Blogger Masa Minder?

Ini dibacanya dengan nada “Tetangga Masa Gitu?” #Eaaa.

Sore-sore gini, saya mau ngobrol enteng-enteng ajah. Masih berkutat seputar dunia blogger yang kian sip-markosip. Banyaaaak terminologi bertebaran di sana-sini. Yang paling sering dijumpai, tentu saja #BerkahNgeblog.  Tempo hari, sempat trending banget tuh, istilah FoMO *ooopss* yang konon kabarnya sih, hits postingan tentang FoMO itu menembus traffic 15 ribu lebiihh! Uwowo banget kan?

Ngobrolin soal #BerkahNgeblog pastinya menghadirkan banyak reaksi. Ada yang ikut senang, ada yang pura-pura ikut senang *ahaiii*, bahkan ada yang resah gelisah, gundah gulana… eits, ada juga yang minder.

Minder?
Yups. Ketika melihat beragam ‘achievement‘ prestasi, pencapaian dan sebagainya, ternyata ada loh, yang bereaksi minder. Ngerasa nelangsa, tak bisa menggapai gemintang ala seleblogger yang seolah ada di kolong langit sana.

Well, to be honest, saya juga pernah berada di fase yang sama 🙂  Saya pernah didera minder, karena…..

……SELALU MEMBANDING-BANDINGKAN dengan blogger lain yang ngeheits tiada terkira.

Kenapa sih, tulisan blogger anu cethaaar banget? Dia bisa nulis dengan gaya yang nyantaaai, tapi ‘mak dessshhh’ gitu loh?

Kenapa sih, blogger ini kok kayaknya rejekinya adaaa terus. Diundang piknik gretongan ke sono… Makan-makan di resto mewah… Trus bisa nginep di hotel berbintang! Iiih, aku kapan yaaa?

Membanding-bandingkan DIRI SENDIRI dengan ORANG LAIN memang rentan bikin STRES atau DEPRESI, kawan.

Santai, saja. You Only Live Once! Do what you wanna do… Love what you do 🙂

Well, mungkin ini klise, tapi yakinlah bahwa ya emang momentum rezeki untuk dia telah hadir. Sementara kita, masih harus menabung energi positif, agar kelak cair dalam bentuk aneka rezeki, either dari kancah blogging, maupun dari sumber lain. 

Ngebloglah dengan sukacita. Dengan hal-hal  yang memang something we love

Apapun keputusan kita,  apakah mau jadi blogger lifestyle, travel blogger, beauty blogger, endebrai, endebrai… PRINSIP AWAL yang kudu dipegang teguh adalah: LOVE YOUR CHOICE!  Selalu  benamkan mantra I love my own blog… I love the way I blog…. Semacam itu. 

Siapapun tentu tidak suka dibanding-bandingkan dengan ORANG LAIN. Anak kita aja deh, pasti eneg kan, kalo sang emak bilang, “Iiih, kamu kok nggak  jago matematika kayak temen kamu itu sih? Kamu mestinya bisa pinter dong! Kan mama udah daftarin  kamu  les matematika?

DIH. Emak kayak gini nih, yang jadi sumber  acakadutnya percaya diri sang buah hati. 

Lalu, lalu, harusnya  gimana dong? 

BANDINGKAN DIRI KITA MASA KINI DENGAN DIRI KITA MASA LALU. 

Yap. Sebagaimana dalam hidup, kita kan pengin HARI INI  lebih baik dari KEMARIN. Begitu pula dalam kancah blogging. Gimana caranya, kita nge-boost mood, wawasan, pergaulan dll-nya LEBIH BAIK daripada tahun 2015 misalnya. 

Ya tapi aku kan blogger ala-ala… enggak penting… laksana remah-remah apalah apa deh gitu… 

NAH. NAH. INI DIA. 

Kalimat ini bersayap yak. Boleh jadi, si blogger beneran minder. Atau, sebenernya dia sedang merendahkan diri meninggikan mutu, hihihi.  *sungkem aaah*

Oke, saya ambil opsi pertama aja. Si blogger betul-betul minder. Dan butuh injeksi percaya diri. Maka, wahai kawan, perlu kita camkan bersama-sama, bahwa sama seperti hal-hal duniawi lainnya, dalam kancah blogging, kita hanya perlu DO OUR BEST, LET GOD DO THE REST 🙂

Tak perlu memasung diri dalam ketakutan/ khawatir berlebihan. Takut mati gaya, takut enggak dianggep, dan seterusnya. Intinya, perluas pergaulan dan jejaring itu amatlah penting.

