Mudik AntiMainstream yang Ternyata Ya Gitu Deh

Halo teman-temanku semuanyaaaa!

Gimana Lebaran kalian? Asyik ya, ketemu dengan sodara dan keluarga besar yang ada di desa/ kampung halaman.

Lebaranku tahun ini piye?

Hoahahahahahha, yaaaa gitu deh.

***

Ceritanya, aku, Sidqi dan Uti Arif (my mom in law) melakukan road trip (ceileeeh) ke tiga kota sekaligus: Bekasi, Tangerang Selatan, Bandung. Karena ada 3 anak uti yang semuanya minta didatangi.

And you know what?

Namanya road trip ke banyaaaaak destinasi itu rasanya melelahkan bangeeeettt, sodara.

Capek pake banget! Udah gitu, namanya masing-masing anak punya keinginan untuk berlama-lama dikunjungi oleh ibunya ye kaaaan.

Padahal, apa sih yang menarik di Bekasi dan TangSel? *diselepet warga planet Bekasi & tangsel* Maksudku…. aku kan dari Suroboyo ya. Kota besar juga. jadi, kalo aku dolan ke dua lokasi itu dan “cuma” diajakin ke mall, ya apa bedanya dgn Sby?

Sedari awal, aku udah passionate bgt utk cuss ke BDG, dan berlama-lama di kota kembang ini. Buanyaaaaakkk banget destinasi yg pengin aku kunjungi, tapi ya gimana, namapun aku musti jadi ‘personal asisten’ buat my mother in law, apa boleh buat. Kudu manut deh dengan jadwal yg udah mereka sepakati.

Kami baru cuss ke BDG pas Hari H Lebaran Jumat 15 June 2018, yang mana lalu lintas udah super duper ruwet, maceeetttt di mana-mana, hadeeeh.

Ok, lesson learnt. BDG sangat tidak recommended didatangi di libur peak season macam gini.

 

Sooooo…… libur Lebaran yang blassss ga sesuai ekspektasi ini, sepertinya ga perlu diulang lagi dah 😀

Jadi, next year, aku bakal milih pulang ke desa Pacitan aja. Lebih berasa “aura mudik”-nya, dan macetnya nggak se-ngeri BDG. plus, nggak perlu terlibat tarik-ulur soal nginep di tiga lokasi yg super melelahkan.

O iya, aku kan udah browsing aneka destinasi wisata alam di BDG, dan TIDAK SATUPUN yang aku kunjungi, karena aku diare parah!

 

Ya ampyuuuun, padahal makanan terkontrol. Kondisi cuaca emang sih, BDG dingin, tapi I’m fine kok pas di SF. Jadi sepertinya aku a lil bit stres dengan kondisi yang tak sesuai harapan seperti ini.

Ya wislah. Belajar ilmu ikhlas ya jeung…. Udah…. cukup tau aja, oh, ternyata gini rasanya mudik antimainstream :)))

 

 

Advertisements

5 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s