Mau Ikutan Seleksi Google Connect Live 2019 dan Terbang Gratis ke Amrik? Ini Tipsnya!

follow me on twitter: @nurulrahma

Apa Saja yang Harus Disiapkan untuk Ikut Seleksi Google Connect Live 2019?

Haihaihai.

Setelah beredar di sejumlah offline event dan melakoni ‘bukan trip biasa’ alias Umroh, Alhamdulillah…. Sekarang aku berkesempatan buat ngeblog lagi, yeaaayyy!

Tadinya mau cerita tentang aneka kejadian abrakadabra weleh-weleh selama Umroh. Tapi, oh well, kenapa banyaaaaaak DM yg masuk ke Instagram, ataupun email dan WA yang hampir semuanya menanyakan topik serupa: “Kak, aku pengin ikutan Google Connect Live 2019. Gimana caranya buat terpilih (seperti Kak Nurul Rahma) ya?”

Oke. Sebelumnya aku mau kasih disclaimer dulu (hobi banget cyiiin kasih disclaimer 😛 ) Memang, tahun 2017, Allah menakdirkan aku buat ikutan Google Local Guides Summit di San Francisco, California, Amrik… tapiiii (menurutku) bukan berarti aku ‘pegang banget’ kunci dan trik untuk bisa kepilih. Artinya, ada banyaaak faktor yang bermain di takdir itu. Salah satunya, ya karena emang takdir Allah. Plus bisa dibilang, ada unsur luck juga.

Karena itu, ketika menuliskan postingan ini aku juga nggak mau dianggap sebagai role model yang sesungguhnya (apadeh). Beberapa rekan blogger bolak/i japri konsultasi ke aku dan pokoke melakukan apapun yang aku sarankan. Tapi ternyata mba dan mas blogger itu belum terpilih.

Ada lagi, satu blogger yang juga meng-ATM-isasi tips yang aku jlentrehkan. (ATM = Amati, Tiru, Modifikasi). Dan ternyataaaa, doi kepilih!! Bangga banget dong. Tapi, setelah ngurus visa Amerika (apply DUA KALI, booo!) ternyata rezeki cuss ke Amrik belum cair. Ya sudah, mau gimana lagi.

***

Nah, karena “gatel” dapat segabruk DM soal Google Connect Live (GCL), baiklah Kakak mulai sesi penjlentrehan kali ini yak.

First thing first, pastikan kalian yang mau apply BISA dan PAHAM berbahasa Inggris secara AKTIF baik LISAN maupun TULISAN.

Ini pentiiiing banget. Karena gini, nanti peserta GCL itu kan datang dari kurang lebih 60 negara. Tiap orang pasti kudu berkomunikasi kan? Sejak ngurus visa pun, kita juga bakal dituntut untuk gape berbahasa Inggris. Aneka form yang kudu diisi, trus wawancara ama petugas native di KonJen ataupun Kedubes Amrik, itu semua pake Bahasa Inggris, darling.

Pas naik pesawat juga gitu. Di dalam burung besi yang akan terbang lintas benua kurang lebih selama DUA PULUH JAM itu (yeah, 20 jam bosquuuuu!) kita akan dilayani oleh cabin crew yang hampir semuanya ngga bisa bahasa Indonesia.

Mau nyari toilet? Gihh, nanya pake Bahasa Inggris! Kelaparan dan butuh welas asih cabin crew buat ngasih cemilan? Ya ngomong-nya juga kudu berbahasa Inggris. SEMUA, literally semua hal yang kita lakukan harus tersampaikan in English.

Tapi Kak….. aku pengin banget ke Amrik, walaupun Bahasa Inggrisku gruthal grathul….

I’m not the judge ya, jadi aku juga tak berhak melarang kalian buat apply. Saranku, kalau emang masih mau mencoba ikutan seleksi GCL, ya belajarlah Bahasa Inggris secara intens mulai sekarang! Embuh piye carane…. Kalian masih punya waktu sampai November 2019 untuk bisa mastering English 😀

***

Selanjutnya, sebagian dari kalian tentu udah terima email dari Google kan? Kalimatnya memang rada ambigu. Judulnya super PHP 😀

 Anda bisa menghadiri acara akbar tahun ini di California

Tapiii… trust me, itu BUKAN undangan yang menyatakan kalau kalian OTOMATIS BERHAK cuss ke Amrik 😀 Melainkan itu ajakan untuk ikutan seleksi. Jangan GR dulu ya cyyyn hihihi.

Lalu, piye caranya apply Mbak?

 

Ya langsung aja klik: DAFTAR SEKARANG.

Di situ akan mengarahkan teman-teman untuk menuju web-nya:

https://maps.google.com/localguides/event/connectlive

Baca syarat-syaratnya dengan detail dan jeli. Jangan sampai ada yang terlewat yak.

*** 

Tapi Kak…. Itu syaratnya pakai Bahasa Inggris, aku ngga paham…

Loalaaah, perasaan tadi udah aku sampaikan deh, kalo First thing first, kalian yang mau coba apply/ ikutan acara ini PASTIKAN bisa berbahasa Inggris secara aktif. La kalo baca syarat-ketentuannya aja udah bingung, ya sepertinya…. sorry to say….. event ini memang BUKAN untuk kalian  

Sekali lagi, aku bukannya mau menghempaskan harapan atau gimana gimana ya. Tapi get real aja-lah… buat memahami syarat ketentuan aja engga bisa, ya pegimana nanti bakal survive selama event berlangsung?

Sekali lagi BACA syaratnya dengan detail. Jangan sampai ada satu kata yang terlewat. Kalau masih belum mudeng, buka kamus atau Google translate deh 😀

***

Begitu udah nangkep apa aja yang disyaratkan sebagai aplikasi (lamaran untuk join GCL), yuk pantengin beberapa tips berikut (tentu saja disajikan dalam Bahasa Inggris):

Cara Bikin Post/Thread di LG Connect:

https://www.localguidesconnect.com/t5/Help-Desk/How-do-I-write-a-post-on-Connect/ba-p/1047644

Cara Bikin Postingan untuk GCL 2019:

https://www.localguidesconnect.com/t5/General-Discussion/How-to-write-a-great-post-for-Connect-Live-2019/m-p/1297539#M292823

Cara Bikin Video Aplikasi untuk GCL 2019:

https://www.localguidesconnect.com/t5/General-Discussion/9-tips-for-creating-your-Connect-Live-2019-application-video/td-p/1308029

Cara Bikin List (tentang Resto atau Destinasi):

https://www.localguidesconnect.com/t5/General-Discussion/How-to-make-great-restaurant-lists-on-Google-Maps/m-p/605959#M146940

***

Segini dulu ya tips yang bisa aku sampaikan. Sekali lagi, jangan malas buat riset, tentang apapun! Riset cara bikin essay ataupun video yang uhuuui. Riset tentang cara bikin visa Amrik. Riset tentang baju apa yang cocok dipakai untuk cuaca di San Jose California.

Siapkan semua yang diminta oleh panitia. Plus….. jangan lupa buat berdoa! Semangaaaaaattt 😀 😀

 

Berwisata ke Pangandaran, Anda Wajib Berkunjung ke Tempat Kuliner Ini

Pangandaran merupakan salah satu kabupaten yang masih menjadi bagian dari Propinsi Jawa Barat. Kabupaten yang satu ini memiliki pusat pemerintahan di Kota Parigi.

Pangandaran terletak dan berada di bagian tenggara Jawa Barat yang mana membuat
kabupaten ini berbatasan langsung dengan Propinsi Jawa Tengah di sebelah timur serta
Samudera Hindia di sebelah selatan.

Kabupaten Pangandaran dikenal sebagai salah satu tujuan wisata pantai favorit yang
ada di Jawa Barat. Tak ayal, banyak sekali kuliner bertebaran di sana. Juga banyak
kuliner yang enak dan mampu memanjakan lidah pengunjungnya.

Pangandaran pun memiliki berbagai destinasi wisata yang begitu luar biasa, terutama
wisata pantai, cagar alam dan sungai deras yang terdapat air terjun. Namun, apabila
Anda berwisata ke Pangandaran, tidak lengkap kalau tidak sekalian mencoba wisata
kulinernya. Karena di Pangandaran terdapat makanan khas asli setempat dan rasanya
sangat enak di lidah.

Jadi, apabila Anda seorang pecinta kuliner dan kebetulan akan berwisata ke
Pangandaran, maka wajib mengunjungi beberapa tempat kuliner ini. Selengkapnya
akan kami ulas di bawah ini;

Kampung Turis Pangandaran

Kampung Turis adalah sebuah kawasan kuliner khusus yang ditempatkan di pinggir
pantai. Konsep kuliner ini mirip seperti kuliner seafood yang berada di pantai Jimbaran
Bali, di mana meja dan tempat duduknya ditempatkan di area simpadan pantai.

