Keluarga Bahagia dan Sehat Finansial dengan Asuransi

Keluarga  Bahagia dan Sehat Finansial dengan Asuransi

Bahagia itu sederhana. Menyaksikan seluruh anggota keluarga selalu sehat, rasa tenang dan nyaman yang membawa kebahagiaan itu pun pasti datang.

Menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga secara umum gampang. Cukup pastikan bahwa anggota keluarga kita selalu mencukupi kebutuhan gizinya dengan makanan yang sehat, pola makan teratur, istirahat cukup, dan sesekali berolahraga di tengah kesibukan.

Tapi, ternyata itu tidak cukup. Pengertian menjaga kesehatan keluarga ini lebih luas dari yang kita bayangkan sebelumnya, lho!

Sacara finansial kita juga harus menjaga kebutuhan kesehatan keluarga. Kebutuhan kesehatan yang memerlukan biaya antara lain pemeriksaan gigi rutin, pemeriksaan kehamilan, melahirkan, serta biaya rumah sakit apabila kondisi kesehatan kita menurun. Tentunya itu semua butuh biaya, kan? Di sinilah kita akan sadar bahwa menjaga kesehatan ini bukan gaya hidup sehat semata, tapi juga perlu didukung dengan faktor lain yang berhubungan dengan finansial.

Mulai Kenali Asuransi

Asuransi menjadi bagian penting dalam perlindungan kesehatan keluarga. Peranannya dalam meringankan beban keuangan ketika keluarga terpaksa harus melakukan pemeriksaan, berobat, hingga rawat inap akan sangat kita rasakan.

Menyempurnakan gaya hidup sehat dengan mempercayakan perlindungan diri pada asuransi dewasa ini bukan lagi disarankan. Melainkan, sebuah kebutuhan yang wajib kita lakukan.

Sakit dan gangguan kesehatan lainnya datangnya tidak pernah bilang-bilang, kan? Makanya kita perlu mewaspadainya sejak awal. Saat ini tidak ada yang gratis. Tanpa asuransi yang membantu pembiayaan, kita pasti akan kesulitan. Terutama jika harus dirawat dan dilanjutkan dengan kontrol rutin atau berobat jalan. Pasti uang harus selalu siap sedia.

Walaupun tidak akan selalu dibayar penuh, karena setiap polis asuransi memiliki syarat dan ketentuan masing-masing atas gangguan kesehatan yang kita atau keluarga alami, setidaknya biaya yang ditanggung pihak asuransi akan membantu mengurangi beban biaya tersebut. Konsultasikan dengan agen asuransi sedetail mungkin untuk menghindari kesalahpahaman saat klaim.

Perhitungan membeli polis asuransi dengan membayar premi setiap bulannya tidak jauh berbeda dengan menabung. Hanya saja, jumlah yang kita simpan tersebut jelas dan rutin. Simpanan asuransi ini kemudian akan pihak asuransi keluarkan hanya di saat-saat darurat saja, sesuai jenisnya. Jadi, kita tidak bisa asal mengambil. Semua diatur tepat waktu.

Sedangkan jika kita simpan sendiri, baik di rumah atau bank, uang tersebut pasti akan ada kesempatan terpakai. Begitu sakit dan perlu biaya, tetap saja tidak punya simpanan.

Pihak asuransi juga akan bertanggung jawab dalam mengembalikan polis yang telah kita ambil jika selama mengikuti polis tersebut tidak digunakan. Inilah salah satu bentuk keuntungannya. Kalau keluarga kita tetap sehat-sehat, uang asuransi tetap akan kembali kepada kita.

Gak rugi, kan ikut asuransi? Oleh karena itu, perkaya informasi asuransi yang sudah kamu dapatkan selama ini. Salah satunya melalui portal asuransi seperti Lifepal  ataupun blog finansial.

Mencari Asuransi Keluarga Terbaik

Kesadaran akan pentingnya asuransi membuat perusahaan asuransi di tanah air semakin banyak. Banyaknya pilihan ini tidak hanya memudahkan tapi juga memusingkan. Terutama bagi kita yang masih awam dan baru pertama kali membeli produknya.

