Sambut Hari Ibu, Terminal Petikemas Surabaya Gelar Workshop Self Defense untuk Perempuan dan Anak

Peringatan Hari Ibu di Terminal Petikemas Surabaya TPS : “My Mom My Hero”

Selamat Hari Ibu!!

Jumat (20/12) ada yang berbeda di areal ballroom Hotel JW Marriott Surabaya. Ada yang berdandan ala wonder woman, ada yang jadi Srikandi, ada yang jadi Putri Salju, macam-macam! Keseruan ini terus menguar, lantaran para perempuan cantik berkostum unik ini, mengikuti workshop simple martial arts alias BELADIRI dengan mengenakan aneka kostum cethar itu! Wah wah wah… penasaran kan, ini acara apa?

Jadi…. Setiap tanggal 22 Desember, kita memperingati Hari Ibu. Ada banyaaaakk keriaan, aktivitas yang bisa digelar berkaitan dengan hari spesial untuk para perempuan istimewa. Terminal Petikemas Surabaya (TPS) punya acara yang super duper menarik dan sarat faedah. Bertempat di JW Marriott Surabaya, TPS melaksanakan workshop Women Self Defense dengan tema My Mom My Hero. Para peserta yang hadir mengenakan dress code: “Siapa tokoh pahlawan wanita (boleh fiction figure) yang jadi inspirasi Anda?”   Tak heran, banyaaakk yang pakai baju ala Princess, maupun pejuang perempuan tangguh. Bahkan ada yang pakai kostum female chef juga! Seruuuu khanmaen.

Kenapa ya, kok TPS menggelar workshop ini? Yap, melalui workshop kali ini, TPS ingin sharing cara melindungi diri bagi para perempuan. Dengan mendatangkan narasumber dari WSDK (Women Self Defense of KOPO RYU), undangan yang terdiri dari: para pegawai Pelindo III Group, para istri pegawai Pelindo III (Perispindo) baik Perispindo3 maupun Perispindo TPS, Pengguna Jasa TPS, Komunitas Perempuan Logistik dan Kepelabuhanan, instansi Perbankan, mendapatkan insight tentang  membaca situasi berbahaya, membaca dan waspada terhadap gerak-gerik orang yang bermaksud berbuat jahat, sekaligus contoh serta praktek gerakan-gerakan sederhana untuk melakukan perlawanan.

Ibu Dothy, selaku Presiden Direktur TPS menuturkan, “Akhir tahun ini musim liburan, kan? Kita bisa melihat aneka aktivitas traveling di Instagram dan aneka socmed. Kalau di Indonesia, berlibur relative aman, dalam artian apabila ada resiko, bahasa yang dipakai sama. Jadi kita teriak minta tolong, cukup dengan Bahasa Indonesia. Saya pernah traveling ke negara yang less develop, lalu guides plus pihak agency travel selalu bilang ‘Jangan keluar hotel di atas jam 21.00 jika tidak didampingi orang lokal!’ Wah wah… artinya ini kondisi sangat tidak aman, jadi kita perlu self defense, alias Gerakan sederhana untuk perlindungan diri yang bisa diajarkan untuk perempuan dan anak-anak.”

Konsep beladiri 4P juga dibagikan, yaitu Pray, Predict, Prevent dan Protect. Langkah langkah ini sangat berguna bagi perempuan dalam mengenali zona aman, keamanan lingkungan sekitar, memperkirakan langkah yang akan diambil bila terjadi keadaan yang tidak kondusif dan melakukan eksekusi membela diri bila diperlukan.

Para peserta pun antusias diajak praktik langsung. Ibu Dothy (yang atlet beladiri ini) juga mencontohkan bagaimana cara ‘membanting’ lawan pria yang bobotnya 100 kg! A Hong, host acara ini yang didapun untuk jadi lawan Bu Dothy.

Yap, walaupun perempuan itu tampaknya mungil, kurus, dan tidak punya energi besar, pada hakikatnya kita ini POWERFULL! Ini kali pertama TPS menggelar acara dengan mengusung tema ketangguhan yang didedikasikan untuk perempuan.

Lembut bukan berarti lemah

Dalam kelembutan tersimpan kekuatan

Slogan WSDK ini yang berkali-kali digaungkan oleh para peserta workshop. Supaya masuk ke alam bawah sadar, bahwa memang ada “Wonder Woman di balik Kelembutan Seorang Perempuan”!

“Selain sebagai bekal proteksi diri bagi para wanita pada khususnya, acara ini juga bertujuan untuk menjalin komunikasi dan silaturahmi yang hangat antar praktisi logistik dan kepelabuhanan”, ungkap Dothy.

