Beragam Cara Top Up GoPay yang Super Gampil, Kamu Suka yang Mana?

Di suatu pagi yang biasa-biasa aja, saya iseng nyetatus di Facebook. “Teman-teman paling demen Top Up GoPay pakai cara apa dan kenapa?”

Macem-macem tuh, jawabannya. Ada yang suka pakai e-banking, ada yang demen top-up lewat Babang Gojek. Alasannya kagak ada biaya admin sepeserpun, cuy. Udah gitu, babang Gojeknya dapat poin, kan? Huehehe. Ini simbiosis mutualisme nih.

Continue reading

Treats by Traveloka Eats, Me Time untuk Hidup yang Lebih Hepi

Treats by Traveloka Eats, Me Time untuk Hidup yang Lebih Hepi!

Belakangan ini, energi dan konsentrasi saya banyak terkuras untuk memikirkan orang lain. Tak dipungkiri, bodi rasanya super duper letih. Apalagi, kalau melihat hasilnya tidak signifikan, duh… rasanya pengin minggat aja sampai Timbuktu!

Ketika lagi sendirian di kamar, saya coba untuk berdialog dengan diri sendiri. Apa yang salah, ya? Apakah ekspektasi saya yang terlampau tinggi? Atau, yah… this is part of so-called “ujian hidup”. Yap, semoga. Ini “hanya” ujian. Bukan azab. Duh, ngeri, kalau sampai saya kena azab, lantaran perilaku yang (disadari atau tidak) melenceng dari koridor agama.

Continue reading

Content Creator Zaman Now Kudu Ikutan Start Summit Tokopedia!

Sekedar info buat yang belum tahu, aku ini adalah desersi dari jurusan Teknik Informatika di kampus ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember) Surabaya. Yeah, setelah lulus UMPTN (Ujian Masuk PTN) di tahun 1999 (set dah, tua amat lau, hahahaha), daku sempat menjalani perkuliahan selama setahun. Eh la dalah, selama kuliah itu kok aku ngerasa otakku ini “kagak nyampe” ya cuy, hahaha. Tak kunjung paham dengan Bahasa pemrogaman, dasar-dasar logika, dan sebagainya. Duh. Terus, aku memikirkan sejuta cara, gimana supaya bisa “minggat” dari kampus secara elegan (halah). Ya udin, akhirnya aku belajar mati-matian, dan ikutan UMPTN di tahun berikutnya. Hamdalah, tahun 2000, aku resmi terdaftar sebagai mahasiswi di Ilmu Komunikasi UNAIR Surabaya, dan bisa lulus tepat waktu!

Baca: Agustinus Wibowo, Penulis Kondang itu, Teman Seangkatan Saya di Teknik Informatika ITS Surabaya

Biarpun desersi IT, tetepp bisa halan-halan ke Headquarter Google di Amrik!
Continue reading

Nonton Konser Tanpa Ribet Dengan digibank KTA

Buat sebagian orang, menonton konser musik bukan hanya soal tren atau ikut-ikutan. Lebih daripada itu, menonton konser bisa dianggap sebagai bentuk penghargaan seorang fans kepada penyanyi atau grup band idolanya. Ada rasa puas bercampur haru yang terasa ketika akhirnya bisa “bertatap muka langsung” dengan idola yang berdiri di panggung sana. Makanya, beberapa orang bahkan rela untuk jauh-jauh ke negeri seberang hanya untuk sebuah event yang biasanya berlangsung 2-3 jam itu.

Continue reading

Merasa Baik

Merasa Baik

“Jika setan tak mampu membuatmu melakukan keburukan dan kebathilan, maka setan akan menjadikanmu MERASA BAIK.”

Saat diri merasa buruk, (biasanya) kita akan berusaha memperbaiki diri.

Namun, saat diri merasa baik, semua keburukan bakal terjadi. Karena pada hakikatnya, orang yang merasa baik, tidak ada yang dipikirkan selain diri sendiri.

Merasa baik, tidak sempat menilai diri terhadap kekurangan. Karena yang dirasakan hanya kebaikan dirinya. Karena yang ia rasa hanya kebaikan dirinya. Yang dia lihat adalah keburukan dan kekurangan orang lain, sampai ia melupakan kekurangan dirinya.

Merasa baik, adalah keburukan yang paling buruk. Karena merasa baik, adalah salah satu penyakit hati.

“Sesungguhnya Allah mewahyukan kepadaku agar kalian bersikap rendah hati, hingga tidak seorang pun yang BANGGA atas yang lain, dan tidak ada yang berbuat aniaya/dholim terhadap yang lain.” (HR Muslim No. 2865)

Tampak baik bukan berarti baik. Bahkan sebaliknya. Merasa baik adalah seburuk-buruknya rasa. Karena rasa ini menjadikan pemiliknya tidak bisa menilai kesalahan diri sendiri. Tidak mungkin bisa menyesali kekeliruannya. Karena pemiliknya merasa tidak pernah bersalah. Yang ia rasa hanya kebaikan dirinya. Takjub dengan dirinya sendiri.

Padahal salah satu perintah Rasul adalah: agar kita pandai menangisi dosa-dosa kita. Bagaimana mungkin bisa, kalau yang dirasakan hanyalah kebaikan yang dipunya.

