Tak Perlu Risih Bicara Menstruasi

Apa kenangan yang menyeruak dalam benak, tatkala mendengar kata “Menstruasi pertama kali”? Hohoho. Barangkali, sebagian dari kita menyimpan memori nggak asik seputar menstruasi. Sakit perut melilit banget, kaget lihat darah yang auto-menempel di underwear, perasaan tidak nyaman, hormon yang bergejolak, clueless alias enggak tahu ini mesti gimana, karena selama ini, Ibunda tidak pernah membahas hal-hal seputar menstruasi.

Yap, itulah yang saya rasakan tatkala mengalami menarche (menstruasi kali pertama). Rasanya super acakadut, bener-bener sakitttt perut tak tertahankan, berpadu dengan “nge-blank” Aku kudu piye?

Beruntunglah, beberapa waktu lalu saya sempat mengikuti Webinar ‘Sehat dan Bersih Saat Menstruasi’ yang dihelat dalam rangka menyambut Hari Kebersihan Menstruasi,

Webinar yang diikuti oleh 1.000 perempuan Indonesia ini digelar oleh Perkumpulan Obstetri & Ginekologi Indonesia (POGI), Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia dan Mundipharma Indonesia

Tujuannya, meningkatkan pemahaman perempuan mengenai pentingnya Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM). Selaras dengan hal ini, Mundipharma Indonesia juga meluncurkan kampanye #YangIdeal yaitu kampanye edukatif yang mengajak perempuan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan organ kewanitaan dengan cara yang tepat  dan sesuai kebutuhan.

Did you know, teman-teman, bahwa Hari Kebersihan Menstruasi diperingati setiap tanggal 28 Mei untuk meningkatkan kesadaran perempuan akan pentingnya Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM), serta mematahkan stigma dan norma sosial negatif terkait menstruasi yang masih dianggap tabu di masyarakat. Peringatan ini menjadi sebuah aksi tahunan yang melibatkan pemerintah, organisasi, pihak swasta dan masyarakat luas.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, dr. Dwi Oktavia Handayani, M. Epid mengatakan, “Menstruasi merupakan proses biologis yang normal dialami setiap perempuan. Setiap anak perempuan idealnya mendapat pengetahuan mengenai menstruasi sebelum mengalami menarke (menstruasi untuk pertama kalinya). Pengetahuan ini sangat penting agar anak perempuan dapat menjaga kebersihan dan kesehatan organ intim kewanitaan selama masa menstruasi, serta tetap bisa beraktivitas dengan nyaman. Untuk itu, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta terus melakukan edukasi mengenai MKM, salah satunya melalui Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) yang menyasar anak usia sekolah dan remaja. Kami juga mendorong masyarakat luas untuk aktif mencari informasi kesehatan yang benar termasuk mengenai MKM kepada tenaga kesehatan terdekat.”

Meski pengetahuan mengenai MKM sangat penting bagi perempuan, data menunjukkan bahwa hanya 5 dari 10 anak perempuan yang tahu apa yang harus dilakukan pada saat menarke; hanya 6 dari 10 anak yang bertanya mengenai menstruasi ke ibunya. Ironisnya ibu justru menjadi sumber stigma, mitos, kepercayaan dan miskonsepsi yang merugikan kesehatan perempuan; hanya 5 dari 10 anak perempuan yang mengganti pembalut setiap 4-8 jam, sisanya mengganti pembalut 2 kali sehari; dan hanya 5 dari 10 anak perempuan yang mencuci tangannya sebelum dan sesudah mengganti pembalut.

 
Anggota Pengurus Besar Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), Prof. Dr. dr. Dwiana Ocviyanti, Sp.OG(K), MPH menjelaskan, “Pada saat menstruasi, risiko infeksi meningkat karena bertambahnya jumlah bakteri buruk di vagina, akibat turunnya tingkat keasaman vagina karena keberadaan darah haid. Oleh karena itu, penting untuk menerapkan MKM di antaranya membersihkan vagina secara benar, teliti dan berkala; menggunakan air bersih mengalir dengan cairan pembersih antiseptik kewanitaan yang sesuai dengan pH vagina dan dapat digunakan saat menstruasi; menggunakan pembalut bersih dan dapat menyerap darah dengan baik; serta mengganti pembalut secara teratur minimal setiap 4 jam sekali. Apabila merasakan gejala yang tidak normal saat menstruasi, maka dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter.”
 Lebih lanjut Prof. Dwiana menerangkan, “Tidak hanya pada saat menstruasi, perawatan area vagina juga harus diperhatikan setiap hari. Hal ini untuk menjaga kesehatan dan menghindari masalah seperti keputihan, gatal, bau tidak sedap, peradangan, hingga pencegahan penyakit serius seperti kanker serviks. Merawat vagina sangatlah mudah, yaitu dengan membasuh vagina dengan air mengalir setelah buang air kecil dan besar; hindari membersihkan vagina dengan sabun mandi, melainkan gunakan pembersih kewanitaan yang sesuai dengan pH vagina dan mendukung flora normal di area kewanitaan; gunakan tisu berbahan lembut untuk mengeringkan vagina; cuci tangan sebelum dan sesudah membersihkan vagina; menggunakan celana dalam berbahan katun; serta ganti celana dalam saat terasa lembab atau basah. Bagi perempuan yang sudah kontak seksual dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan pap smir atau IVA secara teratur.”

Ketua Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia Wilayah Jakarta, Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si., Psi.,memaparkan, “Anak perempuan yang tak pernah melakukan pembicaraan tentang menstruasi cenderung merasa takut, malu dan bingung saat menarke. Padahal jika ibu meluangkan waktu untuk membicarakan hal ini dengan putrinya, banyak manfaat yang didapat, antara lain kesehatan reproduksi yang lebih baik serta kedekatan ibu dan anak.

Tidak sedikit anak perempuan yang mencari informasi sendiri dari teman atau internet, dan mendapatkan info yang tidak tepat, padahal berharap bisa membicarakan hal ini dengan ibunya. Oleh karena itu, ibu perlu membekali diri dengan pengetahuan tentang cara membicarakan menstruasi. Berikut adalah tips untuk mendiskusikan menstruasi dengan anak : (1) Ingat bahwa ibu adalah sosok yang diharapkan membicarakan menstruasi, jadi bekali diri dengan informasi yang benar; (2) Buang pemikiran bahwa bicara menstruasi itu tabu, sebaliknya justru penting melakukannya; (3) Jangan berpikir bahwa topik menstruasi bisa dibicarakan dalam 1 kali pertemuan, lakukan berulang kali secara bertahap; (4) Bersikap positif karena isu menstruasi bisa sensitif buat anak perempuan; (5) Lebih baik banyak bertanya dan mendengarkan, daripada langsung menceramahi; (6) Jelaskan secara kongkrit dengan gambar dan benda yang digunakan; (7) Jelaskan pula kepada anak laki-laki, supaya mereka dapat menghormati perempuan yang sedang menstruasi.”