 “Selain latihan bela diri yang seru dan tentunya sangat bermanfaat sekali bagi saya, acara juga semakin seru dangan adanya doorprize dan penilaian panitia untuk best costume pada acara hari ini. Terima kasih TPS yang selalu mengundang kami di acara-acara uniknya”, ungkap salah satu customer TPS yang hadir.

Pada momen tersebut juga dilakukan pemberian bantuan buku perpustakaan untuk SD Trisula, sebagai bentuk kepedulian dan dukungan TPS dalam bidang pendidikan.(*)

Sekilas tentang PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS)

PT. Terminal Petikemas Surabaya atau disingkat TPS adalah salah satu anak perusahaan yang tergabung dalam Pelindo III Group, bergerak di bidang jasa kepelabuhanan dalam pelayanan terminal petikemas ekspor-impor dan domestik.

TPS berdiri sejak tahun 1992 sebagai Unit Terminal Peti Kemas (UTPK) dan diprivatisasi pada tanggal 29 April 1999 oleh P&O Dover dengan saham kepemilikan sebesar 49%. Pada tahun 2004 TPS telah mencapai throughput >1 juta Teus dan terus bertambah hingga saat ini. Pada tanggal 1 Maret 2006 Holding Company P&O Port diakuisisi oleh DP World, sehingga seluruh asset dan penyertaan milik P&O Dover berpindah kepemilikan ke DP World, termasuk saham 49% di TPS sehingga komposisi saham TPS adalah 51% milik PT Pelindo III dan 49% milik DP World. Sejak 28 April 2019, Pelindo III membeli seluruh saham DP World di TPS, sehingga sejak saat itu, saham TPS dimiliki oleh dan TPS beroperasi dibawah kepemimpinan Pelindo III.

TPS menjalankan bisnis inti sebagai operator terminal petikemas, sebagai gerbang perekonomian kegiatan ekspor – impor diwilayah Indonesia Timur dan merupakan terminal pertama di Indonesia yang menerapkan standar keamanan kapal dan fasilitas pelabuhan yang mulai diberlakukan pada bulan Juli 2004. (*)

91 thoughts on “Sambut Hari Ibu, Terminal Petikemas Surabaya Gelar Workshop Self Defense untuk Perempuan dan Anak

  1. Reyne Raea says:

    Keren banget acaranya, Mba.
    Perempuan itu memang wajib banget bisa bela diri ya, mengingat kejahatan zaman now makin banyak.
    JAdi perempuan lembut menghanyutkan, tapi mematikan jika dilawan hahahaha.
    Kek Cobra dong hahahaha

  2. Nchie Hanie says:

    Whuaa ..acara yang berfaedah dan selalu reminder buat kaum hawa. Iya nih penting banget punya skill bela diri, minimal buat menjaga diri.
    Tapi biasany the power Emak2 tuh udah kuaat, ditambah visabela diri makin sangaaar nih.

  3. helenamantra says:

    Wow, Presdir TPS itu atlet beladiri? Pelatihan kayak gini yang diperlukan para wanita supaya aman traveling sendirian. Keren banget programnya!

  4. dialogueee says:

    Selamat hari ibu, ih seru banget pake ada drescode kostum-kostuman ya. Dan ini perlu banget sih workshop bela diri atau self defense untuk perempuan. Semoga bisa diperbanyak workshop kaya gini. -shyntako

  5. ysalma says:

    Selamat hari ibu, mba.
    Ini acara yg sangat manfaat banget buat ibu dan informasinya nanti jg ditularkan ke ibu2 lain. Dalam berpakain dgn kostum unik2 dan dandan lengkap begitu, ternyata wanita tetap bisa melakukan self defense ya, mba. Keren acaranya TPS.

  6. Yanti Ani says:

    Acaranya mantap banget ya sangat bermanfaat. Memang sih kita perempuan itu lebih sering jadi objek kekerasan. Jadi kita wajib mempersiapkan diri untuk setiap kejadian tak terduga.

  7. Elly Nurul says:

    Aku suka wanita wanita yang mandiri, dengan demikian wanita yang mandiri bisa mengandalkan dirinya untuk bisa menjaga dirinya.. apalagi jaman now.. wanita mandiri sangat dibutuhkan dengan segala persaingan dan kehidupannya.. seneng deh kalo ada perusahaan yang mengadakan acara seperti ini

  8. Gioveny says:

    Bagus banget ini acaranya ya . Pertahanan diri memang perlu banget kita pelajari, seenggaknya kita tau apa yang pertama kali harus dilakukan saat keadaan terdesak

  9. Uniek Kaswarganti says:

    Bu Dothy keren banget nih, meskipun mungil dan lembut, tapi perkasa banget ya. Memang awareness tentang keamanan gini penting ya untuk perempuan. Agar bisa menjaga diri sendiri ketika bepergian di mana pun.

