Yaiks, Sumber Air Minumku Tercampur Tinja!

Alhamdulillah, tulisan ini menjadi Juara Lomba Blog AQUA Blogdetik #ngaBLOGburit AQUA di Pandaan, Pasuruan. Info di sini

Halo, semuanya. Kenalkan, aku Sidqi. Anaknya Bu Nurul, itu loh, yang hobi curhat-curhat di blog bukanbocahbiasa. Ibuku itu yaa… kayak ibu pada umumnya deh. Kadang suka ngomel-ngomel. Biasanya kalau aku malas-malasan pas sholat. Tapi, kalau lagi baik banget, ibuku suka mengajak aku pergi ke luar kota. Traveling, katanya. Termasuk, lihat pabrik AQUA di Pandaan, Pasuruan. Aku diajak loh. Di dalam bus, aku sempat grogi. Habis, aku lihat sekeliling, eh, pesertanya om dan tante semua. Hiks. Jangan-jangan nanti aku di-bully di sana…

Rasanya aku ingin batal ikut. Tapi, ibuku bersikeras. “Ayo, ikut saja! Biar kamu dapat wawasan baru. Nggak ngluthek di rumah, nonton TV thok.” Ngluthek? Apa ya Bahasa Indonesianya? Mungkin… berdiam diri. Maksudnya, biar aku berhenti nonton TV terus-menerus.

Baiklah. Sebagai anak sholeh, aku ikuti permintaan ibu. Ternyata ibuku tidak keliru. Selama di pabrik AQUA, aku dapat ilmu baru, yang sama sekali belum aku dapat di sekolah. Maklum, aku kan masih kelas 2 SD. Salah satu “guru” yang menjabarkan banyak ilmu adalah Om Prigi Arisandi. Beliau aktivis dari Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton).

Begini. Setelah dapat penjelasan dari Om Prigi, aku baru tahu, kalau ternyata air di kotaku tercinta Surabaya ini tercemar! Bahkan, menurut penelitian yang dilakukan Ecoton, sungai Surabaya sudah tercampur 5 ton tinja! Hoekksss… pengin muntah kan?

Yaiks!

Yaiks!

Bayangkan. Padahal, sungai itu jadi sumber PDAM alias Perusahaan Daerah Air Minum. Air Minum! Artinya, air yang bakal diminum itu, juga dipakai untuk mencuci, mandi, bahkan pup! Ya ampun, jijik banget kan? Udah gitu, kalau lihat sampah-sampahnya, ya Allah…. penuh banget! Padahal, sungai kan bukan tempat sampah? Hiks. Sedih.

Yang lebih bikin sedih lagi, sampah-sampah itu adalah limbah rumah tangga. Artinya, orang-orang yang menyiksa kali Surabaya dengan membuang sampah ke sana. Semena-mena banget…

Akibatnya? Selain air sungai jadi tercemar, ikan-ikan yang ada di sungai juga keracunan. Pencemaran di sungai, tepatnya di sepanjang Kali Brantas, termasuk Kali Surabaya, sangat mengejutkan.Tahu nggak, Om Prigi dan teman-teman sudah menelusuri Kali Brantas di Mlirip, Mojokerto hingga Driyorejo Gresik dan Gunungsari Surabaya.Banyak keanehan yang mereka temukan. Di antaranya, ikan jantan berubah jadi ikan betina! Wih, kok bisa ya?

Bisa! Soalnya, ikan-ikan itu tercemari hormon estrogen sintetis. Waduh, apa lagi ini ya? Intinya begini. Beberapa wanita dewasa kan minum pil KB. Nah, pil KB itu membuat air seni jadi mengandung hormon, dan ketika air seni itu dibuang ke sungai, diminum deh oleh para ikan. Itu yang bikin ikan berubah jenis kelamin. Mengerikan ya?

Kata Om Prigi lagi, masih ada sampah yang jauh lebih bahaya. Dibuang ke sungai juga. Sampah itu adalah limbah dari pabrik. Hiks, ternyata banyak om-om dari pabrik yang seenak udel. Nggak mau bertanggung jawab sama kondisi kali supaya bersih dan sehat.

Limbah pabrik yang dibuang ke sungai.

Limbah pabrik yang dibuang ke sungai.