Kalopun ternyata kita memang enggak bisa ke mana-mana (karena harus ngerawat anak, misalnya) ya sudah, kita masih tetep bisa “bergaul” lewat dunia maya. 

HARE GENE…. bahkan mayoritas job review bisa didelegasikan secara online, TANPA perlu bertatap muka sama sekali!

Silakan say hi, beramah-tamah  dengan blogger yang kita anggap guru. Mereka yang lebih senior (dan ber-akhlaqul karimah alias punya attitude yang baik), tentu  tak akan pelit ilmu. Mereka dengan senang hati sharing kebaikan, menambah ladang pahala dengan berbagi wawasan  dan saran seputar blogging.

Tapi ingat, NGGAK PERLU MINDER. Blogger… Seleblog… apapun sebutannya itu, mereka juga manusia biasa kan? Dalam beberapa hal, mungkin, mereka dapat kesempatan lebih  dulu ketimbang kita.  

But heii,  bukankah bumi Allah ini sedemikian luasnya? Terhampar beragam peluang di jagat raya. Tuhan hanya perintahkan kita untuk usaha, doa dan tawakkal. 

BLOGGER TAK BOLEH MINDER. 

Kita adalah manusia-manusia terpilih, yang diperjalankan Tuhan untuk berbagi konten positif. Tidak semua orang berminat, mau ataupun sanggup menjadi blogger. Hanya orang-orang tertentu, yang mau meluangkan  waktu,  membiarkan jemari mereka berdansa dengan aneka ragam kata. Diksi-diksi yang berpadu  dengan  logika serta aneka bentuk wacana, bisa mengemuka dalam sebuah postingan yang berseliweran di dunia maya. 

BLOGGER  ADALAH MEREKA YANG MENABUR BENIH DI LADANG AMAL JARIYAH

Selama menggoreskan konten positif, “se-sepele” apapun itu, “se-remeh” apapun itu , niscaya  kita sudah berkiprah dalam menghadirkan jejak berharga. Berikan semangat! Tunjukkan bahwa menulis adalah sebuah upaya  PENGEMBANGAN DIRI   agar kita bisa menapaki  hari menjadi a better person. 

CIMG4447

Ingat-ingatlah selalu, apa yang pernah diutarakan Bunda Helvy Tiana Rosa: 

“Buku (apa) yang kau tulis adalah semacam jejak yang terus menyala di dunia, dan bisa menjadi cahaya akhiratmu.”

CAHAYA AKHERAT!

It is more than just having fun with blog … Eksis melalui blog… Ini LEBIH  LEBIH LEBIH dari ITU SEMUA! 

So? 

Apalagi yang membuat engkau gundah? 

Sudah saatnya, BLOGGER TAK BOLEH MINDER.  Jangan beri kesempatan kepada siapapun untuk meniupkan rasa tak percaya diri. 

Tatkala memutuskan untuk nyemplung di kancah blogging, sudah saatnya kita tekankan bahwa “My  Blog is  The Best Version of Me!” (*)

 

 

Advertisement

Just Be You! I mean… Just Be The Best Version of You!

Just Be You! I mean… Just Be The Best Version of You!

Hellaaaw, udah tanggal 12 January aja nih. Wiks, gimana kabar resolusi? Katanya mau ngirim naskah ke media mainstream? Katanya pengin nerbitin buku? Katanya pengin nambah hafalan Qur’an? Hahahaha. Masih jalan di tempat ya sist?

Yo wis, balik ngeblog maning #eaaa Dunia blogging makin ke sini makin riuh-ramai-pecaaaaah banget yak? Kalau ada tim lembaga survey yang mendata BERAPA JUMLAH blogger se-Indonesia, haqqul yaqin, jawabannya pasti bikin kita tertuing-tuing *opo maneh iki*. Mungkin jumlahnya menembus angka puluhan, atau bahkan ratusan ribu?

Dunia blogging memang lagi sedep-sedepnya nih. Udah buanyaaaak yang memutuskan buat terjun total jadi blogger. Kalo ditanya, “Kerja di mana sekarang?” Para blogger tulen itu akan menjawab, “I am proud to be a blogger.”