Kawasan kuliner milik Pemkab Pangandaran ini berada di jalan Pamugaran atau masih
berada di kawasan objek wisata pantai Pangandaran. Setelah puas berjalan-jalan,
Anda bisa datang ke sini untuk beristirahat atau sekedar bersantai menikmati keindahan pantai dan memanjakan perut tentunya.

Di sana terdapat dua blok kawasan kuliner, satu blok khusus berderet rumah makan
seafood dan satu blok lagi berdiri sejumlah kafe yang biasa dijadikan tempat hiburan
malam.

Di rumah makan seafood di kawasan kuliner ini terdapat berbagai menu makanan
olahan laut yang rasanya maknyus dan mantap jiwa. Pangandaran memang terkenal
dengan kuliner seafoodnya. Karena bumbu olahannya dipadukan dengan resep
makanan khas sunda.

Jadi, kalau anda mencicipi seafood Pangandaran, pasti akan sedikit berbeda dengan seafood di daerah lain. Hal itu yang membuat seafood Pangandaran terkenal dan selalu menjadi buruan para wisatawan.

Foto 2_Kampung Turis Seafood

Selain rumah makan seafood, di kawasan kuliner Kampung Turis pun terdapat sejumlah
kafe yang menyuguhkan hiburan live musik. Di tempat ini terdapat berbagai macam
minuman dan makanan khas kafé. Wisatawan yang berkunjung ke tempat ini tak hanya
dari lokalan saja, tetapi juga banyak wisatawan mancanegara. Bahkan, tempat ini menjadi destinasi favorit orang bule saat berwisata di Pangandaran.

Foto 3_Kampung Turis Cafe
Betapa tidak, kafe-kafe yang berada di Kampung Turis sangat memanjakan
pengunjungnya.

Selain menikmati live musik sembari kongkow bersama sahabat atau
keluarga, pengunjung pun sekaligus bisa menikmati angin pantai dan suara deburan
ombak. Karena meja dan tempat duduk pengunjung ditempatkan di area simpadan
pantai. Jadi, kalau Anda ke Pangandaran, nyesel kalau tidak berkunjung ke tempat ini.

Pindang Gunung

Kuliner yang satu ini wajib dicicipi saat berada di Pangandaran. Ya, Pindang Gunung
adalah makanan khas dan asli Pangandaran. Pindang Gunung merupakan sejenis sup
ikan berkuah yang dibumbui dengan bumbu sunda lezat. Makanan yang sudah
melegenda di Pangandaran ini selalu dijadikan menu andalan oleh sejumlah rumah
makan dan warung nasi khas sunda yang berada di Pangandaran.

Foto 4_Pindang Gunung
Ikan yang digunakan biasanya ikan kakap atau ikan tawar yang masih fresh. Harga
yang dibanderol untuk kuliner ini tidak mahal, hanya di kisaran Rp. 15 ribu saja.
Pindang gunung pun mudah anda temui di sejumlah rumah makan yang ada di
kawasan pantai Pangandaran. Anda bisa memesannya sembari menikmati semilir angin
pantai.

Warung Sate Galunggung

Warung sate ini beralamat di Jalan Kidang Pananjung, Pangandaran. Tempat makan
yang satu ini wajib untuk anda cicipi kalau memang anda pecinta sate. Karena Anda
akan menikmati sate ayam dan sate kambing dengan bumbu yang khas Pangandaran
yang sangatlah lezat. Warung sate ini pun terbilang kuliner legandaris di Pangandaran,
karena sudah ada sejak tahun 1970-an.

Foto 5_Sate Galunggung
Bakso Podomoro

Tempat wisata kuliner ketiga di Pangandaran ini tidak boleh dilewatkan terutama untuk
para penggemar bakso. Kedai bakso ini lokasi persisnya ada di Jalan Kidang Pananjung
atau tidak jauh dari Warung Sate Galunggung. Anda akan bisa menikmati bakso yang
terbuat dari daging sapi asli dengan kuah kaldunya yang begitu sedap.

Es Dawet Pangandaran

Apabila Anda merasa kepanasan setelah berjalan–jalan di pantai, maka sebaiknya
mampir ke Dawet Pangandaran yang lokasi persisnya berada di Jalan Pangandaran KM
0,1.

Kedai ini juga memiliki menu andalan yaitu dawet hitam dawala yang mana merupakan varian dawet khas dari daerah Pangandaran yang menjadi favorit wisatawan.

Pondok Pangandaran

Tempat wisata Kuliner Pangandaran berikutnya yang wajib Anda kunjungi adalah
Pondok Pangandaran yang mana lokasi persisnya berada di Jalan Green Ville blok BL-6,
Pangandaran. Di kedai ini ada menu andalan yang menjadi favorit para wisatawan,
sebut saja cumi goreng gurih pedas yang rasanya sangat lezat, Anda bisa
menikmatinya dengan harga Rp. 30 ribu per porsi.

Soto Jarkowi

Setelah berkunjung ke kedai dan rumah makan, tidak ada salahnya Anda mencoba
makanan yang dijajakan pedagang PKL. Meski kiosnya hanya bangunan saung yang
terbuat dari bambu serta lokasinya berada di pinggir jalan, namun Soto Jarkowi banyak
diburu para wisatawan. Maka jangan heran, kalau warung soto ini selalu disesaki para
pelanggannya.

Soto Jarkowi ini merupakan khas Pangandaran yang juga menjadi primadona Kuliner
Pangandaran. Kuahnya yang bening berwarna kuning menjadi ciri khas mengapa soto
Pangandaran ini begitu dicari para wisatawan. Irisan daging ayam yang begitu lembut
menambah kenikmatan saat merasakan kuliner yang satu ini. Bihun, kerupuk berwarna
merah, dan taburan irisan daun juga tak lupa menghiasi mangkuk besar soto khas
Pangandaran.

Foto 6_Soto Jarkowi
Meskipun di berbagai daerah di Indonesia banyak sekali jenis soto, misalnya saja soto
Lamongan, tapi wisatawan tidak boleh lupa mencicipi soto ini. Karena memang soto
Jarkowi rasanya sangat khas dan tentu berbeda dengan soto yang ada di daerah lain.

Soto ini biasanya dijual dengan harga sangat murah mulai dari Rp 10 ribu. Lokasi
warung Soto Jarkowi ini berada di komplek Pasar Pananjung Pangandaran atau tidak
jauh dari rumah pribadi Menteri Keluatan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.
Itulah beberapa tempat untuk menikmati kuliner di Pangandaran. Sensasinya jadi
terasa lebih seru karena memang berada di sekitar pantai yang pastinya akan
menambah kenyamanan anda saat santap makanan. Anda sudah coba yang mana nih?
Atau belum pernah berwisata ke Pangandaran? Kalau belum, ayo buruan datang! ***

 

 

Asyiknya Traveling ke Tahura Bandung

Yuhuuu…. Setelah setahun Kerja keras bagai kuda, now it’s perfect time buat…. LIBURAAANN! *joget joget sambil kayang*

Yeah, merayakan pencapaian itu bisa dibilang “penting-nggak-penting”. Kalo buat saya pribadi, nggak ada salahnya kan, kita celebrate achievement di 2018 dengan plesir!

Nggak usah jauh-jauh. Cukup destinasi dalam negeri aja. Toh, budget-nya bisa di-adjust kan? Menyesuaikan isi kantong lah. Lebih baik lagi, kalo sejak awal tahun, kita udah bikin special budget: Year End Trip 2018. Jadinya nggak perlu utak-atik anggaran yang super penting lainnya. Juga kagak perlu utang sana-sini, hanya demi posting foto traveling di Instagram #eh

Sebelum saya berubah jadi Miss Julid of the Year (hahahaha), ya udah, yuk kita sharing yang asik-asik aja. Alhamdulillah, tahun ini Allah kasih rezeki saya buat traveling ke beragam destinasi. Ke Jogja, Jakarta, Banyuwangi, Lawang – Jatim, juga ke BANDUNG! 😀 Uhuuuyy, seru banget rasanya bisa traveling ke kota kembang ini!

Saking excited-nya, saya bolak-balik browsing “To Do List” alias aku kudu ke mana aja sih, tatkala cuss ke Bandung. Maklumlah…. Bandung kan identik dengan kota jujugan para traveller. Segala macam ada di mari!

Mau wisata alam, beuughhh sebulan juga kurang deh, buat meng-eksplor semua lokasi wisata di Lembang. Bahkan di pusat kota juga ada lho… wisata alam yaitu TAHURA.