Terus terang, Sidqi sedih dengan semua ini. Pabrik-pabrik itu memang banyak jasanya untuk kasih pekerjaan ke banyak orang. Tapi, pabrik harus peduli lingkungan sekitar kan? Jangan cuma asyik bikin barang, dijual, dapat untung, eh, terus limbah alias sampahnya dibuang gitu aja ke sungai. Itu namanya CURANG!

Ada penelitian yang menunjukkan bahwa konsentrasi merkuri dalam sungai mencapai 100 kali batas yang dapat ditoleransi yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia.

Ternyata, merkuri ini sampai ada dalam darah dan air susu para wanita yang tinggal di daerah muara Sungai Surabaya.

Fakta yang lebih mengerikan lagi adalah: jumlah penderita kanker anak-anak yang tertinggi adalah mereka yang tinggal di sepanjang sungai, di mana air baku seringkali digunakan untuk mandi dan cuci!

Bagaimana ya, supaya air di Indonesia ini jadi baik lagi? Soalnya, air itu kan sumber kehidupan. Nggak terbayang deh, kalau semua air bakal tercemar. Hidup kita jadi menderita.

Kita bakal memulai hari dengan mandi air kotor. Yang bercampur dengan kotoran manusia. Lalu, sikat gigi, keramas, masih dengan air yang sama. Trus, kalau ibu mau masak, pakai air yang penuh limbah. Mau makan ikan? Eh, ikannya sudah berubah jenis kelamin, gara-gara kena limbah pil KB. Lalu, sampah semakin menumpuk, menumpuk, dan menumpuk. Banyak sampah yang tak bisa terurai sampai ribuan tahun. Kali meluap, banjirrrr dimana-mana banjirrrr… Lalu, kotoran dan sampah masuk ke rumah-rumah warga… Astaghfirullah….

Bijak Memproduksi Sampah!

Ya! Kalau kita ingin bisa bersahabat dengan air, maka kita wajib menciptakan kondisi kehidupan yang baik dan sehat. Langkah sederhananya, JANGAN sembarangan nyampah deh. Lebih parah lagi, kalau kita seenaknya saja membuang sampah ke sungai. Biar sampah tidak semakin banyak, berarti jangan membeli dan menggunakan barang yang bakal menimbulkan banyak sampah. Kalau ada yang bisa dihemat, jangan dibeli. Maksudnya?

Begini. Salah satu ilustrasi yang disampaikan om Prigi adalah mengenai popok sekali pakai. Itu loh, diapers, yang biasa dipakai dedek bayi. Sidqi udah nggak pakai dong. Kan udah nggak ngompol, hihihi…

Om Prigi bilang, apabila tiap bocah memakai diapers selama 2 tahun, berarti membutuhkan 6000 pcs diapers. Jika harganya Rp 2000,-/pcs, total biayanya sekitar Rp 12 juta. Dan, si 12 juta ini harus dibuang ke tempat sampah!

Dari hitungan volume sampah, sekitar 6000 pcs x 150 gram popok bekas pakai yang sudah dipipisi = 900 kg sampah!

Masya Allah… itu hanya dari SATU jenis sampah saja loh, yaitu HANYA diapers. Sudah habis duit banyak (12 juta itu banyak banget kan?) eh, diapers hanya dibuang begitu saja, mengotori sungai-sungai kita, dan itu artinya sumber polusi air kita.

Makanya, Sidqi senang waktu diajak berkunjung ke Desa Karangjati Pasuruan. Lokasinya nggak jauh dari pabrik AQUA. Di sini, kami disambut teman-teman yang lucu loh. Mereka menari dengan semangat. Yang menarik perhatian adalah, beberapa warga di kampung ini, mengolah sampah menjadi barang yang bagus. Bisa dibuat dompet, tas dan sebagainya.

Tas-tas yang diolah dari limbah rumah tangga. Keren banget ya?

Tas-tas yang diolah dari limbah rumah tangga. Keren banget ya?

Warga semakin semangat mengumpulkan sampah, karena ternyata sampah yang dikelola dengan baik bisa menjadi sumber duit! Keren ya? Kata om-om dari AQUA, ini adalah salah satu program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), yang dikemas dalam AQUA LESTARI.

Program ini dicetuskan oleh pemimpin DANONE, Antoine Riboud, sejalan dengan pemikiran pendiri AQUA, Tirto Utomo. Beliau berdua punya prinsip bahwa bisnis harus berkontribusi sosial pada masyarakat. Bisnis harus dijalankan dengan mengedepankan keseimbangan antara keberhasilan ekonomi dan kemajuan sosial. AQUA Lestari dikembangkan sejak tahun 2006.

