Selfie di Nabawi

Siapa doyan selfie sukaesiiiih?

Sebenernya saya nggak terlalu doyan selfie. Sadar diri booo, dengan tampang bantal yang penuh dengan gelambir di sana-sini, ha ha ha. Jadinya, saya beberapa kali, ambil selfie, hanya untuk konsumsi sendiri, alias “muhasabah wajah”. Mengecek berapa jerawat, komedo atau wrinkle yang bersemayam di parasku yang apa adanya ini. *sadar umur, hi hi*

Tapiii, ada satu selfie yang berkesan banget. Selfie ini saya ambil pakai tangan kanan, dengan kamera casio (yang sekarang udah almarhum). Berdua dengan ibunda tercinta, ketika kami tengah berada di sebuah destinasi impian. Satu (not ordinary) travel bucket list, yang sudah saya impikan sejak duduk di bangku SD alias umur 7 tahun! Waktu itu, setiap dengar kalimat talbiyah “Labbaik… Allahumma Labbaik….” dada saya bergemuruh. Sarat dengan rindu yang begitu menyayat kalbu. Allah… suatu hari nanti, panggillah hamba-Mu yang hina ini ke rumah Engkau…

Jangan pernah remehkan impianmu. Teruslah peluk mimpi-mimpi, sembari terus rapalkan doa, tengadahkan tangan dan tundukkan hati, bermohon pada Sang Penggenggam Kehidupan. Allah selalu punya entah-tak-terhitung-banyaknya cara dan metode untuk memuluskan sebuah cita. Mimpi itu, tercapai, 22 tahun kemudian. Ya, Alhamdulillah… saya diundang oleh-Nya ke Baitullah, di usia 29 tahun…!

Barangkali, setiap manusia akan merasakan sensasi yang sama, ketika kali pertama menginjak Masjidil Haram, Mekkah. Begitu pula, ketika kita tunaikan sholat Arba’in (40 waktu) di Masjid Nabawi, Madinah. Masjid ini tak hanya megah dan indah secara arsitektural dan teknologi. Masjid ini juga menawarkan seberkas kesejukan, yang membuat kalbu kita merindu. Ingin senantiasa berakrab dengan Yang Maha Menghidupkan. Masjid ini, dengan segala pesonanya, sanggup membuat kita ingin kembali….lagi, lagi, dan lagi….

Ternyata, ketika saya berhaji bersama ibunda di Oktober 2010, Madinah sedang dilanda cuaca yang amat sejuk, cenderung dingin. Badan saya (sebagai wong Jowo asli) kerap kesulitan beradaptasi dengan cuaca ini. Dalam perjalanan menuju Nabawi dari hotel, tetiba, darah mengucur dari hidung. Saya mimisan! Ouch! Mana saya nggak bawa tisu lagi! Ibu (sebagai smartfren saya) ikut panik, sambil sesegera mungkin mengajak saya ke sumber air zamzam yang banyak terhampar di pelataran Nabawi.

Eh, syukur Alhamdulillah, seorang pria berparas Timur Tengah (lumayan ganteng, bihihik) mengangsurkan tisu yang ia genggam untuk saya. Kami tak saling mengenal, hanya berpapasan begitu saja. Ya Allah… ternyata “malaikat” Engkau bertebaran di mana-mana…

Usai mengelap darah yang bercokol di rongga hidung, saya dan Ibu langsung menekan kran air zamzam. Di mata Ibu, saya selalu menjadi bayinya. Apalagi, dalam kondisi “berdarah-darah” seperti ini, afeksi Ibu tampil begitu dahsyat. Refleks, ibu menyodorkan gelas berisi zamzam ke arah saya. Laksana bayi yang tak bisa pegang gelas sendiri, saya langsung menyeruput, tentu sembari merapalkan doa, :Allahumma inni as-aluka ‘ilman naafi’an, wa rizqon waasi’an wa syifa-an min kulli daa-in” Ya Allah, kami memohon kepada-Mu, ilmu yang bermanfaat, rizqi yang melimpah, dan kesembuhan dari setiap penyakit….

Selfie di (pelataran) Nabawi. Lihat latar belakangnya, banyak payung raksasa yang mengembang, sebagai sarana berteduh bagi jamaah sedunia

Selfie di (pelataran) Nabawi. Lihat latar belakangnya, banyak payung raksasa yang mengembang, sebagai sarana berteduh bagi jamaah sedunia

Harus diakui, “iseng” is my middle name. Tatkala Ibu menyuapkan air zamzam ke “bayi gede alaihim gambreng” ini, tangan kanan saya kontan memencet tombol ‘capture’ di kamera. Jepreeettt! Ahaiiii… Ini dia, foto wefie yang enggak terlalu wefie. Dua paras ibu dan anak ini tak bernarsis ria menghadap kamera. Namun, kami sama-sama larut dalam sebait doa, merapal harapan yang teralamatkan pada Yang Maha Kuasa… senyampang air zamzam membasahi kerongkongan… Subhanallah….