Ahhh, kalo dedek Felix Siauw kasih terminologi part time mother vs full time mother, maka blogger juga gak mau kalah, yes. Ada yang full time blogger, ada juga yang part time blogger.

KOK BISA KANCAH BLOGGING SEDEMIKIAN PESATNYA YAK?

Ya bisa dong. Blogger kan penyumbang konten buat dunia internet. Udah gitu, influence (pengaruh) blogger sama sekali enggak bisa dipandang remeh. Contoh nih, ketika mbaksis mau beli make up paling gres, apa yang mbaksis lakukan? Melototin iklan di TV?

Pasrah bongkokan alias nurut aja daaaah sama serba/i rayuan manis nan aduhai yang dilancarkan mbak2 beauty advisor, yang dandanannya terkadang sante terkadang menor? Atau nanya nyokap?

Oh, helooo… it was just sooo… yesterday. Hare gene, kalo mau shopping make up, udah pasti GOOGLING dulu. Cari beauty blogger Indonesia yang bisa kasih rekomendasi cihuy. Atau, cari review brand make up tertentu yang kita pengen. Atau lihat testimoni yang beredar di beauty forum. Bandingin harganya, kualitasnya, di mana belinya, endebrai endebrai. Betul apa betuuul? :)))

Blogging-1

Samaaaa dong ama eikeh. Dunia internet menawarkan semacam ‘manual book’ baru. Walopun kita enggak kenal (secara personal) plus ga pernah tatap muka ama si blogger, kok bisa-bisanya ya kita “teracuni” dan hooh-hooh aja, manakala si blogger menghadirkan review versi dia. Walhasil, kita pun bisa melakukan pembelian, setelah menyimak dengan seksama, rekomendasi yang dihadirkan para bloggers!

No wonder, sejumlah blogger level dewa alias A-list, isi postingan-nya penuh sesak dengan review brand ini dan brand itu. Tapi, aku suka-suka aja tuh, bacanya. Soale, mereka mengemas dengan gaya penceritaan yang ngalirrr banget, dipadu foto yang alakazam, plusss tampang mereka yang bagaikan porselen tanpa cela. Bening banget bok. Makanya, dari hosip-hosip yang beredar nih, para premium blogger(s) itu konon katanya bisa mengeruk sampe 50 jeti per bulan! Widiiiiwww, hasil ngeblog bisa buat DP rumah!

Nah, kita juga bisa ambil bagian di sono. Caranya, caranya? Kalo menurut aku, langkah pertama banget yang kudu kita lakukan adalah…. START YOUR BLOG :))) Trus, yaaa, banyak-banyak belajar dari para blogger yang udah kondang bambang gulindang itu. Pelajari aja, gimana mereka bisa merangkul pembaca, mendatangkan banyak traffic, plus membuat brand/agensi iklan memberikan amanah pada mereka.

Trus, jangan lupa, tren 2016 adalah: pembaca makin demen visual. Jadi, penting banget sist, belajar fotografi, infografis, plusss… vlogging alias bikin video untuk tayang di blog! Ish, ish… PR-nya banyak nian. Ya iyalah. Kan kita pengin eksis nih, di lautan ratusan ribu blogger. Kalo blog kita digarap apa adanya, yaaa… gimana bisa mengundang atensi, ya kan?

Sampai sini, mungkin ada satu dua orang yang mulai ngerasa sensi.

“Iiih, blogger kan ngeblog aja lah. Ngapain pake ambisi nyari duit segala?

“Pusing gue ah, kalo disuruh mikirin klout score, DA (Domain Authority), traffic dllnya itu. Males, malessss… mending ngeblog aja buat mencurahkan isi hati.”

Well, that’s a matter of choice. Hidup itu kan PILIHAN yak. Siapapun berhak untuk memutuskan mau jadi full time vs part time blogger; blogger dengan job review vs blogger yang ogah dapet job; blogger niche vs blogger lifestyle alias campur aduk… Itu mah TERSERAH  ajah. Empunya blog yang menentukan.

Jadi, JANGAN KEPANCING dengan omongan orang. Kita hidup di dunia, di mana hampir semua orang doyan dan gemar banget untuk berkomentar. Ya sudah, cuekin aja. Kita yang berhak menentukan mau dibawa ke mana blog ini? Singkat kata nih, JUST BE YOU. Atau, JUST BE THE BEST VERSION OF YOU.