  10. niaharyanto says:

    Wah keren banget deh workshopnya. Kepengen deh aku ikutan yang kayak begini. Hari gini makin banyak aja deh kasus yang korbannya perempuan. Kalo bisa self defense kan jadi gak khawatir.

  11. Rosanna Simanjuntak says:

    Dari kecil aku punya mimpi pengen bisa silat atau karate.
    Cuma dulu kehidupan keluarga yang sangat sederhana, jadi agak mustahil mewujudkannya.
    Pemanasan dulu deh di artikel mba ini

  12. Jalan-Jalan KeNai says:

    Perempuan dan anak memang lebih mudah jadi objek kejahatan. Penting banget deh tau dasar-dasar cara membela diri. Selain untuk menambah rasa percaya diri juga jaga-jaga. Ya mudah-mudahan aja jangan sampai kejadian

  13. naniknara says:

    Bener banget, perempuan harus memiliki dasar-dasar bela diri untuk jaga-jaga dalam kondisi yang tidak diharapkan.
    Bagus nih acaranya, biasanya kan kalau peringatan hari ibu, identiknya dengan lomba-lomba yang berkaitan dengan perempuan (masak, macak), tapi yang ini beda. Salut dengan PT Terminal Peti Kemas Surabaya yang menyelenggarakan acara ini

  14. anggraeni septi says:

    Mba Nurul aku kok gak kepikiran ya kudu bs gerakan bela diri gt, huhu. Padahal jaman now perempuan kudu bs menjaga dirinya, dimanapun tempatnya. Asik banget acaranya mba, khan aku pengen juga diajakin haha. :)Selamat hari Ibu buat mba Nurul 🙂

  15. Lidya says:

    Benar banget perempuan dikenal sebagai makhluk lembut tapi bukan berarti lemah ya, harus bisa melawan di waktu yang dibutuhkan. Aku belum bisa bela diri jadi pingin ikutan juga nih self defence kaya gini

    • Syifa says:

      Penting bagi kaum perempuan utk menguasai beladiri. Mereka biasanya menjadi sasaran kejahatan dan pelecehan. Dengan adanya kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk membangun semangat para wanita hebat.

      • Lidya says:

        Dulu aku mikirnya bela diri itu kasar padahal bermanfaat & penting ya buat proteksi diri juga, gak mau ada apa-apa sih tapi setidaknya berjaga-jaga

  16. Erin says:

    Iya yah mba liburan di dalam negeri tidak akan terkendala bahasa, berbeda jika ke luar negeri. Mempelajari teknik dasar untuk melindungi diri sangat bagus inih, mba.

  17. Nurul Sufitri says:

    Sebagai perempuan yang lemah lembut, ada bagusnya juga jika kita belajar bela diri ya untuk pertahanan. Keren banget ini Ibu Dorothy bisa self defense ciaaat…ciaattt! Workshop seperti ini dikembangkan biar kita2 bisa ikutan, ilmu dan wawasan penting buat aktualisasi diri kaum perempuan.

  18. bloggergunung says:

    Ikut acara WSDK pernah sekitar lima tahun lalu. Seru dan bermanfaat banget. Bisa jadi penjagaan diri manakala hal tidak diinginkan terjadi. Sampai sekarang saya selalu bawa barang yang bisa digunakan untuk penjagaan diri dalam tas kalau bepergian

  19. Pendar Bintang says:

    Slef defensif emang dibutuhkan oleh kita para oerempuan yang kemana mana ga bs terus menerus mendapatkan pengawalan. Sharing dan even yang sangat bermanfaat. Thanks for sharing this ☺️

  20. Siska Dwyta says:

    Keren banget nih kegiatan hari ibunya. Diisi dengan kegiatan seperti pelatihan bela diri gitu. Sesuai banget dengan temanya. My mom my hero. Yup peremouan memang butuh banget nih self defense seperti ini.

  21. melinanesiagmailcom says:

    Ibu Dothy keren, yaaa? Kepengen ikutan acara sejenis, nih. Self defense seperti ini penting banget ya kita kuasai. Apalagi jaman sekarang perempuan tuh kerap jadi korban kejahatan baik perampokan, penjambretan sampai ke kejahatan seksual. Pengen langsung ngebanting orangnya deh ya seperti yang diarahkan Ibu Dothy?

    Tapi semoga di manapun kita berada, senantiasa berada dalam lindungan Allah ya, Mbak.

  22. Travlingku says:

    Acaranya menyenangkan banget. Cara yang paling beda nih dalam menyambut Hari Ibu.

    Ibu Dothy itu keren banget. Bisa membanting pria yang berat badannya sampai 100kg. Kalau berlatih terus kita memang kuat. Dan setuju banget, di setiap kelembutan wanita tentu menyimpan kekuatan.

