One Day at Miracle….

“Mbak, silakan registrasi di sini ya. Mbaknya beauty blogger?”

Jedheeerr. Gak salah nih. Saya?? S a y a a a?? Dengan penampilan acakadut khas emak2 Suroboyo yang selalu kepanasan ini….. saya??? dituduh sebagai BEAUTY BLOGGER?

Ulalalaaa…… #endhele kumat #syahrinto-harahap mode on

Image

 

Ya udahlah, jarang-jarang loh, saya dituduh beauty blogger. Saya iya-in aja biar cepet. “Iya mbak, saya blogger yang beauty(ful)… Hehehe.”

Di lokasi klinik estetik cethaaar ini, saya lihat segerombolan ibu2 lain. Yang kayaknya sama nasibnya dengan saya. Ciri-ciri: tampilan ala kadarnya, bawa tas yang murce banget. Enggak kenal ama Louis Vuitton, Hermes, kalopun mau nenteng merek2 ‘ngeri’ itu, pasti ketahuan produk KW hahahaha….

Kami-kami ini, para blogger kreatip (meski kere teteup aktif) yang dengan pede maksimal, dateng ke klinik berbandrol jutaan rupiah. Yeaaah, kita memang bukan tipikal nonik2 berkulit transparan yang rutin nge-Miracle karena mau perawatan. Tapiii, pe-de teteup membahana duong!

Hari ini, kita bakal diceramahin panjang lebar soal treatment ter-gres gitu, di Miracle. O iya, FYI aja siy, nih klinik emang kondang bambang gulindang. Cabangnya udah ada 18 biji gitu loh.

Dan, yang bikin gue takjub, di situs majalah SWA, owner nih klinik, namanya dr Lanny Juniarti, bilang gini,

“Miracle dibangun atas dasar passion. Saya mempunyai pengalaman di mana masalah kulit wajah bisa membuat seseorang tidak percaya diri. Untuk itu, saya ingin membuat semua orang percaya diri sehingga bisa meraih impian mereka dalam hal apapun.”

Woww… nih tante pasti muridnya Rene Suhardono deh. Yakin!

Yang keren lagi dari Miracle, mereka tuh menganggap setiap konsumennya adalah pribadi unik dan spesial, pake banget.

Makanya, nggak ada ceritanya perawatan pake spons bekas orang lain. Alat2nya steril banget. Sekali pake, langsung buang. Atau, kalau model customer-nya mirip eike, udah pasti spons bedaknya dibawa pulang dah. #anti-mubadzir #emak-irit-alert #harga-spons-nya-mahal-tauk

Makin kagum dah, kalau ngeliat #prinsip-hidup yang diusung dr Lanny. Doi pengin banget konsumen makin percaya dengan beragam talenta dokter2 Indonesia. Jangan plencing ke Korea mulu dong, kalo sekedar pengin filler, thread, atau botox (*eh, bener nggak sih, nulisnya, heheuee…)

Selain didukung oleh tim dokter dan beauty therapist berpengalaman, Miracle juga didukung oleh produk-produk ternama dari luar negeri yang tidak beredar bebas di pasaran (bukan termasuk kategori kosmetik dan pemakaiannya harus di bawah pengawasan dokter) dan telah teruji secara klinis.

Untuk memberikan hasil yang maksimal, Miracle juga menggunakan alat-alat modern dan canggih yang selalu diperbaharui sesuai dengan perkembangan teknologi.

Selain menjaga privasi pelanggan dengan menyediakan ruang-ruang perawatan yang terpisah dan nyaman, Miracle juga memprioritaskan kesehatan, memberikan perlindungan, serta rasa aman secara menyeluruh bagi pelanggan. (dr Lanny, sumber : Majalah SWA)

Yuk, ah, sekarang kita cuzz ngeliatin apa aja perawatan yang dipamerin pas blogger gathering temmpo hari.

Jedheeerr, idungnya ditusuk-tusuk!

Jedheeerr, idungnya ditusuk-tusuk!

Bihiiiik!! Kalo pada datang ke acara blog-gathering itu, dijamin, kita bakal deg-deg-seerrrr menyaksikan pemandangan mengerikan di depan mata.

Jadi ya, bu-ibuuuu, namanya teknologi kecantikan tuh, segala macam ada dan bisa banget buat dieksekusi. Tipikal wajah Asia punya kecenderungan berhidung enggak menonjol (bahasa diperhalus dari ‘hidung pesek’). Trus, pipi chubby dan dagu yang gundhek alias pendek bingits.

