Asuransi Jiwa Fleksibel, Enyahkan Risau Masa Depan Keluarga

Kabar duka itu sekonyong-konyong menyeruak. Mbak Ambar, Direktur di NGO tempat kami berkiprah, berpulang setelah setahun lebih bertarung melawan kanker. Tak ada yang menyangka, sosok yang demikian energik, aktif, lincah bak bola bekel itu, terjangkit penyakit kanker stadium tinggi. Usianya baru 37 tahun! Bahkan anak nomor 3 juga masih balita. 

Aura duka mengerubung. Bagaimanapun juga, kami ikut merasakan pedih yang menimpa keluarga almarhumah Mbak Ambar. Umurku dan Mbak Ambar cuma beda satu tahun. Anak pertama kami sebaya. Pola dan gaya hidup Mbak Ambar jauuuhh lebih sehat ketimbang diriku. Yah, tidak ada yang bisa menebak takdir kita di masa depan. Yang bisa kita lakukan hanyalah berupaya menyiapkan yang terbaik, baik untuk diri sendiri maupun keluarga. 

Pentingnya Asuransi Jiwa Terbaik 

Apalagi, penyakit ganas seperti kanker, tumor, jantung koroner, diabetes, ini semua bukan barang asing di keluarga besar kami. Ibu kandungku berpulang, lantaran mengidap kanker paru-paru. Tanteku meninggal setelah terkena serangan jantung, tatkala ikut senam jantung sehat di kompleks perumahan kami. Banyak kasus serupa. Komentar para pentakziah rata-rata seragam, ”Nggak nyangka yaa, kalau almarhum(ah) meninggal secepat ini…..”

Continue reading