Kegiatannya macam-macam. Ada empat pilar, gitu. Yaitu: Pelestarian Air dan Lingkungan, Praktik Perusahaan Ramah Lingkungan, Pengelolaan Distribusi Produk, serta Pelibatan dan Pemberdayaan Masyarakat.

Tak heran, program CSR ini sering dapat penghargaan. Menginspirasi banget sih. Salah satunya dapat penghargaan dari Corporate Forum for Community Development (CFCD) dan Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Republik Indonesia.

Bocah-bocah unyu di Ds Karangjati Pasuruan

Bocah-bocah unyu di Ds Karangjati Pasuruan

Jadi, intinya butuh kerjasama yang baik, antara warga masyarakat, industri, pemerintah dan semuanya, termasuk orang-orang seperti Om Prigi, media massa, para blogger dan artis alias selebritis! Ingat betapa happening-nya ice bucket challenge kan? Ketika para selebritis rame-rame mem-posting video dan menunjukkan kepedulian mereka terhadap para pengidap ALS (amyotrophic lateral sclerosis), maka orang-orang seluruh dunia peduli dan mau berdonasi untuk para penderita ALS.

Tahu Matt Damon kan? Dia itu artis Hollywood kondang. Ibuku hobi lihat film-film Om Damon ini. Ternyata, selain jago akting, om Damon juga co-founder water.org. Itu semacam organisasi nirlaba yang peduli banget tentang masalah krisis air bersih. Om Damon bareng temen-temennya memberikan akses air bersih untuk ratusan komunitas masyarakat di Afrika, Asia Selatan dan Amerika Tengah.

mtt

Om Damon bilang ada 7800 orang yang susah mendapatkan air bersih untuk kehidupan sehari-hari. Dia mengajak orang-orang untuk menyalurkan kepedulian dengan berdonasi. Bahkan, ia mem-posting video kampanye rasa pedulinya dengan toilet strike campaign. Dia bilang “Saya nggak akan pakai toilet untuk mandi dan buang air, sampai masalah air bersih ini selesai!” Widih. Om Damon tapi jangan mandi dan buang air di sungai Surabaya loh yaa…. Hihihi….

slim-k-matt-damon-water-org

Aksi ini juga diikuti oleh : Bono (U2), Sir Richard Branson, Jessica Biel, Jason Bateman and Olivia Wilde. Intinya, kalau para selebritis tanah air juga digerakkan untuk punya kepedulian pada air dan lingkungan hidup, insya Allah masyarakat kita akan semakin sadar, melek dan tergerak untuk juga melestarikan air.

Bayangkan, kalau tante Syahrini, berkoar,

“Air itu sesuatu yaaa… Cethar membahana badai untuk kehidupan kita semua. 

Bukan fatamorgana, bukan khayalan, bukan buaian, bukan remix dan halusinasi, semuanya terpampang nyata, terpampang apa adanya. 

Ternyata, polusi gawat sedang menimpa air kita. Jangan sampai kita terperosok, seperti sedang berada di terowongan Casablanca. Hidup kita akan gelap gulita. Ulalaaaa….

Kita harus mencintai dan merawat lingkungan dengan baik, supaya air selalu menemani hidup kita. Sehingga kita bisa berucap Alhamdulillah yaaa… Oh, I feel freee….”

Tante Syahrini di Paris

Tante Syahrini di Paris

Eh, ngomong-ngomong, kenapa ya, ini ada foto tante Syahrini lagi di Paris?

Hmm, jadi ceritanya begini, kawan. Tulisan ini sedang diikutsertakan dalam Lomba Anugerah Jurnalistik AQUA. Hadiah utamanya, berkunjung ke Paris. Jadi, kalau aku menang, aku akan mengikuti jejak tante Syahrini ke Paris! Tentu bukan buat shopping tas mewah ya, aku akan melakukan hal yang lebih bermanfaat dong. Yaitu, menyaksikan proses produksi air bersih di sana.

O iya. Ini fotoku waktu di pabrik AQUA.

Blogdetik

Kurang jelas? Ini dia.

Blogdetik-2

Kelihatan kan? Aku pakai topi yang bertuliskan PARIS!

