kuliner, Review, sponsored post

Kelemahan Oven Kompor dan Tips Mengatasinya

Follow me on twitter: @nurulrahma

Menyediakan makanan ringan untuk keluarga di rumah akan lebih bersih dan sehat dibanding harus membeli jajanan di luar.

Jika Anda merupakan salah satu orang yang gemar membuat roti, oven bukan barang baru lagi bagi Anda. oven terdiri dari 2 jenis, yaitu oven kompor dan oven listrik.

OVEN TANGKRING HOCK-1

Bedanya terletak dari cara mematangkan kue yang ada di dalamnya. Satu dengan panas dari api, lainnya memanfaatkan energi listrik yang diubah menjadi energi panas untuk mematangkan kue.

Biasanya kue kering dengan ukuran kecil yang dibuat dengan memanfaatkan oven.

Oven listrik memang memiliki keunggulan dibanding oven dengan memanfaatkan pemanasan kompor. Namun masih banyak ibu rumah tangga yang menggunakan oven dengan kompor karena tidak mampu membeli oven listrik karena harganya sangat mahal.

Pemanasan yang dimiliki oleh oven jenis ini tidak bisa merata karena sumber panas hanya didapat dari kompor yang letaknya di bawah.

Pemanasan dari sisi atas tidak bisa didapatkan, solusi untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan mengubah posisi loyang kue yang pertama di letakkan di bawah bisa diganti ke atas.

Lihatlah melalui celah kaca yang ada pada bagian depan. Jika kue di posisi bawah sudah lebih matang dan kering, Anda bisa memindahkannya ke atas, demikian juga sebaliknya.

Untuk itu, perawatan kaca oven juga sangat penting. Selain bisa lebih bersih, sisa asap bisa membuatnya meninggalkan noda kotor.

Di sisi lain untuk menjaga temperatur suhu agar kaca tidak mudah pecah. Hal lain yang perlu diperhatikan jika menggunakan oven kompor adalah: waktu memasukkan dan mengeluarkan kue. 

Karena jenis oven kompor portable ini tidak memiliki pengatur waktu dan suhu. Untuk mengatasi hal tersebut, Anda bisa memasang alarm yang sudah di set pada jam tertentu.

Sedangkan untuk menanggulangi tidak adanya pengukur suhu, Anda bisa membersihkan atau mengecilkan kompor secara manual.

Kebersihan pada oven juga harus selalu diperhatikan. Sisa bahan atau kue biasanya akan jatuh di dalam oven. Untuk itu bersihkan bagian bawah alat memanggang ini agar tidak mudah berkarat dan berkerak.

Selanjutnya, jangan membiasakan untuk membuka pintu oven, karena hal tersebut akan mengundang tikus masuk ke dalamnya. Hal ini bisa terjadi karena sisa aroma memanggang kue akan membuat hewan pemakan segala ini tertarik dan memakan bagian oven Anda.

Kemungkinan oven tidak akan rusak karena terbuat dari besi, namun penyakit yang dibawa oleh tikus akan menempel pada oven. Saat Anda menggunakan oven kembali, tanpa menyadari bahwa alat tersebut sudah terkontaminasi oleh tikus akan membahayakan kesehatan keluarga.

Demikian artikel mengenai kekurangan oven kompor disertai cara mengatasinya. Semoga bermanfaat dan membuat Anda semakin sering membuat kue, meskipun dengan keterbatasan alat.

Advertisements

11 thoughts on “Kelemahan Oven Kompor dan Tips Mengatasinya”

  1. Dulu saya bingung kalau baca buku resep masakan, yang menggunakan oven selalu ada instruksi soal api atas… ternyata begitu ya penjelasannya :haha.
    Jadi ingat masa kecil juga, pengen banget punya oven di keluarga supaya Ibu bisa membuat biskuit atau kue atau roti, tapi apa daya… orang tua sibuk jadi tidak bisa :haha. Dan agak rempong juga sih kalau membuat kue sendiri :hehe.

  2. Cita citaku nih mbak, beli oven, biar bisa baking baking kalo pas libur. Padahal aslinya kalo libur mah pingin seharian goler goler di kasur :)))
    Btw, aku masih mengandalkan happycall mbo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s