Beautiful Taman Hutan Raya Juanda – Bandung

Atau, mau shopping shopping manja? Deretan factory outlet ada di Jalan Riau. Tinggal pilih deh, mau model baju kayak gimana (dan budget-nya berapa).

Berburu kuliner? Segala rupa makanan enak tuh ngumpulnya ya di Bandung!

Karena aku perginya juga nggak terlalu lama (plus mengajak Ibu mertua dan Sidqi), jadinya ya aku pilih destinasi yang nggak rempong-rempong amat. Tidak butuh usaha ekstra buat mendaki. Kasihan kalo Utinya Sidqi jadi ngos-ngosan.

Yang paling penting adalah, aku kudu cari hotel untuk menginap selama di sana. Ya kalo budget-nya ada, kita bisa banget memilih hotel bintang 5 atau hotel bintang 4.

Kalau traveling, pastinya aku memilih hotel yang terbaik untuk keluarga kami. Terbaik di sini, artinya value for money, lokasinya lumayan strategis, dan yang terpenting, service plus fasilitasnya super duper mumpuni.

Hmmm…. aku pastinya pilih hotel Terbaik di Bandung buat Uti dan Sidqi. Yang bintang 4 aja. Eh tapiiii, nggak ada salahnya lho, kalau kita coba cari info seputar hotel unik! Karena di Bandung buanyaaaak banget hotel murah yang bersih dan bisa kita jadikan opsi selama berlibur. Yeayy, Bismillah, semoga bisa dapat Hotel Terbaik di Bandung!

***

Tatkala di Bandung, destinasi yang jadi jujugan utama kami adalah TAHURA alias Taman Hutan Raya Juanda. Lokasinya deket banget dengan pusat kota Bandung.

Kita bisa naik Taxi atau Ojek online untuk menuju ke sini. Aksesnya gampil, suasananya beuuughh, serasa di hutan beneran, euy!

FYI, Tahura Juanda ini hutan raya yang menjadi kawasan konservasi alam. Di tahun 1965, luas hutan raya ini hanya 10 hektar saja. Dan sekarang, luasnya sudah mencapai 590 hektar, membentang dari areal Dago Pakar, sampai Kawasan Maribaya Lembang! Beughh, luas buangeet yes?

Para krucils pasti seneng deh, lari-larian di sini. Ada kelinci lucu yang jadi hiburan buat anak-anak. Selain itu, ada juga beberapa goa yang jadi spot menarik buat foto-foto.

Ehem! Gimana gimana. Udah terasa Lelah tatkala eksplorasi Tahura? Ya udah, kita ngopi dulu yuuuk. Pernah kebayang buat ngopi di tengah hutan? Weeww, BISA BANGET lho. Karena, buat para pecinta kopi, kita bisa menikmati sensasi itu di Armor Kopi, Bandung.

Aroma kopi menguar, membangkitkan rasa yang tidak biasa. Aaaakk Bandung, kau tak pernah bikin aku bosan untuk berkunjung!

***

Karena masih lapaaaarr (dan emang udah jam makan siang, sih, hehehe), kami beranjak ke destinasi berikutnya. SUIS BUTCHER Steak! Ini steak legendaris yang ada di Bandung.

Nuansanya oldies banget. Menu yang disajikan juga beragam. Intinya (lagi-lagi) kita bisa pilih yang sesuai dengan budget deh. BANDUNG mah gitu. Mau backpacker-an, bisa…. mau traveling dengan hore-hore-syalala juga OKE dokey.

Hayuk hayuk, kita cuss ke Bandung!

Glamping bareng Indekostour, Menikmati Alam Jogja dengan Nuansa Berbeda


Saya tuh seriiiiing banget ke Jogja. Dulu sih, pas masih meniti karier *ceileeeh* sebagai Media and Public Relations di sebuah multinational company. Dalam sebulan, bisa 4 kali saya wira-wiri ke kota gudeg ini. Namapun corporate slave, kalo kerja di Jogja, udah pasti di-provide penginapan hotel berbintang 4. Nginep di Novotel, Santika, Mercure, Ibis, pokoke hotel-hotel cantik di Jogja sudah khatam deh eikeh.  

Sempat tebersit dalam benak: “Puingiiiin deh, plesir ke Jogja, tapiiii enggak nginep di hotel. Cari suasana baru gitu lho.  Yang bikin liburan unik, asyik, dan berkesan karena ambience dan lokasi menginap yang anti-mainstream!”

Yuhuuu, Watch your words! Ternyata, keinginan yang tersemat sekian lama, kini menemukan jalannya. Nggak ada angin, nggak ada hujan, mbak Katerina alias mbak Rien (empunya blog kece travelerien.com) woro-woro di grup Blogger Kekinian. Doi mengajak para female travel bloggers untuk ngetrip bareng ke Jogja dan…. Nginepnya ala Glamping!! Waaakss! Tanpa banyak cang-cing-cung, aku langsung bilang, “Hayuk kita berangcuuut!”

Tentu aja aku dilanda kekepoan maksimal, siapa yang jadi trip organizer ? Ternyataa…. Trip kami kali ini di-arrange oleh tim INDEKOSTOUR. Waaawww, Indekostour ini apa yhaaaa?

Jadi, Indekost ini awalnya adalah aplikasi untuk memudahkan anak kos, agar bisa membayar tagihan kos-kosan dengan metode cashless. Intinya memudahkan banget, supaya kawula muda ((KAWULA MUDA)) yang ngekos, nggak perlu ribet pontang-panting ditagihin Ibu Kos dan setengah mati menyisihkan duit buat bayar kosan.

Kemudian…. Tim Indekost merancang TRIP MURAH MERIAH SARAT FAEDAH lewat aplikasi Indekostour. Jadi yangbisa menikmati layanan mereka bukan hanya anak kos. Mamah-mamah millennials juga boyeeeeeh 😀

Mau family trip rame-rame? Bisaaaa! Tim Indekostour bakal ngasih masukan dan diskusi dengan kalian. Ada sejumlah alternatif lokasi untuk glamping. Juga destinasi wisata yang dijadikan jujugan selama trip berlangsung. Long story short, tim Indekostour ini bisa bikin trip kita jadi awesome and memorable banget dah!

Okay, back to ourjourney. Setelah intens diskusi lewat WA grup, akhirnyaaaa yang ikutan Trip Indekostour to Jogja adalah…. Mbak Katerina (travelerien.com), Mbak Dian Radiata (Adventurose.com), Mbak Ivonie (KeluargaBiru.com), Sist April Hamsa(KeluargaHamsa.com) dan…. Saya sendiri (bukanbocahbiasa.com)

Kami berangkat dari kota masing-masing dan cusss, kumpul di Jogja!!

Jumat 30 November, aku naik KA Argowilis, dan nyampe di Jogja jam 11.18. Ketemuan sama mba Ivone, lalu jemput April dan mbak Rien di bandara. Aaaakkk, super hepiii akhirnya aku bisa meet Mbak Rien in person! Perawakannya mungiiilll banget, kayak anak SMA deh! Siap-siap buat tertulari positive vibes dari kakak travel blogger yang super imut, lincah, dan talented banget! 

Kami berlima dijemput oleh Kak Sunny dari Indekostour dan dianterin oleh Kak Herry pake mobil Kijang Innova yang buersssiiiihhh dan wangi! Top service!! (plus doi muterin tembang 90-an gitu, katanya sih menyesuaikan dengan selera dan umur tamunya, qiqiqiqiqi)

***

Day 1

Lapar Melanda. Siang-siang paling enak kalo makan dengan suasana ala pedesaan gitu kan. Tim Indekostour mengajak kami untuk lunch di Kopi Klotok! Waaaaks, aku langsung semangaaaat! Berbekal perut yang udah tarakdungcesss, kami menuju ke destinasi kuliner yang sedang happening banget di feed IG.

Makanan kami di Kopi Klotok 
Pics by Travelerien.com

Apa yang terjadi, sodara? Biyuuuhhh, ternyata antrenyaaaaa! Di Kopi Klotok ini, kita bisa ambil sendiri nasi dan  sayur ala rumah mbah di pedesaan. Dekor rumahnya juga mengingatkan saya akan rumah eyang putri di Pacitan. Outdoor view-nya? Sawaaaah yang ijooo, seger bener dah!

Nyam nyam nyam. Langsung lahap makan di Kopi Klotok. Jangan lupa untuk pesan Telur Gimbal. Ni telur enyaaaak, gurih, serat-serat telurnya bikin makan semakin nikmat!