Aku akan berdoa dengan khusyu’. Ibuku juga akan berdoa… Semuanya berdoa… Supaya, tulisan ini bisa menginspirasi banyak orang…. termasuk Tante Syahrini. Supaya kita lebih peduli lagi dengan kondisi air. Bahwa, air di negara kita itu banyak terpolusi. Padahal, masih banyak masyarakat yang memakai air dan kali sebagai sumber kehidupan sehari-hari.

Teman-teman semua….

Om-om dan tante-tante yang pinter dan menginspirasi di AQUA…..

Om-om dan tante-tante hebat yang jadi juri di Anugerah Jurnalistik AQUA….

Tante-om blogger keren se-dunia….

Om Karel Anderson yang lucuuuu banget (Sidqi ngefans deh, om!) dan seluruh tim Blogdetik yang keren…

Semuanya aja yang baca blog ini…. termasuk Tante Syahrini…..

Ayo kita ubah gaya hidup untuk mewujudkan Indonesia dengan air yang lebih baik. Air adalah sumber hidup dan kehidupan. Jangan sampai, kita malah berbuat jahat untuk air yang kita cintai dan sangat mencintai kita. Ayo kita berupaya supaya sehat untuk kita semua…!

Artikel ini diikutsertakan dalam Anugerah Jurnalistik AQUA kategori blogger

banner

Sumber:

– Presentasi Prigi Arisandi saat #ngaBLOGburit AQUA di Pasuruan

– http://www.tribunnews.com/regional/2011/01/22/aduh-air-minum-warga-surabaya-campur-5-ton-tinja

Advertisements

103 comments

  1. arifah wulansari · August 30, 2014

    Uwaaa…apik tulisane mak.smoga bisa ke paris ya mak.btw mak nurul ikut ngablogburit juga?kok kita ngga ketemu sih?

    • bukanbocahbiasa · August 30, 2014

      Aku ikut yang di Pandaan Mak.
      Dirimu yang di Klaten tho?
      Pematerinya kan bedaaa 🙂

      • Ririe Khayan · September 2, 2014

        Aku ikut di klaten Mbak, dan skip ikutan lomba blognya #nyamber dimarih

      • bukanbocahbiasa · September 2, 2014

        Waaaa… chayaang bangeeeett… Ya udahlah, ikutan yang lomba2 lain aja mak.

        Ada Sunlife dll. Simak di grup KEB aja 🙂

      • Ririe · September 17, 2014

        nengokin yg menang lomba neh

      • bukanbocahbiasa · September 17, 2014

        Sumonggo… sumonggo 🙂

  2. selin · August 30, 2014

    iya mbak, sungai bukan tempat sampah. pun dengan laut :)) btw, semoga bisa mengikuti jejak syahrini ke paris 😀

    • bukanbocahbiasa · August 30, 2014

      Aamiiin, aamiiin…. kepedulian ini kudu disuntikkan terus ke seluruh masyarakat yak.

  3. nuzulul · August 30, 2014

    Air bersih memang menjadi problem serius perkotaan saat ini. Harus ada tindakan bersama untuk menumbuhkan kesadaran arti air bagi kehidupan. 🙂

    • bukanbocahbiasa · August 30, 2014

      Bener banget pak. Ngeri dah kalo liat fakta2 yang dipaparkan waktu ngaBLOGburit di AQUA.

  4. Iwan Yuliyanto · August 30, 2014

    Kalo manusia sekitar situ sering mengkonsumsi ikan auto-transgender gimana jadinya ya? ngeri.. jangan.. jangan.. *ah, sudahlah

    Anyway… tulisannya keren banget, mak.
    Semoga berhasil ke Paris nyusul tante Syahrini. aamiin.

    • bukanbocahbiasa · August 30, 2014

      Hahahah… apa jangan2 banyaknya generasi gak jelas juga akibat ikan transgender ini ya Pak?

      Naudzubillahi min dzalik…

      Amiiin, makasih doanya pak. Pemenang bakal melihat proses produksi Evian gitu pak. Bukan belanja tas Hermes pastinya 🙂

  5. Afra · August 30, 2014

    Wah, mantap nih tulisannya…

  6. @ZakiaNurhadi · August 30, 2014

    aduhhhh airnya kok terkontaminasi tinja….. jorok banget ternyata ya… hiks… indonesiakuuu…

    btw di tempat tinggal kami air pdam warnanya coklat keruh mak… gak tega buat mandi.. apalagi minum… alhamdulillah selain pdam ada sumur. jadinya lebih dominan pakai air sumur.
    terpaksa pakai air pdam kalo pas air sumurnya kering saat musim kemarau…

    indonesia… hiks…

    semoga menang kontes ya mak … eh dek 🙂

    • bukanbocahbiasa · September 1, 2014

      Alhamdulillah, kalo keluarga besar saya minumnya ya Aqua *hihi, promo terselubung*

