna yang begitu gagah!

Cantiiiiik buangeeett!

IMG-20181023-WA0006

Rasanyaaaaaa… sungguh semriwiiing!

Walaupun kantuk masih bergelayut, Sidqi juga sangat menikmati trip ini

 

Merencanakan Liburan bareng ABG memang gampang-gampang susah. Harus ada strategi dan trik yang harus kita rancang dan eksekusi sebaik mungkin.

Ini beberapa tips a la saya

(1). AJAK SI ABG UNTUK BERDISKUSI SEPUTAR TRIP YANG AKAN DIJALANI

Libatkan, libatkan, libatkan dalam hal apapun.

Menentukan destinasi, itinerary, termasuk detail budget untuk perjalanan nanti

(2). AJAK UNTUK BOOKING DI ONLINE TRAVEL AGENCY YANG KREDIBEL

Sudah waktunya Sidqi belajar untuk memahami bahwa di dunia ini banyaaaaaak banget pilihan dalam hidup. Mau sekolah di mana, jurusan apa, berkarir di bidang apa, it’s all about matter of choice.

Begitu pula dengan memilih online travel agency, kudu super duper wise. Aku sih terbiasa dan amat nyaman dengan Traveloka yak.

TRAVELOKA-app

(3). BARENG-BARENG BERBURU PROMO SUPAYA DAPAT BEST PRICE AND BEST EXPERIENCE!

Ga terasa tahun 2018 udah mau say good bye yak. Coba ceki ceki dehh, lumayan banyak hari libur nasional yang bisa kita manfaatkan untuk ngetrip bareng keluarga, termasuk bareng ABG ala yang boleh jadi seleranya bedaaaaaa banget dengan emak bapaknya.

Libur Hari Lahir Pancasila   misalnya. Mulai saat ini, kita bisa kok diskusi bareng dan menentukan what-to-do ketika ngetrip.

Yuk, yuuukkk kita hunting tiket dan hotel mulai sekaraaaaaaangggg!

 

 

Advertisements