Perusahaan asuransi yang terpercaya namanya banyak dibicarakan orang dan diiklankan di berbagai media. Nilai positif perusahaan tersebut bisa kita pertimbangkan sebagai tempat yang tepat. Setelah mengenali perusahaannya, barulah kita kenali produk-produk yang ditawarkannya.

Untuk keluarga, asuransi keluarga yang sudah mencakup asuransi kesehatan dan jiwa bisa dipilih sebagai perlindungan bagi keluarga kita. Karena setiap polis asuransi memiliki kelebihan yang berbeda-beda, sebaiknya kita bandingkan dulu. Jadi, tidak usah terburu-buru.

Salah satu kelebihan polis yang harus diteliti adalah kemudahan dalam proses klaimnya. Misalnya, klaim bisa langsung dilakukan saat hari pertama masuk rumah sakit  atau harus 2×24 jam dulu, harus datang langsung ke kantor atau cukup tunjukan kartu peserta asuransi ke rumah sakitnya. Jangan sampai syarat dalam proses klaim ini malah mempersulit kita.

Besar kecilnya premi asuransi akan bergantung pada polis yang kita ambil tersebut. Biasanya, semakin lengkap polis yang kita ambil, semakin besar pula premi per bulannya. Selain kelebihan yang lebih banyak, jenis polis seperti ini juga memiliki biaya pertanggungan maksimal yang jauh lebih besar. Pengcoveran biaya pun jauh lebih meringankan dari polis asuransi biasanya.

96 thoughts on “Keluarga Bahagia dan Sehat Finansial dengan Asuransi

  1. Ade UFi says:

    Memang sih resiko nyimpan sendiri baik itu uang ataupun emas, kita butuh waktu untuk mengambilnya. Kalau menggunakan asuransi bs langsung digunakan. Namun asuransi masih sedikit yang paham ya, Mba. Kudu disosialisasikan terutama bagi umat Islam yg masih ragu menggunakan asuransi karena hukum agama.

  2. ameliatanti says:

    Harus punya asuransi!

    Berasa banget, pas udah mulai berkeluarga, tidak memiliki asuransi itu menyedihkan. Apalagi jika ada yang sakit atau sakit kronis. Minimal usia 25 tahun harus sudah mulai membayar premi, mumpung sehat dan baru bekerja. Karena 10 tahun waktu pembayaran itu tidak terasa sama sekali! Jangan kayak aku, punya asuransi pas udah berumur .. curhaaaattttt

  3. lendyagasshi says:

    Oh…iya juga yaa…
    Sekarang semakin banyak jasa asuransi kesehatan yang menawarkan berbagai hal yang bersifat flexibel. Salah satunya pemilihan polis.
    Semoga makin teliti lagi dalam menentuka jasa asuransi kesehatan.

  4. Oline says:

    Makin kesini, makin bertambah usia, aku juga semakin sadar, bhw asuransi itu suatu kebutuhan, bukan lagi pilihan. Dan mengenal dengan baik, premi, UP, ahli warisnya siapa asuransi itu sendiri, itu bener2 penting utk kita tahu.

  5. nianastiti says:

    Asuransi emang perlu ya Mak, apalagu buat kepala keluarga atau pencari nafkah utama perlu asji. kemudian askes utk sekeluarga. Biar ada back up klo ada kejadian di luar rencana

    • Vita Pusvitasari says:

      Aku pun dari 2009 sampai 2019 ini, selalu menggunakan asuransi kesehatan. Nah kerasa jika asuransi limit buat rawat jalan abis terpaksa harus menggunakan uang pribadi, seperti pemeriksaan rutin kehamilan. Jatah asuransi hanya sampai bulan 6 saja, bulan 7,8 dan 9 aku pakai uang pribadi, demikian dengan melahirkan jatahnya 10jt kalau normal, 18juta kalau caesar dari asuransi, sisanya bayar uang kita sendiri. Makanya harus punya finansial yang baik juga, karena kalau gak ada cadangan ya agak tersendat juga perawatan kesehatannya πŸ™‚

  6. Gifta says:

    Aku juga sempat terpikir untuk punya asuransi, apalagi untuk anak anak karena mereka ga dicover oleh kantorku sekarang. Meski jangan sampe deh dirawat inap di RS, tapi kan tetep harus ada payung sebelum hujan.