      Tapii, banyak masyarakat enggak mampu yang “terpaksa” melakukan semua aktivitas dengan air berkualitas sangat-sangat-sangat buruk. Itu yang perlu diedukasi dgn sungguh2

  7. ysalma · August 30, 2014

    Duh, di bumi yang hutannya bagian dari paru-paru dunia, air bersihnya sangat menyedihkan. Tapi sebagian salah kita sebagai penduduk, sungai dijadikan tempat sampah rumah tangga sampai limbah pabrik,
    ikan jd transgender gmn efek ke nak2 yg mengkonsumsinya?
    untung ada peduli dr aqua.
    sukses kontesnya, Paris 🙂

    • bukanbocahbiasa · September 1, 2014

      Ma’aciih m(b)ak Salma.
      Itu dia, karena ikannya jadi transgender plus mengandung merkuri dan logam berbahaya lain, jadinya banyak bocah2 (terutama yang tinggal di pinggir sungai) kena kanker, dll.

      Mengerikan.
      Harus ada langkah nyata dari pemerintah, industri, masyarakat, LSM, dll.
      Termasuk jeung Syahrini dan artis2 lain.

  8. evrinasp · August 30, 2014

    surabaya oh surabaya, kotanya soro lan boyo yang tercemar tinja, haduhhh ngeri mak, memang nih kalo bukan kita yang action siapa lagi ya, ngeri juga kalo air tanah dan sungai2 sudah tercemar, mau minum dari mana kita?

    • bukanbocahbiasa · September 1, 2014

      Kalo yang kelas menengah (dan ke atas) bisa minum, dll pake AQUA.

      Yang kasihan itu masyarakat marginal, kondisi ekonomi menengah ke bawah, mereka “terpaksa” mau tidak mau harus bergumul dengan air berkadar polusi tinggi.

      Thanks udah mampir ya mak cantik 😉

      • evrinasp · September 1, 2014

        sami2 mak, saya udah lama gak ke surabaya, ada teman baik ku disana mak

      • bukanbocahbiasa · September 1, 2014

        Hayuk, hayuuuk, suroboyo sekarang tamannya buagusss—buaguuuuss loh mak. Walikota kami memang membanggakan –> Bu Risma fans club, hehehe…

        Kalo aku tinggalnya di rungkut mak. Monggo pinarak kalo ke sby

      • evrinasp · September 1, 2014

        iya ya, waktu aku kesana gersang bin panas, dulu ke CPI mak. insha Allah kalo ada rejeki dan umur lagi ke surabaya

  9. antok malang · August 30, 2014

    Menarik artikelnya, bagus, sukses 🙂

  10. ade anita · August 30, 2014

    kereeeennn…. aku gak ikutan kunjungan ke sana tapi jadi dapat gambaran apa yang didapat disana

    • bukanbocahbiasa · September 1, 2014

      Wah, kalo ada kopdar AQUA begini, ikut aja mak. Moga2 bisa ikut next time ya. Saling info2 di KEB

  11. Evi · August 30, 2014

    Membayangkan air kebutuhan kita bercampur dengan tinja..Huk..Horor banget Sidqi 🙂

    • bukanbocahbiasa · September 1, 2014

      Yaikkksss.. memang mak.

      Edukasi soal air gak boleh brenti.
      Biar pemerintah, industri, LSM dan semuanya bersatu padu mewujudkan Indonesia yang sehat!

  12. Hani Fatma Yuniar · August 30, 2014

    keren mbak tulisannya. dari judulnya aja udah ‘menggigit’ 😀

    • bukanbocahbiasa · September 1, 2014

      Ummi Hanna dan Hasaan… Maturnuwun ya jeung, di tengah kesibukan dirimu yang segabruk masih sempat komen di mari. Syukron katsiirr… 🙂

  13. f.nugroho · August 31, 2014

    ngeri euy…
    semoga air yg kita konsumsi termasuk air yg bersih dan sehat

  14. Inda Safitri · August 31, 2014

    setuju mak, cobak ya artis-artis model ceribele jkt48 cjr dsbg pada beramai-ramai ngajak fans nya utk turut jaga lingkungan, keren jadinya anak-anak muda Indonesia. Sukses GA nya mak, : )

  15. apritos · August 31, 2014

    ikan aja bisa ganti kelamin, lha nek manusia sekitar sungai jg bs ganti kelamin mak. Ngeri tuh

    • bukanbocahbiasa · September 1, 2014

      Hiekss… iya yaa… waduh, semoga masyarakat makin sadar soal sampah sungai ini dan enggak mencemari lingkungan. Tengkiu udah mampir ya.

