Lebaran Tahun Ini, Momentum Tobat Kaum BPJS (Budget Pas-Pasan Jiwa Sosialita)

Euwwww, judulnya (tumben) panjang amat šŸ™‚ Gapapa lah ya. Lagi pengin bikin judul yang puanjaaaanggg. Eniwei, hari ini daku mau ngobrolin soal gimana tips berhemat di momentum Lebaran. Tau sendiri lah, yang namanya lebaran, selain rentan bikin badan jadi lebar-an, juga menjadi tersangka utama ‘sakaratul maut’-nya isi dompet dan rekening bank.

Atas nama “Yaaahhh, namanya juga Lebaran, setahun sekali ini…” mayoritas dari kita, entah kenapa, jadi demen banget hambur-hamburin duit. Untuk apapun! Bukan hanya buat ngasih salam tempel ke ponakan atau krucils yang main ke rumah; tapi duit tuh kaya lenyap ziiiingggg begitu saja, dan ketika ditelusuri, embuh ra weruh ke mana tuh hengkangnya.

Tahun ini, Lebaran bakal sangaaaat berbeda. AMAT SANGAT PUNYA DIFERENSIASI KUAT jika dibandingkan dengan momentum Lebaran yang biasa kita lakoni. Yang paling jelas bedanya adalah, kita dipaksa untuk di rumah aja (eh, tapi ga tau ding, belakangan ini kok banyak juga yang mudik/pulang kampung). Kalo aku personally, lebih memilih tidak ke mana-mana. Wis rapopo, ndekem nang omah ae.

Lebaran 2018 dan 2019 aku spending budget udah lumayan tinggi, sih. Karena kami sekeluarga kan “mudik” ke Jakarta. Ongkos tiket pesawat dan KA-nya kan udah lumayan ya cyyyn. Belum lagi biaya makan, oleh-oleh, dll dst.

Baca: Cerita Lebaran ke Jakarta

Karena itu, ya Alhamdulillah, 2020 ini ga terlalu pedih pedih amat lah, walopun Lebaran hanya #diRumahAja

Kalo TIPS untuk BERHEMAT selama Lebaran yang udah aku praktikkan, di antaranya:

(1). BEDAKAN ANTARA KEBUTUHAN DAN KEINGINAN

Terutama, keinginan buat PAMER šŸ˜› #No Hard feeling yes šŸ˜€ Mudik, ketemu keluarga besar yang lamaaaaaa tak pernah bersua, manusiawi lah ya, kalau pengin dianggap “Wah, udah sukses ya di kota besar?” Karena itu, tidak sedikit yang mati-matian meng-upgrade penampilan ataupun melakoni hal-hal yang ‘belum waktunya’. Kaum ini biasa dilabeli sebagai BPJS alias Budget Pas-Pasan Jiwa Sosialita. Mudik–yang harusnya bisa naik bus umum/transportasi massal–malah jadi sarana untuk pamer mobil terkini, kalo bisa yang membangkitkan aura kemevvahan, walopun kudu hutang sana sini.

Baju juga gitu. Kudu ngikutin trend fashion yang happening banget. Yah, kalo memang budget-nya ada (dan nggak ganggu cash flow, dana darurat dan sebagainya) atau kalo memang kamu adalah sultan semacam Nagita Slavina sih Ok OK aja.

Tapiiii, kalo setelah Lebaran, nafas jadi senin-kemis, dan empot-empotan buat bayar hutang? Oh, well….

(2). SIAPKAN ANGGARAN LEBARAN, DAN PATUHI!

If you fail to plan, it means you plan to fail.

Bikin planning dan budgeting buat momen Lebaran itu pentiiing pake banget! Jangan sampe menganut asas “Liat ntar aja, dahhh.” Karena ntar itu merembet ke berbagai pengeluaran tidak perlu, yang malah bikin kondisi keuangan kita acakadut! Intinya, jangan terjebak LATTE FACTOR ya gaes!

Baca: Jangan Terjebak Latte Factor

Tapi memang kudu diakui sih, agak sulit ya, buat bener-bener tertib dan patuh 100% pada budget Lebaran yang kita bikin. Adaaa aja bocor halus sana-sini. Padahal, anggaran itu semacam “road map” ala-ala supaya kita nggak tersesat dan kedodoran pasca Lebaran.

Kalo saya pribadi gini, andaikata potensi kebocoran anggaran itu seputar “charity” biasanya sih, gapapa kasih aja. Artinya, itu masuk pos sedekah. Bisa juga kita ambil dari dana sosial yang kita alokasikan setiap bulannya ya. Seperti kata Ustadz untuk urusan sedekah, ngga perlu itung-itungan. Biarlah ALLAH yang akan membalas perbuatan (semoga) baik kita itu.

(3). BERHEMAT UNTUK MASA DEPAN YANG SERBA TIDAK PASTI

Kita sedang berada di fase “The New Normal”. Semuanya serba tidak jelas, tidak pasti. Aturan berubah dalam hitungan hari. Kebijakan (yang tidak bijak) terpampang nyata di mana-mana. Jadiiii, apa iya, kita masih mau hambur-hamburkan duit dalam kondisi begini?

Terlebih kalo kamu berprofesi sebagai freelancer. Ulalaaaaa, yang pegawai tetap aja rentan di-PHK kok; apalagi pekerja lepas. Serba ngga jelas. Maka, yang harus dilakukan adalah: MENABUNG!

Prinsip: Kita berharap akan hal terbaik, tapi kita kudu siap dengan hal terburuk

**

Manteman mungkin mau share tentang TIPS BERHEMAT ketika Lebaran? Silakan tulis di comment ya. Oh iya, saya beberapa kali bikin postingan related to Lebaran. Bisa dibaca di sini ya –> https://bukanbocahbiasa.com/?s=lebaran

One thought on “Lebaran Tahun Ini, Momentum Tobat Kaum BPJS (Budget Pas-Pasan Jiwa Sosialita)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s