“Tapi kan eneg yak, kalo tiap buka timeline, eh, isinya blog iklaaaan semua. Yang promosi produk inilah, itulah… apalagi kapan hari itu ada bank yang mengundang 100-an blogger buat kampanye serentak. Itu kan mbencekno banget!”

Oke. Kalau masalah itu, berarti balik lagi, bahwa blog harus menunjukkan THE BEST VERSION OF YOU. Saban bikin postingan, mau itu job review atau bukan, silakan dituliskan dengan GAYA BAHASA, ALUR PENCERITAAN yang menggambarkan ciri khas ente. Boleh kita melakukan benchmarking dengan jalan-jalan ke blog orang lain. Tapi, kita tetep harus punya identitas sendiri. Sebuah ‘keunikan’ yang mungkin jarang/sulit ditemukan di blog orang lain.

“Kayak gimana sih?”

Nah… itu silakan dicari sendiri sambil ngeblog. Kalo kamu orangnya kocak dan seneng ngebanyol, isi blog kamu dengan segala hal postingan yang UUL alias Ujung-Ujungnya Lucu. Kalo kamu puitis dan piawai berdansa dengan kata, ayok bikin blog yang nyastra. Kalimat-kalimatnya terpahat dengan begitu indah. InsyaAllah ini yang jadi ciri khas, yang bikin orang selalu addicted baca tulisan kamu.

Pada intinya, ketika orang/brand/agensi menaruh trust kepada para blogger, ayolah kita sama-sama jaga reputasi blogger Indonesia. Nggak perlu juga bikin tulisan yang kelewat kontroversial, kaerena bisa mencederai hati ribuan blogger, ya kan? Bukan mustahil, agensi juga akan pikir seribu kali, tatkala akan mengajak kerjasama si blogger yang doyan nyinyir ala nenek sihir ini.

Okay, Happy January, semuanya… Hayuk deh, kita injeksi semangat kepada para blogger untuk terus menebar konten dan tulisan positif.

Jika Kau Bukan Anak Raja atau Ulama Besar, maka Menulislah (Imam Ghazali)

Ditulis untuk #LigaBloggerIndonesia2016 untuk tema :  Tren Blogger Indonesia Tahun 2016

Pekan 1

Indosat Ooredoo, Sajikan Layanan 4G nan Paripurna untuk Kita Semua

Eh, eh, udah pada ngecek Kaleidoskop Facebook, belum? Saya dong, udah *semacam bangga*. Naaah, salah satu yang bikin perasaan kelojotan nggak karuan adalah, manakala FB me-remind saya akan salah satu postingan di Instagram @bundasidqi yang saya koneksikan via FB “Nurul Rahmawati” yang manaaaaa… postingan itu adalaaaaah…

PR ibu

Yep. Ini adalah salah satu materi soal latihan Sidqi, yang dikerjakan di sekolah. Pertanyaannya sederhana aja sih, “Apa kebiasaan ibumu?”

Lah kok, tanpa tedheng aling-aling, Sidqi menjawab, “Memasak, facebook-an, twitter-an, makan, minum, tidur.”

Jiyahahahha…!

Jujuuuur banget ini mah Sidqi!

Ya emang gimana ya, hare gene hidup tuh serasa kurang membahana gitu, kalau enggak connected ke dunia internet. Buat saya, FB-an dan twitter-an bukan sekedar hobi. Tapi FB dan twitter adalah “oksigen” yang menjadi komponen signifikan dalam hidup sehari-hari.

Haqqul yaqin, hampir semua manusia di muka bumi ini juga punya “love (and sometimes hate) relationship” dengan internet. Lah wong kalau mau cari jawaban PR anak juga browsing dengan mengandalkan pakde Google kan?

Beberapa kali, tugas sekolah Sidqi juga mengharuskan buat browsing. Pertanyaan seputar beda akar serabut, akar tunggang, umbi lapis, dan lain sebagainya itu, aku kan enggak paham.

Alhamdulillah, semua itu bisa dicari dan ditemukan di internet.

Mau cari resep masakan? Browsing!

Mau cari rekomendasi hotel? Browsing!

Mau berburu diskonan? Browsing!

Pokoke, you name it deh, SEMUA DEH ADA di Internet.

