Keluarga Bahagia dan Sehat Finansial dengan Asuransi

Keluarga  Bahagia dan Sehat Finansial dengan Asuransi

Bahagia itu sederhana. Menyaksikan seluruh anggota keluarga selalu sehat, rasa tenang dan nyaman yang membawa kebahagiaan itu pun pasti datang.

Menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga secara umum gampang. Cukup pastikan bahwa anggota keluarga kita selalu mencukupi kebutuhan gizinya dengan makanan yang sehat, pola makan teratur, istirahat cukup, dan sesekali berolahraga di tengah kesibukan.

Tapi, ternyata itu tidak cukup. Pengertian menjaga kesehatan keluarga ini lebih luas dari yang kita bayangkan sebelumnya, lho!

Continue reading
Advertisements

Rebut Pahala Dunia-Akherat, melalui Asuransi plus Wakaf!

Setiap kali dengar kata “asuransi” so pasti aku langsung membayangkan sekian rupiah yang kudu disetor dalam wujud polis, juga nilai pertanggungan apabila terjadi apa-apa dengan si pemegang polis. Intinya langsung tertuju ke hal-hal yang sifatnya individu dan duniawi banget lah.

Misalnya, Bapak A selaku pemegang polis meninggal dunia, maka asuransi hanya membahas dan mengurus hal-hal berapa rupiah yang diterima oleh istri dan anak selaku ahli waris.

Jarang ada yang membahas, atau minimal terpikirkan, ”Sepeninggal Bapak A tadi, gimana ya untuk memanjangkan amal beliau? Gimana supaya pahala beliau tetap mengalir meskipun udah berpulang?”

HAMPIR KAGAK ADA, ye kaaan.

NHCM1514

Pengin siapin yang terbaik buat Sidqi 

Nah. Ternyata ada lho orang-orang brilian di balik Sun Life Financial Indonesia yang memikirkan hal tersebut. Bagaimana meng-combine aspek duniawi (masa depan ahli waris) dengan aspek akherat (gimana supaya pahala almarhum/pemegang polis tetap mengalir).

Terobosan yang ‘anti-mainstream’ di dunia asuransi itu berwujud ”Asuransi Briliance Hasanah Maxima” (ABHM). Produk ini dilengkapi manfaat WAKAF. Sehingga memungkinkan nasabah Asuransi Hasanah Maxima untuk bikin financial planning berorientasi dua hal sekaligus. Merencanakan keuangan masa depan, sekaligus beribadah wakaf di saat yang bersamaan, dengan Pasti, Kini dan Nanti.

Wakaf-sunlife-1

Wait, waiiit… WAKAF? Bukannya wakaf itu harus berupa rumah atau tanah ya?

 

Ternyata tidak, gengs! Bersyukur saya hadir dalam bloggers gathering Bersama Sun Life, yang digelar di Bangi Kopi Resto beberapa waktu lalu. Ada Pak Norman Nugraha, selaku Chief Sharia Business Sun Life Financial Indonesia, yang demikian bersemangat mengedukasi bloger bahwa WAKAF itu BISA BANGET pakai duit lho! Bisa dilakukan berkala, dan nggak harus dalam jumlah yang langsung sak hohah!

“Melalui produk ini, Sun Life membantu masyarakat agar dapat melaksanakan ibadah wakaf dengan pasti, kini dan nanti. Lebih PASTI karena wakaf disalurkan melalui Nazhir (badan wakaf) tepercaya, yakni Badan Wakaf Indonesia (BWI), Dompet Dhuafa, Rumah Wakaf, serta 174 lembaga yang terdaftar di BWI. Nantinya pemegang polis bisa memutuskan untuk berwakaf melalui nazhir yang mana. Kami hanya bekerjasama dengan nazhir yang kompeten, demi optimalnya pemanfaatan dana wakaf. Skemanya adalah, dana yang terhimpun akan disalurkan oleh nazhir ke berbagai sektor social yang membutuhkan, mulai dari Pendidikan, ekonomi hingga kesehatan. Salah satunya, wakaf akan dikelola oleh Dompet Dhuafa yaitu di RS Dhuafa AK Medika Sribhawono di Lampung Timur. Amal kita melalui wakaf tepat sasaran dan bisa menjadi amal jariyah,” ucap Pak Norman.

 

Terobosan yang sangat brilian!

Mengombinasikan perencanaan untuk dunia sekaligus berorientasi akherat! Now, let’s talk in a bigger picture. Kenapa WAKAF? Manfaat dan Hikmah Berwakaf tuh apa saja?

Jadi gini, teman-teman. Berdasarkan riset komprehensif yang dilakukan Badan Wakaf Indonesia (BWI), terkuak fakta yang cukup mencengangkan. Potensi Wakaf di Indonesia ini mencapai 180 TRILIUN Rupiah lho. Tahu sendiri kan, muslim di Indonesia jumlahnya banyak. Mereka seyogyanya antusias dong kalo diajak wakaf, karena ini termasuk amal jariyah yang pahalanya bakal terus mengalir, meskipun kita sudah meninggal dunia.

The thing is, potensi baru sebatas potensi doang. Data yang terhimpun mengabarkan bahwa pada tahun 2017, TOTAL penghimpunan dana wakaf di Indonesia ternyata baru 400 miliar saja.

Bayangkan.

Potensinya 180 TRILIUN. Eh, yang terhimpun baru 400 Miliar.

Njomplang banget, yhaaaa

Karena itu, kita patut angkat topi pada ide brilian yang diluncurkan Sun Life melalui ”Asuransi Briliance Hasanah Maxima” (ABHM) ini. Ketika kolaborasi digelar dengan pihak pengelola wakaf yang kompeten, maka ini bisa jadi upaya investasi strategis banget lho! Bisa untuk menghapuskan kemiskinan dan menangani ketertinggalan di bidang ekonomi, Pendidikan dan kesehatan

Eitss! Buat yang masih bertanya-tanya, apakah produk ini worth to buy atau engga… apakah dijamin aman atau engga… No need to worries! Karena Fitur wakaf bagi pemegang polis Syariah yang dibenamkan dalam ”Asuransi Briliance Hasanah Maxima” (ABHM) ini udah memperoleh dukungan dari DSN-MUI. So, peserta asuransi daam mewakafkan manfaat asuransinya hingga 45% dari santunan asuransi, dan 30% dari manfaat investasi dari polisnya. Asuransi Syariah ini juga didukung agen berdedikasi dan tersertifikasi wakaf, yang dikeluarkan Sun Life, bekerja sama dengan DSN Institute dan Badan Wakaf Indonesia.(*)

 

Prudential Serahkan Mesin Apheresis di RS Universitas Hasanudin Makasar

“Sakit kanker itu lama-lama mirip flu ya. Banyak banget yang kena kanker belakangan ini.”

Begitu ucap salah satu senior saya. Suaminya saat ini tengah bertarung melawan kanker paru-paru. Aneka terapi harus dijalani. Berbagai pengobatan tentu butuh stok kesabaran dan anggaran yang tidaklah mini.

Siapapun bisa terkena kanker. Tua-muda… Energik-pasif….. Stresful-joyful… sepertinya kanker ini betul-betul jadi semacam ‘wabah’ dan tentu saja silent killer.

Continue reading