Bebek Rendah Kolesterol

Sebenernya, udah ada jadwal buat posting berbahasa Inggris di Blogger English Club (BEC). Temanya juga udah “manggil” banget. Tapiii, kok ya masih kebayang2 Madura yak? Jadi, maaphh buat para punggawa BEC. Sepertinya, Jumat ini daku kagak ngerjain PR dulu. Maaapph, maapphhh *sungkem ke Dani, mba Nita dan Mas Ryan* Sebagai gantinya, aku mau cerita2 soal traveling *jyaah* ke Madura, kemarin. Duile bu-ibuuu, cuman ke Madura ajah dibilang traveling *lempar bebek sinjay* *haus penggunaan kata ‘traveling’ di blog inih* Berangkatlah daku bareng 3 gelintir bolo plek ke Madura. Destinasi kita? Yaaa… karena bebek sinjay udah terlampau mainstream, maka kita plesir cuzzz menuju BEBEK SONGKEM. Weitsss, namanya unik yak? Yo’i broh,… karena karakter nih bebek emang ‘anti-mainstream’ bangets. Udah sering denger kan, hosip-hosip yang menyebutkan kalo bebek adalah TERSANGKA UTAMA MEMBLUDAKNYA ANGKA KOLESTEROL, ASAM URAT, dll-nya dalam bodi kita? Makan bebek bikin galau maksimal?? Nnnaaah…si bebek songkem ini udah paham kegalauan emak(s) semua. Sooo… dibikinlah menu bebek yang RENDAH kolesterol! Bahkan, tagline-nya JUARAAAA bangeeettss! Bebek Pilihan Para Dokter! Oh-yeaah! :)) ok-2 ok-3 ok-4 oke-1

Kenapa dinamai Bebek Songkem? Dalam bahasa Jawa, songkem sama artinya sungkem, sering dikaitkan dengan sungkem pada orang-orang yang kita hormati, seperti orangtua, kyai dan tokoh. Di setiap desa di Madura, minimal ada seorang kyai, yang dengan sukarela mengajari ngaji anak-anak desa tanpa digaji. Sebagai bentuk tanda terima kasih wali murid pada kyai tersebut, maka pada hari-hari tertentu, wali murid membawakan oleh-oleh spesial berupa bebek atau ayam. Bebek ini dimasak dengan cara dikukus tanpa air selama kuranglebih 3 jam dengan posisi leher dan kepala bebek ditekuk menunduk seperti orang sungkem. Sebagai ganti air, dipakai batang pohon pisang. Karena cara mengukus dengan menggunakan pohon pisang belum ada istilahnya. Nah, di kampung bebek songkem tadi, cara masak seperti itu diberi istilah “songkem”, karena masakan spesial ini khusus diberikan kepada kyai atau orang yan gsangat kita hormati. Bebeknya dibuat berposisi “nyongkem”.   Piye rasane, Mak?? Enyaaaakkk…!! Ada aroma ‘entah-apa-sebutannya’ yang gak bakal kita temuin di masakan2 lain loh. Mungkin, itu berasal dari batang pisang (gedebog) yang jadi pendamping si bebek dalam menghadapi panas-membaranya api kompor nan bergejolak *jiyaah* Sambel mangganya dooong, juara..!! Yang paling asik dari makan di sini adalah, no worry deh, soal kolesterol dll-nya. Ini lumayan banget untuk mengobati hati yang gundah-gulana. Jadi, jadiii, mau kulineran bebek, tanpa digelayuti rasa bersalah? Yuk, cuzzz mareee ke : Bebek Songkem Pak Salim Jl. Raya Ketengan 85 Burneh Bangkalan Madura (031) 799.5523 0877.5092.0092 dll

IMG_0552

IMG_0553

[KulinerSurabaya] Bakso Pangsit Mie Ayam Tiga Raja

BAKSO dan Pangsit Mie Ayam kayanya udah jadi makanan sejuta umat ya.

Meski udah eksis di penjuru bumi, eeh, kuliner bakso-pangsit ini masiiiih aja menggoda iman.

 Di suatu siang cerah nan merekah *eeettt dah, so rhyme!* aku berkuline di Bakso & Pangsit Mie Ayam Tiga Raja.

Tadinya, warung ini bercokol di deket rumah, kawasan Rungkut Menanggal Harapan.

Tapi, berhubung kontrakan warungnya udah abis, doi move on deh, ke Rungkut Mapan Selatan C1/32 (samping TK Al-Wahyu Bilingual)

 Eniwei, dibandingkan warung semula, tempat yang sekarang lebih cozy, asik dan resik.

