Yuk, Kita Lawan Dampak Perubahan Iklim #UntukmuBumiku !

Cuaca benar-benar galau maksimal belakangan ini, ya? Ketika siang panas menyengat, ehh…. Tiba-tiba mak bresss hujan deras mengguyur bumi. Well, beginilah salah satu efek nyata perubahan iklim (climate change). Perubahan iklim ini juga bakal menyebabkan perubahan pola cuaca di seluruh dunia, akibatnya yakni semakin sering terjadi gelombang panas dan kekeringan dalam waktu panjang, yang akan memicu kebakaran hutan dengan area yang sangat luas.

Di samping itu, ketika turun hujan, maka intensitasnya bisa berlangsung selama berhari-hari tanpa henti hingga terjadi bencana banjir bandang. Seperti yang baru saja terjadi di negara Eropa Barat mulai dari Jerman, Belanda dan Belgia. Hujan yang berlangsung selama berhari-hari ini setidaknya memakan korban jiwa dan banyak orang dilaporkan hilang.

Oke, gais. Saatnya kita memberikan sumbangsih #UntukmuBumiku , agar efek perubahan iklim ini tidak menjadi-jadi. Ada beberapa Langkah konkret yang bisa kita lakukan, yaitu:

(1). Pilih Moda Transportasi Ramah Lingkungan

Niatnya mau beli cemilan di minimarket yang cuma berjarak 500 meter dari rumah. Trus, lho kok? Naik sepeda motor? Weleh, weleh. Alangkah baiknya kalau kita ikut berkontribusi mengurangi polusi. Caranya? Ya pakai sepeda atau jalan kaki saja lah. Toh jaraknya lumayan dekat. Kalau rutin naik sepeda, bonusnya badan kita juga makin bugar dan sehat. Jangan dikit-dikit ngeluarin sepeda motor melulu dong ah.

(2). Jangan Charging Gadget Semalaman

Aduh! Ini pasti banyak yang related. Niat mau binge watching drakor, trus gadget-nya di-charge semalam suntuk, lupa dicabut! Hadeehh, kebiasaan semacam ini nggak bagus lho.

(3). Setrika Baju yang penting-penting aja

Menghemat listrik dan menurunkan potensi emosi jiwa kan Bund? 🙂 Jadi, saya kalo menjemur baju itu pakai hanger gantungan baju. So, ketika kering, baju udah dalam posisi (relatif) nggak kusut-kusut amat. Biasanya saya setrika baju yang dipakai suami buat ngantor, atau dipakai anak buat berangkat sekolah.

***

Yap, ini semua hal-hal yang (tampaknya) sederhana dan seolah tak berdampak untuk dunia. Tapiii, kalau kita #TeamUpforImpact dan konsiten melakoni hal baik semacam ini, niscaya kita bisa meminimalisir dampak perubahan iklim!

Author: @nurulrahma

aku bukan bocah biasa. aku luar biasa

25 thoughts on “Yuk, Kita Lawan Dampak Perubahan Iklim #UntukmuBumiku !”

  1. Nomeer 3 kita sependapat mbak. Setrika baju yg penting² sj 😁. Selain panas dari setrika yg bikin gerah banget. Kalau aku, pakean yg wajib rapi aku simpan d bawah kasur 😄

  2. Setuju dari hal sederhana jika konsisten melakukannya akan bisa meminimalisir perubahan iklim. Bagian yang setrika kalau suami WFH dan anak PJJ aku enggak setrika baju hihi. Makin ke sini makin berusaha menghemat energi..demi menghemat juga demi mencintai bumi

  3. Mbak Nurul cantik banget siiiiy pakai sepeda, mana sepedanya juga cantik 😀

    Bener nih, jaga bumi mulai dari langkah kecil, seperti berkendara dengan kendaraan yang tak menimbulkan polusi. Aku kebetulan tinggal di semi cluster yang ga perlu berkendara untuk beberapa kegiatan rutin, misal ketika anak dan suami mau salat jamaah ke masjid/musola, tinggal jalan kaki karena masjidnya ada dalam komplek hunian. Depan gerbang hunian ada Indomaret dan Alfamart, kalo belanja cukup jalan kaki nyampe 😀 Kalo mau refreshing ke taman, tamannya ada dalam komplek juga, mau liat sungai mengalir tenang ada dalam komplek juga hihi. Mau olahraga fasilitas jogging, bulu tangkis, futsal, basket, bahkan golf, juga ada dalam cluster haha. Lumayan sering hemat BBM dan gak nimbulin polusi. Sebelum pandemi kalo acara ke Jkt lebih suka naik KRL, stasiunnya dekat ada dalam BSD, ga perlu mobilan atau motoran :))

    Setrika baju pas mau pergi aja, baju harianku dan anak2 cuma dilipat wkwk

  4. Betul banget mbak, perubahan iklim ini memang tidak bisa kita hindari tapi kita masih bisa melakukan hal dari kebiasaan sehari-hari ya. Terutama dimulai dari rumah nih. Seperti mengisi daya handphone, biasanya kita sukanya ngisi pas malam menjelang tidur padahal listrik yang keluar juga banyak itu.

