Uncategorized

Saat Fiksi Kita Direspon Pembaca

Apa yang bikin para penulis begitu semangat dalam melahirkan “bayi” berupa cerita fiksi? Kalau menurut saya, respon pembaca. Bila pembaca merespon dengan antusias, maka antusiasme itu menular ke penulis. Dan, cerita fiksi itu terasa begitu “hidup”, “bernyawa”, dan muncul tuduhan “Ini terinspirasi dari kisah nyata yak?” 

:)))

Beberapa kali, saya memproduksi fiksi. Tapi, yaaa.. berakhir dengan respon yang… “oh, bagus. Oh, lumayan. Oh, iya, saya baca cerpen yang itu.”

That’s it. Flat. Datar.

Beda dengan fiksi bersambung ini. Entah kenapa, sejak awal saya ngerasa fiksi ini…. sangat bisa saya eksplor. Fiksi ini “bayi” saya. Fiksi ini menjadi satu aliran darah dengan diri saya. Kami berbagi sumber nutrisi yang sama. “Bayi” yang harus saya lahirkan, saya rawat, saya pelihara dengan sebaik2nya.

Jadi, fiksi “Bimbang” ini berkisah tentang rasa galau yang berkecamuk di hati Salma, 24 tahun. Doi udah dikhitbah (dilamar) oleh pemuda sederhana, bernama Raditya, hasil ta’aruf di sebuah komunitas kajian Islam. Bahan bakar berupa konflik saya munculkan dengan adanya tokoh bernama Arya. Ganteng, muda, sukses, lulusan Oxford University. Arya ini cowok yang membangkitkan “butterfly in tummy” pada diri Salma.

Nah, Salma bingung, galau, puyeng, bimbang. Mau ngelanjutin nikah dengan Raditya? Atau memperjuangkan cinta masa lalu (yang hadir kembali) bersama Arya?

Bingung kan?

Yang nulis juga bingung, ending-nya mau gimana. Hahaha.

Alhamdulillah. Beberapa pembaca kasih respon yang mak nyus. Beberapa komentar asik di blog. Juga komen2 yang bermuncratan di twitter.

Yang milih Arya (si cowok cerdas, cinta masa lalu)

Yang Milih Raditya (cowok hasil ta’aruf)

https://twitter.com/itu_ita/status/521930060128067584

Yang Juga Bingung Mau Milih Arya atau Raditya 

Yang gemes dengan kebimbangan Salma

https://twitter.com/itu_ita/status/521890196804366336

Kalau kamu, pilih yang mana???

Advertisements

24 thoughts on “Saat Fiksi Kita Direspon Pembaca”

  1. bisa2 twist nih…ga jadi ama dua-duanya. Masih 24 makkkk ada masih banyak mimpi yang dia mau raih….dapet beasiswa keluar negri misalnya dan sepulang dari sana ternyata si Radit makin keren ajahh yaudin ama Radit. Arya kemana? sibuk dia ama urusan dunia. hihihi kok aku malah ngarang ending ndiri

      1. iya mak…jadi kan pas balik dari luar negri si salma justru jadi naksir ama Radit karena secara posisi di tempat kerja udah lumayan trus tampang juga makin kece… tapiiiiiii pas salma naksir si radit eh ada cewe lain yang lagi deket ama radit…trus gantian yang bimbang si radit

        laaaaaahhhh yo opo toh Jo???? ngacooooo! hahahahaha

      2. Boleh… boleehhhh…. mbak Jo, ya ampuuuun….. (((imajinasiiiii)))) diucapkan dengan nada ala SpongeBob

        Zuzur nih mbak, postingan ini juga lahir karena komen2 mbak. I owe you so much, mbaaak :))

  2. masyaAllah..subhanallah
    alhamdulillah
    aku ngefans banget ama cerita cerita itu..ternyata itu dirimu tho mak yang bikin
    tiap bulan selalu nunggu ceitanya di majalah NH
    cuma pernah rada kuciwa..pernah baca cerpen yg endingnya “aku padaamu dek”.yang kakak iri ama adiknya yang artis..endingnya kurang surpise dan dramatis
    seneeng deh akhirnya ketemu ama penulis idola..walau cuma di wp 🙂

  3. gimana jika Arya itu kemudian menemukan mujizat, hidayah dan jadi lebih baik? Kan itu bikin Arya semakin menarik tho? Bahwa kehidupan itu dinamis…ya kalau Radit tetap baik juga, jadi cerita si RAdit Istiqomah dan Arya-nya berhijrah lebih baik #ide mekso biar Arya yg kepilih

    1. Aiiih, mak. Makasiii doanya 🙂 Sementara ini, cerita bersambung #BIMBANG belum dibukukan.

      Mak Mery bisa baca secara GRHATIIIISSSS, iyep GRATIIISSS, sekali lagi GRATISSSSS di blog ini.

      Cukup klik category “fiction” yak.
      Happy reading! :))

  4. Wuih, keren, gw belum pernah masuk media cetak fiksi-fiksi gw, hihi.. Emang bener, kepuasan pembaca tuh efeknya luar biasa banget bagi penulis, gw juga ngerasainnya.. 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s