  16. Grace Melia · September 1, 2014

    Wah Shidqi, keren ini mah. Calon berangkat ke Paris deh ini kayaknya. Hihihi. Good luck ya Mak 🙂

    • bukanbocahbiasa · September 1, 2014

      Mommy Ubiiii…. love your posting, too… Punya kamu keren sangat mak. Sama-sama support ya.. Peluk sayang untuk Ubiii….
      *BIG fans Ubii dan emaknya*

  17. Ceria Wisga · September 1, 2014

    maaakk keren banget tulisannya, eh tulisannya sidqi ya hehe sy juga ngeri tau ikan bisa ganti jenis kelamin gtu, astaghfirullah 😦

    • bukanbocahbiasa · September 1, 2014

      Ikutan ngaBLOGburit AQUA kagak ada ruginya blas mak. Wawasan nambah, bisa kopdar dan silaturahim dgn para blogger, dapat kaos cihuy, dapat door prize voucher… Wis ta laa… pokoke AQUA itu mantab jayaa.. 🙂

      • Ceria Wisga · September 1, 2014

        betuuuuuullll maak, nunggu event selanjutnya 😀

      • bukanbocahbiasa · September 1, 2014

        Yang tgl 7 Kopdar Mak Blogger Sby-Sidoarjo ikut kah mak?
        Aku pengin ikut, tapiii.. ada undangan manten temen kantor 😦

      • Ceria Wisga · September 2, 2014

        Insyaallah hadir mak,lokasinya deket rumah 😀 hayuk dateng,dibagi2 aja waktunya 😉

      • bukanbocahbiasa · September 2, 2014

        Hiks. Moga-moga… *siap-siap ngerayu driver pribadi a.k.a pak suami, hahahahah*

      • Ceria Wisga · September 2, 2014

        Aamiin,smoga bisa dateng smuanya mak 🙂

  18. sofia zhanzabila · September 1, 2014

    Waaakkkksss campur tinjaaa??? saya baru tahu mak. Sungguh tragis. BTW hobi Teh Syahrini juga mak?

    • bukanbocahbiasa · September 1, 2014

      Iyes, really disgusting, yes?

      Syahrini itu, gimana ya, dia itu emang sukses nyuri atensi sih. Mau suka, atau benci, kayaknya (hampir) ga ada yang gak tau Syahrini. Hihihi.

  19. leyla hana · September 1, 2014

    Produkif banget nih emak yg ini. Semua lomba disabet 😀 Moga menang Mak. Bagus jg edukasinya ttg air sehat.

  20. Rinrin Irma · September 1, 2014

    mak… air rumahku dari PAM juga… kadang kotor… untung sekarang udah berhenti pakai air PAM buat masak. Kalo gak ntar bukan suami tiba-tiba minta pake rok… hiyyyyy

    • bukanbocahbiasa · September 1, 2014

      Ngeriii banget kan mak? Pokoke kalo minum-masak-konsumsi kudu banget pake AQUA 🙂

  21. candradestiya · September 1, 2014

    mak sama saya juga bawa anak. bisa masuk ruangan produksikah?

    • bukanbocahbiasa · September 2, 2014

      Kalo di Sby boleh. Tapiii, mungkin–ini mungkin loh yaaa—anak saya kan udah umur 7 lebih. Dan, Alhamdulillah, beliau (sidqi, maksudnya, hihi) relatif anteng, tenang, bisa diatur, dan lumayan kritis.

      Nanya2 mulu pas di pabrik. Dan, Alhamdulillah, gegara liat proses produksi AQUA, dia semakin bersyukur dengan hidup dan kehidupan. —> insyaAllah saya tulis di postingan terpisah 🙂

  22. mutia · September 1, 2014

    Duhh…jd takut makan ikan ! tentang urine wanita ber KB itu, jadi jawaban pertanyaan saya selama ini lho…knp transgender menjamur? pasti bukan cuma krn hormon dr suntikan ayam fast food saja! thnks infrmsi nya mbak…Smg sukses yaa..:)

    • bukanbocahbiasa · September 2, 2014

      Ngerriiiiii bangeeett…. Efeknya bener2 luar biasa ya mak. Ya bikin kanker, bikin penyakit nganeh2i juga

      Makasi doanya mbak

  23. indrihapsari · September 1, 2014

    Lengkap banget tulisannya mbak, semoga bisa nyusl Syahrini ke Paris yaaa 🙂

    • bukanbocahbiasa · September 2, 2014

      Trimikisiiiii mommy dosen cantik cethar membahana ulala…. *syahrinto harahap mode on*

      Makasi doanya ya 🙂

  24. rinasusanti · September 1, 2014

    judulnya bikin merinding ….alhamdulillah di sini saya pakai air sumur bor yang lumayan dalam, ..btw, smg sukses ya kontesnya

    • bukanbocahbiasa · September 2, 2014

      Iyesss, mak. Saya juga ngeri lihat fakta seperti ini.
      Hmm, memang harus ada beragam terobosan yang smart seputar air ini yaa…
      Ma’acih banget mak Rina. Sukses bwt kita semua 🙂

  25. Ika Koentjoro · September 1, 2014

    Waktu ke pabrik bawa anaknya juga ya mak. Sayang anakku terlalu kecil, jadi nggak boleh masuk

    • bukanbocahbiasa · September 2, 2014

      Alhamdulillah, kalo di Pandaan boleh mak Ika…
      Tapi, bisa jadi, karena anakku sudah umur 7 lebih sih.

      Moga2 next time ada ngaBLOGburit ke industri lagi, dan anak2 boleh ikutan ya 🙂

  26. Bunda Salfa (@amma_chemist) · September 2, 2014

    Saya rasakan juga air sehat sulit di Surabaya bahkan air sering tidak mengalir 😦

    Sukses yah, Mbak…

    • bukanbocahbiasa · September 2, 2014

      Semua elemen masyarakat kudu “ngomporin” PDAM dan pemerintah, agar kerja keras dan cerdas demi terwujudnya air yang bersih dan sehat.

      Ma’aciiiih mak Rahmah… sun chayang buat dedek bayii 🙂

  27. Nunu El Fasa · September 2, 2014

    Aish jijaaaaaay

    • bukanbocahbiasa · September 2, 2014

      Ho’oh mbak. Eh, mba Nunu ikutan kirim postingan AQUA juga kan?

  28. Sonya · September 2, 2014

    dari tinja sampe Paris, dari Matt Damon sampe Syahrini 😀 wah lengkap bgt deh paparannya, mak. Makasih atas kunjungannya ke blog saya ya mak, semoga sukses!

    • bukanbocahbiasa · September 2, 2014

      Tengkiu, tengkiu mak Sonyaa… Good luck buat kita semua
      🙂

  29. Pakde Cholik · September 2, 2014

    Aku dulu suka minum air kali dan air sawah loch
    Apik tulisane
    Semoga berjaya dalam lomba
    Salam hangat dari Surabaya

    • bukanbocahbiasa · September 2, 2014

      Pakdeeeee… sugeng pinarak, pakdeee…
      Mungkin, kalo dulu, air sungai belum separah sekarang ya?
      Zaman saya kecil, kali Sby juga enggak buthek-buthek amat.

      Kalau sekarang? Bidih, ngeriiii. Maturnuwun sanget pakde.

  30. Susanti Dewi · September 2, 2014

    IIh… tentu jijay dong kalau air PAM tercemar tinja. Ini adalah tugas kita bersama dalam mejaga kebersihan sungai kita ya…

  31. jampang · September 2, 2014

    keren tulisannya. semoga memang 🙂

  32. CichaZ · September 3, 2014

    Judulnya bikin merindiiing -_-
    Tapi isinya bagus bu. Educating 🙂 TFS

    • bukanbocahbiasa · September 4, 2014

      Sama-sama mak CichaZ.
      Tengkiuuu udah mampir di mari yaa…

  33. Rinrin · September 3, 2014

    Wuishh,, semoga semakin banyak orang yang perduli terhadap lingkungan yah, Bu. Gila, kalau minum air yang tercampur kotoran, ueesskkkk…. Tulisannya bagus,, btw Sidqi kok ditutup topi mukanya,, tante kan mau lihat,,,