Country Manager Mundipharma Indonesia, Mada Shinta Dewi menyampaikan, “Mundipharma Indonesia terus berkomitmen memperbaiki kualitas hidup masyarakat Indonesia, dalam hal ini perempuan dalam menjaga kebersihan dan kesehatan area kewanitaannya. Sejak tahun 2017 Mundipharma Indonesia telah berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan RI dan POGI dalam menyelenggarakan program edukasi mengenai kebersihan menstruasi, serta membagikan Buku Saku ‘Sehat dan Bersih Saat Menstruasi’ kepada lebih dari 1,000,000 perempuan Indonesia. Melalui kegiatan edukasi ini, kami berharap perempuan Indonesia semakin mengerti cara menjaga kebersihan dan kesehatan area kewanitaannya sedini mungkin, serta dapat terus beraktivitas dengan nyaman tanpa terhalang menstruasi.”
 

Mundipharma Indonesia melalui BETADINE® Feminine Care melakukan kampanye edukatif #YangIdeal untuk mengajak perempuan Indonesia mengetahui dan mengerti cara yang ideal dan tepat menjaga kebersihan dan kesehatan organ intim kewanitaan, salah satunya dengan menggunakan pembersih khusus area kewanitaan yang ideal dan sesuai dengan kebutuhan sehari–hari, saat menstruasi, dan saat terjadi infeksi di organ kewanitaan.

Dalam hal ini BETADINE® Feminine Care menyediakan rangkaian produk area kewanitaan yang lengkap dan berkualitas tinggi, mulai dari pembersih kewanitaan sehari–hari dengan prebiotik; pembersih kewanitaan dengan kandungan daun sirih dan prebiotik; pembersih antiseptik kewanitaan khusus untuk mengatasi infeksi area kewanitaan dan antiseptik kewanitaan yang dilengkapi dengan aplikator; hingga tisu basah pembersih kewanitaan dengan prebiotik yang 100% biodegradable atau flushable.

Untuk mendapatkan produk-produk ini ibu-ibu dan remaja putri bisa membelinya lewat Shopee atau Tokopedia

(*)

207 thoughts on “Tak Perlu Risih Bicara Menstruasi

  1. Rach alida says:

    Pengenalan terkait menstruasi ini penting dilakukan sejak dini. Jadi anak juga makin tahu bagaimana menyiapkan diri jika menstruasi tiba. Jangan sampai kita anggap tabu dan anak nyari sumber informasi yang salah

    • Damar Aisyah says:

      Pengalamanku banget itu, Mbak. Mens pertama sungguh tak nyaman dan gak ngerti kudu ngapain. Tapi ternyata jaman sekarang pun masih banyak remaja putri yg clueless kayak aku dulu, heuheu. Ini Pr banget buat orangtua

    • Okti Li says:

      Setuju. Apalagi bagi seorang muslimah, menstruasi bukan hanya siklus haid, tapi ada hal lain yg lebih penting seperti apa yg haram dilakukan, dan bagaimana mandi besar nya supaya kembali suci. Itu tanggung jawab dunia akhirat bagi orang tua.

      • alif kiky says:

        Penting banget buat orang tua memberikan edukasi ke anaknya dengan benar. Apalagi teknologi berkembang dan segala informasi di internet tidak semuanya tepat

  2. ndiievania says:

    Jujur sampai segede gini saya baru tahu ada hari kebersihan menstruasi.
    Mba, yg mau saya tanyakan, apakah betadine feminim wash ini bisa digunakan sejak anak pertama kali menatruasi? Atau misal bolehnya pada saat usia smp/sma gitu?

    • Nara says:

      Sama lho, saya juga baru tahu kalau ada hari kebersihan menstruasi yang diperingati setiap tanggal 28 Mei. Semoga dengan peringatan ini dan juga edukasi terus menerus, nggak ada lagi anak yang kebingungan saat mendapati darah keluar dari area kewanitaannya

    • lendyagasshi says:

      Setelah ikutan webinar ini jadi tersadar yaa…bahwa selama ini gak pernah pakai produk pembersih dan jadi sadar pentingnya membersihkan dengan cara yang benar untuk kesehatan.

  3. Suciarti Wahyuningtyas says:

    Aku dari jaman SMP menstruasi sampai sekarang ini tuh kalau sama kebersihan menstruasi no 1 kalau kata teman-temanku. Membawa pembalut hingga sabun kebersihan wanita juga biasanya. Mengganti pembalut secara berkala, jangan sampai nunggu penuh. aku biasanya 4 jam sekali ganti.

  4. Jiah says:

    Aku sama ibuku, dulu gak pernah ada pembicaraan menstruasi. Kayanya masih tabu banget soal ginian. Beruntung punya Kakak perempuan dan dia yang ngasih tahu. Sekarang gak lagi dong. Kita sebagai Ibu kudu lebih peduli dan wajib ngomong soal ini sama anak

    • Fenni Bungsu says:

      Idem, daku juga awalnya tahu malah karena melihat kakak dan edukasi dari sekolah. Mungkin iya, orangtua kita masih ada yang menganggap tabu membicarakannya

  5. indah savitri says:

    bener bangeet mba.. aku sering bicara banyak dengan anak gadisku tentang hal – hal khusus tentang perempuan termasuk menstruasi ini. Penting bagi mereka untuk paham dengan utuh yaa

  6. Okti Li says:

    Sesuatu yang memang harus dijelaskan kepada anak yang akan baligh. Apalagi dalam Islam, orang yang sedang haid kan ada hal yang haram dilakukan. Tugas orang tua memberitahukan itu. Kalau ga bisa ya serahkan kepada ahlinya. Tata cara mandi haid saja di kampung masih banyak yg salah…

      • Lia Yuliani says:

        Nah, iya, bener banget biar engga kaget ya saat menarke. Engga perlu risih dan anggap tabu pembicaraan soal menstruasi. Ibu adalah tempat anak bertanya dan ngasih informasi soal Kebersihan juga kesehatan saat menstruasi

    • Nurul Sufitri says:

      Bener banget mbak. Ada ilmunya juga dari para dokter agar kita tau dengan baik dan benar. Seoerti mitos atau fakta tentang menstruasi ini misalnya. Kini kita makin aware dan siap sedia karena sudah memahami paling ga, tau harus berbuat apa ketika sedang haid 🙂

      • Nurul Sufitri says:

        Ternyata ada dampak negatif yang terjadi jika kita tidak bisa menjaga kebersihan organ kewanitaan ya seperti keputihan sampai terkena kanker serviks ih amit2 ya. Makanya aku senang sekali bisa mengikuti webinar ini 😀

  7. Nurul Sufitri says:

    Anakku pas ‘dapet’ itu kelas 6 SD paaaaasss banget di hari ujian 🙂 Alhamdulillaah dia ga panik karena sebelumnya kami ngobrolin soal menstruasi dengan santai2. Menang deh manajemen kebersihan menstrusi mesti diketahui sedini mungkin, termasuk diinfokan kepada anak lelaki dan lelaki dewasa supaya mereka bisa menghargai perempuan yang sedang haid.