  7. Diah Agustina says:

    Setuju mba, kalau asuransi memang penting kita miliki. Selepas berhenti bekerja aku tidak punya asuransi, dari situ aku baru merasakan bahwa asuransi memang sangat penting

  8. Travlingku says:

    Sebenernya asuransi memang penting, tapi pengetahuan kita (maksudnya saya) juga masih kurang tentang asuransi. Padahal, saat ini makin banyak asuransi yang lebih baik, lebih kayak friendly gitu. Dan preminya juga menyesuaikan.

    • Erin says:

      Asuransi itu sebetulnya kebutuhan, hanya saja bagi orang Indonesia masih tabu. Merasa terbebani, padahal beban besar sakit dan kita tidak punya tabungan atau asuransi.

  9. Larasatinesa says:

    Aku pun baru melek asuransi akhir-akhir ini mba. Memang penting banget ya punya asuransi itu. Mumpung belum berkeluarga, aku mau mulai mempersiapkan ah dari sekarang, minimal untuk diriku sendiri dulu.

  10. hidayahsulistyowati says:

    Setuju dengan asuransi itu bikin finansial keluarga jadi aman. Aku udah merasakan waktu suami sakit, dan jatah asuransi ternyata nggak bisa kaver biayanya 100%. Akhirnya ngambil tabungan. Trus sekarang lagi milih-milih asuransi yang bisa menjamin semua kecuali asuransi jiwa karna udah ada

  11. Ika Puspita says:

    Alhamdulillah, keluargaku sudah diikutkan asuransi terutama asuransi kesehatan. Anakku juga diikutkan asuransi pendidikan.
    Kalo asuransi kesehatan, aku sudha pernah merasakan sendiri manfaatnya ketika anakku harus opname selama 10 hari di RS tanpa keluar uang sepeser pun.

  12. naniknara says:

    sepakat mbak, lihat anak dan suami sehat, walau dompet nipis itu udah suatu kebahagiaan tersedniri. Paling sedih kalau ada anggota keluarga yang sakit dan dompet nipis. Makanya perlu punya asuransi ya biar tenang kalau ada yang sakit walau dompet nipis

  13. Arda Sitepu says:

    Dari dulu saya senang banget bisa ikutan asuransi kesehatan mbak baik dari pemerintah maupun umum. Pasalnya, jika sakit hal ini akan sangat memudahkan kita baik klaim maupun proses lainnya.

  14. Elisabeth Murni says:

    Anggota keluarga saya termasuk orang yang rentan dan mudah sakit. Kami kerap bolak-balik ke RS entah periksa maupun opname. Dulu kerasa banget keuangan bocor di sana sini, tapi setelah ikut asuransi kesehatan 3 tahun terakhir ini jadi lebih membantu. Emang asuransi kesehatan menurut saya wajib banget deh.

  15. bloggergunung says:

    Anka dan keluarga saat ini jadi prioritas utama buta seorang ibu. Karena itu tidak heran ibu akan melakukan apapun demi anak dan keluarga. Saya merasakannya sekarang hehehe…

    Pintar cari asuransi yang cocok PR juga ternyata ya
    Salam
    Okti Li

  16. nyi Penengah Dewanti says:

    asli penting banget punya asuransi buat jaga-jaga ya Mba
    tapi kita juga hati-hati dalam memilih yang terbaik.
    Yang jelas yang sama-sama saling bermanfaat dan bisa mendukung
    jadi ingat asuransi keluarga, udah dibayar belum ya hahaha

  17. Rach Alida Bahaweres says:

    Nah, kalau ada kemudahan klaim ini buat aku happy banget mba. Soalnya kadang alasan orang untuk punya asuransi tuh karena klaim yang dianggap sulit

  18. Ainhy Edelweiss says:

    Aku sempat diskusi sama paksu ttg asuransi mana yg tepat ntuk diambil, dn mmg auransi kesehatan kmi sepakat sbgai hal yg perlu diprioritaskan dlm keluarga

  19. Eni Martini says:

    Asuransi memang perlu ya mba hanya kita harus pintar cari mana yang kita butuhkan dan mampu bayar preminya, agar manfaat lebih terasa dan tidak putus di jalan. Asuransi lancar , keluarga oun happy

    • Uniek Kaswarganti says:

      Setuju mbaa.. harus kita pilih kan ya mana yang paling memenuhi kebutuhan kita dan sesuai dengan kemampuan membayar preminya.

