Yuk, Tingkatkan Iman dan Imun di Ramadhan 2020

Iman dan Imun.

Dua hal itu yang harus selalu kita akselerasi di Ramadhan kali ini. Apalagi kalo bukan karena gempuran covid-19. Di Ramadhan kita merasakan lapar. Satu terapi syariat yang himahnya membuat kita merasakan apa yang selama ini dirasakan oleh kaum dhuafa. Lalu, ditambah lagi adanya pandemi virus.

Kalau puasa adalah terapi ubudiyah yang datang dari syariat, maka musibah virus ini adalah terapi ubudiyah yang dayangnya dari takdir kehidupan. Hikmahnya, tentu saja, membuat kita merasa lemah, fakir, hina, dan selalu merasa butuh kepada Dzat Yang Maha Agung.

Maka, boleh jadi, Ramadhan tahun ini bagi sebagian orang, membuat ibadah kian khusyuk. Ramadhan bertabur banyak hikmah. Di tahun ini, seakan-akan lailatul qodar terjadi setiap malam. Kita benar-benar bermohon agar Allah memberikan takdir terbaik untuk kita semua.

So, ini nasehat buat diriku. Berhentilah melihat dunia dengan segala kompleksitas urusan-urusannya. Berhentilah menganggap dunia hanya sebagai tempat bersenang-senang; juga jangan pula menganggap dunia sebagai tempat susah belaka.

Kenali. Sadari. Ikuti dan kembalilah pada satu-satunya tujuan kita diciptakan d muka bumi ini. Yaitu menetapi sifat penghambaan. Konsisten merasa lemah dan butuh kepada Allah ta’ala.

Maka, penghambaan terhadap ALLAH tak melulu ditemui pada hal yang selalu enak dan menyenangkan (dari kacamata manusia). Ia ada pada susah payahnya perjuangan. Pada sakitnya ujian. Pada nikmat-nikmat yang berkelindan antara SYUKUR dan TAKUT akan beratnya hisab di negeri akherat kelak. Lalu, kesemuanya membawa hati pada kesadaran. Pada ketidakberdayaan.

Ramadhan adalah momentum menguatkan iman. Konsekuensinya, kita kudu tingkatkan ibadah siang dan malam. Setelah memastikan kita ikuti prosedur pola sehat yang dianjurkan ahli, yuk tetap berada dalam misi meningkatkan keimanan. Tingkatkan iman dan imun. Ibadah jangan kasi kendor!

Mudah-mudahan dengan keimanan itu, akan menambah rasa tenang dalam hati. Yang dengan ketenangan hati, akan menyehatkan jiwa raga kita.

So, hadirnya wabah menular di bulan Ramadhan ini, harus jadi JALAN UNTUK PERBANYAK TAFAKKUR, bukan untuk banyak tidur.

Semoga ALLAH jadikan Ramadhan kita penuh berkah dan hikmah.

Semoga ALLAH beri kesehatan dan keselamatan untuk kita semua, dan mengangkat segala wabah dan musibah.

One thought on “Yuk, Tingkatkan Iman dan Imun di Ramadhan 2020

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s