    • Nurul Sufitri says:

      Ternyata ada dampak negatif yang terjadi jika kita tidak bisa menjaga kebersihan organ kewanitaan ya seperti keputihan sampai terkena kanker serviks ih amit2 ya. Makanya aku senang sekali bisa mengikuti webinar ini 😀

    • Fenni Bungsu says:

      Daku juga waktu menarke deg-degan, padahal udah tahu secuil tentang menstruasi. Gimana kalau Ndak tahu sama sekali ya. Makanya edukasi sejak dini memang perlu

  8. Nara says:

    Masih jadi PR ku nih membicarakan masalah menstruasi dengan si anak laki. Kalau yang anak perempuan udah sering ngobrolin hal ini

    • Rhoshandhayani says:

      Aku belom pernah bahas sih sama adekku.
      Apa nunggu momen yg tepat ya?
      Kan agak aneh kalau tiba2 aku ngajak mbahas menstruasi
      Tapi aku udah ngerti sih sebenarnya tentang fisiologi dan prosesnya

  9. Rudi G. Aswan says:

    Kata istriku, wanita itu ‘perabot’-nya banyak, jadi mesti dirawat dengan cermat, salah satunya periode menstruasi yang ajek datang setiap bulan ini. Lebih-lebih buat anak putri yang kadang lebih cepat dapat haid, mereka wajib diedukasi soal kesehatan pada organ intim. Biar ga sampai kena penyakit sebab infeksi virus atau bakteri. Juga bisa menjaga diri dari rasa malu. Yang penting ortu bisa sharing dengan leluasa dan dibantu BETADINE® Feminine Care biar makin percaya diri.

    • Maria Soemitro says:

      hebat istrinya mas Rudi, siap mengedukasi ananda putri tercinta

      masih banyak perempuan yang kesulitan mentransfer ilmu karena mereka diajari ibu mereka bahwa ngomongin Miss V itu tabu

      jadinya ambyar deh, gak bisa ngurus organ intimnya sendiri

  10. Wahid Priyono says:

    Setuju sekali dengan artikel di atas, bahwa bicara menstruasi, penyakit menular seksual, sexs education dll tak perlu risih. Hanya saja pendekatan kepada setiap orang berbeda-beda apakah itu dengan anak-anak, remaja atau orang dewasa.

    Menjaga kesehatan sistem reproduksi termasuk aksesorisnya begitu penting ya. Masa menstruasi memang normal dialami bagi wanita karena ini adalah siklus bulanan sebelum menopause.

    Saya juga di sekolah sebagai guru Biologi SMA, sering sekali saya mengingatkan siswa/i saya untuk menjaga organ reproduksi agar bersih termasuk saat haid dan terhindar dari Penyakit menular seksual (PMS). Dan saya selalu berpesan kepada mereka agar remaja putri tidak memberi tahu tanggal-tanggal saat awal mereka menstruasi karena bisa berbahaya. Karena masa menstruasi dan pasca setelahnya (ovulas/masa subur) adalah masa dimana bisa terjadi kehamilan. Artinya ovulasi sel telur sudah matang. Jadi perlu hati2 tidak sembrono ngasih tahu ke pacar, ayah atau tema2 cowoknya.

    Anak2 juga perlu edukasi hal ini supaya mereka tidak salah arah.. Thanks kak infonya.

  11. mariatanjungmenulis says:

    Jadi inget pertama kali mesntruasi aku tuh nangis nangins mbak, kirain kenapa gitu ya berdarah. Tapi setelah dijelaskan ibu saya akhirnya paham dan berusaha menjaga pergaulan. Bener nih, setiap datang bulan perempuan harus menjaga kebersihan organ intimnya ya mbak.

    • Wahid Priyono says:

      Sama kayak saya kak, pertama kali mimpi basah bingung, hehe….kok di CD ada spermanya.. hehe..sama kayak cewek ya, mungkin yg awam menstruasi ini pastinya bingung kok tiba2 keluar darah…edukasi kurang bisa jadi sering takut begini. Btw, ada seminar “bersih saat menstruasi” ini penting banget lho. Keren nih acara dari betadine Indonesia.

      • Fenni Bungsu says:

        Setuju kak Wahid, dengan edukasi dan sosialisasi berkelanjutan tentang menstruasi jadi punya pengetahuannya yak

  12. Nabilla DP says:

    iyaak setuju mbaa.. zaman aku sd pas kebanyakan anak perempuan mens ituh, mesti kayak aneh gitu deh obrolan tentang mens. ada yang nangis, ada yang jijik.. macam2 lah

  13. molzania says:

    kalo zaman dulu ngobrolin tentang haid sama orangtua suka risih mbak. soalnya abisnya bakalan diomelin dan dituduh macem2. tapi zaman now ortu perlu nambah wawasan dan gak risih lagi ngobrolin tentang mens sama anaknya

    • Uniek Kaswarganti says:

      Justru perlu ada keterbukaan ya antara anak gadis dengan orangtua, khususnya ibu nih yang biasanya selalu mendampingi tumbuh kembang anak-anaknya. Informasi seputar menstruasi penting untuk ditanamkan sejak dini agar anak perempuan tau bagaimana menjaga kesehatan organ reproduksinya.

  14. Keke Naima says:

    Saya termasuk yang awalnya malu bilang mulai menstruasi ke orangtua. Untungnya dulu gak sampai salah dapat informasi, ya. Makanya sekarang saya udah bicarakan hal ini ke anak-anak sejak mereka belum puber

  15. Jeanette Agatha says:

    Kita sebagau orang tua memang harus berani dan mau membicarakan hal menstruasi ini pd anak2 ya, mbak. Supaya mereka tdk bertanya kepada teman atau mencari informasi dr internet

  16. Ria Kurniasih says:

    Mungkin karena anakku keduanya perempuan, jadi aku gak pernah risih untuk membahas tentang masalah wanita dengan mereka. dan aku selalu menempatakan diri sebagai ibu dan sahabat bagi mereka. Jadi sejak dini kami bisa berbicara bebas layaknya teman.

  17. ikamayasusanti1 says:

    Kemarin aku juga ikut acara ini Mbak. Bagus banget ya. Aku sendiri jadi belajar cara berkomunikasi tentang menstruasi nanti ke anakku.

  18. Dian says:

    benar sekali ya mbak
    selama ini, pembicaraan seputar menstruasi masih dianggap tabu, jadi masih banyak yang risih saat membicarakannya
    tapi dari webinar ini, aku belajar bahwa informasi seputarmenstruasi itu penting untuk disampaikan, jadi nggak perlu risih

  19. Ghina Rahma says:

    aku ingetnya pas pertama kali mens itu ibuku lagsung menyodorkan kain sebagai pembalut. Ibuku memang ga pakai pembalut setiap mens. Memang ga pernah diajrkan ya dulu mens itu apa dan harus gimana selain cuma dikasih kain jarit tok. tapi akhirnya aku cari-cari sendiri deh infonya ke mbak-mbaku

    karena sekarang aku punya anak perempuan, aku gamau ekjadian tersebut terulang, sejak anak umur 4 tahun, aku sudah perkenalkan tentang mens juga, bahkan darahnya pun dia pernah lihat, hihi

  20. hani says:

    Anakku cewe kemarin ngaku, bahwa sepak pembalut isi 7 itu memang dipakai sehari 1, buat selama seminggu. Duh, aku nyesel banget gak kasih tahu yg bener. Dan baru tahu juga sih, bahwa harus ganti 4 jam sekali…

    • aisyahdianbpn says:

      Yes kenapa harus risih ya mbak toh pengetahuan tentang menstruasi ini pentiiiing banget ya mbak Aku juga merasakan juga bangaimana malu-malu malah tersesat dengan hoak nih

  21. Maria Soemitro says:

    menstruasi pertama berarti ritual mandi kembang, 😀 😀
    karena walau keluarga besar udah menganut agama samawi tapi masih melakukan ritual seperti itu
    sesudah itu pelajaran kebersihan selama menstruasi karena pamali perempuan berbau tak sedap selamamenstruasi

    • Rindang Yuliani says:

      Iya sih, dalam banyak lingkungan menstruasi masih merupakan hal yang tabu untuk dibicarakan. Padahal penting banget untuk mengulik seluk beluknya agar dapat menghindari risiko yang tidak diinginkan.

