Bakso Giman Gresik, Nyam nyam Banget, plus Warungnya Resik

APA?? Ibunya lagi sakit malah plesiran ke Gresik? Tenaaaang, sodara 🙂 Saya tetep stay di rungkut ajah kok. Ini ceritanya super laaaaateeee post 🙂 Udah ke Gresik sekitar errrrr 7 bulan lalu, kali ya? Hahahaha. Dan lupaaaaa melulu buat di-posting. Yo wis, mumpung Ibu sekarang lagi istirahat, eikeh semedi dulu di depan laptop 🙂

Bakso Giman ini konon pusatnya di deket pasar Gresik. Trus, doi buka cabang di kawasan Gresik Kota Baru (GKB). Karena aku pas banget lagi ada acara di GKB, ya kami kulineran yang di cabangnya ajah.

Lokasi warungnya resik bin apik. Enak banget buat dipake nongkrong sambil ngebakso.

Continue reading

Advertisements

Kalau Ibu Sehat, Aku Mau….

…..Jalan-jalan sepuasnyaaaaa!

Maap yah, sekarang blog ini jadi sarana katarsis buat mengeliminir rasa bosan yang numpuk-numpuk, hihi. FYI, ibu saya kan kena kanker paru. Dan, dengan segenap kesadaran penuh serta ikhlas plus sabar yang masih kembang kempis hahahah saya memutuskan buat rehat sejenak dari segala urusan duniawi.

Continue reading

Genderuwo itu Bernama Kanker Paru

Sudah sebulan aku tinggalkan dunia blogging dan segala keriuhan duniawi yang ada di dalamnya. Aku menepi, benar-benar menekuri jalan sunyi dalam arti sesungguhnya. Merasakan setiap detak waktu yang berjalan begitu lambat. Membersamai ibunda, tatkala ia merintih… mengeluh nyaris tanpa suara… mencoba membenamkan rasa sakit yang terus menjalar…

Ibu kena kanker paru.

Sudah pasti, aku melalui fase-fase yang barangkali juga dirasakan para keluarga pasien kanker pada umumnya.

Continue reading

Peggy Melati Sukma: Tak Perlu Pusing walau “Terasing”

 

Sudah 35 tahun, Peggy Melati Sukma membangun karir di dunia keartisan. Namanya kian melambung tatkala celetukan “Pusiiiiing” menggema di sinetron “Gerhana” yang ia bintangi. Prestasi duniawi Peggy tak berhenti sampai di situ. Ia juga seorang pebisnis handal, memiliki sejumlah perusahaan serta aktif membina beberapa yayasan.

Kemudian, hidayah itu datang. Apabila Allah telah berkehendak, maka tak ada yang bisa menolak karunia berupa hidayah. Peggy-pun meniti jalan hijrah. Ia tinggalkan semua peran jahiliyah yang membuat namanya berkibar di jagad selebriti. Konsekuensinya? Harta yang susah payah ia kumpulkan selama 35 tahun, lenyap hanya dalam waktu 2 tahun. Peggy pernah tersuruk, tapi justru ia bersyukur, telah menemukan cahaya benderang bersama Allah.

Continue reading