Uncategorized

Celoteh Sidqi

 Belakangan ini, gw cukup takjub dengan berondongan pertanyaan yang dilontarkan Sidqi.

One day, dia berceloteh begindang, “Bu, kenapa ya, Allah kok menciptakan Merkurius, Venus dan planet-planet lain. Padahal, yang bisa dihuni kan cuma bumi. Jadi, planet-planet itu fungsinya apa yak?”

*thet-thoooot*

SIDQI

Blum sempat gw dapat jawaban yang cespleng, eh, kemaren, doski hadir dengan pertanyaan demikian:

“Bu, sunat itu sakit nggak?”

“Nggak kok Nak….”

“Sunat itu kalo nggak sakit, pas disunat umur berapa?”

*mikir sejenak, dan siap-siap nyeplos ngasal* “Yaaa… pokoke di bawah umur 10 tahun…”

“Emang, kalo di atas 10 tahun udah trasa sakit?”

“Ya iya dong… semakin besar kan semakin sakit…. ”

*don’t take it as pornography lo yaaa… ini kan perbincangan pelajaran Biologi antara emak-anak*

“Hmm… sunat itu harus ya Bu?”

“Ya iya dong… kalau nggak sunat, nanti najisnya ngumpul terusss….”

“Kenapa ya, kok Allah nggak menciptakan aku, trus aku sudah langsung disunat? Kenapa kok aku harus merasakan sunat? Kan lebih enak kalau Allah langsung ciptain aku dan aku udah langsung tersunat?”

*kriiiik…kriiiikkk*

Trusss, manakala dihadapkan pada sebuah undangan manten, Sidqi langsung bertanya penuh kerisauan (bosen pake kata ‘galau’ melulu)

“Bu, nanti pasanganku siapa?”

“Maksud Mas Sidqi?”

“Ya, nanti aku nikahnya sama siapa?”

*gubrak*

“Yaaa… nanti Allah yang kasih pasangan buat kamu. Jangan dipikir sekarang. Yang penting Mas Sidqi jadi anak baik, sholih, taqwa, pinter, rajin kerja, insyaAllah ada pasangan terbaik buat kamu….” *bijak mode on*

“Tapi kan, manusia harus berusaha cari pasangan kan Bu?”

“Iyaaaa…. tapi, Mas Sidqi kan masih anak-anak, yang penting mas Sidqi belajar aja yang baik… jadi anak sholih, sayang sama Ibu…. Trus, nanti kerja keras dan cerdas…”

“Hmmmm… enakan jadi cewek ya Bu….”

“Loh, emangnya kenapa?”

“Cowok itu harus sunat, sakiiit….”

“Lah, cewek juga harus hamil, melahirkan… Lebih sakit loh… Kalau anaknya empat tuh, kayak eyang uti, brarti sakitnya empat kali dong… Cowok sunatnya satu kali aja….”

“Tapi, cowok kan wajib kerja Bu…. tanggungjawab ke keluarga… cewek kan nggak wajib….”

*nginyem*

Advertisements

22 thoughts on “Celoteh Sidqi”

  1. Ahahahahah .. ini mirip anak saya yang tengah. Athifah ….

    Salah satu “jenis” … (jenis karena berkali2 ditanyakan) yang ditanyakannya adalah ttg pernikahan dan pasangan itu :v

  2. hahahaha, siap-siap mendengar pertanyaan dan pernyataan ajaib selanjutnya Mak.
    Ntar begitu teman-temannya pada sunat, dan bilang ga sakit, langsung juga minta sunat, kudu dan harus saat itu juga *junior ku sih 😀

  3. waktu SD saya juga bertanya kenapa planet lain diciptakan. Dapet jawaban-nya pas SMA pas pelajaran Gaya Tarik Multi Objek, ya buat supaya Bumi bentuknya begini gak tertarik jauh atau dekat dengan matahari. 🙂

    Tapi, seumur-umur belum ada bertanya tentang perbandingan cewek ama cowok atau tentang pasangan. sampai sekarang pun enggak. Berarti, sidqi termasuk golongan anak yang pintar itu Bun. 🙂

    1. Oooooooo *membundar* gitu ya om, ya ampuuuun brarti pas pelajaran tentang Tata Surya, aku bolos atauuuu…. tertidur di bangku, kayaknya *sigh*

      Ini Fisika kelas brp ya Om? *mau ubek2 google ahhh…* makasih penjelasannya yaaa…. hihihi….

      Alhamdulillah, emang Sidqi itu stok tanyanya kagak abis2. Sebenernya celoteh dia yang “ajaib” itu buanyaaaak, tapi emaknya yang gampang pikun ini males nyatetin. Akhirnya? Lupa, deh.. Makanya ini daku coba dokumentasiin via blog. Makasii ya, om Farissss… (ini yg manggil ‘om’ sidqi loooh… kalo emaknya manggil ‘dik’ hihihi)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s