Well, menurut saya, itulah urgensi selfie/wefie. Kita bisa banget kok memproduksi foto-foto hasil selfie, tanpa harus memuntahkan hasrat narsis akut yang tak terperi. Selfie adalah sebuah sarana kontemplasi. Perwujudan rasa syukur, sekaligus sarana kita untuk “melompat” lebih tinggi lagi.

Saya yakin, impian yang menggelegak dalam dada, atas izin Allah, bisa mewujud, apabila kita percaya dan punya azzam (tekad) kuat untuk membuat cita-cita kita bukan sekedar angan belaka.

Somehow, tausiyah Ustadz Felix Siauw tempo hari (yang sempat jadi kontroversi) harus kita kunyah dengan hati dan kepala dingin. Selfie is okay, apabila niatnya untuk muhasabah diri. Untuk lebih menggali dan berinstropeksi, sudah sejauh mana jejak langkah yang kita torehkan, atas nama perbaikan. Bukan sekedar ‘iseng tanpa makna’.

Selfie saya di Nabawi, adalah bukti tentang hal itu. (*)

http://www.smartfren.com/ina/home/

Advertisements

63 comments

  1. nyonyasepatu · March 4, 2015

    Aku juga gak begitu suka selfie tapi suka difotoin hahaha. beda gak sih

    • bukanbocahbiasa · March 4, 2015

      Aku juga sukaaa difotoin mbak.
      Kalo difoto kan kita bisa lebih ‘well-prepared’ yak hi hihi…

  2. titialfakhairia · March 4, 2015

    Aku kalo selfie hasilnya pasti jelek, jadi pasti minta difotoin orang lain dan diulang sampe dapat hasil yang bagus hehehe

    • bukanbocahbiasa · March 4, 2015

      Selfie yang biasanya aku lakukan juga berujung tragis kok Mak –> menampilkan tampang bantaaaal bingits 😦 Makanya selalu aku delete.

      Khususon yang Nabawi ini, engga tahu kok IMHO hasilnya lumayan bikin hepi. Dan jadi kangeeeeen Nabawi :))

  3. inda safitri · March 4, 2015

    Cieeee mak nurul selfie ni yey…
    Kapan yaaa daku ke situ,….pengeeennn…
    Baiklah mimpi ini akan daku taruh di jidat nih…mdh2an bs kesampaian amin…
    Btw tulisan mama sidqi emang syelalu maknyusss, nyampek di sini nih *nunjuk dada. 😛

    • bukanbocahbiasa · March 4, 2015

      Ayo kita berazzam biar bisa umroh bareng maak… Aaamiiiin, seru kali ya, kalo semua member KEB Jatim umroh barengan *aaamiiiin yang kenceeeenggg**

  4. Winwin Faizah · March 4, 2015

    mbaaa, aku jadi pengen ikutan lombanyaaa #salahfokus 😀
    salam sungkem kagem ibuk nggih mba :*

    • bukanbocahbiasa · March 4, 2015

      Kirain pengin ikutan ke Nabawi :)) Baiklaaah, posting buat GA cihuy ini yaak… InsyaAllah ntar aku komen di sono hihihi…

      • Winwin Faizah · March 4, 2015

        Kalo itu mah bukan pengen lagi mba, mimpi bangeeeet!
        Iyees lagi nyari ide nih 😀

  5. Adi Setiadi · March 4, 2015

    barakallah 🙂

  6. Hastira · March 4, 2015

    satu lagi selfi mak jadi bisa bikin orang lain termotivasi untuk segera ke sana termasuk aku

    • bukanbocahbiasa · March 4, 2015

      amiiin, aamiiin, insyaAllah… “skenario” dan Undangan dari Allah kerap muncul dari arah yang sama sekali tidak kita sangka-sangka Mak…

  7. susanti dewi · March 4, 2015

    saya cuma sekali selfie sama Farras hehehe…

    • bukanbocahbiasa · March 4, 2015

      DL kontesnya masih lama kok Mak. Bikin selfie lagi yukss yukss…

  8. ranselijo · March 4, 2015

    Ya Allah…pengin banget ke Nabawi T_T

    • bukanbocahbiasa · March 4, 2015

      Loh, mbak Deva belum pernah Umroh tho? Hayuuuk, berdoa bareeeng. Semoga seluruh admin-mentor-member BEC (yg muslim tentu ajah) bisa kopdar barengan di Masjidil Haram dan Nabawi, aamiiin…

  9. Bee Balqis · March 4, 2015

    Baca tulisannya mbak nurul bikin senyum2 sekaligus haru.
    Makna dr tulisannya lgsg nyampe ‘klek’ disini *nunjuk dada*
    Top top markotop dah.. hehe

    Salam kenal ya mbak.