  5. Untuk naik sepeda aku belum kuat sampai kantor, Mbak. Kalau ngecas HP iya, tentu gak boleh semalaman, selain bikin global warmint, hp juga cepet melendung baterainya.

    Nah, iya, nyetrika baju yang penting aja. Ini udah aku lakukan. Nyetrika baju yang dipakai buat ngantor aja.

  6. Setrika aku udah karang banget nih…begitu kering, dientas, langsung lipat haha. Kecuali untuk baju yang emang butuh disetrika kayak seragam bocah aja yang tetep disetrika..lumayan sih berkurang waktu nongkrongin meja setrikaan haha

  7. iya mbak aku juga masih suka ngecas HP semalaman, padahal gak bagus ya mbak. udah kebiasaan soalnya kalau tidur, si hape biasanya dicas biar besok bisa dipakai lagi. wah ternyata kebiasaan itu gak baik yaa.

  8. Iya, mulai dari sekarang nih kita harus menanamkan pentingnya menjaga lingkungan hidup pada anak-anak mulai dari hal kecil di rumah ya

  9. Supaya anak cucu kita kelak masih bisa menikmati indahnya bumi mulai dari diri sendiri dan keluarga aware terhadap lingkungan.
    Mulai dari hal sepele mencabut charher hp dirumah kalau sudah full, membuang sampah pd tenpatnya meminimalisir penggunaan plastik👌🏻

  10. Bagian setrika baju ini..hihi, aku juga penganut yang sama kalo lagi gak ada bibi yang dateng ke rumah.
    Soalnya anak-anak itu perputaran bajunya cepet bingit..
    Ternyata selain mahal di biaya listrik, bagian menghemat pemakaian listrik ini bisa menjadi langkah mitigasi perubahan lingkungan.

  11. Sepertinya ketiga hal di atas sering dilakukan sih mbak.
    Nomor dua udah mengurangi banget deh, karena ga baik juga buat gawai
    Trus yang ketiga, kalau semangat nyetrika, baju yg ga terlalu penting utk disetrika, tetep aja disetrika
    Tapi skrg udh ngurangi sih
    Klo udah butuh baju tertentu langsung aja setrika gitu, wkwkkw

  12. Yang urusan setrikaan nih aku belum bisa cuek mba hehehee… segala baju pasti harus disetrika, bahkan baju rumah dan kaos untuk dipakai harian aja kalau ada kusutnya dikit risih. Harus mengubah mindset kayaknya yaaa… harus rada santai dikit soal perbajuan. :))

  13. Bumi butuh perhatian kita ya mbak
    Banyak langkah konkrit yang bisa kita lakukan untuk menjaga bumi
    Aku setuju banget sama setrika baju yang penting saja
    Hehe

  14. Ah iyaaa ternyata bagi aku kaum mager untuk setrika ada positifnya ya mengurangi perubahan iklim hihi. Dan bener bgt sih untuk rajin jalan kaki dan minimalisir pakai motor

  15. biasanya aku jalan kaki kalau jaraknya masih 1 km. Kalo perginya sama anak-anak pernah coba 500m alhamdulillah mereka masih mau tanpa gendong, hehe. Ternyata langkah sederhana ini bisa membuat bumi lestari.

  16. Bertul mbak, satu langkah kecil tapi dampaknya luar biasa untuk bumi. Wah, iya nih kadang..ups bukan kadang lagi tapi masih sering banget ngelepas charger semalaman. Lupa banget nyabut, kadang nyabutnya pas lagi beres beres rumah.

  17. Diingatkan tentang menggunakan moda transportasi ramah lingkungan ini, rasanya seperti kita tuh harus kembali menyehatkan diri kita nggak sih mbak? apa salahnya jalan kaki, kalau dekat. selain bumi sehat, kita juga sehat.

  18. Harus banget ya mbak ada kesadaran buat menjaga lingkungan karena kalau nggak gitu iklim jadi tidak terkontrol dan akhirnya yang rugi manusia juga. Aku juga belum sempurna tapi berusaha semaksimal mungkin melakukan hal-hal di atas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: