Uncategorized

Pasir dan rel kereta

Keren banget ini blog

Hello, Nez!

Teman itu seperti pasir.

Semakin kuat kita berusaha menggenggamnya, semakin banyak yang terbebas dari sela-sela jemari kita.

Sebaliknya: semakin santai dan ringan perasaan kita saat membawanya, makin banyak yang bisa kita bawa dalam genggaman.

Pertemanan juga seperti rel kereta.

Beriringan, namun tak pernah bertumpukan. Karena memang sejatinya kita dua lini yang berbeda.

Butuh hati yang lapang untuk mengakui kekurangan kita sendiri, yang tak akan mungkin bisa menggenggam teman agar tak lepas. Friends are not yours. Mereka adalah manusia yang punya peran dan kehidupan lain selain sebagai teman anda. Lalu butuh sikap yang dewasa juga agar bisa menghormati perbedaan yang ada. Biarkan teman berjalan sendiri di lajurnya, menjadi dirinya sendiri, sesuai kemauan dan kemampuannya. Lajur mereka bukan lajur kita.

Tugas kita bukan menyamakan diri teman seperti kita atau sebaliknya.

Tugas kita adalah melangkah beriringan walau dengan segala perbedaan.

View original post

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s