  22. Wahid Priyono says:

    Memang ibu adalah sosok yang sudah banyak makan asam garam kehidupan, jadi sharing dengan beliau tentang masalah kesehatan reproduksi dan menstruasi juga penting ya. Karena ibu sosok yang bisa dipercaya.

    • Linda Nur Muhaimin says:

      Setuju banget niy klo menstruasi itu harus dibicarakan supaya semua punya pengetahuan dan penanganan yang tepat saat menstruasi. Bukan hal tabu bahkan untuk para lelaki. Peer aku juga niy untuk mengedukasi tentang menstruasi ini kepada anak perempuanku, sekarang umurnya 4 tahun.

  23. Mutia Ramadhani says:

    Perawatan Miss V harus dimaksimalkan saat terjadi menstruasi, tapi sesungguhnya ini harus kita jaga setiap hari. Khususnya bagi perempuan nih. Baru tahu Betadine ada produk baru untuk membersihkan area kewanitaan. Warna kemasannya soft dan unyu-unyu pula.

  24. annienugraha says:

    Menstruasi nyatanya butuh manajemen kebersihan juga ya Nur. Wajib sih menurutku. Dan itu harus diajarkan kepada remaja putri mulai dari pengalaman pertama. Karena kalau dari awal sudah gak paham, kesalahan penanganan akan jadi kebiasaan yang berterusan.

    Pengen banget nih acara seperti ini diadakan untuk anak-anak SMP dan SMA. Karena menurutku mereka lah bagian terpenting dari urusan penanganan menstruasi ini. Bisa dijadikan project ekskul selama PJJ dan minta mereka membuatkan makalahnya.

    • annienugraha says:

      Paketnya BETADINE Hygiene lengkap juga ya ternyata. Bisa untuk perjalanan saat sedang haid. Hati tenang karena ada kebutuhan pembersih yang higienis

  25. Deddy Huang says:

    ada beberapa temanku yang perempuan merasa risih ketika mereka sedang menstruasi, padahal kalau dengan aku biasa saja karena itu kan hal yang lumrah. akhirnya ya kita pas ketemu saling jaga mood. kata temenku mood pas mens itu lumayan bikin mumet. kayaknya nanti aku rekomen produk betadine ini buat temen2ku.

  26. Aprillia Ekasari says:

    Aku dulu waktu mens keluarnay masih dikit2 gtu dan gak sakit, Trus baru lama2 jd banyak saat dah biasa.
    Gak kaget soalnya bbrp temen ada yg udah mens sejak SD, sementara aku SMP.
    Webinarnya bagus ya mbak jd paham gimana cara jaga kebersihan diri saat mens.

    • Aprillia Ekasari says:

      Btw aku juga pakai produk Betadine di rumah mbak. AKu suka pakai yang foam itui, lbh hemat gtu kalau foam. Sayangnya msh susah ditemukan di minimarket/ super market. Beli online biasanya.

  27. Katerina says:

    Zamanku dulu ga dapat pengenalan ttg manajemen kebesihan menstruasi, baik dari ibu maupun sekolah. Tapi karena telat dapat (mens pertama kelas 2 SMP), jadi udah liat dan tahu dari pengalaman teman2 yang udah duluan mens. Beda dengan zaman sekarang ya, anakku yg cewek sejak kelas 5 SD udah diajarin, ada kelas khusus namanya Keputrian. Belajar cara pakai pembalut, kapan mesti ganti pembalut, gimana cara buang pembalut, dan bila wanita sudah haid itu mesti ngapain (dari sudut pandang agama). Setuju dengan cara membersihkan area kewanitaan pakai cairan pembersih khusus, biar terjaga, demi kesehatan reproduksi tentunya.

  28. herva yulyanti says:

    Setelah ikutan webinar ini jadi semakin aware apalagi aku punya anak putri yang juga akan alami menstruasi maka dari itu penting banget info seputar MKM ini ga cuma anak perempuan ya mba tapi anak lelaki juga perlu diberikan info tentang ini

  29. Aisyah Dian says:

    Yes jangan sampai risih ya mbak karena ini Demi kebaikan putri Kita juga ya daripada nggak siap menghadapinya Dan termakan mitos yang nggak banget itu lebih kasihan putri kita

  30. @hm_zwan says:

    Dulu kalo ngomongin menstruasi itu selalu diam diam, nggak berani blak blakan. Tapi sekarang sudah beda zamannya, jadi nggak perlu risih dan diam diam. Anak anak harus tahu segala hal yang berhubungan dengan menstruasi

  31. lendyagasshi says:

    Ternyata memang penting banget ya…menjaga kebersihan dan bila perlu menggunakan BETADINE® Feminine Care. Karena selama ini, aku merasa saat waktunya saja yang memerlukan perawatan khusus.

    • lendyagasshi says:

      Kalau dibicarakan melalui webinar dan yang berbicara ahlinya itu memang enak banget yaa..
      penyampaiannya mudah dipahami dan alhamdulillah, materi yang sangat dibutuhkan para orangtua.

  32. Ratna Kirana says:

    Dulu waktu masih SMA malu banget membicarakan menstruasi, beli pembalut malu, takut banget kalau bocor, dan lainnya. Tapi sekarang gak boleh risih dong karena terkait kesehatan!

  33. Nathalia DP says:

    Memang penting banget ya pengetahuan tentang menstruasi ini… Meski enggak punya anak perempuan, saya juga udah menjelaskan gambaran besar tentang menstruasi ke si sulung…

  34. Dian Restu Agustina (@dianrestoe) says:

    Menarch-ku dipenuhi rasa takut, malu, bingung…pokoknya enggak banget . Karena masa itu ortu enggak ngenalin apa menstruasi itu.
    Maka meski kini anakku cowok aku jelasin ke mereka. Syukurnya juga ada pelatihan akil baliq di sekolah saat kelas 5 SD
    Salut buat BETADINE® Feminine Care yang menyediakan rangkaian produk area kewanitaan yang lengkap dan berkualitas tinggi,

  35. Sapti nurul hidayati says:

    Menstruasi memang hal yang kadang terlewat untuk diperbincangkan dengan anak perempuan ya. Padahal ini sangat urgen sekali. Untungnya ada webinar semacam ini yang membuka wawasan ortu agar lebih terbuka dengan anak perempuannya berbincang tentang menstruasi

  36. Chairina says:

    Jadi perhatian tersendiri nih buat aku sebagai orangtua. Nanti kalau anak mulai beranjak dewasa. Pemahaman soal Menstruasi harus di berikan memang.

  37. Nchie Hanie says:

    Memoriku saat mendengar menstruasi, sediih deh. Karena jaman dulu ga pernah diedukasi begini sama orang tua, justru malah tahu sendiri dengan membaca.
    Enaknya jaman now, udah ga tabu lagi kalo diskusi bareng anak perempuanku soal Menstruasi, jangan sampe anakku mengalami hal yang sama sama emaknya.