    • bukanbocahbiasa · March 4, 2015

      Ma’aciiih ya. Salam kenal juga. Btw, alamat blog dikau apa tho?

  10. Dwi Puspita · March 4, 2015

    Subhanallah tempatnya keren banget mbak 🙂 pengen banget kesitu

    • bukanbocahbiasa · March 4, 2015

      Emak2 KEB Suroboyo kopdar di Nabawi, can I have ‘aamiiiin’ for this?

  11. jampang · March 4, 2015

    wah… selfinya jauh banget, mbak 😀

  12. Ceria Wisga · March 4, 2015

    Heemm klo gtu saia musti latihan selfie niy hehe
    Beribadah ke tanah suci jadi impian wajib saia mbak,doain yak 🙂

    • bukanbocahbiasa · March 4, 2015

      aaamiiin, amiiin… moga2 semua emak KEB bisa kopdar di tanah suci, aamiiin…

  13. Vhoy Syazwana · March 4, 2015

    Indah banget itu fotonya Mak. Terharu melihatnya *nahan napas

    • bukanbocahbiasa · March 4, 2015

      Rindu ya Mak, ingin berkunjung ke tanah suci.
      Sama-sama saling mendoakan yaa… InsyaAllah, “undangan dari-Nya” akan segera menghampiri. Aamiiiin…

  14. Gara · March 4, 2015

    Sangat menggugah, inspiratif, dan ada selaksa rasa haru di dalamnya.
    “Akan selalu menjadi bayi di mata Ibu.” Setuju sekali :)).

  15. leyla hana · March 4, 2015

    Subhanallah… seneng banget mak udah haji di usia muda. Semoga aku menyusul 😀
    Kirain bukan selfie, bisaan aja selfienya 😀

    • bukanbocahbiasa · March 4, 2015

      Aamiiin, aamiiin, hayuk Mak… Umroh bareng2… InsyaAllah kita kopdar di Masjidil Haram yak… Labbaik Allahumma Labbaik….

  16. senengutami · March 4, 2015

    hihi keren selfi di nabawi

    • bukanbocahbiasa · March 4, 2015

      Aaak, ada Mbak Utami di mariiii *sungkem*
      Ikutan GA-nya yuk Mbak :))

      • senengutami · March 5, 2015

        wah sy gak punya koleksi poto selpih

  17. xaveria · March 4, 2015

    Wah, ratu selfie-nya eh, ratu kontesnya udah muncuuuul….

    • bukanbocahbiasa · March 4, 2015

      Hoehehee… dapat salam dari Fathir Mochtar buuuk, mana fotonya yg buat apdetin blog eikeh? :))

  18. Nadia Khaerunnisa · March 4, 2015

    Mbaak,, mau nangiss 😥 Pengen banget segera ke sana! apalagi kalo sama orang tua ya pasti lebih greng harunya 🙂

  19. Haya Aliya Zaki · March 4, 2015

    Suka selfie yang ini. Paling males lihat orang selfie monyong-monyong. Maksudnya apa, ya? #mikir

    • bukanbocahbiasa · March 4, 2015

      Komentar ter#jlebbbhhh hari ini :))
      Aku dulu pernah di fase latah ‘duck-face’ gitu Mak.
      Rasanya? Kayak ABG yang terjebak di bodi emak2, hahaha

      Sekarang, insyaAllah udah insyaf hihihi.

  20. peta · March 4, 2015

    mw ambil tisu jg.. :’)

  21. Inge Febria · March 4, 2015

    aku terharu dengan foto itu, mb. kasih ibu sepanjang masa…

  22. momtraveler · March 4, 2015

    Aku kok ga suka selfie n welfie yo mbak..mbuh kl foto sendiri kok jelek gtu..tapi klo orang yg foto aku sukaaa
    #dijitakmaknurul

  23. noe · March 4, 2015

    Saya kan an bisa selfie di Nabawi 😥 Bismillaaah… Thanks sharingnya, ini bergizi bgt euy.

  24. rita asmara · March 4, 2015

    Alhamdulillah ya Mak..bisa selfie di Nabawi..penuh makna tentunya ya..

