Tak Perlu Jadi Crazy Rich untuk Bisa Traveling dan Bahagia

Kemarin aku baca IG post Ernest Prakasa yang begini bunyi caption-nya:

Beberapa hari terakhir ramai konten opini-opini soal pencapaian di usia 20 tahun. Menurut saya, hal yang wajib dimiliki bukanlah harta benda, melainkan mindset yang kokoh bahwa ukuran kebahagiaan itu tidak bisa disamaratakan.

Bahagia bisa berarti harta berlimpah.

Bahagia bisa berarti menikah muda, dengan orang yang tepat.

Bahagia bisa berarti memiliki pekerjaan idaman.

Bahagia itu beragam.

Tapi yang pasti, Bahagia adalah Ketika hatimu PENUH.

Dan ukuran itu, hanya kamu yang tahu.

Maka, mengulangi apa yang pernah saya bilang, “Hidup ini terlalu singkat untuk membiarkan orang lain menentukan apa yang membuat kita Bahagia.”

I wish you all a happy life.

Can’t agree more! Sepakaaattt 1000 persen dah ama Koh Ernest! Memang definisi Bahagia bagi tiap orang tuh beda-beda. Karena ya kita kan mengusung value, prinsip, opini, preferensi yang juga berlainan satu sama lain. Heyyy, masing-masing dari diri kita ini unik, lho. So, nggak usah terbawa arus yang mengatakan kalo “Kamu baru bisa Bahagia apabila punya yadda yadda blablabla….” Dahlah. Nikmati aja perjalanan kita enjoooyy, live life to the fullest!

Bahagia ala saya, bisa jadi beda banget dengan Bahagia ala Anda. Ini bisa kita rasakan dari penggalan cerita hidup masing-masing. Nah, kali ini aku mau cerita Bahagia ala aku ya. Gapapa kan, blog aku enih, wkwkw.

Jadi, begini.

Saya tuh suka ngetrip, wa bil khusus ke destinasi yang belum pernah tereksplorasi sebelumnya. Pengin banget merasakan ambience berbeda dari kota Surabaya tercinta. Tapiii, saya nggak bisa mengalokasikan budget dalam jumlah besar buat ngetrip, karena yeah tahu sendiri kan, di usia emak-emak gini, kebutuhan tuh lagi banyaaaakkk banget coy.

Kebutuhan belanja, masak, bayar sekolah anak, endebla endebla…..

Meski demikian, hasrat untuk berpetualang ke berbagai destinasi tak kunjung meredup. Okayyy, artinya, saya kudu menemukan solusi: Piye carane (bagaimana caranya) tetap bisa ngetrip, walaupun dengan budget sak iprit (sedikit). Sejak memutuskan menjadi full time blogger/ content creator, udah pasti, daku berjibaku mencari dan menemukan peluang untuk bisa trip gratisan! Yaakk, thanks to dunia digital… karena kalau kita rajin menelusuri informasi yang beredar di internet, adaaaa aja kok kesempatan buat bisa traveling for free!

Gratis ke Thailand, Arab Saudi, dan Amerika

Mentahbiskan diri sebagai blogger, artinya saya bisa meraup kesempatan untuk ikut berbagai acara yang dihelat di bumi pertiwi. Beberapa kali, saya menginjakkan kaki di kota-kota kesayangan, seperti Jogja, Solo, Banyuwangi, Bojonegoro, dan sebagainya.

Glamping di Kaliurang Jogja bareng female bloggers

Tapiii, rasa ingin tahu saya untuk “melihat dunia” tak akan pupus begitu saja. Karena itulah, di awal 2017, saya mengikuti kompetisi menulis yang digelar Priceza dan…. Hadiahnya traveling ke Bangkok, Thailand ~ yeayyy, super duper hepiii, apalagi waktu itu berangkat bareng beberapa teman blogger, ada yang dari Aceh, Jogja, Jakarta, Sidoarjo.

Siap-siap cuss ke Thailand bareng teman-teman bloggers 😀

Next, di bulan Oktober 2017, saya berkesempatan ikut acara Google Local Guides Summit, di San Francisco Amerika Serikat. Masya Allah…. Ini hadiah yang luar biasa amazing. Nggak pernah terbayangkan kalo saya bisa cuss ke benua yang begitu jauhnya, for free!

Baca: Tips Diundang Google untuk ikut Acara di Amerika, GRATIS!

