Rules of Life (especially socmed life :D) in 2019

Halooo Happy New Year 2019!!

Walopun saya semalam udah bobok mulai jam 21.30 (as usual) dan nggak ikutan party whatsoever, ya nggak ada salahnya tho, ngucapin Happy New Year, hehehehe.

Eniwei, sebelum bobok, biasa lahhh, saya doyan banget scrolling beberapa akun Instagram. Trus, kepentok deh, di akun selebgram
AMRAZING yang kadang judes, tapi caption dan cerita traveling-nya bikin kangen dus mupeng,

Aku buka tuh beberapa HIGHLIGHT doi di IG. Kadang ikutan ngikik, kadang iri dengki takjub dengan pencapaian dia… dan, tak jarang akun ini membangkitkan nuansa MAKJLEEBB dalam diri.

Salah satunya, ketika dia posting ini

Beuuughhh, ini kereeen banget! Bisa merangkum nyaris semua isu-isu dalam hidup, especially buat kalian yang emang hidupnya nyaru antara kancah online dan offline πŸ˜›

Aku bahas sekilas yang poin 1 sampai dengan 5 ya.

YOU CAN’T MAKE EVERYONE HAPPY.

Ini Mantra eikeh banget nih πŸ˜€ Secaraaa gini ya booo. Alhamdulillah wa syukurilah, beberapa bulan ini, saya (dan my ‘partner in crime’ mbak Avy) diamanahi oleh brand, agency ataupun kolega kami untuk meng-handle serangkaian socmed activity. Kegiatannya beragam, ada yang cuma trending topic twitter dari rumah, ada yang ngajak buat datang ke event, pokoke beragam lah.

Dari sekian ratus ribu zillion (bo’ong, ding πŸ˜›) blogger/buzzer yang kami kenal, tentu kami kudu diskusi intens dengan klien untuk menentukan mana content creator yang PAS/TEPAT untuk dilibatkan dalam campaign ini.

Trust me, it was hard, Waluyo.

Kadang IG-nya OK, eh, blognya berdebu. Kadang blognya OK, eh, FB-nya penuh dengan konten nyinyirun. Kadang Twitter sip markosip, DA/PA blog nyungsep. Pokoke, mumet dah, kalo nyari sosok yang (mendekati) sempurna sesuai yang klien inginkan.

Tidak jarang, adaaaaaa satu-dua-tiga orang yang kirim Japri. “Kok aku nggak diajak? Kok begini begitu?” Again…. filosofi nomor 1 itu penting banget buatku.

YOU CAN’T MAKE EVERYONE HAPPY.

Prinsip nomor 2 juga penting –> YOU DON’T HAVE TO.

Ya emang siapa eikehh? πŸ˜€ Tugas eikeh menjadi khalifah fil ardl, itu kan tidak ekuivalen dengan membuat setiap orang hepi, seneng, gembira syalala.

Karena ya emang tiap orang kan ya kudu bertanggungjawab terhadap kadar bahagia diri sendiri. Intinya jangan memaksakan diri kamu untuk bikin SEMUA hepi, because it’s extremely impossible.

Prinsip nomor 3 juga gitu. PEOPLE CAN SAY WHATEVER THEY WANT. Apalagi di era kayak sekarang yak… Mulut, eh… jemari orang itu bisa sedemikian kasar, tega, dan melontarkan kalimat2 yang…. kalo ketemu langsung in person, rasanya kita nggak mungkin deh, bakal bilang kayak gitu.

YOU DONT HAVE TO CARE OR LISTEN OF WHAT THEY’RE SAYING. alias…. Bodo amaaaattt! πŸ˜€ Jangan pikirin/ masukkan hati SEMUA omongan/komentar orang lain. Apalagi kalau yang emang didasarkan kebencian belaka. Waduh… kalo itu semua kita pikirin, niscaya kita bakal jalan di tempat, alias nggak ada progress dalam kehidupan.

To sum up….CHOOSE YOUR BATTLE CAREFULLY!! Artinya, dalam hidup kan buanyaaakkk banget tantangan ataupun hal2 negatif yang kita hadapi. Tapi TIDAK SEMUA kudu kita “ladeni”.