Aku kemarin ngga coba kopinya, tapi order jahe geprek yang disajikan dengan batang serai. Suegerrr. O iya, kalo mau ke sini sebaiknya bawa wadah Tupperware 😀 Kemarin kami pesen telur gimbalnya terlalu banyak. Pas minta untuk dibungkusin, pegawainya bilang “Di Kopi Klotok nggak bisa bungkus.” Yaaaaahh. Untunglah si April bawa kotak bekel tuh, hueheheheh.

Setelah dari Kopi Klotok, kami cuss ke Lokasi Glamping. Kalau cari di Google Map, search MELCOS Café, dengan alamat lengkap: Jl Kaliurang Km 23, Dusun Banteng, Hargobinangun Pakem Sleman Yogyakarta. Ini lokasinya di kaki Gunung Merapi, aaaakk, asyique deh, bisa nginap dengan suasana sejuk ala pegunungan.


Tenda di areal Glamping Indekostour

Yeaaayyy!! Ini tenda kitaaaaa! Kapan ya, terakhir aku kemping? O iyaaaa, zaman kuliah dulu hahahah pas kemping bagian dari Ospek kampus 😀 Ya ampyuun, udah lama buanget!

Yang jelas, kalo Glamping bersama Indekostour, artinya kita ga perlu ribet cari air di sungai, atau gotong-gotong air, masak, blablabla. SEMUAAAA udah disiapkan. Tendanya apik, kuat, dan tahan air/rembesan. Denger-denger sih, order tendanya aja di Singapore. Kasurnya juga empuk, bantalnya duuuh bikin bobok jadi nyenyaaaak banget. Plus, di sini, toiletnya udah permanen, dan resik! Airnya juga melimpah, jadiii no need to worry!

Detail paket glamping yang kami ambil bisa dilihat di link ini ya: https://www.indekostour.com/product-page/glamping-jogja-kaliurang

Di dekat areal glamping ada sejumlah spot wisata. Yang kami kunjungi sore itu adalah STONEHENGE.Ini tumpukan batu yang miriiiippp banget dengan Stonehenge di Inggris. Kami berfoto-foto sejenak, lalu cuss balik ke areal glamping.

Stonehenge Kaliurang, Jogja

Makin seneng dan happy happy joy banget, ketika malamnya,kami bikin meet up dengan teman-teman blogger di Jogja! Ruameee banget. Aku nggak bisa mention semua yaaa… Tapi BIG THANKS buat yang udah nyempatin mampir ke lokasi Glamping. Ada Kak Dian Ismyama, Kak Manda Primastuti, Kak Prima Hapsari, Kak Arifah Wulansari (yang bawa bayiiiik plus Tayo yang ganteng dan sholeh), Kak Priyo, Kak Nutty, aaarghhh so happy meet all of you, gengs!

Api Unggun 

Di Areal Glamping Indekostour

Jogja sempat diguyur hujan malam itu. Tapi kami tetap bersenang-senang! Bisa ketemu dan hahahihi bareng sahabat blogger yang selama ini hanya bersua via WA dan blogwalking itu rasanyaaaaaaa JUARAAAA! 😀

Trus, kita juga nyalain api unggun…bakar jagung dan sosis… plus sharing APAPUN seputar dunia blogger. Giraaaangg bukan kepalang!!

Maem Jagung Bakar bareng Mbak Nuty, mba Prima Hapsari, mba Ivonie

Ini masih cerita hari pertama lho, tapi kok udah Panjang banget yhaaa. Masih buanyaaak keseruan kita pas explore Hutan Pinus Mangunan, Tebing Breksi, menyaksikan sunset di Candi Ijo, plus maem gudeg di Yu Djum, nyantai di angkringan Lik Man dan nge-wedang Ronde di Alun-Alun Kidul. Juga adu strategi buat meng-capture foto-foto syantieeeek di areal Taman Sari Water Castle.

InsyaAllah aku posting di artikel selanjutnya yah. Intinya,buat kamu, kamu dan kamu yang mupeng Liburan Asyik, Irit, dengan Ambience dan Itinerary yang WOW, langsung kontak Indekostour SEKARANG JUGA! Mereka juga punya paket Trip Akhir Tahun lho!

Website: https://www.indekostour.com

WA: 081381788884 atau 08179408899

Wisata Agro Wonosari – Wonderful Indonesia

“Yuk, piknik ke Kebun Teh Lawang, Wonosari!”

Kali pertama dapat ajakan untuk ngetrip ke Wonosari, saya tidak langsung mengiyakan. Halah, paling Cuma main ke Kebun teh doang. Liha tijo-ijo gitu aja. Apa istimewanya?

Saya pun diskusi dengan Sidqi. Kira-kira doi mau ikutan trip kali ini, atau kagak?

“Mauuuu Buk!” Sidqi menjawab dengan (tumben) agak lumayan antusias. Biasanya, anak lanangku ini suliiiiitt banget diajak dolan ke luar kota di weekend. Maklum, dia tergabung dalam geng bocah-bocah kunyil di kompleks kami yang punya jadwal meet up (halah!) setiap akhir pekan. Hihihi.

“Oke, kalo gitu, kita mulai packing dan segera cuss ke Agro Wonosari, yak!”

***

Liburan Murah (LM), itulah komunitas yang mengajak kami libur bareng ke destinasi kali ini. Koh Andy Kristono dan rekan-rekannya di LM emang maestro banget, kalo merancang liburan yang asyik dan budget-friendly.

Hari itu, Jumat 5 Oktober 2018, kami (para peserta LM goes to Wisata Agro Wonosari) berkumpul di Park and Ride Mayjend Sungkono. Rombongan dibagi dua mobil, dan yeaahhh, yuk kita kemooon!

Lokasi Wisata Agro Wonosari tidak terlalu jauh dari Surabaya.Sekitar 1,5 jam, kami sudah nyampe. Dan, wohooooo…. Pemandangan serba hijau menyambut rombongan kami. Selamat datang di areal kebun tehhhh! Di mana kita bisa menyegarkan mata sekaligus re-charge jiwa.

Mobil terus melaju….. hingga kami diturunkan di sebuah hotel yang… OMIGOD! HOTELNYA KEREN AMAAAATTT!! *nggak sante* Ini bener-bener beyond my expectation, gokiiill! Kirain hotel-hotel di areal ini bakal jadul, bapuk, old-fashioned gitu, ternyataaaa…. MANTAB DJIWA nih hotelnya!

Bersama Sidqi, aku menikmati setiap detail hotel ini. Resik, tatanannya enak banget, enggak too-much, simple, bersahabat… plus, ini yang terpenting….. di areal F&B kamar, disediakan 1 KARDUS TEH ROLAAS! (terdiri dari 25 kantong) Ini sih, sujud syukur buanget, Rek. Kalo di hotel-hotel lainnya, paling pol kita cuma dapat 4 kantong aja kaaan.

***

Setelah istirahat sejenak, kami berkumpul menuju TEA HOUSE yang terletak sekitar 500 meter dari hotel. Ini semacam café/lounge untuk kita chill out gitu deh. Asyik asyik asyik! Setelah dinner, kami pun dipersilakan untuk melakukan kunjungan ke pabrik teh.

WHAT?? Malam-malam pergi ke pabrik tehh? Ini aku juga sempat ‘wakwaw’, kan rada gimanaaa gitu ya boo, kok malam-malam malah ke pabrik pengolahan. Eh, ternyata kondisinya nggak se-alakazam yang aku duga kok.

Pabriknya ya lumayan buat dikunjungi, walaupun di sana sini memang terhirup aroma daun teh, yang kalo nggak kuat bisa bikin dada sesek juga.

Kita bisa mengamati gimana sih, cara pengolahan dan penyimpanan teh. Usai acara, kami balik lagi ke TEA HOUSE untuk mengikuti kompetisi “Menyeduh Teh dengan Baik dan Benar”. Udah pasti saya ikutan, dan dapat dipastikan sedari awal, bahwa saya nggak jadi pemenangnya, wuahahahahaha #NgikikPedih. Jam 10 malam acara berakhir, dan kami kembali ke kamar hotel masing-masing.

“Jangan lupa! Besok jam 4 pagi kita sudah kumpul untuk lihat sunrise di Bukit Kuneer Wonosari!”

WHATT?!?!

***

Saya emang terbiasa bangun jam 3 pagi. Tapi bukan buat ngetrip ke bukit 😀 Begitu dikasih kode bahwa kami kudu ngumpul jam 4 pagi di lobby hotel, rasanyaaaaa ulala ini perjuangan maha berat, jendraaalll!!