Rezeki bisa jalan-jalan gratisan ini harus banget saya syukuri. Alhamdulillah, di tahun 2019, ada seorang kawan yang membaca artikel saya tentang “Tukang pijat yang mendirikan panti asuhan.” Kawan saya itu memutuskan buat menraktir umroh untuk kami berdua! Masya Allah TabarokAllah. Beyoondd happy!

Yaaaa, begitulah manteman, sekelumit cerita perjalanan ke luar negeri yang pernah saya lakoni. Balik lagi ke caption IG ala Ernest Prakasa:

Bahagia itu beragam.

Tapi yang pasti, Bahagia adalah Ketika hatimu PENUH.

Dan ukuran itu, hanya kamu yang tahu.

Author: @nurulrahma

aku bukan bocah biasa. aku luar biasa

46 thoughts on “Tak Perlu Jadi Crazy Rich untuk Bisa Traveling dan Bahagia”

  1. Sangat menginspirasi sekali, kadang sering kena mental kalau lihat di medsos banyak sekali yang show off kekayaan tapi kalau dibandingkan dengan diri sendiri sangat berbeda.

    Bahaiga sendiri itu dari cara pandang, kalau kebahagiaan diukur dari cara pandang orang lain bakalan sudah untuk bahagia di hidup.
    Sangat menginspirasi sekali artikelnya.

  2. Org kita sayangnya sukanya bersaing, apa2 dianggap persaingan termasuk soal siapa yg plg bahagia…pdhl org yg plg bahagia itu biasanya low profile diam2 saja, biasanya sgt tulus, mrk sgt percaya diri dan nggak ambil pusing ingin dianggap spt apa di mata org…

  3. Wah bisa ikut Google Local Guide Summit di San Francisco pasti seneng banget ya mbak dan bakal jadi kenangan yang tak terlupakan.
    Yup, bahagia itu beragam, tidak sama tiap orang. Kalo buatku sekarang ini, sekeluarga bisa sehat2 semua di masa pandemi ini aku sudah bahagia banget.

  4. Alhamdulillaah, rezeki mbak memang luar biasa hebatnya dari Allah ya. Berkunjung ke beberapa negara secara gratis. Penuh perjuangan dan ada pula kesempatan karena tulisan mbak yang membuat [embaca terkagum2. Masya Allah. Semoga aku bisa mengikuti jejak mbak Nurul ya aamiin. Bahagia memang beda2 ukuran. Yang penting diri sendiri happy akan menularkan ke keluarga dan orang2 tercinta kita.

  5. Iya, bahagia itu kita sendiri yang menciptakan dan merasakan. Jadi hempaskan aja segala omongan orang yang suka membanding-bandingkan.

    Alhamdulillah ya mbak, bahagia bisa traveling dalam dan luar negeri secara gratis

  6. Masya allah tabarokallah senang sekali baca artikel ini jadi banyak belajar bahwa bahagia itu diciptakan bukan dicari dan Bahagia juga bukan karena segala sesuatu yang baik saja tapi karena kita mampu melihat hal baik dari segala sesuatu.

  7. Wah selamat ya mbak bisa menang lomba dan hadiahnya jalan jalan gratis. Aku juga mau. Jadi pengen mantepin karya lagi nih biar bisa lebih konsisten menulis

  8. Iyesss maak bahagia itu beragam Alhamdulillah ikut seneng maak dengan pencapaiannya😀👌🏻.

    Allah tau apa yg kita mau yang penting mintaa aja terus.

  9. Keren banget Mak, bener ya enggak harus jadi crazy rich tapi bisa jalan2. Bener-bener menginspirasi Mak…

  10. Alhamdulillah ya bahagia itu sederhana dan kita sendiri yang menciptakannya. Kalaupun ada kelebihan dibandingkan yg lain, itu mah bonus ya
    Hehehe

  11. aku setuju sekali ini dengan judulnya, karena bahagianya setiap orang tuh beda-beda ya mak. Mau jalan kemana pun asal bisa dan sanggup saja sudah bisa bikin bahagia, apalagi kalau jalan-jalannya gak bayar dan malah dibayar ya. Aku lihat pengalamanmu saja sudah ikutan senang juga loh mak.

