lifestyle

Ramadhan….. dan Rasa yang Menyentak dalam Dada

Yaks.

Udah lihat penampakan baru blog saya kan? Uhuks. Hehehe, setelah menjalani face-off *halah* blog ini berganti header. Tengkiuuu buat my sistah Nui yang sudah alokasiin waktu buat bikinin header enih.

cropped-header-11.jpg

Kenapa ada kartun emak-emak unyu plus bocil?

Yep. Ini (semacam) representasi diriku dan Sidqi. Tapiii, tapiii, kenapa kartunnya lebih kece dari orang aslinya yak? Hahaha. Ya gapapa tho. Namanya juga cita-cita. Mohon doa restunya aja dong deh, hihihi.

Terus, terus….itu kenapa emaknya menjentikkan jari nan lentik? (padahal, si pengampu blog jarinya segede jahe kabeh)

Ceritanya, si emak ini menyambit menyambut setiap tamu yang mampir ke rumah ini.

“Silakan, silakaaan… monggo dibaca setiap curcolan yang tumpah ruah mblegenuk di blog ini yaaa… Hayuk, yang mau komen juga sumonggo loooh… Yang mau nge-share postingan juga boleh…”

Pengin deh, rasanya bisa jadi blogger yang selalu menyambut tamu dengan sukacita tralala.

Begitu juga dengan kartun anak saya, Sidqi. Dia posisi tangannya juga mengarah ke atas gitu kan? Pake kopyah pulak. Nah, itu ceritanya Sidqi lagi berdoa. Memohon agar keberkahan selalu memayungi setiap tamu yang singgah di blog ini *tsah*… InsyaAllah, doa anak sholeh terkabul ya Nak, aamiiin…

Eh, betewe, ngomong-ngomong soal doa, jadi inget kalo bentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan. Iyaaaa.. masih Juni sih, tapi itu kan artinya kurleb SEBULAN lagi dong ya?

pantai
Ramadhan tahun 2013 di Pantai Taman, Pacitan

Hohohooo… TIME DO FLIES!! Pasti banyak yang ngebatin, “Doh, enggak kerasa banget ya, bentar lagi udah mau Ramadhan?”

Iya, saya juga kok.

Rasanya, kayak baru kemareeeen gitu lo, kita ketemu ama Ramadhan, eh, sekarang udah mak bedunduk lagi.

Gimana rasanya?

Errrr… to be honest, saya belum benar-benar siap ||cry||

Bukaaan… bukan karena saya enggak kuat nahan makan loh yaa… kalo masalah itu sih, insyaAllah udah lewat dong, fasenya hohoho. Tapi lebih kepada, heiii, mengapa batin saya BELUM merindukan Ramadhan??

I mean. Gini lho. Ramadhan itu kan correct me if I’m Wrong artinya “membakar”. Bisa dianalogikan membakar semangat kita untuk lebih bergairah, meledak-ledak dalam membangkitkan passion ibadah dan mengabdi pada Sang Penguasa Semesta.

Ramadhan juga membakar dosa-dosa kita di masa lampau, apabila kita benar-benar serius ngejalanin setiap ibadah, dengan hati yang tulus ikhlas.

Membakar apa lagi? Membakar duit, pastinya… karena banyak SALE RAMADHAN dan SALE LEBARAN **terkutuklah wahai department store sejagat raya**

Sorry, just kidding. 🙂

Serius nih. Saya ngerasa, batin saya masih digerojoki dengan kecintaan duniawi yang berlebihan. Motivasi hidup masih saja berkutat dengan –yeah, you can guess– duit, prestise, having fun, yang semacam itulah.

Salahkah?

Well, enggak juga lah. Karena siapapun juga tahu kan, kalau hidup emang butuh duit. Tapi, hidup sejatinya adalah bagaimana kita berpasrah dan menyandarkan semua urusan kehidupan pada Sang Maha Sutradara. The thing is, kadang –atau sering?– daku kerap terjebak pada over-confidence, ngerasa kalo aku adalah “aktris utama” dari setiap perjalanan hidup. Dan, kerap “lupa” (atau sengaja melupakan) bahwa kita harus tawakkal sejak awal.

Okey… okey… pada intinya, mumpung Ramadhan masih bulan JUNI mendatang, mumpung kita masih ada waktu untuk bersiap-siap, maka sucikan jiwa raga sekarang juga. *self-talk* Dan, banyak-banyak bermohon pada Dia, agar kita diberi panjang umur untuk bisa bersua dengan bulan suci. Mana aminnyaaa? 🙂

Sebagai penutup, saya tuliskan naskah yang mengantarkan sebuah iPad mini ke pangkuan emaknya Sidqi. Yep, saya dipercaya memenangi kontes “Love Ramadhan” di okezone(dot)com. Sekali lagi, ayo deh, kita sama-sama get ready supaya bisa TOTAL JENDERAL dalam mengarungi indahnya Ramadhan.

Kalau ngerasa belum siap, yuk sama-sama membasuh jiwa. Karena kalbu yang kerontang memang butuh asupan ruhani dengan mendekat pada Illahi Robbi.

***

Naskah yang menjuarai Kompetisi “Love Ramadan” Okezone(dot)com tahun 2013

Kalau waktu diibaratkan pedang, maka Ramadhan bisa diibaratkan laksana samurai nan tajam yang siap melibas setiap nafsu angkara yang menggelayut dalam dada. Bagi saya, Ramadhan adalah sebuah “senjata istimewa”. Ramadhan-lah, entitas yang sanggup membuat saya meneken tombol “pause”; jeda dan rehat sejenak dari roda kehidupan, target-target duniawi yang tampak semakin menggila.