Yang sometimes bikin sebel adalah, manakala koneksi internet kembang kempis sampe bikin emosi meledak tipis-tipis. Nah lo, nah lo. Kalo udah kayak gitu, sudah pasti kita butuh koneksi yang top markotop kan?

Bersyukur banget, ada Indosat Ooredoo yang paham banget kegalauan makhluk netizen masa kini. Iya dong, kita semua, rakyat Indonesia pastinya ingin ada akses internet yang lebih CEPAT, lebih MUDAH diakses, dan tentu saja dengan TARIF TERJANGKAU. #EmakIritBukanPelitUnited

iNDOSAT-2

 Indosat Ooredoo baru saja me-launching 4Gplus di awal Desember lalu. Pokoke, kalo pengin pakai provider yang sangat bisa diandalkan untuk berselancar di dunia digital, sudah pasti kudu pakai brand yang jadi pemimpin layanan data di Indonesia. Pendeknya nih, Indosat Ooredoo hadir dengan jaringan data kuat di Indonesia untuk koneksi internet yang lebih cepat! Dengan 4Gplus  internet user di seluruh penjuru bumi Indonesia akan dimanjakan dengan  layanan-layanan yang mudah diakses,  terjangkau  dan simpel.

Anakku bisa cepet browsing apapun yang ingin ia tahu, bisa lihat video edukatif di youtube, dan emaknya bisa twitter-an dan FB-an dengan aman sentosa jaya selalu di darat, laut, dan udara! Horrraaaayyy…!

 Alasan Kenapa 4Gplus Indosat Ooredoo Bikin Kita Jatuh Hati

Emaknya Sidqi semangat banget nih, pakai Indosat ooredoo. Ya iyalaaaah. Mau tahu alasannya? Kan Indosat Ooredoo mengusung spirit 4Gplus for all. Yang mana, itu artinya….

• Speed – internetan lebih cepat

Mau download, upload atau streaming? Yuk kita rasakan nikmatnya tidak perlu bayar lebih untuk bisa internetan dengan 4Gplus! Yihaaaa…!

• Accessible – jaringan data kuat

Didukung sistem jaringan data yang strong dan sangat bisa diandalkan, kita bisa internetan dengan stabil, plus lebih cepat di jaringan data kuat 4Gplus untuk semua yang kita suka.

• Affordable – 4G di harga 3G (tanpa biaya tambahan)

• Coverage – menjangkau  40 juta lebih pelanggan

BONUS – 10GB internetan  dan 10.000 menit telepon. Caranya? Telepon  tekan *123*46#

fd4a6d3b-9aac-4dee-a4b8-4e7f076d2ebb_Logo Ooredoo

Wiiiksss, ini sih udah yang “surga” banget buat para netizen. Buat para gadget-freak, pengusaha start-up dan semuaaaa yang ‘in a special relationship’ with internet, maka sudah pasti Indosat Ooredoo pilihan yang cihuy. Mimpi-mimpi besar kita, aspirasi apapun yang ingin kita sebarkan di muka bumi, sangat bisa terwujud dengan nyata! (*)

Yippi…This is My 2015 Annual Report! 

See the #fireworks on #WordPressDotCom

apik
See the fireworks bukan bocah biasa created by blogging on WordPress.com. Check out their 2015 annual report.

Source: See the #fireworks I created by blogging on #WordPressDotCom. My 2015 annual report.

ANNUAL REPORT, sodara-sodaraaaa…..!

Inilah enaknya ngeblog di WordPress, tiap akhir tahun dibikinin raport deh ama mereka 🙂

Eniwei, ternyata TOP COMMENTERS untuk tahun ini, jatuh kepadaaaaa…. Febryan Lukito...!! *tebar confetti*

FIREWORKS

Ryan berhasil mengalahkan Dani Rachmat yang jadi top commenter tahun lalu nih.

Congratulations 🙂

Khususon buat Ryan, please kirim alamat rumah atau kantor yak.

Infoin via email-ku ajah di nurulnih@gmail.com
Atau, DM twitter @nurulrahma

InsyaAllah, aku segera kirimkan voucher sodexo.

Mayan laaah, bisa buat belenjeus di alfamart atau carrefour, hihihi. Plus ada beberapa tenant lain yang jadi mitra-nya si sodexo ini. Gak banyak ya Ryan. Cuman cepek doang gapapa yah? 🙂

Untuk seluruh sohib blogger(s) yang lain, makasih yaaa.. udah silaturahim dan bikin rame blog ini.

Semoga, semoga, semoga, 2016 lebih cethaaar menggelegaaaar 🙂

Selamat Datang di Liga Blogger Indonesia!

Horaaaayyyy, Selamat Datang di Liga Blogger Indonesia 2016!

Weleh, welehhh… ini sepertinya keputusan  lumayan gokil yang pernah saya lakoni nih. Duluuu, saya pernah ikutan Blogger English Challenge (BEC) yang mana mewajibkan para peserta untuk bikin post sesuai tema, dalam bahasa Enggresss cencu saja.

Nah, yang Liga Blogger ini, boleh pake bahasa Indonesia. Tapi, tapi, tapiiii… bukan berarti tingkat tantangannya berkurang 100 persen loh yaaa. Meskipun kita ngeblog  pake bahasa ibu, (dan bisa disambi online shopping, ehhhh… siapa tahu ada yang mau cari laptop baru uhukssss)  justru Liga Blogger ini menawarkan sensasi ngeblog yang asoy geboooy.

KOK BISA??

Ya bisa dong.

Dalam Liga Blogger, kita bakal berhadapan dengan segambreng blogger oye seantero Indonesia Raya.

Akoooh masuk di Grup C (nomor 17, tuh) –>

 http://ligabloggerindonesia.blogspot.co.id/2015/12/babak-kualifikasi-daftar-pembagian-grup.html

Kita semua kudu berjibaku untuk membuat postingan yang ‘fresh from the brain and heart’ nyaris SETIAP HARI.

Kita kudu  bisa ambil  angle postingan yang mak nyusss dan berbeda dari yang lain.

Dan itu semua dilakukan di sela-sela daily life akoooh sebagai emak-emak pada umumnya, plus kesibukan  kerja rutin, dan ngerjain beberapa postingan mandatory. Aseeek!

red-hands-woman-creative-large

Naaaah… poin super penting dari tantangan Liga Blogger Indonesia ini, pada hakikatnya adalah: MENGALAHKAN DIRI SENDIRI. Bagaimana kita (baca: saya) bisa mengatur waktu hidup dengan seefisien mungkin. Saban hari, sama-sama dapat jatah 24 jam toh yaaa… Tapii,  ada yang bisa posting dengan istiqomah, ada yang aaaah, ntar ntar aja dah, update blognya.

Maka event semacam Liga Blogger Indonesia ini bisa jadi semacam ‘trigger’ ‘stimulus’ ‘cambuk penyemangat’ apapun itu sebutannya, supaya jari jemari ini bisa bergerak dan sinergi dengan segala sesuatu yang muncul dari pala barbie.  *ihiiiir*

Jadi, nawaitu pertama pastinya soal ituuu ya. Tentang, bagaimana latihan untuk “mengalahkan  diri sendiri”. You know lah, musuh kita itu kan bukan siapa-siapa, melainkan ya diri kita sendiri. Ketika kita ngerasa udah jadi good blogger, then it means we have to do something in order to be a GREAT blogger!

Makaaaaa… jika ditanya apa hadiah yang diharapkan *uhuuuuksss* sudah barang tentu, saya serahkan kepada seluruh elemen industrui komersil yang bertebaran di jagat nyata maupun maya.

 

Ada 85 blogger yang (dijadwalkan) terlibat dalam Liga Blogger tahun ini. Maka, itu artinya ada 85 influencer yang siap membabi-buta *eaaaa* menjadi agent sosmed/blog bagi produk Anda. Maka, yuk mareeee sponsorin event ini dah!  Yang penting produk halal, dan bisa  dijadikan partnet dalam program ini. Saya sendiri berharap, hadiahnya adalah paket jalan-jalan sekeluarga , let say, gak usah jauh-jauh deh, ke Legoland Malaysia, atau ke Universal Studio Singapore (untuk Juara 1).

Untuk juara berikutnya, bolehlaaah dapat hadiah dari situs online  yang melayani pemesanan tiket/hotel/paket wisata. Bisa berhadiah paket trip ke Belitung, Bandung, Tana Toraja, dll. Terserah sponsor. Intinya, hadiah-hadiah itu full manfaat dan bisa menciptakan experience bagi pemenang, dan nantinya bisa jadi sumber tulisan di blog juga ya kan?