    • bukanbocahbiasa · September 4, 2014

      Hahaha… emang sengaja ditutup topi, biar kliatan tulisan “Paris”-nya tante, hihihi… Makasih ya tante udah mampir di sini 😉

  34. eka fikry · September 4, 2014

    Ih..kalo ngomongn soal kotornya air sungai karena sampah dan limbah..emang gak ada habisnya ya mbak..kebanyakan sungai di Indonesia ini sdh tercemar semua.. haih serem… masak kita mesti kepegunungan demi dapetin air bersih….. Eh..btw..sdh pernah ke pabrik Aqua toh…asyik tuh ya..hehe

    • bukanbocahbiasa · September 4, 2014

      Iyaaa… aku ke pabrik yang di Pandaan.
      Seru banget, boleh sampe lihat di produksinya segala.

  35. cumilebay.com · September 4, 2014

    lagi ngebayangin air minum kotora tinja itu bikin mual hua hua hua

  36. dWi (@Ki_seKi) · September 12, 2014

    5 ton maaaaaaaaak >.< [mendadak mual]
    itu syahrono knp ikutan eksis mak hahahahahaha….jgn2 km fans beratnya yak ^^v

    • bukanbocahbiasa · September 12, 2014

      Hahahh…. Syahrini itu di-cintai sekaligus di-benci semua orang di republik ini, mak.

      Doi udah jadi attention-stealer sejati deh

  37. Rizka · September 16, 2014

    selamat yah dapet gadget
    keren euy tulisannya

  38. Abdurahman Baharudin Wahid · September 17, 2014

    selamat yak

  39. tatitujiani · September 17, 2014

    selamat mbak menang oi. smoga ke Paris ngikutin Syahrini. hahahah ulalaaaa…makarena 🙂

    • bukanbocahbiasa · September 17, 2014

      Aamiiin, aamiiiin, makasih Mbak Tatit… Maturnuwun doanya… Ngapunten pas Halal bi Halal KEB daku ga bisa datang… Ada mantenan, hiks. InsyaAllah kita kopdar next time ya mak cantik 🙂

  40. andy · September 19, 2014

    Tulisannya Bagus. Menginspirasi…
    Saya pernah menetap di Surabaya kurang lebih 6tahun…

    Berarti saat itu saya…mandi,minum,cuci pake…….?*&%#^%* waduh…

    • bukanbocahbiasa · September 19, 2014

      Yak, Anda benarr…!! Dan hingga detik ini, saya masih mandi, cuci, dll pake …….?*&%#^%*
      Hahahha… Tapi, kalau minum-makanan berkuah-masak ya harus pake AQUA dong 🙂

  41. potretbikers · September 20, 2014

    Selamat ya…sudah menang, wich…emang Buagus artikelnya 😉

    • bukanbocahbiasa · September 22, 2014

      Alhamdulillah…
      Ini masih berdoa nunggu yg pengumuman bln Okt.
      Makasih ya sudah mampir 🙂

  42. kang erik · September 25, 2014

    Realitas sekarang memang spt itu apalagi di kota metropolitan, byuh gak keitung dech brp jenis racun yang mencemari sumber mata air kita

    • bukanbocahbiasa · September 25, 2014

      Makanya kalo minum, masak dll pake Aqua 🙂

      Meng-copy ucapan Mas Prigi Arisandi, sebaiknya org2 non-government menyuarakan kepedulian tentang ini. Bisa lewat blog, naskah di media massa, dll. Thanks for stopping by

  43. Pingback: Managing Hope…. [ buat Petualang Belantara Blog ] | bukanbocahbiasa
  44. dWi (@Ki_seKi) · October 10, 2014

    hahahahahahaha aku baru tau nih ada link yg menag sapa2 aja *kemanaajaaaacobak :)))

    btw Parissss ih uhlalaaa *topinya Sidqi cetar!

    • bukanbocahbiasa · October 10, 2014

      Hmm kalo berdasarkan email masuk,rezekinya sidqi lenovo INI sih mak. InsyaAllah me parisnya kapan2…jemput rezeki yg lain.

  45. dodonjerry · November 21, 2014

    ngeri juga ngebacanya…… hiiiiiii jadi agak agak gimana gitu

  46. Pingback: Postingan yang Paling Sulit untuk Dituliskan | bukan bocah biasa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s