Ya. Sebelas bulan menghirup napas di bumi ini, cobalah kita hitung dengan jujur, berapa porsi jejak kehidupan yang kita persembahkan pada Yang Maha Kuasa? Dalam sehari, ada 24 jam jatah hidup kita. Buat apa saja, si 24 jam itu?

Sholat? Hmm. Hanya 5 waktu. Katakanlah, kita hanya butuh masing-masing 10 menit untuk satu periode sholat. Maka, kita alokasikan hanyak 10 x 5 = 50 menit. Tidak sampai sejam!

Sisanya?

Untuk dunia, dunia, dunia.

Tatkala bekerja, mengumpulkan pundi-pundi rupiah, apakah kita sempat mengingat—minimal menyebut nama–Tuhan?

Apakah kita ingat, untuk apa tujuan kita dihidupkan oleh-Nya di muka bumi? Apa sempat kita mentafakkuri firman Allah dalam Surat Adz Dzariyat 56, “Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan Manusia melainkan untuk beribadah kepadaku”. ?

Ataukah, kita kerja hanya demi rupiah? Demi deposito? Demi gengsi? Prestisius? Wibawa? Karir?

Aaaah…. Alangkah ruginyaa……

Dan, Ramadhan Selamatkan Kita….

Berterimakasihlah pada-Nya, karena kita masih diberi kesempatan untuk kembali bersua dengan Ramadhan. Ramadhan memberi kita keleluasan untuk berkontemplasi. Merenungi periode kehidupan yang telah kita jalani. Ramadhan mengajarkan kita untuk detoksifikasi, bukan hanya secara fisik, tapi juga secara jiwa. Semoga, Ramadhan menjelma menjadi “jiwa baru” dalam pribadi kita.(*)

Advertisements

38 thoughts on “Ramadhan….. dan Rasa yang Menyentak dalam Dada”

  1. Waah..selamat header barunya Mak! 🙂
    Sebelum ramadhan juga, marilah kita tumpengan atas header baru tsb wkwkw Iyah, semoga Alloh memanjangkan usia kita hingga bisa berjumpa dan memaksimalkan bulan penuh berkah tsb. aaammiin!
    Bagi dong Mak iPad Mini nyaaa :3

  2. Header nya keren, mbak Nurul 🙂
    Betul, seperti halnya sebuah nama yang bisa jadi do’a, maka header pun bisa jadi do’a 🙂

    Saya melihat belum ada menu-menunya agar memudahkan pengunjung (yang setelah disambut dengan hangat) bisa mudah menjelajahi blog lewat navigasi:
    Lifestyle | Parenting | Kuliner | Traveling

  3. Ramadhan ga lama lagi, benar benar ga kerasa Mbak hahaha. Padahal resolusi ramadhan tahun lalu banyak yg belum tuntas dilakukan 😦

    Blognya lebih seger,ikutin ngaminin sang bocah deh hehehe. Wah tahun 2013 ng Pacitan ndak mampir rumah mbah saya tho mbak? 😀

      1. Siiikk siikkk embahmu namanya siapa? Mbahku pak Abdul shomad (alm) Dan umiatun (almh). Rumah jl. Kelapa gading… Sekitar 100 meter Dari masjid bangunsari.

        Jangan2 kita sodaraan loooh.

  4. Eeeeeeh….aku baru baca tulisan yang menang di OkeZone….wuiiiih…langsung merinding baca, sangat pantas menang.
    Btw, header barynya cakep mbaaaaaak…..unyu-unyu gitchuuuu 😀

  5. Wow, selamat atas iPad Mini yang sudah bertengger manis di pangkuan sang putra, Mbak. Memang artikel yang menang ini menyejukkan sekali, bahkan membuat saya yang notabene tidak berpuasa Ramadhan ikutan kangen dengan euforia Ramadhan, ketika dagang makanan dan es buah bertebaran setiap meter di jalanan dekat rumah dan dekat indekos :hihi.

    Sebentar lagi Ramadhan, selamat menunaikan ibadah puasa! :)).

  6. Saya belom dapet kesempatan untuk buka webnya di desktop. Mobile version gak kebuka semua headernya. Hiks. Makasih mbakyu sudah diingetin soal Ramadhan. Selamat buat kemenangannya! Selalu sukak baca tulisan njenengan meskipun akhir akhir ini juarang bw. Hiks.

    1. Demi dirimuuuh Bapaknya Aaqil… Aku insertkan gambar headernya :)) Etapiii, tibakno PR Renovasi rumah maya masih terpampang nyata di depan mata 😦 Kudu memperbaiki categories ((karena selama ini aku random bingits, hiks))

      Aku belakangan ini juga masih doyan BW, tapi agak jarang ninggalin komen siy. InsyaAllah, mau lebih rajin baca Al-Quran jelang Ramadhan *Hlo* Sama baca blog2 Islami deh **tekad**

  7. rumah barunya keren…
    aq jg ngerasa blm siap maak, ini hutang puasa 4 hari dan ada hutang puasa jaman hamil anak ke 3 kmrn 15 hari blm dibayar, biarpun udah bayar fidyah tapi kok ngerasa ga sreg kalo blm dibayar hutang puasanya…semangat bayar hutang..mumpung udah ga pumping lagi… 😀

  8. aaw.. headernya cantik mbak. secantik akyu… eh salaaah… secantik yang punya blog lah yaaa ;P
    iya, aku belum persiapan sama sekali menyambut ramadhan kali ini. sedih *soksibuk* 😦

  9. memanglah emak yang satu ini hebatnya luar biasa, dah headernya keren, tulisan sering banget menang kompetisi hanya satu pintaku mak jadikan aku muridmu ting…ting sambil kedipin mata. bulan depan dah ramadhan moga bisa membersihkan jiwa dengan berpuasa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s