8 Tips Memilih Makanan Kucing yang Tepat

8 Tips Memilih Makanan Kucing yang Tepat

Masih banyak orang yang belum menyadari bahwa kucing adalah hewan karnivora sejati atau sempurna, yaitu hewan karnivora yang hanya dapat memproses makanan yang mengandung protein dan lemak untuk menjadi zat yang dibutuhkan seluruh tubuhnya.

Jadi makanan kucing terbaik berasal dari daging daging, ikan, atau sumber protein dan lemak lainnya, itu artinya kucing berbeda dengan hewan karnivora lainnya yang masih bisa memproses karbohidrat seperti anjing yang bisa mencerna makanan selain protein.

Apabila kita memelihara kucing jangan pernah memberi makan kucing dengan makanan kucing yang mengandung karbohidrat, karena pencernaan kucing tidak dapat memproses karbohidrat menjadi zat yang dibutuhkan tubuh kucing. Kucing dapat memakan makanan yang mengandung karbohidrat tetapi pencernaannya tidak dapat memproses karbohidrat dengan baik, dan apabila memakan karbohidrat berlebihan dan berlangsung lama dapat menyebabkan kucing obesitas atau kegemukan yang beresiko terkena diabetes.

Banyak orang yang menginginkan kucingnya gemuk, dan mencari cara untuk menggemukkan kucingnya. Kucing gemuk yang sehat adalah kucing yang gemuknya bukan karena karbohidrat, tetapi karena kebutuhan protein dan lemaknya terpenuhi. Makanan kucing terbaik adalah mengandung protein yang seimbang, kelebihan protein juga tidak baik. Oleh karena itu kita harus bisa memilih makanan kucing terbaik untuk kucing kita. Cat food yang baik akan membuat kondisi kesehatan kucing kita menjadi prima. Memilih makanan untuk kucing tidak boleh asal-asalan.

Dalam tips memilih makanan kucing yang tepat, pertama-tama kalian harus memperhitungkan usia kucing, berat badan, tingkat aktivitasnya, serta riwayat kesehatannya. Makanan untuk anak kucing tentunya berbeda dengan kucing dewasa, demikian juga kucing yang sedang hamil dan menyusui membutuhkan protein yang lebih dibandingkan kucing pada umumnya.

Berikut ini beberapa kriteria yang bisa membantu kita dalam memilih makanan kucing terbaik.

Suka atau tidak kucing kepada makanan kucing

Pertama yang menjadi opsi utama dalam memilih makanan kucing adalah, apakah si kucing mau memakannya atau tidak. Tidak lucu kan kalau kita membelikan makanan yang harganya mahal tetapi si kucing tidak mau makan?

Bahan dasar

Kucing adalah binatang karnivora murni, artinya kebutuhan makanannya semuanya didapat dari daging. Makanan terbaik bagi kucing adalah makanan yang alami, yang bisa kita penuhi dengan membuat sendiri dari daging (ikan, ayam, kalkun, dsb) dengan tambahan vitamin. Akan tetapi sering kita dihadapkan dengan kendala waktu dan tenaga yang terbatas. Selain itu home made cat food tidak bisa disimpan terlalu lama yang akan mengakibatkan rusaknya nutrisi dan resiko terinfeksi bakteri.

Untuk memberi commercial cat food (makanan pabrik), wajib kita sadari bahwa tidak semua cat food terbuat dari bahan dasar (daging) yang aman untuk kucing. Apabila didalam kemasannya tidak dicantumkan terbuat dari human grade meat (daging yang aman dikonsumsi manusia), maka kita patut curiga bahwa ada kemungkinan dagingnya adalah by product (sisa-sisa tubuh dari rumah pemotongan hewan), atau bahkan juga daging kucing atau anjing yang mati di euthanasia. Sangat disarankan untuk memilih makanan yang mencantumkan dan menjamin bahwa produknya mengandung bahan-bahan alami.

Kadar protein

Kucing membutuhkan makanan dengan kandungan protein tinggi, terutama kucing di usia muda. Sering di saat kita membandingkan kandungan protein antara makanan kaleng (basah) dengan makanan kering kita menemukan bahwa makanan kering seolah-olah mengandung kadar protein lebih tinggi dibanding dengan makanan basah. Benarkah demikian? Cara membandingkan yang paling tepat adalah dengan membandingkan keduanya pada kondisi yang sama. Persentase protein pada makanan kering tidaklah sebanding dengan persentase pada kondisi basah. Misalnya, makanan kering dengan kadar moisture 10% dikatakan mengandung 20% protein. Ini berarti bahwa kadar kekeringan makanan tersebut adalah 90%, dan kadar protein sebenarnya dalam kondisi kering adalah 20/90 = 0.2222 atau 22.22%.

Bandingkan dengan makanan basah dengan kadar moisture 80% dan 10% protein. Kadar protein sebenarnya dalam kondisi kering adalah 10/20 atau = 50%, lebih dari 2 kali kadar protein dalam kondisi kering! Dan karena kucing membutuhkan sekitar 40% – 50% kadar protein (dry basis), maka makanan basah dalam contoh di atas lebih memenuhi syarat dibanding dengan makanan kering.