Nah, para dokter ahli bedah estetika ini, semangat membara banget gitu loh, buat mempermak bentuk wajah, supaya bisa makin V-shape.

Disuntik-suntikkanlah itu semacam gel *lupa gue, namanya apaan* jadi semacam filler, dan terjadilah adegan sebagai berikut:

dr. Elita: Jadi, perawatan filler ini sama sekali tidak sakit, karena kami sudah memberikan anestesi kepada pasien sebelum jalani perawatan. Oke, dokter Eli akan melakukan filler pada hidung Mela, model kami.

dr Eli stand by siap memberikan suntikan…. one…. two…. threee…. cuzzzzz…

Audiens : Awwwww….. *ngeri-ngeri-sedap*

dr Elita: Oh, tenang saja, ini nggak sakit sama sekali. Tuh, mbak Mela, modelnya senyum-senyum aja. Yang lebih takut emang para suporternya yaa… pemain bolanya loh gapapa….

dr Eli : (siap nyuntik lagi-ke hidung Mela) cuzzzzzz….

Audiens : Awwwww….. Awwwww……. *ngeri-ngeri-sedap*

dr Elita: Loh, gapapa. Memang suntikan ini diperlukan agar membuat nose-bridge, jadi nanti wajahnya Mela jadi v-shape. Dan, ini langsung kelihatan beberapa menit kemudian.

dr Eli: cuzzzzzzzzz (nyuntik lagi!!!)

Audiens: Awwwwwwwww

dr Elita: Karena memang dokter beda estetik itu seperti pemahat ya, jadi terus akan disuntikkan fillernya sampai menjadi bentuk yang diinginkan.

Oh, Masya Allah…. Nggak tega gue ngelihat modelnya…. Hiks….

Eniwei, mungkin ini beda perspektif aja sih. Perkara cantik, in my humble opinion ya, enggak harus punya wajah dengan V-Shape alias bentuk-bentuk wajah yang kayak artis2 Korea itu kok.

Cantik itu kan, bakal memancar…. ketika kamu begitu mencintai apa yang kamu kerjakan….ketika kesabaran, antusiasme, passionate itu meluap-luap… maka kamu sudah pasti akan terlihat cantik….

Lihatlah dokter Elita (baju putih-celana merah) yang memandu demo ini. Doi kan (maap ya dok….) wajahnya juga bukan V-shape kok. Masih bulet, chubby, dan hidungnya juga biasa ajaa… kayak orang Asia kebanyakan.

Tapi, karena dokter Elita lucu, menyenangkan, asik, sooo… doi kliatan cantik bingits. TANPA FILLER. Tanpa kudu botox endebre-endebrenya. Iya tho?

Akhirnya, periode suntik-mensuntik hidung itu berakhir. Kami-pun menghembus lega. Dan, kian lega pas tahu bahwa hidungnya Mela emang lebih ‘assoy’ sih. Lebih ramping, kontur V-shape-nya dapet lah.

The best part dari acara ini adalah, kita dapat segabruk voucher. Aku juga dikasih produk Marcks & Spencer (yayyy!!!) khusus oleh mbak PR-nya yang super-duper-kiyut.

Big Thanks mbak!

yayy! langsung ngetwit

yayy! langsung ngetwit

Daaannn, lebih asik lagi, manakala bisa kenalan ama duo blogger kiyut-ciamik-asik asal Suroboyo, mbak Niar Ningrum dan mbak Yuniari Nukti.

Ayo mbak, kapan2 kopdaran di Bungkul pas Car Free Day, yuuuuks!

photo all

 

 

 

 

 

 

Advertisements

4 comments

  1. Dwi Puspita Nurmalinda · May 6, 2014

    event nya keren abiz,,sayang aku nggak tahu mak 🙂

    • bukanbocahbiasa · May 6, 2014

      Loh, mak Dwi member KEB tinggal di Suroboyo juga? Wawawawa… kalo gitu, kita twitteran aja mak. InsyaAllah, kalo ada event lagi, saling berbagi kabar yak. Twitter saya: @nurulrahma. Thanks udah mampir di mari ya mak.

  2. Pakde Cholik · May 16, 2014

    Niar dan Yuni tuh langganan kopdar bareng saya Jeng

    • bukanbocahbiasa · May 16, 2014

      Iya….. mbak2 cantik itu kemarin cerita pakde. Saya masih newbieeeee banget kalo di komunitas blogging. Sekarang pengin lebih semangat lagiii ngeblog-nya. Nuwun pakde

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s