  12. Jujur sih trend pencapaian di usia ini itu bikin beban banget. Apalagi sekarang banyak yang pamer ini itu membuat mereka yang fomo juga nggak mau kalah akhirnya bisa melakukan hal hal tidak baik atau malah sebaliknya jadi tidak percaya pada diri dan rezeki yang diatur oleh Allah

  13. wahhhh mba Nurul aku suka banget bacanya, hatiku langsung menghangat nih. Kalau bicara soal bahagia, rasanya aku jadi mau membagikan sedikit cerita sih jadinya hihi, semoga keburu ya untuk menulisnya

  14. wah pengalaman spiritualnya terkait bahagia luar biasa mbak, emang gak perlu jadi crazy rich dulu kalau mau bahagia itu sih orang yang meyedihkan yaa, bahagia itu sederhana aja, seperti ceritanya mbak Nurul, selalu ada aja ALlah kasih kita bahagia ya dari berbagai jalan yang tidak disangka sangka

  15. MashaAllah~
    Aku hadir kak, Nurul… Bahagia versiku tentu adalah ahhaha…dengerin kabar gembira dari idol kesayanganku ngluarin album.
    Dan kami bisa bertemu di sebuah fanmeeting, Meski kini masih serba online, tapi harapanku gak pernah pupus untuk berdoa semoga suatu saat bisa bertemu offline.
    hihii…aamiin~

    nuhun kak Nurul untuk semangatnya.

    1. Alhamdulillah yaa ada saja jalannya untuk kita dari Allah dari arah tak disangka-sangka, semoga daku bisa nge trip juga sepertimu ya Mbak..aamiin…

  16. Wah…keren, mba, bisa jalan2 berkat jadi bloger, masyaAllah. bahagia itu bila hati kita penuh, ya, mba…agree. penuh dengan hal2 positif. Thank you for sharing, mba

  17. Versi bahagia setiap orang memang berbeda-beda yaa..
    Dan paling bersyukur ketika bahagia itu bisa dirasakan oleh hati dan disyukuri melalui perbuatan yang membawa kebaikan, bukan kemungkaran.
    Semoga senantiasa diberikan hati yang dipenuhi rasa syukur.

  18. Aih alhamdulilah banget ya, selalu ada jalan buat jalan-jalan gratis.Semoga semangat dan rezekinya bisa menular ke bloger bloger lain amin

  19. Inspiring Mbak, pengen juga jalan-jalan gratis dari ngeblog. Wkwk. Semoga suatu hari tercapai cita-citanya, titip doa dulu di lapak suhu. Hehe..

  20. Masyaa Allah mba, menginspirasi sekali sih ini.. Beneran bahagia itu memang hanya kitalah yg tau dan bisa mencapainya.. Karna bahagia tiap orang itu berbeda”..
    Keren sekali mba bisa free travelling keliling benua juga 😀 semoga next bisa nyusul deh.. Aamiin.. Xixii

  21. MasyaAllah tabarakallah, keren dan menginspirasi sekali Kak ceritanya. Sungguh definisi “Rezeki nggak akan ke mana” itu nyata adanya ya Kak.

  22. Masya Allah…berkah untuk semua pencapaiannya Mba Nurul. Semoga makin sukses ke depan.
    Saya setuju dengan Koh Ernest, bahagia kalau hati kita penuh, dan ukurannya hanya kita yang tahu…Bahagia yang beraneka dan pasti tiap orang berbeda versinya. Jadi ciptakan bahagiamu sendiri!

  23. masya Allah barokalloh mbak , keren ih .. semoga nular ya kebaik=kebaikan ini. ya allah semoga ada kesempatan bisa travelling gratis apalgi umroh masya Allah

  24. Live your life to the fullest!!
    Aku ikut hangat baca tulisannya Mbak Nurul, dan ikut berdoa semoga nggak jadi orang yang tidak bersyukur atas segala nikmat sampai hari ini. Bahagia mah bahagia aja ya nggak usah banyak syarat 🙂

  25. Masyaa Allah tabarakallah rejeki bahagia lahir batin ya Mbak. Bisa traveling gratis. Bahkan sampai ke luar negeri. Paling merinding pas baca dapat hadiah umroh gara-gara ada yang baca tulisan di blog. Allah Akbar.

  26. Sesuai janji Allah, perbanyak bersyukur maka nikmatnya akan ditambah… dan Allah gak pernah ingkar janji, dibayar kontan! Huhu… peluk Mbak Nurul (setelah sebelumnya belum bisa cipika cipiki, hihi)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: