Postingan IG yang Terhapus, Amal yang Terhempas

Okay, aku bakal curhat sebentar. Sebentaaarrr aja kok, ngga pake lama.

Jadi, ceritanya di IG @bundasidqi aku lagi ikutan beberapa kuis. Salah satunya posting Sidqi pake seragam batik merah lagi nangkring di samping x-banner “Gerakan Sholat Berjamaah” di Masjid. Caption kubikin sedemikian rupa, sampai ada temen yg mellow dan kirim direct message via IG πŸ˜€ πŸ˜€

Β 
Daaaan, sebagaimana peserta kuis pada umumnya, aku nge-share postingan IG itu ke sejumlah WA grup (WAG) dan minta Likes dari para member WAG. Hamdalah, temen2 banyak yang sedekah likes, sampai mencapai sekitar 100 lebih. Pun, postingan itu sempat masuk Top Post utk hastag kontesnya.
Β 
Nnaaaah, ketika hatiku tengah dilanda bahagia nan membuncah, tiba-tiba, pagi ini Sidqi ekspansi HP daaan menemukan muka dia nongol di IG feed @bundasidqi. Apa yang terjadi, sodara-sodara?
Β 
DIA MENGHAPUS POSTINGAN ITUH!
yep, dia men-delete postingan dengan likers 100 lebih, yang kudapatkan dengan hasil ‘nyuwun sedekah likes’ ke temen2 di grup WA 😦 😦 😦 Cryyyyyyyyy
Β 
Rasanyaaaaa pengin ngomel2 tapi inget2 lagi… astaghfirullaaahh, aku kan lagi puasa ye? Mosok puasa marah2 sik?
Β 
Yo wis, emak-yang-sakjane-sumbu-pendek-tapi-mendadak-terpaksa-sabar-ini cuman diem aja, sambil menghela napas
Β 
***
Ketika lagi pengin marah, aku menjauh dari Sidqi. Kali ini, milih mojok ke meja setrikaan. Eh, siapa tahu, sambil nyetrika, rasa mangkel bin nggerundelku udah lenyap tak berbekas.
Β 
Aku inget-inget lagi… postingan itu kan hanya untuk kontes duniawi? Memperebutkan rupiah yang, well… sebenernya lumayan sik… tapiii itu kan hanya mata uang yang berlaku ketika kita hidup di alam fana aja. Mengapa aku sebegitu kecewanya?
Β 
Coba sekarang ambil analogi begini.
Β 
Ibaratnya nih, aku udah ngelakuin amal (yang menurutku) sholeh. Lalu, aku dapat pujian (likes) dari banyak orang. Ternyata, pujian itu nagih, sodara! Walhasil, likes pun ku-buru sekuat tenaga, dan aku kebanjiran likes, temen2 maupun khalayak umum banyak yang mengapresiasi amal (yang menurutku) sholeh tadi itu
Β 
Ndilalaaaaah….. pas momen perhitungan amal…. zzziiiiinggggg….. malaikat pencatat amal ternyata men-DELETE semua amalku. Hilang tak berbekas. Amal dengan BANYAK LIKES itu terhempas begitu aja. Hilang. Hilaaanggg. Lenyap.
Β 
Duuuuh… kok rasanya aku lebih sedih yaaaa
Advertisements

16 comments

  1. Lusi · June 21

    Pujian itu memang nagih banget, begitu juga uang yg mudah didapat. Ujian itu memang perlu banget. Selamat menyongsong Idul Fitri. 😊

    • @nurulrahma · June 21

      iya maaakk πŸ˜€

      Selamat Lebaran juga yak, mohon maaf lahir batin πŸ™‚

  2. shintadaniel · June 21

    Alhamdulillah, Sidqi anak sholeh jadi pengingat buat ibunya… delete jadi berkah yes

  3. InsyaAllah diganti pahal yang lebih baik dan berkah ya mba πŸ™‚

  4. sinyonyanyablak · June 21

    Iya jaman skrg kadang emang gitu, tmen aku ada yg uring2an gara2 instagramnya kena hack pdhl followersnya udah banyak, tapi followers kan ga dibawa mati hihi.. likes juga ga dibawa mati mbak, klo kita ikhlas nanti likes-nya pasti diganti sama sesuatu yang lebih nyata 😊😊

  5. ndu.t.yke · June 21

    Hikmahnya demikian ya mbak.

  6. Maraza · June 21

    Saya malah pernah hapus akun IG dengan sengaja. Akun lho, bukan fotonya. Dan barusan saya hapus postingan foto di IG karena menyalahi komitmen saya sendiri untuk tidak posting foto saya di sana.
    Alhamdulillah mbak punya anak seperti Shidqi… Semoga dapat ganti sesuatu yang lebih bermakna…

  7. dinimuktiani · June 21

    Kadang like itu emang membuai, tapi kan tetep aja dunia maya πŸ˜€

  8. Dwi Puspita · June 21

    Ada hikmah dibalik itu semua ternyata…kadang perlu belajar juga utk setiap kejadian

  9. Bulir Jeruk · June 21

    Pemikiran yg lazim, normal dan baik. Saya juga pernah ngalamin tapi gak berkaitan IG.
    Emang hal2 gitu membuai ya mbak. Apalagi kasusnya mbak, ada kerja ada target. Tapi, gak apa. Udah diikhlaskan.

  10. Deddy Huang · June 21

    followers dan likes itu fana… tapi anakmu nyata…

    bagus shidqi… lanjutkan lagi apus foto2mu di IG emak :p *eh..

  11. avysaja · June 22

    kok mak e gak apal sih sama anaknya hahahahaha (ketawa jahat)

  12. fasyaulia · June 22

    Wooow, dibalik cerita ini diselipkan makna hidup juga, bagus mbaaa πŸ™‚

  13. liandamarta.com · June 22

    Percaya aja mba, apa yang hilang akan diganti dengan yang lebih baik. Tetap semangat ya mbaa. Salam sayang untuk Shidqi 😊

  14. monda · June 30

    alhamdulillah, ada berkah di balik musibah
    Taqobballahu minna wa minkum, taqobbal ya karim, maaf lahir batin mbak

  15. Pingback: Memilih untuk Bahagia – bukan bocah biasa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s