Sidqi bolak-balik kubangunin dan fyuuuuhhh *lap kringet* pagi-pagi kudu bertarung melawan kemalasan nih bocil. Ya iyalaaah, jam segitu emang paling enak melungker di Kasur. Secaraaaa, kamar hotelnya nih asyiqueee banget! Nggak perlu pakai AC, tapi hawanya suegeerrr!

“Sidqiiiii…. Ayo bangun Nak! Yang lain udah pada siap itu lhoooo!”

“Bentar Buuukkk….!”

“Sidqi….. nanti ditinggal ama yang lain lhoooo!”

“Bentaaaaarrr….!”

Gitu terus sampai Ahmad Dhani minta maaf ke Maia Estianty *Lhaaaa

Alhamdulillah wa syukurilah, enggak perlu nunggu Mulan Jameela datang, si Sidqi bangun…. Sholat subuh, dan…. Kita menuju lobby hotel. Widiiih, para traveller udah siap banget nih! Dan, kami bakal menuju Bukit Kuneer dengan naik TRUK SAPI! Sedaaaapppp!

Daaan, pemandangan yang sungguh awesome tersaji di sana!

Majestic!

Yuk yuk, kalo mau wisata murah meriah, ke Wisata Agro Wonosari – Wonderful Indonesia

O iya….. kalian pasti sudah menikmati keindahan alam Wonderful Indonesia kan? Tuangkan dalam bentuk artikel dan foto, trus posting di blog!

Selengkapnya bisa kalian baca di sini yaaaaa

5 Tempat Makan Favorit Rekomendasi @NurulRahma

Waksss, Temanya #30DayBloggingChallenge ngebahas tentang 5 destinasi makan favorit! Yaaahh, kalo cuma 5 biji mana cukuuppp, hihihi. Namapun eikeh hobi banget nggiling makanan yes, jadi kuliner favorit saya tuh BUANYAAAKK BANGET! Tapi kalo disuruh milih 5 aja, ya sutra…. aku bagi per jenis aja kali yaaaa….

(1). Bebek Goreng, Kuliner khas Suroboyo (dan Madura)

Lagi di Surabaya, enaknya makan apa ya? Sebagai arek Suroboyo asli, tentu saya menjawab… makanlah Bebek Goreng! Kalau mau makan bebek goreng yang mak nyus, tentu saja Anda harus segera cuss ke kota Surabaya. Banyak menu bebek yang diolah sedemikian rupa sebagai makanan yang memanjakan lidah dan perut. Bisa dibilang, bebek goreng adalah makanan khas Suroboyo! Di kota pahlawan ini, beraneka ragam olahan bebek tersebar di seluruh penjuru.

Bebeknya ada yang digoreng garing. Ada yang dimasak dengan baluran tepung nan crispy. Ada juga bebek yang dikasih bumbu hitam. Sambalnya juga macam-macam, you name it! Sambal korek, sambal mangga muda, sambal bajak, apapun ada. Nah, dari sekian banyak destinasi kuliner serba bebek, tak ada salahnya kita coba BEBEK SONGKEM. Apa bedanya dengan yang lain?

Jadi…..Bebek songkem ini diolah dengan cara DIKUKUS tanpa air tapi pakai pelepah/ gedebok pisang. So, aneka lemak-kolesterol si bebek itu bisa tereduksi secara paripurna. Seluruh kolesterol nemplok di batang gedebog itu. Sehingga, ketika tersaji di hadapan kita, si bebek sudah menjelma menjadi menu yang tidak mengusung elemen kolesterol jahat. 

Rasanya gimana? No worries.Tanpa kolesterol pun, kita tetap bisa menikmati endeus markindesnya si bebek songkem. Ada yang versi kukus (original) juga ada yang versi goreng. Dicocol ke sambal mangga muda, aduhaaaiiii….! Itu ke~mak nyus~an paling HQQ!

Nyaaaam 🙂

(2). Penggemar Makanan Serba Seafood? Mampirlah ke DAUN LADA Restaurant 

Cobalah sesekali berkunjung ke Restoran Daun Lada. Di sini, kita bisa memesan aneka menu menggugah selera, yang siap disantap untuk makan siang ataupun makan malam.Yap, Daun Lada adalah tempat makan yang menyajikan beragam menu seafood. Ingin  kerang? Cumi-cumi? Bahkan ikan jenis apapun, dan diolah dengan bumbu beragam,siap kita nikmati manakala berada di tempat makan ini.

Begitu membuka lembar menu, rasa takjub langsung menyerbu.Waaah, ternyata nama ikan itu buanyaaaak banget! Salah satunya, ikan papakulu. Ternyata, bagi para pecinta kuliner serba ikan alias mereka yang doyan makanan yang berjenis seafood, menyantap papakulu semacam “wajib” hukumnya. Ikan ini kerap ditemukan di Makassar. Biasanya, dimasak dengan saus padang ataupun di bumbu kecap.

Di Daun Lada, ikan papakulu diolah dengan teknik mengasapi.Lebih tepatnya, kita bakal menikmati menu makanan khas Makassar ini, setelah ikan papakulu diasapi dengan batok kelapa.

Ikan Papakulu

*manifestasi kredo “Don’t Judge a Book by Its Cover!!” 😀

Ketika tersaji di hadapan kita, ikan papakulu ini bentuknya kurang menarik ya. Pucat, abu-abu rada kehitaman, intinya kurang membangkitkan selera makan.

Tapi slogan “Don’t Judge a Book by its cover” berlaku di sini.Jangan menilai ikan papakulu dari tampilannya doang. Karena begitu kita cicipi,oh Tuhan, rasanya…. Sungguh nikmat!

Cita rasa ikan papakulu sebenarnya sudah gurih. Ini dikarenakan kadar garam dalam ikan tersebut yang cukup tinggi. Tatkala masuk kedalam mulut, tekstur ikan papakulu ini cenderung kenyal dan empuk. Lihatlah sisik ikan yang tampak gahar dan keras! Ternyata itu ada fungsinya, lho, yaitubisa melindungi kebersihan daging ikan papakulu.

Pantas…. Luarnya kelihatan tidak menarik… Tapi rasanya…JUARA!

Selain ikan papakulu, saya juga terpukau dengan Cumi Salad Mangga yang jadi menu andalan restoran ini.

Cumi Salad Mangga 

Cumi diolah dengan tepung krispi,sangat renyah, dengan sensasi gurih sedap. Lalu disiram dengan topping salad mangga, yang asem asem seger, whoaaaaa… keduanya berpadu dengan paripuna dan“kawin banget” manakala kita kunyah. Cumi-cuminya sama sekali tidak alot. Tetap ada tekstur cumi-cumi, namun sangat ramah untuk diproses dalam organ mulut.

(3). Pempek Farina

Semua makanan yang kenyal-kenyal seperti siomay, bakso, batagor, itu adalah definisi makan enak menurut saya. Para peracik menu-menu ini, adalah maestro di kancah kuliner. Mereka bisa banget mengawinkan tepung kanji/tapioca dan ikan plus aneka bumbu dapur, dan… voila! Jadilah, makanan yang sungguh lezat tiada tara! BRAVO!
Salah satu menu serba kenyal yang nggak pernah bosan untuk dijadikan teman makan siang maupun makan malam adalah Pempek.

Dari sekian banyak makanan khas Palembang, Pempek adalah yang paling kondang dan sangat identik sebagai kuliner khas wong kito. Beruntung banget, saya tidak perlu jauh-jauh pesan tiket pesawat ke ibukota Sumatera Selatan itu, untuk sekedar menikmati pempek yang membuai lidah. Di Surabaya, ada banyak banget restoran/ warung/ tempat makan yang menyajikan menu pempek. Kita bisa memilih untuk makan di tempat (dine in) ataupun bawa pulan (take away) dan delivery.

Nah pertanyaannya, restoran pempek mana yang paling banyak direkomendasikan? Tidak lain dan tidak bukan… Pempek Farina! Di Surabaya, kita bisa menjumpai stand pempek ini di berbagai tempat. Di mall, ataupun rumah makan yang berdiri sendiri. Yang jelas, mereka menerapkan standar dan kontrol kualitas yang amat ketat. Sehingga, mau makan di manapun, rasa dan service tim Pempek Farina tetap sama.
Pempek Kapal selam adalah menu yang wajib dipesan manakala kita berwisata kuliner di destinasi makanan khas Palembang ini. Pempek yang berbahan ikan tengiri berkualitas, dengan isian telor di dalamnya. Digoreng dengan kematangan sempurna, aroma makanan sedap menguar dari pempek kapal selam yang kita pesan.

Pempek Farina

Sedaaaaapp! Lebih mak nyus lagi, manakala cuko alias kuah yang terbuat dari cuka, gula merah dan asam, mengguyur pempek kita. Berpadu dengan mie kuning serta irisan mentimun, sungguh… merem melek tatkala kita merasakan gigitan pertama dari pempek ini.
Isian telor juga sama sekali tidak amis. Kandungan protein yang ada di dalamnya bisa melengkapi nikmatnya momen makan enak kita.


Selain pempek, sejumlah makanan khas Palembang lainnya juga bisa kita nikmati di resto Pempek Farina. Tekwan, salah satunya. Ini adalah menu yang terbuat dari campuran daging ikan dan tapioca. Tekwan adalah makanan yang berupa bulatan kecil-kecil, lalu disajikan dalam kuah udang dengan rasa yang khas. Kuahnya segar! Mirip kuah bakso, dengan rasa udang yang sulit dienyahkan dari memori. Pada umumnya, tekwan disajikan dengan teman-teman pelengkap. Ada so’un, irisan bengkoang dan jamur kuping (jamur yang berwarna hitam), serta ditaburi irisan daun bawang, seledri, dan bawang goreng.


Pempek dan tekwan adalah dua menu makanan khas Palembang yang selalu saya pesan setiap bertandang ke resto Pempek Farina. Harganya terjangkau, dengan porsi yang cukup mengenyangkan. Yang lebih asyik lagi, kita tetap bisa menikmati makanan yang sarat gizi dan berkualitas.


Ketika makan di restoran Pempek Farina, saya pernah berjumpa dengan David Christian, Bussiness and Development Manager Pempek Farina. Ia mengatakan, bahwa Pempek Farina menerapkan quality control yang amat ketat untuk bahan baku serta proses pengolahan semua makanan. Mengenai rasa pempek yang “ikan banget”, David menuturkan, “Kami memang menggunakan ikan tengiri asli, bukan perisa. Bahkan untuk bahan pembuatan pempek, model, tekwan dan lain-lain, ikannya dikirim langsung oleh mitra/ partner kami dari Papua. Jumlahnya berton-ton, karena demand yang sangat tinggi dari msayarakat.”

Lebih lanjut, David juga menjelaskan bahwa restoran maupun seluruh stand Pempek Farina ini dirancang sedemikian rupa, sehingga cocok untuk tempat makan keluarga, sahabat ataupun untuk lokasi meeting juga bisa.

(4). Thai Food

Review lengkapnya bisa dibaca di sini 

(5). Masakan India dan Malaysia di As-Salam Restaurant

Aku udah pernah kupas tuntas seputar As-Salam Bryani House di artikel ini

***

Gimana dengan kalian? Apa aja nih, makanan favorit teman-teman? 


Traveling dan Kuliner, Tema Blog yang Banyak Dicari dan Disukai. Gimana Menurut Kamu?

Tema Blog yang Disukai

Well, tema kedua di #30DayBlogChallenge by Blogger Perempuanini agak multitafsir ya.

Tema….. maksudnya tema tulisan? Atau tema alias theme tampilan blog kita 😀 Ya udin, aku pilih tafsiran pertama aja yak. Tentang tema tulisan. Soale kalo theme (desain) blog, rasanya aku nggak mungkin bisa cerita sampai 300 kata lebih deh, qiqiqiqiqi.

TEMA BLOG. Ya namapun doyan ngeluyur, udah pasti aku paling demen baca blog yang mengusung tema traveling. Apalagi kalo disertai rincian budget, sehingga bisa dikira-kira deh, apakah destinasi tertentu ini worth-it buat didatangi, atau sekedar jadi materi khayalan belaka.  #Siap-SiapMulaiCurhat

Tapiiii, sebagai seseorang dengan semangat berburu GRATISAN,sudah barang tentu, saya haqqul yaqil bahwa kalau Allah adalah Dzat Yang Maha Berkehendak. Aku kasih contoh, ya. Tapi sori, contohnya itu-itu aja, hehe.

Baca: Jadi Local Guides Google dan Traveling Gratis ke Amerika

Gini.

Tahu negara bernama Amerika Serikat, kan?

Itu jauuuuhnya naudzubillah. Wis, jauuuuh level nyaris nggak masuk akal deh. Naik pesawat, rutenya Surabaya – Singapore – transit Hongkong bentar – Amerika Serikat. Jarak tempuh bisa sampai 20 JAM! DUA PULUH JAM (atau lebih, ya?) Itu di luar waku transit bandara lho ya.

Selain itu, kita tentu tahu bahwa Dollar Amerika tuh mana pernah murah siiih? Kayaknya kok tembang “naik naik ke puncak gunung tinggi tinggi sekali” pas banget dijadikan OST sikap ((SIKAP)) dollar terhadap rupiah.

Butuh duit segabruk untuk bisa cuss ke Amrik. Apakah itu cukup? Owww, tidak semudah itu, Ferguzo!

Walaupun kamu tajir melintir tujuh-turunan-delapan-tanjakan kekayaan nggak habis-habis kayak Ibnu Sutowo (grandpa in law si Dian Sastro), ternyata kamu tetap nggak bisa melenggang di Amrik,kalau VISA tidak approved!

Ngurus visa Amrik ini…. jyaaannn UMPTN, dan segala macam kengerian ujian skripsi-thesis-disertasi itu kagak ada apa-apanya, bosquuuu!

Aselik deh, eikeh stress banget pas mau ngurus visa ntuh. Apalagi, pas sesi wawancara, ada tuh beberapa manusia dengan Bahasa Inggris yang lancaaaarr cas-cis- cus DITOLAK dong visanya. Omaigaaatt

Negara jauh — dollar mahal — visa rempong….. Masih ada lagi? Ada dong… Trump dan “gejala” Islamophobia!

Dengan semua keribetan ini, udah barang tentu Amerika terasa jauuuuhh banget. Kayaknya hil yang mustahal deh, aku bisa cuss ke Amerika.

Dan, yaaa begitulah. Takdir Illahi ini emang super duper misterius. Ternyata, aku bisa lho cuss ke Amrik GRATIS! (nambah dikit karena aku extend beberapa hari).

It Always Seems Impossible Until It’s Done!

Quote Nelson Mandela ini yang kudu terpatri dalam sukma.

And… ofkoorss, tengkyuuu buat para blogger, baik dari Indonesia maupun dari seluruh penjuru bumi. Dengan gampil, aku bisa tahu destinasi mana aja di San Francisco yang bisa kita jadikan jujugan buat foto OOTD 😀

Thanks to TRAVEL BLOGGER!

Coba kalau spesies travel blogger ini tidak bercokol di kancah digital…. Dijamin kita bakal clueless ketikaberkunjung ke suatu daerah.

Ya memang ada socmed semacam Instagram dll. Tapi (biasanya) blog itu lebih detail, lengkap, komprehensif, dan ya itu tadi… aku sangat sangat sangaaaatt appreciate kalau sang blogger melengkapi juga dengan budget kebutuhan utama plus printhilan apa aja yang perlu dibawa tatkala travelling.

Culinary Blogger

Selain doyan ngeluyur, ya sudah pasti emak-emak milenial hobi makan. Itu udah jadi satu paket deh, kayaknya. Yang suka (ataupun tidak suka) dolan, pasti butuh makan.

Thanks GOD, segambreng culinary blogger bisa kita temukan,hanya dengan modal googling! Demen (dan ngecessss) lihat foto-foto yang di-create para foodie itu. Gokil! Cuman semangkuk soto aja nih, kok jadi kliatan tempting banget, yuhuuuu HATS OFF!

Tapiiii…. Kadang gimana yaaa… err, foto yang tersaji tuh agak-agak lebayatun akut. Food bloggermungkin ingin menunjukkan bahwa (foto) makanan ini layak tampil di blog mereka.Jadi, makanan tuh di-plating sedemikian rupa, ditata secantik mungkin. 

Bisa dibilang mereka memang mempraktikkan KURASI untuk setiap konten yang dimunculkan. Boleh boleh aja, dan emang hiburan visual sih, buat kami yang gampang ngiler ini.

Begitu nyampe di resto/warung makan, jedheeerrr presentasi makanannya blas nggak mirip sama yang difoto para food blogger. Di dunia nyata,makanannya kok beda dengan di foto? Beda JAUUUHHH 😀

Yaaa… apa ini yang dinamakan PHP? Krik kriiik. #TerdengarSiapCurhatLagi

***

Tema-tema lain, seperti parenting, finance dll, apakah aku tidak suka? Ya demen, dooong. Apalagi kalo dituliskan dengan asyique seperti GraceMelia dan DaniRachmat. Mereka dua blogger djoendjoenganku especially kalo udah bahas tentang niche parenting dan financial.

Long story short, APAPUN tema yang kita pilih…. yang paling penting adalah…. YUK SEMANGAT NGEBLOG!

 

5 Alasan Mengapa Harus Ngeblog

Ceritanya ini aku lagi ikutan One Day One Post yang dihelat Blogger Perempuan Network. Tema2nya relatif asyik, nggak perlu riset atau mikir njelimet, dan (ini alasan terpenting) aku bisa numpang curcol tanpa kudu mikirin backlink! Jyahahahahaha 😀

Thanks to kakak2 di BP Network yaaa… Mbak Shintaries, Mbak Almazia dan semuanyaaaa…..  Kalian super duper awesome!

Tema pertama yang kudu di-publish Selasa 20 November ini adalah: Kenapa Menulis Blog. 

Hmmmm hmmm hmmmm *mendesah ala Nisa Sabyan bentar*

Sebenernya kalo bicara soal menulis ya bisa dibilang itu udah hobi banget dari SD. Tapi kalo menulis di blog? Ini hal yang agak berbeda. Aku bikin listicle aja ya. 

 (1). Blog bisa Jadi Jejak Digital yang Akurat 

“Eh, kayaknya kamu waktu itu ke Taman Nasional Baluran baru-baru aja, kan? Yang main sama (eks) temen kantor itu kan?”

“Udah lamaaaa kok. Itu ada di blogku. Kita cek aja tanggalnya.”

Baca: Sensasi Eksplorasi Taman Nasional Baluran

Nah kan, itu pentingnya blogging. Semacam “barang bukti” untuk menelusuri jejak kita di masa lampau hehehehe. 

(2). Dengan blog, kita Bisa Menyuarakan Isu-isu Penting yang Terkadang tidak ter-cover di Media Arus Utama 

Tinggal di kota besar, terkadang membuat saya abai dengan kesulitan yang terjadi di daerah pedesaan. Thanks God, blogging menjadi sarana supaya saya bisa “melek” menyaksikan dengan mata kepala sendiri beragam tantangan yang dihadapi masyarakat marginal. 

Setelah mengumpulkan data, wawancara dan diskusi bersama narasumber (warga desa), saya pun mengelaborasi itu semua, dan mem-posting-nya di blog. Ini adalah sebuah cara untuk menyuarakan isu-isu penting, yang terkadang tidak nongol di media mainstream. 

Yahhhh… tahu sendirilah, media mainstream lebih banyak mengangkat hal-hal yang GRANDE, sophisticated, dll. Sementara isu “tidak ada jamban dan akses air bersih yang terbatas” terkadang hanya dianggap angin lalu. Alias kagak penting 😦

Atau specific issues tentang 4 Pilar Berbangsa dan Bernegara yang digaungkan MPR. Ini juga sangat penting untuk disuarakan oleh para blogger dan digital content creator. 

(3). Share Ilmu bisa Dilakukan dengan Blog 

Setelah konsisten menekuni kancah blogging, adaaaaa aja kesempatan yang mampir untuk kita bisa share pengalaman, wawasan, ilmu, apapun! Beberapakali, saya didapuk sebagai pemateri untuk workshop seputar blogging dan media social.Dua di antaranya, ketika saya berbagi seputar blogging untuk siswa-siswi di SMP Surabaya. Waktu itu, kolaborasi bareng siberkreasi.

Sharing @nurulrahma dalam Workshop Blogging & SocMed bersama Mahasiswa GENBI Penerima Beasiswa BI dari Bengkulu

Dan di kesempatan berbeda, saya juga sempat sharing dengan sejumlah mahasiswa berprestasi dari Bengkulu, penerima beasiswa dari Bank Indonesia (BI).Itu rasanya mak nyessss banget! Bisa ketemu, kenalan dan ngobrol dengan teman-teman dari pulau yang begitu jauhnya.

Mereka juga super duper happy bisa studi banding ke Surabaya, menyaksikan gemerlap lampu di malam hari, Gedung-gedung yang megah bin menjulang, dan menginap di salah satu hotel berbintang di kota kami! Aaakkk, it’s priceless, aseliiik! Dan itu semua bisa terjadi karena saya adalah blogger! How cool is that?

(4). Numpang Curcol di Blog? Silakaaaaan 😀

Wehehehe, curcol (used to be) my middle name, alias saya tuhdulu sempat hobi banget curcol alias curhat colongan 😀 Sekarang udah rada berkurang intensitas curcolnya. Ya maklum deh, banyak PR dari agency dan brand hihihi. Jadi energi dan waktu untuk menulis blog banyak tersita ke situ.

Padahal, kalo iseng merhatiin postingan jadul saya, widiiih…itu kontennya MAYORITAS adalah curcol belaka. Curcol yang dikemas secara sistematis, komprehensif (halaahh), dan sebagian ngasih insight (dan semoga) hikmah/pencerahan buat para pembaca.

Baca: Jadi Monster pas Berhaji

Seperti ketika ibunda saya terjerat kanker paru, dan pada akhirnya beliau berpulang. Beberapa kali saya goreskan curcol yang lumayan menyayat.

Baca: Genderuwo itu Bernama Kanker Paru

Postingan semacam ini ternyata banyaaaak lho yang baca dan nge-share disocmed!

(5). Ini agak Pragmatis, tapi oh, well…. Blog Sangat Bisa Memberikan APAPUN beyond your imagination!

Last but not least, sebagian publik udah mulai pahamlah ya, kalo kerjaan as blogger, content creator di Instagram, YouTube itu semua ADA DUITNYA. Bisa lewat sponsored post, content placement, ataupun GoogleAdSense. Intinya kita melakukan apa yang kita suka, dan itu DIBAYAR. Sounds so tempting, eh?

Sejumlah brand dan agency juga beberapa kali mengajak saya untuk mengkoordinir blogger lain, agar kita sama-sama kolaborasi dalam sebuah campaign.

Terkadang, I develop those campaign from scratch! Bener-bener saya yang nentuin konsep acaranya gimana, rundown apa saja, siapa pembicaranya (plus nanti harus pakai baju seperti apa?), venue-nya di mana, budget-nya berapa, blogger mana aja yang mau diundang, nanti apa yang harus ditulis di blog dan socmed, plus…. Saya juga yang kudu bikin report project ini. Yeah agak-agak semi consultant gitu yhaaaa.  

Hamdalah…. Semua itu semoga-semoga-semoga adalah wujud berkah yang diberikan Allah pada hamba-Nya yang lemah dan nista ini. Terkadang saya ngeri lho, semua kemudahan ini….sesungguhnya sebuah rezeki yang berkah, atau jangan-jangan…. malah ISTIDROJ?

Baca: Berkah atau Istidroj

Sekedar info aja, ISTIDROJ ini sebuah terminologi dalamajaran agama Islam. Ketika kita sebenarnya masih bergelimang dosa, tapi kok mendapatkanbuanyaaak kebaikan (duniawi), berhati-hatilah! Bisa jadi, Allah sedang “menggoda” Anda, dan ini yang dinamakan Istidroj.

***

Yaaah, begitulah. Dunia blogging ini sepertinya sudah mengambil porsi yang terlampau besar dalam hati saya.

Ada atau nggak ada job…..dan semua “drama” yang menyertainya, mari kita nikmati sepenuh jiwa 😀

Carpe Diem, seize the moment.

Dalam hidup, memang tidak selamanya kita akan tersenyum lebar, penuh bahagia dan aneka puja.

Tapi paling nggak, dengan menjadi blogger, kita bisa Embrace our days, live our life to the fullest 😀

((kok jadi kayak slogan susu formula))

HAPPY BLOGGING, EVERYONE……!!

Do it with happiness 😀 

JungleLand Solusi Wisata dalam Negeri

Salah satu wahana rekreasi yang bisa anda dapatkan tiketnya di traveloka adalah JungleLand Adventure Theme Park Sentul. Liburan tidak harus dengan lokasi yang jauh tetapi lokasi wisata yang dekat juga bisa menjadi pilihan yang menyenangkan untuk anda dan keluarga. Sehingga untuk memudahkan kebutuhan tersebut anda bisa memilih untuk membeli tiket secara online yang tentunya memudahkan dan menghemat waktu anda.

Wahana di JungleLand

Di dalam JungleLand terdapat 4 zona dengan wahana yang juga berbeda-beda, sehingga anda dan keluarga bisa menyesuaikan dengan minat masing-masing atau mencoba setiap zona yang ada di sana. JungleLand terbagi menjadi zona mysteria, zona carnivalia, zona tropicalia dan zona exploria. Rincian wahana yang ada di masing-masing zona adalah sebagai berikut :

  • Di zona mysteria anda bisa menemukan wahana eskstrim seperti snake coaster, mega drop dengan ketinggian 38 meter, fire pots yang membawa anda berputar-putar dalam kuali raksasa di kecepatan tinggi, boat blaster, jeep tour, hydrolift untuk yang ingin main basah-basahan di atas perahu karet dan magic bike yang bisa dinaiki oleh anak-anak
  • Zona carnivalia ada air race dengan sensasi melayang serta berputar di udara, kiddy land, daytona untuk merasakan sensasi menjadi pembalap F1 dengan lintasan sepanjang 700 meter, midway games, mini drop untuk si kecil, disk o dan mini swinger
  • Zona tropicana anda akan menemukan wahana texan train, happy train, mini ferrish wheel, ship adventure, north pole, harvest time, water flume dan wave swinger. Di zona ini memang lebih banyak wahana yang bisa digunakan oleh anak-anak
  • Zona eksplora ada tiga wahana yaitu octopus dimana seekor gurita akan membolak-balikkan perahu yang anda tumpangi, safari dino dan animal corner yang akan membawa anda untuk melihat lebih dekat berbagai jenis binatang unik di dalamnya

JungleLand Sentul-1

Setiap wahana yang ada di sana memang dirancang untuk memberikan pengalaman yang menarik bagi anda dan keluarga. Sehingga memilih untuk membeli tiket di traveloka dan berkunjung ke sana adalah keputusan yang tepat untuk dilakukan.

Fasilitas di JungleLand

Meskipun menjadi destinasi wisata lokal yang mungkin belum seterkenal lokasi wahana wisata lainnya, namun JungleLand memiliki banyak fasilitas yang akan memaksimalkan kenyamanan serta keamanan anda. Tidak perlu khawatir karena berbagai kebutuhan akan dapat dipenuhi dengan baik di sana, sehingga anda bisa tetap menikmati liburan secara optimal bersama keluarga.

Berikut beberapa fasilitas JungleLand yang bisa anda manfaatkan dengan baik selama berlibur di sana yaitu :

  • Jika sampai terjadi kecelakaan ringan atau hal yang tidak diinginkan maka klinik akan memberikan perawatan serta pertolongan pertama untuk anda
  • Nursery room bisa digunakan khusus untuk ibu dan anak baik untuk menyusui atau mungkin mengganti popok bayi anda. Sehingga ada tempat yang disediakan dengan nyaman untuk menyelesaikan urusan ibu dan anak
  • Toilet yang nyaman dan bersih sudah tentu menjadi salah satu fasilitas penting yang pasti ada di dalam sebuah tempat rekreasi
  • Rental facilities akan memberikan anda tempat untuk menyewa berbagai perlengkapan seperti kursi roda, kereta bayi hingga loker. Sehingga akan memudahkan anda untuk menikmati berkeliling dan mencoba berbagai wahana yang ada di sana. Tidak perlu repot membawanya sendiri karena anda bisa menyewa selama berada di dalam JungleLand. Sehingga ketika ada anggota keluarga yang mungkin agak lelah, sudah tua dan anak-anak bisa tetap menikmati masa liburan dengan nyaman
  • ATM yang lengkap sudah tentu disediakan untuk anda yang mungkin lupa membawa uang tunai saat berangkat ke sana, sehingga tidak perlu lagi bingung harus keluar lokasi wisata

Dengan adanya kelengkapan fasilitas yang memadai dan pelayanan optimal maka anda tidak perlu ragu untuk menikmati liburan di JungleLand. Semua anggota keluarga akan merasakan kenyamanan yang optimal selama berada di sana dan semua bisa menikmati segala fasilitas yang ada. Bahkan anda bisa pesan tiket secara online di traveloka untuk memudahkan prosesnya, fasilitas ini tentunya akan sangat menguntungkan apalagi bagi anda yang sibuk.

5 Tempat Beli Batagor Enak di Bandung Yang Wajib Dikunjungi

5 Tempat Beli Batagor Enak di Bandung Yang Wajib Dikunjungi

Batagor Enak di Bandung – Siapa yang tak suka dengan batagor. Makanan khas Bandung ini cukup populer di semua kalangan. Renyahnya Bakso dan tahu goreng yang disiram dengan bumbu kacang, sambal, dan kecap menghasilkan kelezatan rasa yang sempurna. Apalagi jika dimakan di siang hari saat perut keroncongan, rasa gurih pedas manis nya dijamin akan menggoyang lidah kalian.

Jika kalian berkujung ke kota kembang, menemukan batagor bukanlah hal yang sulit. Setiap kedai juga biasanya memiliki resep batagor masing-masing yang membuat cita rasanya unik. Saking banyaknya, kalian mungkin akan bingung untuk membeli batagor enak di bandung. Tapi jangan khawatir, karena kami akan memberi rekomendasi tempat mana saja yang menawarkan batagor enak di bandung. Berikut ulasannya:

Batagor H. Yunus

Tempat beli batagor enak di Bandung yang pertama adalah kedai milik Haji Yunus yang berada di Kopo No. 68 Bandung. Yang khas dari kedai batagor Haji Yunus adalah bakso tahunya yang tidak dibalut tepung sehingga cita rasa ikan tenggirinya sangat menggugah selera. Selain itu, bumbu kacang pedasnya juga terkenal lezat. Jadi, kalian dijamin tidak akan rugi jika datang ke Batagor H. Yunus. Kalian juga tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam karena per potong batagor hanya dikenai harga Rp. 3.000 saja.

Batagor Darto

Selanjutnya ada Batagor Darto yang berlokasi di Samping Pasar Dago. Warung batagor yang terkenal akan harganya yang merakyat tapi rasanya ningrat ini sudah berdiri sejak tahun 1980. Bahkan saking terkenalnya, banyak selebriti tanah air yang kerap mampir ke warung Batagor Darto. Menu favorit disana adalah batagor kering dengan bumbu kacang pedas dan batagor kuah yang dengan yang dilengkapi dengan ceker ayam. Jika kalian berminat, kalian bisa datang pada jam 9 pagi sampai jam 9 malam.

Batagor Abuy

Satu lagi kedai batagor legendaris di kota kembang, yaitu Batagor Abuy. Menu batagor yang populer dari kedai yang satu ini adalah batagor dengan ukuran jumbo. Sambalnya kacangnya pun tak kalah gurih dan lezat. Apalagi harganya yang relatif terjangkau. Hanya Rp. 9.000 saja kalian sudah bisa menikmati kelezatan Batagor Abuy. Selain itu, lokasinya juga mudah diakses dari pusat kota Bandung, yakni di Jalan Lengkong Besar No. 45, Paledang. Tak heran jika bakul yang baru buka pada pukul 04.00 sore ini selalu ramai pengunjung.

Batagor Riri

Tak hanya menjajakan batagor, Kedai bernama Batagor Riri juga menyediakan siomay. Kelezatan cita rasa makanan yang disuguhkan Batagor Riri sudah teruji. Kedai yang berada di Jalan Burangrang No. 41, Malabar ini akan memberikan pengalaman tak terlupakan dalam setiap gigitan batagor kering yang dikolaborasikan dengan bumbu kacang yang rasanya pedas, manis, dan gurih. Harganya pun tidak terlalu mahal. Untuk satu porsi batagor, kalian hanya perlu mngeluarkan uang Rp. 15.000 saja.

batagor bandung

Batagor Kingsley

Batagor enak di bandung berikutnya dapat kalian jumpai di kedai Batagor Kingsley. Harganya mungkin sedikit lebih mahal dibandingkan dengan 4 batagor di atas. Satu porsi batagor dibanderol dengan harga Rp. 20.000. Tapi, rasanya dijamin akan memuaskan lidah kalian. Karena, batagor di kedai yang beralamat di Jalan Veteran No. 25 ini terbuat dari daging ikan alami serta tekstur bumbu kacangnya yang lembut. Ditambah lagi perasan jeruk nipisnya yang akan menciptakan rasa asam pedas manis yang luar biasa. Kalian pasti akan ketagihan.

 

Resep membuat batagor memang mudah tapi, 5 kedai batagor enak di bandung tersebut memiliki cita rasa yang khas yang membuatnya berbeda dari warung batagor lainnya. Nah, Jika kalian salah satu penggemar batagor dan sedang berada di Bandung, kalian bisa langsung kunjung tempat-tempat di atas. Selamat berwisata kuliner!

 

References

  1. https://www.pegipegi.com/travel/7-kedai-batagor-enak-di-bandung-yang-wajib-kamu-coba/
  2. http://www.infobdg.com/v2/11-tempat-makan-batagor-enak-di-bandung/