  25. hildaikka · March 4, 2015

    Subhanallah Mak… saya baca ini lagi-lagi bertanya pada diri sendiri, kapan aku bisa ke sana membawa serta kedua orang tuaku.. :’)

  26. yantist · March 4, 2015

    Maaak… Samaan qta. Sy juga pertama kali pengin banget ke Tanah Suci waktu umur 7 tahun. Karena wkt itu orangtua sy sedang pergi haji. Mungkin mereka mendoakan anak mereka ini di sana dan nyesss sampai ke hati sy langsung kepengin gitu naik haji. Hehehe.. Alhamdulillah wkt usia 23 tahun dapat undangan dariNya. Wkt itu juga musim hujan. Sama euy.. Sy juga mimisan. Moga menaang ya Mak… Ceritanya kereen…

  27. yantist · March 4, 2015

    Eh maksudnya musim dingin. Wkwkwk…

  28. HM Zwan · March 4, 2015

    pengalaman yang nggak pernah terlupakan ya mbak,apalagi pas dikasih tisu hehehe…
    sukses untuk kontesnya^^

  29. dani · March 4, 2015

    Nyessss baca ceritanya Mbakyuuu… Kapan saya bisa diberikan rejeki bisa bareng sama Ibuk ke sana ya. Hiks. aaaah mewek deh… 😦
    Lama bangeeet saya gak mampir sini ya. Huhuhu.
    Semoga menang ya Mbakyu.

    • bukanbocahbiasa · March 5, 2015

      Umroh dulu Aja Dan.. Utk haji antrenya bisa sampe 18 thn gitu deh. Umroh per org sekitar 30jt lah. Kalo brgkt ama ibu-bpk plus Istri,abisnya 120-150 lahhh. Well, gaji 2 bulan bpk manager danamon masih turah-turah. Susuk isih akeeeh :))

      • dani · March 5, 2015

        Amiiiiiiinnnn..

  30. Bibi Titi Teliti · March 5, 2015

    mbaaaaak…
    Duh, jadi teringat almarhum ibu ku 😦

    Fotonya sangat menyentuh mbak, sampaikan salam hormatku untuk ibunda tercinta yah mbak 🙂
    Dan semoga sukses ngontes nyelfie nya 🙂

    • bukanbocahbiasa · March 5, 2015

      Maapkeun sayaaah teteeehhh… InsyaAllah bisa umroh brg Kayla fathir Dan abah. Aamiiin… Ikutan GA nya juga teehh
      Koreaaa :)))

  31. ipah kholipah · March 5, 2015

    aku engga suka selfi tapi suka foto sendiri 🙂

  32. Arian Sahidi · March 5, 2015

    semoga suatu saat saya pun bisa kesana bersama orang-orang terkasih. Amin.

    salam kenal, Mbak. ini kunjungan perdana saya 🙂

  33. ibu memang segalanya ya maak…aku juga ngga suka selfiee..ngga bisaa…

  34. arip · March 11, 2015

    Wah contoh ga baik nih, minum sambil berdiri tuh.

    Duh kapan ya bisa ke sana, semoga disegerakan, kalau bisa mah pas udah punya pendamping hidup.

    • bukanbocahbiasa · March 11, 2015

      Hai, makasih udah mampir ya. Sekedar berbagi Hadits, tentang dibolehkannya berdiri pas minum air zam-zam—> Ibnu ‘Abbas radhiyallahu anhuma berkata,
      “Aku memberi minum kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dari air zam-zam, lalu beliau minum sambil berdiri.” (HR. Bukhari no. 1637 dan Muslim no. 2027)

      • arip · March 11, 2015

        Oh iya baru inget ada pengecualiannya kalau minum air zam-zam.

  35. dWi [nining] (@Ki_seKi) · March 26, 2015

    Selfie adalah sebuah sarana kontemplasi. Perwujudan rasa syukur, sekaligus sarana kita untuk “melompat” lebih tinggi lagi.

    hihihii kalo aku selfie itu sarana untuk mengetahui progress jerawatku udah sampai mana mbak hihihi *pissss

    btw smoga suatu saat bisa foto di rumah Allah ini, aamiin ya Rabb

  36. Nova Wijaya · April 5, 2015

    wahhh beruntung sekali sudah bisa kesana mak ^^ semoga saya juga bisa 😀 Btw saya juga ikutan nih 🙂 http://www.novawijaya.com/2015/04/selfie-story-in-beautiful-island.html

  37. tyasetarabitansardjono · April 25, 2015

    Selfie di masjid Nabawi, Madinah ya bu? waaah
    salam kenal dari saya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s