CAT-1

Untuk panduan kasar, secara umum dry food mengandung 4 kali persentase tertulis dibanding dengan makanan basah. Jadi untuk membandingkannya, kalikan kadar persentase tertulis pada makanan basah dengan 4.

Kadar air

Kucing membutuhkan makanan dengan kadar air yang tinggi. Di alam, kucing memangsa binatang yang didalam tubuhnya 70% terdiri dari air. Oleh sebab itu kucing yang makan makanan alami akan kurang kebutuhannya akan minum. Kucing yang diberi makan dry food (kibles) dan kurang diimbangi dengan minum air yang banyak akan membuat kerja ginjal menjadi berlebih. Masalah yang sering timbul kemudian adalah urinary tract disorder atau yang sering dikenal dengan istilah kencing batu, yaitu dengan gejala kucing sulit kencing, kencing berdarah, kencing diluar litter box, kucing sering menjilati area genitalnya karena merasa sakit/tidak nyaman. Jadi kalau memungkinkan berilah kucing makanan basah, dibanding dengan dry food.

Rendah karbohidrat

Dry food biasanya mengandung kadar karbohidrat yang tinggi yang sebenarnya tidak dibutuhkan oleh kucing. Tidak seperti manusia, kucing membutuhkan energinya dari protein dan lemak, dan sangat rendah kebutuhan akan karbohidrat. Jadi commercial cat food terbaik adalah grain free (tidak mengandung biji-bijian) dan mengandung tidak lebih dari 5% kadar karbohidrat.

Anti bahan pengawet

Hindari memberikan makanan dengan bahan-bahan pengawet yang berbahaya seperti Butylated Hydroxyanisole (BHA), Butylated Hydroxytoluene (BHT), propyl gallate, propylene glycol, dan ethoxyquin. Bahan-bahan tersebut dicurigai dapat mengakibatkan kanker pada binatang peliharaan. Sebaliknya, pilihlah makanan dengan kandungan vitamin C dan vitamin E.

Usia dan kesehatan kucing

Pastikan bahwa makanan kucing yang akan anda berikan pada kucing sesuai dengan usianya. Selain itu sesuaikan juga dengan berat kucing serta riwayat kesehatan kucing. Selain itu, makanan kucing harus disesuaikan dengan jenis kucing yang anda pelihara serta tingkat aktivitas yang dilakukan kucing anda.

Budget

Hal terakhir yang patut diperhatikan adalah biaya. Berikanlah makanan kucing yang berkualitas pada kucing sesuai dengan kemampuan keuangan. Jangan sampai biaya yang dikeluarkan untuk menyediakan makan bagi kucing menjadi beban keuangan

Ada begitu banyak makanan kucing tersedia di toko hewan peliharaan,silahkan kalian pilih dengan mempertimbangkan penjelasan diatas. Tentunya pilihlah makanan yang kadar gizi nya tinggi seperti protein,vitamin, jangan memilih yang tinggi kadar lemak, karena bisa membuat kucing kita kegemukan (obesitas)

Namun, selain itu kita juga bisa membuat sendiri makanan untuk kucing kita, tentunya dengan biaya yang lebih murah. Sehingga kita bisa irit pengeluaran, tapi tetap makanan yang kita buat haruslah penuh gizi untuk kucing kita. Berikut adalah bahan alami yang dapat diberikan kepada kucing dan manfaatnya.

Daging

Daging sapi, daging ayam, daging kelinci, bisa diberikan daging mentah, tapi sebaiknya yang sudah di masak

Ikan

Ikan mengandung beberapa nutrisi yang dibutuhkan untuk kucing, tetapi jangan terlalu banyak memberikan ikan tuna karena Tingkat asam lemak tak jenuh gandanya cukup tinggi dan dapat menguras asupan vitamin E pada kucing.

Kuning Telur

Hanya kuning telurnya saja yang dapat diberikan pada kucing, jangan pernah memberikan putih telur pada kucing.

Keju

Keju merupakan sumber protein yang baik untuk kucing, karena terbuat dari susu. Berikan secara bertahap, karena ada beberapa kucing yang tidak cocok diberi keju, apabila diare stop pemberian keju.

Meskipun demikian, biasanya si kucing cenderung lebih menyukai makanan yang pertama kali dimakan waktu dia masih kecil atau makanan yang dimakan juga oleh induknya. Nah, untuk lebih jelas dan pastinya, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter hewan langganan anda. Meski biasanya mereka akan merekomendasikan makanan yang mereka jual sendiri.

Advertisements

5 comments

  1. Kalau kucing kampung walau makan banyak nasi tetap sehat, karena kucing kampung aktif bergerak. Kalau kucing manis-manis yang cuma kebanyakan makan tidur di rumah tuannya pasti lama-lama KO kalau banyak diberi makan nasi, hehehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s