Nissan Juke Generasi Baru Masuk ke Indonesia? Jangan Berharap

Nissan Juke Generasi Baru Masuk ke Indonesia? Jangan Berharap

https://s3.amazonaws.com/carmudi-blogs/carmudi-id/wp-content/uploads/2019/09/04144221/2fe57291-2020-nissan-juke-35.jpg

Diketahui, Nissan generasi terbaru telah meluncur secara resmi di Inggris. Pertanyaannya, apakah Nissan Juke ini juga akan diluncurkan di Indonesia?

PT Nissan Motor Indonesia (NMI) sepertinya enggan memberikan informasi mengenai hal tersebut. President Director PT NMI, Isao Sekiguchi, bungkam saat ditanyai tentang Nissan Juke terbaru. Sama seperti Sekiguchi, Head of Communications PT NMI, Hana Maharani juga belum berkomentar mengenai Juke ini.

“Kami belum bisa kasih info lebih lanjut soal model baru (Nissan Juke). Jawabannya sekarang nggak, belum ada rencana,” jelas Hana.

Continue reading

Nissan Teana Baru Hadir Lebih Segar Ketimbang Sebelumnya

Nissan Teana Baru Hadir Lebih Segar Ketimbang Sebelumnya

Nissan Teana

Setelah lima tahun, Nissan Teana akhirnya mendapat penyegaran. Sayangnya penyegaran untuk pasar Thailand, bukan Indonesia. Pembaruan ini cukup terlambat tiga tahun sejak penyegaran Altima tiga tahun lalu di Amerika Serikat.

Dilaporkan dari situs Carmudi, kami menangkap penyegaran dilihat dari luar. Sedan D-segmen memiliki wajah baru. Grille dengan bahasa desain khas Nissan, V-Motion, kini dapat ditemukan di Nissan Teana terbaru. Desain lampu utama LED direvisi sedikit lebih ramping. Sementara lampu siang hari, LED juga memiliki desain melengkung seperti bumerang. Itu membuat wajah Teana memiliki karakter yang lebih sporty.

Continue reading

Investasi Jangka Pendek yang Cocok untuk Pemula

Investasi merupakan hal yang harus kamu mulai sedini mungkin baik itu Investasi Jangka Pendek maupun investasi jangka panjang. Bagi yang belum memahami investasi, investasi dilihat sebagai hal yang sulit untuk dilakukan karena biasanya investasi dianggap sebagai hal yang tidak pasti dan membutuhkan proses yang panjang. Padahal sebaliknya, jika kamu sudah memahami apa itu investasi, kenapa kita harus berinvestasi dan jenis investasi yang cocok untuk kamu maka kamu pasti akan langsung mencoba investasi.

Lagi mikir, enaknya investasi apa yhaaaa
Continue reading

Kenapa Harus Nonton Film “Temen Kondangan”?

Apa yang kalian lakukan tatkala menerima undangan pernikahan sang mantan? Nangis berderai-derai? Gagal move-on dan stalking akun medsos mantan, demi menggali info SIAPA SIH SOSOK YANG BERHASIL DUDUK DI SINGGASANA HATINYA? Galau tak berujung sekaligus kepo seputar rencana update acara kawinannya?

Hahahaha. Hayuk hayukkk, curcol di kolom komentar, yhaaa. Karena memang “menerima undangan kawinan mantan” bisa dibilang nightmare alias kiamat kecil buat sebagian orang (termasuk diriku). 😊 (Lebaaaayyy lebayyy deh biaarrr)

Continue reading

Review Restoran Nanny’s Pavillon di Tunjungan Plaza Surabaya

Review Restoran Nanny’s Pavillon di Tunjungan Plaza

Kapan hari tuh aku di-tag April Hamsa soal orang yang sambat nyasar ketika masuk ke “labirin” Mall Tunjungan Plaza (TP). Ya iyalaaah, ini mall emang segede dosanya Fir’aun alaihim gambreng. Ada ENAM mall yang terintegrasi jadi satu: Mall TP 1, TP 2, TP 3, TP 4, TP 5, dan TP 6! Walaupun bolak/i cuss ke mall ini, bukan berarti Anda bakal terbebas dari potensi buat nyasar, hihihi.

Namanya mall guedeee, udah pasti banyak kuliner/resto yang sangat layak buat kita coba. Harganya juga bervariasi. Yang jelas, setahuku untuk bisa makan + minum lumayan kenyang, siapkan budget at least 50K per orang ya. Kalau hanya ngemil/ganjal perut aja sih, kayaknya 25K juga cukup. Apalagi kalo buat menghirup aroma masakan doang, itu mah gretong *krik*

Salah satu resto yang sempat jadi jujugan adalah Nanny’s Pavillon. Resto ini ada di beberapa mall Jakarta dan mengusung konsep yang bervariasi ya. Kalau di TP, konsep Nanny’s Pavillon kayak market/pasar gitu. Sebagai emak-emak hore, yuk mareee kita pepotoan duluuu

Gimana dengan menu2nya?

Nah, Nanny’s Pavillon ini jualan makanan berat juga kok. Semacam nasgor, dan aneka olahan pasta kayak spaghetti, fettucini, dst.

Nanny’s Spice Bolognese Fried Rice. Judule (seingatku) itu 🙂 Dibandrol dengan rate 59K. Mayan juga rasanya. Dan mengenyangkan :)))