    Penting banget initu edukasi soal kebersihan saat menstruasi dari yang muda sampe yang tua, setidaknya emaknya role mode deh, kadang seringnya bareng jugaa, rebutaan deh roti tawarnya hahaa. Dan salut juga sama Betadine Feminine Care yang menyediakan rangkaian produk area kewanitaan yang lengkap dan berkualitas tinggi,

  38. Dens Digital says:

    setuju banget mb, kadang remaja-remaja yg sudah memasuki fase haids, belum begitu paham utk mengatasinya, padahal kn curhat dengan ortu juga bisa, tapi rasa malunya lebih besar. entah mengapa. Padahal menstruasi penting utk dipahami sejak dini,

  39. Ria fasha says:

    Bener banget, ga perlu risih
    Dulu memang aku akui ngomongin haid itu tabu banget
    Tapi dah dapat ilmunya, malah sadar kalo edukasi tentang kebersihan organ kewanitaan saat menstruasi penting untuk semua perempuan

  40. Latifah Kusuma says:

    Waaah. Jadi inget dulu jarang ganti pembalut pas di sekolah, soalnya malu. Terus ikut komunitas kesehatan reproduksi. Banyak ilmu yg aku dapetin, akhirnya rutin ganti pembalut kalau udah gak nyaman. Edukasi seperti ini memang sebaiknya diawali oleh ibu atau kakak perempuan ya mbak.

  41. Uniek Kaswarganti says:

    Ibu memang sumber informasi pertama terkait menstruasi bagi anak perempuannya. Jadi penting nih ada pembicaraan dari hati ke hati tentang hal tersebut. Memori langsung balik nih ketika pertama kali menjelaskan seputar mens kepada anak wedokku. Dia mengalami menarche saat udah masuk pondok mba, pas kelas 1 SMP. Untung saja sudah ada sedikit pengetahuan ttg mens yang kuberikan padanya saat masih di SD. Soalnya udah ada beberapa temannya yang mulai mens di bangku SD.

  42. Marita Ningtyas says:

    Aku yang udah siap-siap menunggu mens saja, tetap kaget waktu mens pertama kali datang. Wah, harus ngapain dulu nih. Untungnya posisi lagi di rumah, buru-buru bilang ibu. Baru deh diajarin cara pasang pembalut dan bersihinnya yang bener.

    Belajar dari pengalaman itu, aku udah dari jauh2 hari sounding ke anak perempuan. Jadi nanti nggak kaget lagi pas mens pertamanya datang. Soalnya ada rencana bakal nerusin ke pondok, takutnya pas mens pertama, aku nggak bisa dampingi. Kalau doi udah punya kesiapan, kan jadi tenang melepasnya ke pondok.

    • Aprillia Ekasari says:

      Idem aku dulu juga pertama mkali kyknya di rumah tapi kudu ke sekolah, pas SMP.
      Nah herannya pas pakai pembalut darahnya gak keluar haha jd bingung
      Mungkin jg pengaruh stress pertama kali haid
      AKhirnya pas keluar dah paham sendiri oh itu darah haid 😀

  43. Elya says:

    Sebenarnya sebagai perempuan kita gak boleh risih ya bicara ke orang tua ataupun konsultasi ke ahlinya. Apalagi ketika menstruasi untuk pertama kali pasti bingung mau ngapain.

    Nah, kalau aku dulu sih sering tanya ke sodara perempuan kalau saat menstruasi pertama kali harus ngapaian terlebih lagi bila terasa nyeri dada ataupun kram perut

  44. Asih Mufisya says:

    Membahas soal haid memang sebaiknya dilakukan secara terbuka, karena penting banget tahu apa dan bagaimana penanganannya. Terkadang orang tua menyerahkan sepenuhnya ke anak soal ini.

    Anggapan tabu masih ada dan memang perlu ada pemahaman yang jelas. Kalau mengerti beginikan jadinya enak.

  45. Inuel says:

    Kalau saya dulu mens pertama kali lebih ke sudah siap mbak, soalnya nungguin nya dah lama banget, temen temen udah semua eh kitanya belum. Tapi ya tetep.. Nggak atau belum bisa menjaga kebersihan menstruasi, namanya masih anak anak. Ini PR banget buat kita sebagai ibu, karena kemaren juga saya ikut webinar ini, jadi alhamdulillah ada ilmu buat anak, tinggal nunggu anak perempuannya aja dulu haha

  46. Shyntako says:

    Saat menstruasi memang kita perlu lebih ekstra jaga higienitas area V ya, salah satunya dengan rajin pake betadine feminine

    • Aprillia Ekasari says:

      Bener sekali jangan sampai anak2 mengetahui dari orang lain, iya kalau bener, kalau ternyata dapat infonya soal hoax menstruasi.
      Ibu diharapkan jd sumber utama anak ttg menstruasi, tp tetep ibu jg kudu mencari tahu info yg bener jg ya mbak

  47. EmmaMalika says:

    Sekarang mah sudah era keterbukaan begitu pun jika punya anak perempuan, pembelajaran tentang kewanitaan pastinya di dapat dari ibunya,

  48. Nunung Yuni Anggraeni says:

    Penting banget nih ya buat mama-mama yang punya anak perempuan memberikan edukasi tentang menstruasi buat gadisnya. Eh anakku tiga cowok semua. Edukasinya tentang mimpi basah . Bagaimana cara mandi besarnya dll. Masing–masing ortu punya tantangan tersendiri yaa

  49. Suciarti Wahyuningtyas says:

    Aku juga salah satu pengguna Betadine nih mbak, wajib ada di rumah dan kadang aku suka bawa kalau traveling tapi yang size kecil. Apalagi kalau pas menstruasi, penting banget jaga kebersihan daerah intim ya.

  50. Susi says:

    Iya nih, harusnya tak perlu risih biara menstruasi ke anak. Harus jadi bahasan yang dibuat ringan dan sering diingatkan agar anak terbiasa dengan menstruasinya.

  51. Ucig says:

    aku udah mulai cerita2 walau anak aku masih sd kelas 1 mba, kalau dulu aku juga nggak dikasih tau secara gamblang gitu. Pas pertama kali haid, langsung pakai pembalut deh. Dan memang rasanya kok kayak malu ya heheuuu padahal nggak perlu ngerasa gitu
    alhamdulillah sekarang udah mengerti harus kayak gimana

  52. Ery Udya says:

    jaman sekarang enggak perlu risih-risih gitu ya bicara tentang menstruasi, apalagi anak perempuan ke ibunya. Harus saling cerita, anak juga harus tahu dari ibunya sendiri untuk menjaga kebersihan organ kewanitaannya.

    Dulu saya juga canggung banget pas menstruasi pertama, ya malu, takut dan lain sebagainya. Semoga anak-anak sekarang bisa curhat apa yang menjadi kebutuhannya ke ibunya sendiri.

    • Nchie Hanie says:

      Setuju banget, lebih terbuka antara ibu dan anak akan lebihintimate menceritakan soal kewanitaan dan jadinya bisa sharing pengalaman satu sama lain, termasuk soal pemilihan pembersih saat menstruasi.

  53. tiawidiastuti says:

    Jadi ingat pertama kali aku menstruasi, ga ada edukasi sama sekali.. mungkin ibuku canggung kali ya ngomongin kayak gini. akhirnya aku tahu dengan sendirinya aja, sambil berjalan..

