Cara Mendapatkan Uang dari Internet

JUTAAN ORANG TIDAK SADAR KALAU TERNYATA KITA BISA MENDAPATKAN UANG DARI INTERNET.  Eits… kok jadi inget iklan absurd yang ntuh yaaa.. Yang Budi Setiawan si poni lempar itu lho, haha. Well, sebenernya, kalau mau dapat duit, memang banyak alternatif/pilihan profesi yang bisa kita lakukan. Salah satunya ya seperti judul artikel ini, Cara Mendapatkan Uang dari Internet

Disclaimer dulu ya gaes. Aku bukan pakar internet marketing, atau mastah di bidang google adsense dengan pendapatan super duper menggiurkan. Aku adalah ibu rumah tangga (yang dulu sempat merasakan jadi career lady *oye!) Sebagaimana ibu rumtang pada umumnya, aku super duper hepi dong, kalau dapat cuan dari jalan bekerja keras, cerdas dan ikhlas (aaamiin, amiiin ya robbal alamiin).

Jadi, aku mau cerita dari personal experience-ku dan dari pengamatan terhadap sejumlah content creator, pegimana caranya kok bisa mendapatkan uang dari internet.

Gali bakat/talenta/kemampuan yang bisa kamu lakukan secara konsisten

Tiap orang PASTI punya dong skill yang bisa dijadikan “sumber mata pencaharian”. Kalau kamu jago masak, coba deh, bikin channel YouTube trus praktikkan resep-resep favorit kalian. Sekedar masak endog dadar atau endog ceplok aja lho, bisa ditonton jutaan kali di YouTube *kudos to: Chef Arnold spesialis resep per-endog-an*

Atau, kalau kalian jago dandan dan gape banget masalah perlenongan? Tahu tips melentikkan bulu mata, bikin wajah bertransformasi jadi cethar menggelegar (walaupun aslinya pas-pasan *ngikik sama diri sendiri).

Nah ada baiknya bikin aja channel YouTube beauty. Jadilah beauty vlogger, terus gali bakat dan talenta kalian. Semakin banyak yang nonton, semakin banyak yang subscribe, semakin banyak yang nge-share, niscaya cringg… cring….cringggg, cuan pun berhamburan dari segala penjuru mata angin.

Mulai dari Google Adsense, trus bakal ada beberapa brand yang menawari produk untuk di-review. Ada tuh, YouTuber jago masak asli Mojokerto (Puguh Kristanto Kitchen) yang subscribernya udah mendekati angka 1 juta, dan doi dapat buanyaaak banget endorse piranti masak dan baking.

Youtuber beauty favoritku (Heny Harun) juga sering banget dapat endorse, plus sering didapuk sebagai HOST untuk acara gathering beauty enthusiast, pas ada peluncuran produk make up dan skincare Syedaaapp, kan?

Aku sendiri sedari awal memantapkan diri untuk jadi content creator di blog, alias menjadi BLOGGER. Kalau ketemu ama temen sekolah, trus mereka sering nanya kan, “Nurul sekarang kerja di mana?”

“Aku jadi blogger.”

“Hah? Blogger? Ngapain tuh kerjaannya?”

Ya aku jelasin Panjang kali lebar sama dengan luas, kalau blogger itu kudu punya blog, trus sebaiknya TLD dan beli Hosting Murah aja. Di QWords, misalnya, yang jadi andalan para blogger berburu hosting murah dan tepercaya.

Daily activites kami para blogger, tak jauh-jauh dari creating content, menulis, foto-foto, lalu editing, upload di blog, share di socmed, dan blogwalking ke alamat blog teman-teman lainnya.

Bergabung dengan Komunitas Content Creator

Kok bisa sih, punya blog/youtube/platform socmed, trus ditawarin buat terlibat campaign brand ina/inu/ita/itu?

Selain karena memang rezeki dan takdir hidup kita sudah tertulis di Lauhul Mahfudz, ada prinsip lain yang kudu kita usung dengan teguh: Bergabunglah (dan aktif!) di komunitas content creator.

Komunitas ini jumlahnya banyaaaakkk banget dan beragam. Kita kudu selektif, dan menentukan sedari awal, mau join community yang kayak gimana. Misal nih, kita demen buangeeet traveling. Ya udin, gabunglah dengan komunitas travel blogger! Coba googling aja lah, dengan keyword “Komunitas Travel Blogger” niscaya bakal keluar tuh dah, jebreeettt, aneka komunitas yang bisa mendukung akselerasi kita untuk jadi a better content creator.

Jangan Malas Meng-Upgrade Ilmu

Begitu memantapkan diri untuk eksis dan cari duit dari internet, maka langkah selanjutnya adalah: jangan malas meng-upgrade ilmu. Ilmu apapun dah! Termasuk ilmu kagak boleh gampang baper; ilmu dilarang dengki/iri/sirik/julid/nyinyir dengan pencapaian orang lain; Ilmu jangan sering-sering mendongak, nanti lehermu sakit 😀

Ilmu teknis seputar creating content juga kudu dipelajari (kalau bisa) dengan cara yang mengasyikkan.

Seputar fotografi, misalnya. Aku belajar banyaaaakkk dari Fahmi Adimara, local guides sekaligus partner ngetrip tatkala kami ikutan Google Local Guides Summit 2017 di San Francisco, America Serikat. Waktu itu, kami hunting foto di sekitaran Golden Gate Bridge. Fahmi (dengan gayanya yang sok galak bin ngeselin abis heheheheh) menjadi coach fotografi, agar aku bisa memroduksi foto dengan kualitas yang, yaaahhh at least ga malu-maluin kalo dipajang di blog, wkwkwkwk.

Soal vlog alias videografi juga gitu. Aku belajar banyak pada mentor-ku, Kak Budiono Sukses, Youtuber kuliner yang super hitsss!! Intinya, jangan malas buat berguru dengan para maestro, ya. Carilah teman/sahabat yang bisa mendekatkan kalian dengan semangat to be a better person, to be a better content creator!(*)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s