    • Diah Agustina says:

      Setelah suami berhenti kerja, akupun sekeluarga belum memiliki asuransi. Padahal asuransi itu sangat penting ya mba, buat Jaga-jaga

      Dengan membaca artikel ini, semangatku maki menggebu buat memiliki asuransi yang pas

  20. Elly Nurul says:

    Prose klaim yang cepat merupakan salah satu pertimbangan utama dalam memilih asuransi.. soal polis ya disesuaikan dengan kebutuhan.. tapi klaim yang tidak lebih dari 1×24 jam itu sudah pasti jadi pilihan utama sebelum memilih asuransi

  21. Lidya says:

    Memilih asuransi itu cocok-cocokan ya tapi apapun pilihannya disesuaikan dengan kemampuan untuk pembayaran preminya. Aku juga udah merasakan bener manfaat asuransi yang dimiliki makanya gak mau berhenti

  22. ovianty says:

    Iya penting banget asuransi kesehatan buat keluarga. Karena itu memang harus ambil asuransi yang bagus, supaya klaimnya gampang ya. Apalagi kalau tiba-tiba harus rawat inap, penting nih. Untungnya sekarang masih pakai asuransi kantor suami.

    • Eka Mustika says:

      Menenukan polis asuransi yang mudah proses pencairannya adalah salah satu tantangan di awal. Tapi jika sudah menemukan yang mudah dan gak ribet itu yang membuat hati lebih tenang ya mbak

  23. Gioveny says:

    Sampe sekarang aku masih pilih-pilih asuransi yg kira-kira pas untuk keluarga kami. Salah satunya harus gampang diklaim saat dibutuhkan

  24. Herva Yulyanti says:

    iya banget kalau simpan sendiri kenapa godaan dan gatelnya pengen banget make ada aja giliran butuh malah ga ada kan sebel banget kalau begini ya mba..

    ngomongin kesehatan keluarga emang sensitif banget jadinya perlu yah gabung asuransi

  25. Rohmahdg says:

    Pengen banget punya asuransi tapi perlu masih belajar juga. Karena sifatnya penting sih. Setuju kalau uang disimpan sendiri pasti ga akan jadi apapun,
    Makasih ya mbak buat pencerahannya heheheee

  26. Melina Sekarsari says:

    Mempersilakan diri menyimpan tabungan dalam bentuk uang tunai memang berpotensi besar habis dalam waktu dekat. Apalagi kalau tabungan tersebut difasilitasi dengan sarana kartu ATM, m-banking, sekaligus e-banking. Niscaya, uang habis lenyap tak bersisa dalam sekejap. Penting banget memang mempertimbangkan cara lain dalam menyimpan tabungan untuk masa depan anak-anak kita

  27. Bambang Irwanto says:

    Secara teori, menjaga kesehatan itu mudah ya, Mbak. Misalnya makan makanan yang bergizi, agar sehat. Tapi tidak bisa dipungkiri, makanan bergizi juga perlu biaya. Ini belum biaya-biaya lainnya. Misalnya badan kurang sehat mendadak.

    Dan memang perlu sedia payung sebelum hujan dengan jalan asuransi. Jadi karena sudah diatur semua, finansial terkelolah, keluarga sehat, senang, dan bahagia

    • Eni Martini says:

      Jadi ingat ucapan finacial planner di sebuaj acara financial yang saya hadiri. Kalau penceraian tertinggi oti akibat financial tidal sehat. Jadi keuangan dalam keluarga itu perlu banget direncanakan baik-baik

  28. Jiah says:

    Catet kalau milih asuransi kudu cari yang gampang klaimnya. Kadang kan ada yang ribet pakai syarat ini itu padahal mau ngurusi kesehatan juga dan gak bisa ditunda

  29. Damar Aisyah says:

    Untuk orang awam (sepertiku juga) kadang masih mikir untung rugi soal asuransi ini. Ya wajarlah, karena memang edukasinya juga masih kurang. Ditambah petugas asuransi yang kadang terkesan mengejar-ngejar, kadang memang bikin malas. Padahal dari segi manfaat itu memang bener2 penting dan bikin lebih nyaman.