  54. Dessy Achieriny says:

    Anakku Alhamdulilah banyak hal cerita mbak, jadi perihal tentang menstruasi aku udh kasih edukasi sejak lama. Ditambah punya buku saku mengenai Manajemen Kebersihan Menstruasi dan kasih solusi gimana ketika haid pertama menstruasi di lokasi umum dan gak lagi di rumah

  55. Roemah AuRa says:

    “Anak perempuan yang tak pernah melakukan pembicaraan tentang menstruasi cenderung merasa takut, malu dan bingung saat menarke”… Bener banget ini mbak. itu yang aku rasakan waktu dapat menstruasi pertama. dan itu gak akan aku turunkan pada ank perempuanku. mereka harus teredukasi sejak dini masalah ini.

  56. Wahid Priyono says:

    Banyak memang remaja putri yang masih belum teredukasi tentang penjagaan kebersihan saat menstruasi dan bahkan mereka risih bicara mens dengan rekannya. Padahal ini penting, namun perlu juga konsul dan bicara dengan orang yang dpt dipercaya.

    Btw, yang terpenting remaja putri tidak boleh mengasih tahu tanggal pertama menstruasi kepada kakek/ayah/pacar/teman pria karena bisa berbahaya. bisa dihitung tuh kapan ovulasi yang pas untuk kehamilan remaja putri.

  57. Mpo Ratne says:

    Cari waktu yang enak buat ngobrol sama anak soal menstruasi. Menstruasi pasti terjadi pada anak wanita makanya pendidikan literasi menstruasi perlu banget agar terhindar penyakit pada organ kelamin kita

  58. Inda Chakim says:

    Aku jadi inget momen pertama kali aku mens, kaget banget, ini apa, apa ini, trus bingung harus gimana, mau tanya ortu juga malu. Walhasil cari tahu sendiri, coba coba, salah satunya coba coba pasang pembalut. Dan langsung salah donk, aku pasangnya kebalik, dudududu. Jadi penting nih ngasih edukasi soal menstruasi ke anak perempuan saat masuk di usia mengalami menstruasi atauu saat sudah mengalami menstruasi. Makasih sudah share pengetahuan sekece ini mbak Nurul. love sekeboonn

  59. retnokw says:

    Aku nggak nyangka kalau bicara menstruasi dengan anak efeknya bisa sedalam itu, kirain hanya masalah kebersihan dan kesehatan aja…

  60. Shyntako says:

    jadi inget deh jaman dulu, aku risih banget loh dulu pas menstruasi pertama dan gak pernah ngobrol sm mama krn berasa tabu gitu. Hal ini menurutku harus berubah sih, personal hygiene itu harus diajarin sedari kecil ke anak-anak

    • Lia Yuliani says:

      Memang engga perlu risih bicara tentang menstruasi, ya, Mba. Penting buat seorang ibu memberikan informasi kebersihan dan kesehatan saat menstruasi. Pe er buat Kita juga menyampaikan informasi ini pada masyarakat luas.

  61. Katerina says:

    Penting sekali untuk paham manajemen kebersihan menstruasi sejak dini, demi menjaga kesehatan area kewanitaan para perempuan, biar sehat sampai tua, sepanjang usia. Buat bersih-bersih memang perlu dibantu dengan cairan pembersih kayak BETADINE® Feminine Care. Rasanya ada yang kurang kalau gak pakai cairan pembersih 😀

  62. Novitania says:

    Jadi Inget deh dulu aku sempet dibawelin sama ibu dan nenek perihal menstruasi. Ternyata itu berguna banget sekarang. Makanya aku mau jelasin ke anak permeouan juga biar ia paham gimana cara jaga kebersihan saat mentsruasi

  63. Mia Yunita says:

    Dulu, pas awal2 pernikahan, suami juga kagok pas aku nitip minta beliin pembalut. Tapi lama-lama akhirnya biasa juga. Aku sih suka gitu, walaupun bisa aja beli sendiri tapi pengem suami juga merasakan kalo istrinya lagi menstruasi hehe.

  64. Helena says:

    haduh, membuka luka lama bahas menarche. Iya saat kurang edukasi ya bakal malu ngomong bahkan sama orang tua sendiri. Takut diejek gitu padahal menstruasi mah normal aja justru menunjukkan kalau kita sehat.
    walau anakku laki-laki, udah ku kenalkan bahwa perempuan itu diberi keistimewaan mengalami mens.

  65. Maria Soemitro says:

    Betadine selalu beriinovasi ya?
    Sekarang dengan Betadine Feminine Care
    Dulu saya mendapat resep Betadine vaginal douche dari dokter obgyn
    yang ternyata ampuh sampai sekarang

  66. YSalma says:

    Saya termasuk yg acakadut juga perasaannya saat pertama kali menstruasi, tahu sih kalau perempuan yg sudah akil baliq bakal mengalami haid, hanya saja tidak menerima info cara menanganinya.
    Sekarang anak2 pra remaja sudah mendapat informasi lengkap dan ada produk dr Batadine yg membantu menjaga kebersihan selama haid.

  67. lksaalmunawaroh says:

    Manajemen kebersihan menstruasi diperlukan edukasinya di masyarakat agar kesehatan terjaga dengan harapan yaitu baik dan sehat. Kesehatan itu penting apalagi organ genetical.

  68. Andiyani Achmad says:

    pemerintah juga ikut dalam manajemen kesehatan menstruasi ini dengan memberikan banyak program untuk membantu gadis remaja lebih aware lagi tentang kesehatan dan kebersihan organ intim wanita

  69. Yell Saints says:

    Iya kak, aku dulu juga gitu saat mentruasi pertama, nggak tahu mau ngapain. Mau bilang dan diskusi sama Mamak malu, jadi ngobrolinnya sama teman-teman aja yang pemahamannya sama kayak aku, jadi gagal paham deh tentang menstruasi ini. Beruntung sekarang ada webinar seperti ini, jadi kita lebih tahu dan juga mempersiapkan bekal pengetahuan untuk anak perempuan kita nenti.

  70. Inspirator Sukses says:

    Insyaallah ga risih atau tabu lagi kok Kak bahas mestruasi dengan anak atau dalam keluarga. Karena pada hakikatnya kan bahas soal kesehatan jangka panjang dan edukasi buat anak agar menghargai fenomena alami pada diri perempuan, apalagi kalau anaknya cewek dan akan mengalaminya sendiri.

  71. Siti Nurjanah says:

    membahas menstruasi sebagai bentuk edukasi agar tidak memunculkan berbagai emosi negatif seperti marah, takut, cemas dan malu. Sehingga tidak terjadi kesalahpahaman tentang menstruasi di kemudian hari

  72. Rhoshandhayani says:

    iya mbak, aku juga tercerahkan saat nonton webinar kemarin
    diberi insight yang banyak
    bahwa kita harus edukasi soal mens kepada anak2 perempuan kita, walaupun mereka belum mengalaminya

  73. ruziana ina says:

    iya bener banget ini
    dulu masa kecil saya tahun 90 an bicara menstruasi itu sepertinya tabu dan malu
    tapi sekarang edukasi kebersihan kewanitaan dan menstruasi sangat penting diberikan pada anak
    pelan2 sy sudah mengedukasi anak sy yg berumur 9 tahun

  74. tari says:

    aku su’uzhon masih ada ortu zaman sekarang yg menganggap tabu membahas haid ke anaknya,kayak edukasi seks, dianggap gimana gitu, padahal maksudnya utk mendidik

    • Aprillia Ekasari says:

      Iya kyknya sih banyak mbak, khususnya mungkin di daerah gtu kali ya yg susah akses info kalau ada seminar/ webinar kyk gini yang membahas soal menstruasi maupun reproduksi.

  75. Lidya says:

    Bicara menstruasi gak perlu risih bener banget apalagi berhubunagn dengan kebersihannya ya, demi kebaikan juga. Anakku walaupun cowo juga ngerti kok apa itu haid apalagi saat Ramadan atau aku ga sholat kan pasti udah aku jelasin dari kecil

  76. @hm_zwan says:

    Zaman sekarang udah nggak lagi tabu ngomongin, diskusi masalah menstruasi. Ini ilmu yang wajib banget anak-anak tau. Ilmu penting untuk masa depan dan kebaikan anak anak tentunya ya mbk..

  77. Milda Ini says:

    Saya belum nyobain produk ini untuk merek ini, yang langganan kami gunakan untuk obat luka dan kumur. Sepertinya bagus ya Mba sebab saya lihat banyak blogger yang menuliskan informasi ini. oh, ya soal ngobrolin mens di rumah, biasa aja. anak aku tiga perempuan 🙂

    • Dian says:

      setuju mbak nurul, menstruasi itu bukanlah hal yang tabu untuk dibicarakan
      jadi nggak perlu risih saat bicara seputar menstruasi ini ya mbak

  78. ameliatanti says:

    Satu ketika,aku ngobrol panjaaang lebar mengenai beberapa bentuk pembalut, dan membahas tentang menstrual cup.

    Menurut Ica ia belum perlu mikir dan mau memakainya. Dan karena aku sendiri juga tidak pernah menggunakannya jadi yaaah….. pasrah ya

  79. Yudichu says:

    Baru tahu hari kebersihan menstruasi diperingati tanggal 28 Mei, thanks infonya. Penting banget emang seorang ibu memberikan informasi menstruasi untuk anak perempuannya, biar gak dapat informasi yang salah!

  80. Susi says:

    Betadine punya rangkaian produk feminine hygiene yang sangat lengkap ya. dari daily sampai infeksi. Tak heran jika banyak perempuan mempercayakan tubuhnya pada merk ini.
    Btw, makasih informasi tentang menstruasinya….

  81. Rui Akaruicha says:

    Dulu memang pengenalan dan pemahaman soal menstruasi ini nggak banyak, apalagi duku teknologi belum seberkembang saat ini.

    Ternyata penting banget ya bicara soal menstruasi, mengenalkan cara menjaga kebersihannya juga. Semoga hal begini nggak banyak lagi dianggap sebagai bahasan yang bikin risih.

  82. aswindautari says:

    Benerr, menstruasi skrg bukan hal yg tabu lg untuk dibicarakan. Termasuk dg suami n anak laki2 ya. Spy setidaknya mrk punya empati dg siklus hidup perempuan yg labil. (Labil? Haha)

  83. Nurul Mutiara R.A says:

    Kalau ngomongin menstruasi ini, aku jadi ingat film Padman dari India yang bercerita tentang laki-laki yang berusaha membuat pembalut utk istrinya. Kendalanya itu ada pada mindset masyarakat yang masih menganggap tabu bicara menstruasi pada laki-laki.
    Jujur, edukasi kayak gini emang penting banget mbak, apalagi kalau punya saudara, anak atau teman cewek.

  84. Idah Ceris says:

    Mamak harus jadi temen dekett anak2nya, khususnya anak ceweknya, yaa. Ngga kebayang kalau anak perempuan baca2 informasi di Internet terus yang didapat tidak sesuai. Repoottt ya,Mbak.

  85. Eni Rahayu says:

    Aku pun memilih untuk mengajarkan anakku menjaga kebersihan alat reproduksi sejak dini. Agar nanti ketika mereka sudah menarke tahu apa yang harus dilakukan

  86. ikamayasusanti1 says:

    Trus, trus, pas pertama dapet waktu itu gimana Mbak? Maksudnya tanya-tanya ke siapa gitu Mbak untuk dapat cara menangani saat mens pertama?

  87. juliastrisn says:

    Saat menstruasi pertama kali rasanya memang acakadut. Apalagi pakai acara sakit perut juga. Untung aku udah sedikit tahu mesti ngapain, Walaupun awalnya sebelum menarke, aku sempat curi-curi pembalut ibu pengin nyoba gimana cara pakainya eh, malah kebalik coba, yang berperekat dibagian dalam hahaha..

  88. Ruli retno says:

    Pr buat orang tua adalah menyampaikan ke anak dengan bahasa yg mudah di mengerti ya. Karena ortunya sudah dpt edukasi selengkap ini, alhamdulillah hal2 jelek di mens pertama bisa dihindari

  89. Ghina Rahma says:

    ini jadi pelajaran yaa buat kita lebih aware, apalagi kalau punya anak perempuan. selain mengenalkan edukasi tentang kebersihan juga penting mengenalkan tentang edukasi mental saat menstruasi juga lo

  90. Diah Kusumastuti says:

    Sekarang anak-anak kita harus tahu tentang menstruasi ini dengan benar ya, Mbak. Biar mereka (anak-anak perempuan ini) tau gimana menghadapinya, dan selalu sehat area kewanitaannya 🙂

  91. imaesha says:

    Jangan sampai hari gini pembicaraan seputar menstruasi masih dianggap tabu ya. Justru penting banget supaya lebih banyak yang teredukasi dan melek informasi..

  92. retnokw says:

    Tabu itu ternyata bisa menjadi masalah yang dampaknya serius ya kalau untuk masalah sensitif kayak gini… Emang seharusnya orang orang udah bisa bedakan antara tabu dan yang menedukasi..

  93. NurS says:

    Penting banget pengetahuan tentang menstruasi, apa lagi punya anak perempuan yang beranjak dewasa yang harus diajarkan semua mengenai menstruasi.

  94. Ririe Khayan says:

    Pengalaman saya jaman pertama dapat tamu bulanan ini, merasa risih untuk cerita-cerita. Baru stelah kuliah, bisa lebih santuy klo ngebahas seputar menstruasi.

    Dan pengalaman yang totally (belum tersiapkan), saat menghadapi anak yang kedua dapat mens pertama kali. Secara anaknya saat itu pas opname di RS, tetiba histeris dan panik, ketakutan dan tanya “aku sakit apaa Bund?”. Ternyata, meski sudah mendapat bekal tentang dunia keputrian tapi saat it’s happen, masih panik juga anaknya, terus emaknya juga ikutan panik (Secara waktu itu saya masih newbie jadi emaknya, hehehehe)

  95. Lina W. Sasmita says:

    Berangkat dari pengalaman saat kecil dulu yang tidak mendapat pengetahuan tentang menstruasi, saya mulai mengajarkan kepada anak saya tentang bagaimana menghadapi situasi ketika haid pertama datang.