Satu hal yang disayangkan : parkirnya (terutama mobil) syusyaaaahhh banget. Hiks.

Mie ayam di sini disajikan dengan taburan bawang goreng, daun selada segar, plus pangsit rebus.

Kalau baksonya pakai mie putih (bihun)

 Nah, karena kita udah laper pake banget, lupa deeeh, motonya ketika mie bihun dari bakso udah kecampur ama mie pangsit, hihihi….

Yang paliiiiing JUARA adalah : pangsit gorengnyaaaa….

Dagingnya kerasa bangeeettt, pangsitnya kriuuuk, guriiih, sedaap, dan harganya? Cuman 2 ribu perak ajah!

Emang, warung ini mematok harga yang mur-ce banget.

Pangsit Mie Ayam seporsi : 8 ribu

Bakso (isi 5, isi boleh milih/customized: pentol, bakso tahu, siomay goreng) : 10 ribu.

Minuman dllnya juga Murah Meriah Muantabs deh.

Hayuk melipir ke sono, aaaahhhh…..

“One Stop Shopping” buat Bebek Lovers

Siapa doyan bebek?

Image

Sudah pasti, saya bakal ngacung tinggi-tinggi. Bebek itu makanan yang gampang bikin kangen. Apalagi kalo di-combine dengan sambel yang bikin hoh-hahh-hohh–haaah alias kepedesan, dijamin, nasi sebakul bisa tandas!

Hahaha…. Kabar yang menggembirakan adalah, banyak banget varian bebek yang tersaji di jagat kuliner. Ada bebek sambel korek-lah, bebek sambel mangga, bebek bali, endebrai, endebrai.. Segala rempah yang tumpah-ruah di sekujud bodi bebek, makin bikin acara makin kian sip-markosip.

Sayangnya, kadang selera per-bebek-an kita ga mesti akur sama partner makan. 

Kita sih, doyan ama menu bebek di situ, let say, bebek sambel korek. Tapi, temen nongkrong kita malah pengin ngemil bebek sambel mangga, yang mana kagak ada di sono.

Mau ngibrit ke resto lain?! Mana sempatt?!?!

Image

Pak Wawan Sugianto, owner Bebek Harissa

Thanks God, di Surabaya, ada satu warung baru yang khusus menyajikan segala macam bebek yang kondyaaang di seantero jagat. You name it, guys! Pengin bebek sambel korek? Ada!

Bebek sambel mangga? Tersedia.

Bebek rica-rica, bebek sambel ijo, bebek goreng kremes yang nggak pedes pun komplit=plit-plitt!!

“Memang kami ingin Bebek Harissa ini bisa dikunjungi seluruh anggota keluarga. Yang suka pedes, bisa makan di sini. Anak-anak juga tetap bisa makan bebek kremes,” kata Pak Wawan Sugianto, owner warung Bebek Harissa ini.

Ambience warung sangatlah okai dokai. Kesan homey langsung ketangkep dah. Apalagi, warung ini terletak di jalan MERR (by pass) yang lumayan baru di kawasan sekitar Rungkut Surabaya.

Pas jam lunch, penuuuhhh banget dengan para profesional yang nyari makan. Yang recommended di sini adalah: Bebek Mas Bro. Seporsi, udah dapat nasi dan bebek goreng, plus serundeng khas bebek suroboyo, sambel mangga plus lalapan. Harganya? 15 ribu ajah.

Mmmeeeehhh, nyelamatin dompet banget kan? Sayur asemnya juga mantap surantap. Semangkuk cukup 7 ribu perak. Yang doyan pedes, boleh banget nyobain bebek rica-rica atau sambel korek. Blaaarrrr… bikin lidah kebakar dah!

Eh, eh, eh, kalo dirimu lagi takut asem urat atau kolesterol atau trauma bebek, kepriben? Oh, don’t worry, be happy… Ada kok menu-menu pemadam kelaparan, semacam ayam dan bandeng. Dimasak dengan spice yang luar binasa mak nyus.

Varian ayam mengikuti varian bebek juga. Info penting nih, ayamnya adalah ayam kampung yang guriiiiihhh bin gak alot sama sekali. Kalau mau tahu lebih banyak soal warung ini, kepoin aja twitternya @bebekharissa

Dijamin langsung ngecessss, pas liat gambar-gambar yang ada di sono.