Pilihlah “BATTLE” yang emang sesuai dengan kadar intelegensia. Jangan buang-buang waktu meladeni (calon) battle yang justru sama sekali tidak memberikan impact positif dalam hidup kita yang cuma “mampir minum kopi” ini.

Silakan update diri kita. Dan jangan lupa, update software smartphone kita yak! Pokoke hempaskan hal-hal yang negatif!Β  Β 

Semangaaaattt Mengarungi 2019 yhaaaa!

 

 

Advertisements

23 thoughts on “Rules of Life (especially socmed life :D) in 2019

  1. Ibnu Rafi says:

    Noted. Artikel yang keren, Mbak. Rules of Life yang kelihatannya mudah untuk diterapkan, namun kenyataannya tidak semudah yang dilihat/dibayangkan. Mungkin kalau Mbak tertarik, ditunggu artikel “kulikan” Mbak tentang highlight-nya koh Amrazing yang judulnya Manners. Terima kasih.

  2. Rudi G. Aswan says:

    Saya juga makin bodo amat sama komentar atau pandangan orang, Mbak, nyaris untuk semua hal kecuali jika saya memang beneran salah. Ga bakal bisa semua orang hepi. Yang penting kita iri, he, hepi! πŸ˜€

  3. Amiria says:

    Yapppp! Setuju banget sama koh alex wkwkw saya juga follwersnya amrazing. Dan bener mbak kita emang gak bisa harus membhagiakan semua orang. Tidak hanya orang lain yang seharusnya dimengerti, pun kita juga ingin dimengerti hehe

  4. Tika Dwi Lestari says:

    Jaman sekarang memang rules of life harus kayak begitu. Hidup jadi kayak menderita banget kalo kebanyakan mikirin sesuatu macam omongan orang atau masalah. Btw salam kenal mbak, saya jadi kepo sama si mbak selebgram itu. πŸ˜€

  5. Sekar says:

    Kita nggak akan pernah bisa tenang dan bahagia kalau keridhaan kita pada diri sendiri bersumber dari keridhaan orang lain pada kita. πŸ™‚

    numpang nyontek beberapa resolusinya dong mbak wkwk

  6. April Hamsa says:

    Asyek tuh mbak prinsip2nya. Betul kita gak bisa nyenengin banyak org ya?
    Malah kdng suka gk ada angin gak ada hujan, yg dulu akrab ma kita tiba2 kok kyk menjauh. Begitulah hidup. Embuh wes, yg penting do the best, tunjukin prestasi di medsos dan pakai medsos buat hal2 yg positif aja πŸ˜€

  7. Mugniar says:

    Mbak Nuruuul, pilih dirikuh untuk jadi buzzermu 😘

    Tips di atas okeh, buat diterapkan dalam kehidupan sehari2. Selebgram pasti kehidupannya warna-warni banget yak makanya bisa ngasih tips wokeh.

  8. sinyonyanyablak says:

    Aku juga ngefollow koh Lexy Amrazing dari jaman Twitter dy emang seru, ternyata di instagram ga kalah seru lagi. Lagian hidup kan kita yg jalanin, mikirin komentar orang mah cape tar malah ga maju2.

  9. suzannita says:

    Ya bener banget, you can’t please everybody and you can’t make everybody happy

    Hidup hanya satu kali, berikan manfaat kebaikan saja dari akun IG kita ya Mbak

  10. helenamantra says:

    Keren yaa Amrazing. Iya setuju dengan rules of life punya dia. Yang membahagiakan semua orang itu memang ajaib. Saat orang lain bahagia, bisa jadi diri sendiri enggak bahagia.

  11. adeuny says:

    iya betul kadang sudah berusaha melakukan hal sebaik mungkin tapi hasilnya malah nggak sesuai keinginan orang lain.. gppa ya mbak..
    karena yaa memang begitu..
    semoga 2019 menjadi tahun yang lebih baik dan berkah untuk kita semua.. aamiin ya rabb

  12. Ria Rochma says:

    Yah, kita cuma mampir minum kopi sambil rumpi-rumpi dan coret-coret di kertas, mana-mana yang perlu di tip ex diperbaiki dan mana yang harus ganti kertas baru.

    Nice post, mbak πŸ˜‰

Leave a Reply to adeuny Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s