  96. Ihwan says:

    Kasian ya anak-anak perempuan zaman dulu tidak mendapatkan pengetahuan yang benar tentang menstruasi bahkan saat pertama kali mengalaminya malah ketakutan karena orang tua zaman dulu belum begitu terbuka dengan pendidikan organ intim dan seks.
    Alhamdulillah di zaman now mulai banyak orang tua yang menyadari akan pentingnya pengetahuan tentang menstruasi bagi anak perempuan dan laki-laki.

  97. Diah Alsa says:

    Ibu harus lebih peka dan berani terbuka ya Mbak bahas tentang menstruasi ini ke anak perempuannya agar anak juga bisa bertanya dan dapat info lebih dari orangtuanya ketimbang dapat infonya dari sumber luar ya, apalagi sekarang anak-anak bisa dapat menarkenya itu lebih cepat daripada kita ya generasi sebelumnya, kayak ponakanku dapat menarkenyaa pas masih SD (kelas 5 apa 6 gitu) tapi karena Mamanya terbuka ke anaknya jadi anaknya juga gak malu pas dapat menarke 🙂

    anak laki-laki juga tetap sih yaa harus dibekali juga tentang menstruasi meski tidak sedetail anak perempuan, PR buatku banget ini yang punya 3 anak laki 😀

  98. Rani R Tyas says:

    Waktu kecil, aku juga sudah mendapatkan pengarahan dari ibu sih tapi rasanya tetap zonk pas beneran udah dapat. Pun, kayaknya frustasi waktu itu, soalnya aku merasa terlalu dini buat dapat duluan, wkwkk

  99. Cicajoli says:

    dulu awal mens emang risih mba, pengen rasanya cepetan berlalu masa2 mens. tapi makin dewasa diri ini dan adanya perawatan kebersihan area V seperti BETADINE® Feminine Care, jadi rasa risih kotor ga ya atau aman gak ya? terjawab sudah :))

  100. Marita Ningtyas says:

    Meski menstruasi sudah jadi teman rutin setiap bulan, ternyata masih banyak hal yang belum kuketahui. Beruntung bisa ikut webinar kece ini, jadi bisa upgrade wawasan biar bisa mengedukasi anak wedhok lebih baik lagi.

  101. Indriyas Wahyuni says:

    Nah, ini nih yang penting banget buat anak perempuan, edukasi tentang menstruasi. Juga tentang bagaimana cara menjaga kebersihan saat menstruasi. Penting banget.

  102. Lita Chan Lai says:

    betul sekali, menstruasi adalah hal wajar bagi perempuan dewasa. terkadang kalau tidak dibahas, anak gadis kita pasti kebingungan saat hadapi menarke alias haid pertamanya. makanya penting sekali edukasi seperti ini oleh masyarakat.

  103. viandri says:

    Sering-sering betadine memberikan seminar kebersihan menstruasi. Baik untuk anak maupun orang tua. Pengalaman dulu gak ada yang ngajarin hiks.

  104. Marita Ningtyas says:

    Bahkan aku yang sudah menunggu2 haid pertama dan sudah dapat sedikit pengetahuan dari ibu tentang menstruasi aja, tetap kaget ketika hari H nya tiba. Kek tiba2 yang sebelumnya dipelajari hilang seketika, wkwk.

    Untung saat kejadian, posisi di rumah dan ada ibu, jadi langsung diambilkan pembalut dan diajari cara memasang dan membersihkannya. Saat itu rasanya dalam hati merasa keren karena udah jadi perempuan dewasa, wkwk.

  105. nyi Penengah Dewanti says:

    Yang masih aku rasakan sampai saat ini tuh kalo mens sakit mba, dulu sering bolos nggak masuk kalo hari pertama dapet heheheh. Allhamdulillah dulu aku sering nanya2 baik ke temen atau ke ibuk. Jadi gak kudet amat

  106. Riana Dewie says:

    Setuju mbak, yang penting edukasi sudah dimulai semenjak dini. Agar anak-anak memahami cara merawat diri & jaga kebersihan saat menstruasi

  107. Putu Sukartini says:

    Memang sangat penting sex education sejak dini
    Semua akan tiba di fase pubertas, baik lelaki maupun perempuan, dalam bentuk berbeda tentunya. Karena itu sangat penting membahas ini dengan anak agar mereka mengerti bagaimana menjaga diri ketika saat itu tiba
    Yes, bicara menstruasi bukanlah hal tabu

  108. Sari Effendi says:

    Dulu aku sempat percaya dengan mitos memotong kuku ini mba. Padahal memotong kuku saat menstruasi justru baik dilakukan karena jadi salah satu upaya mengurangi kuman yang masuk melalui kuku kan ya?

  109. renayku says:

    Zaman now, udah gak tabu lagi bahas menstruasi dan masalah kewanitaan lainnya. Jadi, santuy aja deh ya. Semua perempuan harus paham soal hal ini

  110. antung apriana says:

    haid pertama memang selalu nano-nano ya rasanya, mbak. bagus banget nih webinarnya buat aku yang punya anak perempuan biar nanti nggak bingung kalau mau ngomongin seputar menstruasi ke anak

    • imaesha says:

      Saat ini bicara menstruasi udah nggak boleh dianggap tabu lagi, justru harus disampaikan ke anak-anak supaya paham dan tau apa yang harus dilakukan saat pertama x haid..

  111. Mutia Karamoy says:

    Awalnya saya juga agak risih nih hehehe, apalagi kalau bicara menstruasi dengan anak laki-laki, tapi pas tahu banyak banget manfaatnya jika sejak dini anak diedukasi tentang menstruasi,ngak boleh risih lagi nih…hehehe

  112. Wiwin | pratiwanggini.net says:

    Dulu sih iya merasa risih, karena lingkungan saya juga kalo ngomongin hal ini pake acara bisik-bisik sih.. Mungkin karena dianggap tabu. Makin kesini saya pribadi merasa ini bukan hal yang tabu, tapi satu hal yang wajib dipahami untuk disampaikan kepada anak-anak perempuan.

  113. Nanie says:

    Saya banget dulu, pertama kali menstruasi itu kelas 2 SMP langsung kalu dan bingung soalnya emang ga ada penjelasan apapun dari ibu saya terkait menstruasi ini. Hari kedua baru ngomong kalo saya berdarah wkwkwkw baru deh dikasi tau mesti ngapain

  114. Rahmah says:

    Sidqi paling sudah paham ya kalau ibunya enggak salat
    Otomatis bisa jadi momen yang sangat tepat ketika disampaikan menstruasi itu apa dan seharusnya seperti apa

  115. Nur Sahadati Amir says:

    Baru tahu eike ada hari kebersihan menstruasi, nah penting bgt ya ilmu. kudu tau cara memanajemen kebersihan diri saat menstruasi. lah iya sih kalau lama ga ganti pembalut biasanya gatal n ga enak bgt lah rasanya

  116. siskadwyta says:

    Kalau saya waktu pertama kali dapat menstruasi langsung mengurung diri di dalam kamar dan menangis karena malu . Mungkin karena gak dapat edukasi sebelumnya jadi respon saya kayak gitu. So bagus banget webinarnya ini sangat mengedukasi dan mengingatkan para orang tua juga agar tidak menjadikan menstruasi sebagai bahasan yang tabu untuk dibicarakan justru dijadikan sebagai bahan edukasi ya Mbak terutama terkait MKM ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s