Memilih untuk Bahagia

Pagi ini ketawa ngikik banget demi lihat chat manteman di grup WA Blogger Kekinian. Ya ampuuun, pagi-pagi udah ribuut sampai ratusan chat, demi membahas nostalgia masa lalu di Multiply cobaaaak, hahahah. 

Tengkyuuu buat dynamic duo Ihwan Hariyanto dan Ivonie, pasutri yang ternyata cerita ketemuan dan berjodohnya mereka EPIC banget! Diiih, pecaaah deh baca cerita duo blogger kera ngalam ini. Si Ihwan (sebelum merit ama Ivon) sampai bikin postingan soal si gadis petualang ini, kereeen! Hahahaha. Dibikin pilem pendek lucu juga lo. HOW I MEET YOUR MOTHER, gitu deh judulnya ­čÖé

Read More

Advertisements

Istidroj atau Berkah (2)

Kemudian, saya mencoba untuk sungguh-sungguh berkontemplasi.

Ada beberapa hal yang mengganjal dalam diri. Dan, berusaha untuk saya carikan jalan keluarnya.

Yang pertama, tentu saja, saya harus perbaiki hubungan antara diri saya dan Sidqi. Well, this is weird, I know.. Sidqi itu anak semata wayang. He’s my only child.. jadi, sudah seharusnya saya menyayangi dia sepenuh jiwa. Dan, sialnya… kebanyakan ‘kutukan’ ortu beranak satu adalah… sayang kami sungguh terlalu. Overdosis. Somehow, ini menjadikan Sidqi sebagai bocah yang too much kasih sayang.

Read More

Istidroj atau Berkah?

Disclaimer: Sebelum membaca postingan ini, satu prasyarat utama: DILARANG BAPER ­čÖé Saya sedang menulis untuk menasehati diri sendiri. Sama sekali tidak ada tendensi untuk menuding siapapun. This article is dedicated for me, myself, and emaknya Sidqi :)))

 

***

Jadi, begini.

Mulai dari mana yak, ceritanya? Haha.

Okai, setelah ikutan event SGM Mombassador beberapa waktu lalu, saya akhirnya kenal dengan beberapa emak/bunda yang masuk dalam kategori Kuter alias Kuis Hunter. Yeap, sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa yang namanya Kuter tuh mayoritas seruuuu, asoy geboy, kreatif dan punya daya juang yang setara dengan bom Hiroshima Nagasaki hahaha. Intinya mereka petarung banget lah!

Read More

Cuti di Luar Tanggungan

Jadi, begini.

Saya itu selain ngeblog, juga kerja di salah satu lembaga sosial gitu deh. Jam kerjanya ya sebagaimana corporate slave pada umumnya, jam 8 pagi sampai jam 16:30.

Selama ini, saya enjoy-enjoy aja kerja di sini, karena lokasi kantor yang sangat dekat dari rumah (cuman 10 menit pake motor!) dan kolega kerja mayoritas baik-baik, sopan dan rajin┬ásedekah ­čÖé

Read More