    • Mugniar says:

      Iya yah, caranya beda, unik. Memang sih, kita para perempuan butuh belajar self defense yang paling sederhana sekali pun ya, supaya bisa lebih percaya diri ke mana-mana.

  23. Shovya says:

    Acaranya seru banget mbak 😍 Hari Ibu di rayakan seperti ini, selain seru juga menambah pengetahuan dan ilmu.. ilmu bela diri juga hihi. Memang penting sih, paling ga basic nya kita tau biar bisa membela diri saat berada pada situasi yg ga kondusif. 😊

  24. Alaika says:

    Wah, Surabaya keren banget, Mba. Ada acara seru kayak gini. Beruntungnya dirimu bisa ikutan even kece ini.

    Suka banget dengan slogannya, Mba, ‘di balik kelembutan ada kekuatan.’ Love it!

    Ibu Dhoty tuh mengagumkan banget, ya, Mba? Luar biasa, dan salut dengan penggagas acara ini. Self defense for women and kids memng sangat diperlukan dalam pertahanan diri menghadapi situasi yang mengandung marabahaya, ya, Mba?

  25. Uniek Kaswarganti says:

    Baru kali ini tau event yang membahas tentang self defence. Penting banget nih untuk para perempuan, terutama ketika sedang berada di tempatbekerja yang butuh ada perlindungan apabila terjadi hal-hal yang tidak menyenangkan.

  26. Liza says:

    Kebanyakan perempuan pingin bisa belajar self defense ya mbak nurul. Iya sih, untuk pertahanan diri, setidaknya bisa jaga-jaga kalau terjadi sesuatu yang tidak diduga. Btw selamat hari ibu

  27. wiankumala says:

    Aku pernah nih ikut pelatihan sepf defense. Tapi karena cuma setengah hari dan gak pernah dipraltekin lagi, jadilah sekarang aku lupa. Padahal penting banget loh perempuan bisa gerakan-gerakan self defense.

  28. Sary says:

    Baru ini baca tentang event workshop martial arts untuk perempuan. Seruuuu! AKu kepengen bisa juga bela diri, paling gak gerakan2 dasar untuk self defense, maklumlah sering jadi single fighter, kemana2 sendiri 🙂

  29. Inna Riana says:

    lembut bukan berarti lemah. aih sukaa banget sama acaranya. keren banget diajarin self defense untuk perempuan. dulu aku kalo bepergian sendiri bawaannya semprotan merica sama pisau cutter 😀

  30. yenisovia says:

    Wah mba. Acaranya keren banget dan mengedukasi. Aku penasaran ikh mba ama ilmu-ilmu di acara itu, apalagi ilmu melindungi diri tadi di atas. Di tulis dong secara khusus. Nanti colek aku hihihi *nawar. Soalnya aku suka bepergian cuma berdua aja ama Erysha klo mau pulang ke bandung. Jadi pengen belajar nih membaca hal-hal yang berbahaya

  31. Rachmanita says:

    Hari ibu memang hari paling berkesan ya apalagi kalau sampai ada acara perayaan seperti ini pasti sangat seru dan mengesankan pastinya

  32. Ade UFi says:

    Memang yaa.. kalau kita menghionotis diri kita dengan kalimat2 positif, insya Allah hasil sesuai dengan kalimat itu. Makanya biar kita tidak terlihat lemah.. saya juga mau hipnotis diri saya sendiri “wondewomen dibalik kelembutan wanita” ^_^

  33. Lina W. Sasmita says:

    Penting banget mengetahui beberapa trik bagaimana caranya self defense bagi para perempuan di saat situasi tidak kondusif atau membahayakan. Bagi info cara dan triknya lagi dong Mbak biar para perempuan semakin merasa aman saat pergi kemana pun.

  34. Diah Agustina says:

    Seru banget acaranya mbak, ketemu sesama wanita yang hebat, kalau ngomobgin bela diri, dulu waktu sekolah aku sempat ikut eskul bela diri, tapi sekarang kok teknik bela diriku menguap, jadi emang penting banget acara seperti ini ya mbak

  35. aswindautari says:

    Ya ampuun.. Akutuh pengen banget belajar selfi defense jg. Apalagi sewaktu kecil aku punya pengalaman gak menyenangkan. Makanya sejak kecil anakku mau aku ikutkan karate jg. Ya minimal bisa membela diri lah

  36. umimami says:

    iya ya mba kita sebagai perempuan yang cantik, lemah lembut tetep harus bela diri. Jadi pengen belajar tekniknya Bu Dothy, biar kecil mungil bisa mengalahkan yang bobotnya 100kg

  37. herva yulyanti says:

    Anak peremluanku juga kumasukkan karate mba selain emang olah fisik ya untuk bela diri btw ini acaranya keren ya mba kalau ada di Bandung pengen deh ikut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s