  30. Nurhilmiyah says:

    Jaminan kesehatan keluarga memang harus dipikirkan ya Mbak. Sebab kita gak tau kapan penyakit akan menghampiri. Ibaratnya spt sedia payung sebelum hujan ya Mbak. Tfs Mba ini aktual sekali krn asuransi milik pemerintah sedang menaikkam harga, hehe

  31. Pringadi Abdi Surya says:

    Terakhir kali pakai asuransi itu di P*u, habis itu belajar akuntansi syariah, kutelepon agenku dan kutanya-tanya untuk memastikan beberapa hal. Dianya nggak bisa menjawabnya (terutama soal bisa nggak menjamin bahwa tak ada investasi yang sifatnya gharar dan maysir). Karena kita dianjurkan untuk meninggalkan yang sifatnya syubhat (ragu), akhirnya aku keluar, eh ternyata pengembaliannya pun ga sesuai skema pas promosi.

    Jadilah aku sekarang percaya social security pemerintah aja deh hehe

  32. Meilia Wuryantati says:

    Aku juga lagi nyari asuransi yang cocok untuk keluarga. Apalagi asuransi kesehatan yah mba, biar jaga2 ga panik saat keluarga sakit. Semoga selalu sehat2, cuma kita ga pernah tahu kedepannya yah kan mba, Asuransi menjadi bagian penting dalam perlindungan kesehatan keluarga.

  33. Rachmanita says:

    Bener banget finansial yang terplaning ini penting banget buat bekal kita dimasa tua… Apalagi asuranai itu juga penting buat perlindungan

  34. Yulia says:

    Dulu sempat punya asuransi tp akhirnya putus di jalan karna suatu hal . Tp akhir akhir ini berfikir kembali tentang manfaat nya asuransi untuk masa depan , apa mau pakai asuransi lagi yaa

  35. Achmad Humaidy says:

    Jadi, pilihan asuransi bunda Sidqi dan keluarga produk dari Lifepal toh. Semoga bermanfaat ya untuk finansial ke depan..

    Btw aku ga2l fokus sama foto IG’a, itu kacamatanya kece. Beli dimana?
    hahaha

  36. blogger eksis says:

    Jadi, pilihan asuransi bunda Sidqi dan keluarga ternyata produk dari LifePal toh.
    Semoga bermanfaat ya untuk finansial keluarga ke depan..

    Btw aku ga2l fokus sama foto IG yang pake kacamata.Unyu banget itu kacamatanya.
    Beli dimana? hahaha

  37. Dzulkhulaifah says:

    Saya sudah pakai asuransi sejak 2 tahun lalu. Baru aja kemarin cek-cek lagi polisnya. Baru nyadar kalau ternyata polis yang saya bayarkan tiap bulan itu mengcover asuransi seluruh keluarga hahahaha. Alhamdulillah.

  38. s4llyfauz1 says:

    Sejauh ini, yang memiliki asuransi baru pak suami, mengingat pekerjaannya banyak di lapangan. KiraΒ² utk ibu rumah tangga, perlu juga gak ya mbak?

  39. tamasyaku.com says:

    Alhamdulillah, kami keluarga yang melek asuransi. Walaupun pernah lengah dengan salah satu asuransi unit link di Indonesia, tetapi alhamdulillahnya nggak kapok berasuransi. Asuransi penting untuk kepala keluarga,untuk jaga-jaga bila sesuatu terjadi dan kita belum siap mandiri. Semoga sehat selalu ya mba.

  40. Naqiyyah Syam says:

    Mantap banget ya Mbk, kalau keluarga sehat itu sebuah kebahagiaan banget deh. Rasanya akan sangat terbantu kalau ada dana kesehatan ya. Aku mengalami banget susahnya mengobati anakku sakit ini.

  41. Diyanika says:

    Sebagai generasi milenial, kok, nggak punya asuransi, nggak banget deh. Kudu pinter-pinter mengolah uang sekaligus memilih asuransi yang pas untuk keluarga. Pas juga di kantong.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s