Kelemahan Bisnis Jual Makanan Online

Saat ini berjualan secara online banyak sekali dilakukan, mulai dari produk fashion, elektronik dan peralatan rumah tangga, kendaraan, hingga jual makanan online.

Untuk makanan, menjual dan menawarkan produk ini tidak perlu lagi dengan pamphlet atau gerai-gerai biasa. Hal ini disukai karena peminat produk-produk kuliner melalui internet sangat tidak terbatas.

Dalam dunia maya banyak sekali situs-situs yang menjual makanan secara online  dalam berbagai produk dan merk. Selain situs web, banyak juga yang menggunakan social media. Jika kita membuka facebook atau social media lainnya, ada beragam jenis foto makanan yang diupload di sana.

Calon pembeli bisa memilih sendiri makanan yang diinginkan dari foto-foto dan keterangan yang ada di sana.

Banyak sekali informasi mengenai kiat-kiat dan tips-tips untuk menjual makanan secara online yang bisa didapatkan dengan mudah di internet, tetapi jarang yang memberi ulasan mengenai kendala-kendala yang sering dihadapi para penjual. Jual makanan online memang tidak semudah yang dibayangkan.

Banyak sekali batasan dan kelemahan yang ada dengan sistem pemasaran ini. Di bawah ini diulas tentang kekurangan-kekurangan sistem penjualan makanan secara online yang biasa dihadapi oleh para pelaku bisnis ini:

 

  • Diperlukan biaya yang cukup tinggi untuk membuat situs web yang baik. Desain dan tampilan web yang menarik, pencarian yang mudah di situs pencari dan web yang mudah dan cepat diakses bukan sesuatu yang bisa didapatkan dengan harga murah, sehingga perlu modal yang cukup besar.
  • Tampilan visual yang terlihat di web atau media sosial biasanya sangat menarik, dan pembeli tentu saja menginginkan hal yang sama, Tapi kadang karena dalam proses pemasakan dan pengantaran, bentuk makanan sedikit berubah, sehingga waktu diterima pembeli, bentuk makanan tidak lagi sesuai yang ada di foto dalam situs web.
  • Bentuk makanan yang menarik tidak menjamin cita rasa yang lezat dan pembeli tidak dapat mencicipi lebih dahulu bila makanan dijual secara online.
  • Bila ada pembeli yang kecewa biasanya menuliskan rasa kecewanya dalam social media miliknya yang bisa dibaca semua orang. Hal ini bisa merugikan si penjual.
  • Sama dengan toko konvensional, pengunjung online juga ingin pelayanan yang cepat. SMS/chat/telepon. Tidak boleh dibiarkan terlalu lama menunggu.
  • Seringnya terjadi penipuan pemesanan, setelah barang diantar ternyata alamat palsu atau alamat sudah benar tapi orangnya tidak memesan makanan itu sehingga tidak dibayar.

 

Demikian ulasan mengenai kekurangan-kekurangan jual makanan online. Hendaknya ulasan tersebut di atas tidak menciutkan nyali anda untuk memulai bisnis kuliner secara online, karena di luar kelemahan-kelemahan yang ada. Kita masih bisa menyiasatinya agar tidak terjadi. Sebagai pengusaha yang baik, agar berusaha semaksimal mungkin untuk memajukan usahanya.(*)

Advertisements

12 comments

  1. ysalma · November 25, 2016

    Kelemahan akan diikuti berbagai kelebihan. semangat 🙂

  2. nyonyasepatu · November 25, 2016

    karena gak jago masak, kayaknya agak gak mungkin jualan makanan nih hehe

  3. dani · November 25, 2016

    Dari kelemahan itu bisa muncul peluang usaha. 😀

  4. Timothy W Pawiro · November 25, 2016

    Drpd buat web, mending mulai dari Instagram dulu kali ya, atau ga nebeng ama situs online shop ya biar lbh mudah 🙂

  5. winnymarlina · November 25, 2016

    Tampilan visual ama kenyataan yg beda memang membuat kesal kak

  6. Hairi Yanti · November 26, 2016

    Tapi kelebihannya juga banyak ya, Mbak. Bisa menjangkau banyak pihak di dunia maya. Semoga kelemahannya bisa diminimalisir 😀

  7. Vicky Laurentina · November 26, 2016

    Menurut saya, bisnis jual makanan online yang terbaik itu Pizza Hut Delivery.
    Tampilan webnya sudah cukup interaktif, memprovokasi pembelian, mudah membayarnya.
    Dan responsnya cukup cepat.
    Dan rasa makanan yang saya peroleh pun juga sesuai dengan apa yang saya harapkan.

    Pebisnis kompetitornya berusaha menirunya, tetapi mereka terhambat di faktor keribetan pembayaran. Ada yang berusaha menyaingi dengan membuat aplikasi Android segala, tetapi ukuran aplikasinya besar banget, malah ngabis-ngabisin space di gadget.

    Eh, saya komen gini bukan berarti saya buzzernya Pizza Hut lho yaa.. 😀

  8. faziazen · November 28, 2016

    makasih masukannya
    lagi belajar jual makanan XD

  9. Orin · November 28, 2016

    sbg orang yg ga berbakat jualan dan lebih memilih jd konsumen, beli makanan online paling jarang dilakukan, cuma sekali doang itu pun jenisnya tepung2an multiguna itu lho Rul (yg end up dibuang krn keburu expired) hahaha *abaikan

  10. Uniek Kaswarganti · November 30, 2016

    Iya nih kadang klo beli makanan secara online kondisinya di bawah ekspektasi *halaahh bosone reeekkk… Tapi rata2 udah bagus sih mba pelayanan para penjual makanan online itu. Kan pertaruhan nama juga ya ke pelanggan.

  11. avysaja · December 5, 2016

    meski banyak kelemahan, tapi pelaku bisnis ini makin marak dan menjamur ya

  12. nasional · December 9, 2016

    Jangan takut akan gelap, karena nanti sukses nyusul di belakang, aamiin.

    Salam,
    Gabrilla.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s