lifestyle, parenting

Sekarang atau Lima Puluh Tahun Lagi….

Sekarang atau Lima Puluh Tahun Lagi….

…. ku masih tetap akan mencintaimu…. 

Tak ada bedanya rasa cintaku

masih sama seperti pertama bertemu

***

Ciyeeeeh, ini soundtrack cucok banget buat bapak/ibu mertua saya nih… Yep, tepat tanggal 15 September 1965, duo awesome ini mengikat janji yang menggetarkan arsy. MENIKAH, sodara-sodara 🙂 Dan, itu artinya, kemarin, 15 September 2015, tepat LIMA PULUH TAHUN, bapak/ibuku mengarungi samudera pernikahan. Wiks!

LIMA PULUH TAHUN, masbro, mbaksis 🙂

Kebayang nggak, hidup berdua selama lima puluh tahun, ihiir. Trus, muncullah ide dari anak-anak beliau, untuk celebrating this amazing moment. Yep. Perayaan Ulang Tahun Emas.

Kita booked sebuah resto di Jl. Jemursari. Namanya, resto Kapulaga. Unyu yah, dekornya?

IMG_1186

IMG_1187

Alhamdulillah, saudara-saudara yang domisili di Surabaya dan sekitarnya (Mojokerto, Trenggalek, dll) juga datang ke acara ini. Meriaah banget deh. Plus, anak-anak Mertuaku yang di Jakarta, Bandung, dan Malaysia juga bela-belain dateng ke acara ini.

keluarga arif

IMG_20150915_200654

Sebagai menantu yang yaaaa gitu deh, awalnya aku enggak terlalu antusias dengan acara beginian. Ya elaaah, ngapain sih pake dirayain segala? Koyok ABG ajah. Udah gitu, budgetnya lumayan mehong ya neik. Paket makannya aja 74K per orang. Belum lagi, bikin mug (souvenir) untuk para tamu. Plus, kue-kue. Plus, sewa electone. Plus, sewa singer buat acara enih.

IMG_20150915_195532

Kalo ditotal-total emang lumayan laah. Beneran nguras ATM 😛 Mending buat beli sepatuuuu deh. 🙂

Dan, segala ke-skeptis-an saya terbayar sudah, ketika acara berlangsung.

Para tamu mayoritas adalah adik, ponakan, sepupu, saudara dari mertuaku. Nyaris semua tamu PERNAH MERASAKAN NUMPANG TINGGAL di rumah mertua. Mereka semua sibuk menyampaikan testimoni, bahwa mertuaku adalah pasangan legendaris abad ini, yang tidak hanya memikirkan kehidupan keempat putra kandungnya. Tapi juga berkontribusi aktif pada kehidupan sodara-sodaranya.

“Pernah dalam satu masa, rumah Bapak/Ibu Arief dihuni oleh DELAPAN BELAS orang sekaligus… Terbayangkan ramainya… tapi, Bapak/Ibu Arief dengan begitu ikhlas mendidik dan mengayomi kami semua…” ucap Mbak Sus, ponakan bapak mertuaku, yang ketiban sampur jadi MC malam itu.

“Pak Arief itu disiplin. Amat sangat disiplin. Sementara Bu Arief sangat halus dan penyayang. Nggak pernah marah sama sekali. Alhamdulillah, kami semua bersyukur dan bangga bisa menjadi bagian dari keluarga beliau berdua…” lanjut Om Didik, adik ipar ibu mertuaku.

Well… to be honest… Selama jadi menantunya, aku juga ngerasa “Ya ampuuuun, mertua eikeh baik banget seeh?” walopun aku sering jadi MANTU (Mangan-Turu, alias makan-tidur) melulu hahahah, tapi mertuaku ENGGAK PERNAH NYINYIR, Nyindir, apalagi marah2 secara terang-terangan. Mungkin ya, mbatin aja sih, cukup satu aja deh, menantu model begini, hihihi….

Plus, yang aku herankan adalah… Beliau berdua itu kok ya tulussss banget cintanya. Aku bisa banget ngerasain hal ini. Pas ibu mertua opname, bapak ngerasa pengin nyanyi “Show me the meaning of being lonely…” gitu.

Begitu pula kalo bapak mertua sakit, ibu mertuaku beneran yang siap berbakti tiada henti. So sweet banget deh. Padahal, bapak mertuaku tuh, karena udah sepuh yaa… jadi ya rada cranky-cranky gimana gitu, hihi. Tapi, ibu mertua tetap sabaaar 🙂 Wis, pokoke beliau tuh, tipikal wanita shalihaat paripurna senantiasa.

Happy Anniversary, My Parents in Law…

Semoga LIMA PULUH TAHUN yang telah berjalan, bisa menularkan inspirasi kebaikan bagi siapa saja.

Semoga perayaan kemarin bukan sekedar seremoni belaka, tapi sekaligus bisa menguatkan bonding di antara kita semua 🙂

Love you, to the moon and back 🙂

IMG_1244

Advertisements

27 thoughts on “Sekarang atau Lima Puluh Tahun Lagi….”

  1. Satu lagi kisah inspiratif. Orang-orang yang baik dan selalu menguarkan kebaikan memang pasti akan mendapat kebaikan yang berbalik pada mereka. Senang melihat keduanya masih bersama kendati sekarang ada di usia senja. Selamat hari jadi buat bapak dan ibu mertuamu Mbak, sampaikan salam saya, semoga langgeng selalu sampai seterusnya :hehe. Lima puluh tahun bukan waktu yang singkat dan bertahan selama itu dengan cinta yang masih menyala merupakan prestasi yang sangat bagus :)).

  2. Masyaallah keren banget ya..moga2 bapak.ibu mertua sehat2 terus ya mbak.
    Mertuaku malah mungkin lebih dari 50th nikah tapi wong ditanya lahir thn brp aja ga ngerti pa lagi ultaj pernikahan hahaha….

  3. salu-salut-salut saluttt mak,, suseeeh loh yah, cari ibu mertua seperti ini, soalnya kita ini wanita yang telah mengambil anak lelakinya,, hahaha kita yang menikmati kebaikan2 yang telah diajarkan kepada anak lelakinya, sehingga kita bisa jadi istri yang bahagia.. seperti ibu mertua saya, juga sabar to the moon and back xoxoxo. .. semoga kita bisa menjadi generasi seperti mereka ^_^

  4. Waaahh jarang2 orang bisa merayakan ulang tahun emas pernikahan. Selamat buat bapak ibu mertuanya ya mba, sangat menginspirasi dan bisa menjadi tauladan buat anak dan saudara-saudaranya…

  5. Masya Allah… Panjang umur yah, doaku untuk bapak/ibu mertua Mbak Nurul hidupnya makin berkah. Duh kalo seandainya aku ama Muffin bisa sampe 50 taun pernikahan, ngeri bayangin umur kita apa masih bisa hidup sampe 80 tahun. 😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s