Oke, buat para bloggers yang sudah menjerumuskan  diri *hakdesssh!* ke Liga Blogger Indonesia,  yok kita salaman dulu!  Kita semarakkan event tahunan ini dengan semangat saling silaturahim. Belum bisa ketemu di dunia nyata, ya ayo deh, banyakin blogwalking dan saling komentar di dunia maya.

Usul juga dong, buat panitia, bahwa  blogwalking JANGAN DIBATASI hanya satu grup. Ya elaaah, hare geneeee 🙂 Alangkah baiknya kalau SIAPA SAJA bisa melakukan BW, bisa komen, biar nuansa blogging semakin cihuy!!

 

Selamat Hari Senin!

Selamat ber-Liga Blogger Indonesia!!

BYAAAAAR…. TEOTTTT… TOEEEETTTTT **Tebar Confetti*

 

sumber foto: https://www.pexels.com/photo/

 

 

Yuk, Bersikap Bijak dan Dewasa dalam Arungi Dunia Maya!

Siapa jumlah pengguna internet paling banyak?

Ternyataaaa… kalangan perempuan loh 🙂 Sayangnyaaaaa, meski menjadi user aktif, para cewek (including emak-emak, ofkoorss) belum memanfaatkan internet secara optimal.

Yang lebih ‘idih’ lagi, banyak kasus-kasus hukum yang justru menjerat para pemakai internet. Kenapa? Ya karena masih buanyaaaak yang asal-asalan ketika berinternet, plus kagak (mau) tahu etika alias Do’s and Dont’s di internet.

Karena itulah, penting banget dong ya, melakukan edukasi plus sosialisasi terkait penggunaan internet. Ibarat kata nih, sebelum nyetir di jalanan, kita kudu paham banget rambu-rambunya, ya kan?

Syukur Alhamdulillah, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) menggelar acara edukatif yang penting banget buat netizen masa kini.

Judul acaranya: Workshop Kegiatan Uji Coba Draft Model Pendampingan Pendayagunaan TIK bagi Perempuan 

Yang dateng dari beragam kalangan. Ada ibu-ibu pengusaha UKM termasuk usaha KULINER MAK NYUS , ibu-ibu aktivis PKK, plus  sejumlah murid  SMA Negeri juga  datang di acara yang dihelat di Hotel Garden Palace Surabaya ini.

Luar biasa ya, semangat tim  KPPPA  🙂 Sebelumnya, workshop serupa  juga digelar  di beberapa kota, antara lain: Kendal, Ambon dan Bogor.

Perlu Bekal Optimal untuk Bergaul di Dunia Maya

Kasus-kasus mengerikan kerap muncul dari internet. Ada pelecehan seksual lah, cyber bullying lah, bahkan marketing prostitusi juga bertaburan di dunia maya! Hadeeeh, makin acakadut bin amburadul :(((

Pak Sucipto. S.Kom, dari Dinas Kominfo Jatim menyuguhkan aneka fakta yang bikin kita merinding disko ngeri. Kasus-kasus anak yang diculik oleh teman FB-nya, ada yang dilecehkan secara seksual, ada yang disakiti, sampe bahkan berujung pelaku yang depresi akut. Duh, duh…

Ini beneran “lampu kuning” buat para ortu, agar lebih meningkatkan kepekaan plus ke-kepo-an terhadap anak masing-masing. Iya loh, ortu masa kini kudu dekat dengan anak… Supaya anak terbuka dan mau bercerita dengan kita. Kalau ortu menempatkan diri sebagai sosok yang harus dihormati, disegani sedemikian rupa, jangan salahkan kalau anak kita justru lebih percaya dengan “orang-baru-entah-siapa” yang ia “kenal” dari media sosial.

Aaaaah, ini self reminder banget buat saya nih. Kudu menempatkan diri jadi ortu yang “egaliter” dengan bocil. Jadi inget postingan FB Bu Naftalia yang sempat viral banget beberapa waktu lalu. Ceritanya, putri beliau sempat “dikompori” teman satu sekolah, agar mengirimkan foto bugil, via aplikasi HP! Huhuhuuuu, ngeri ya, “teror” anak muda masa kini!

Screenshot_2015-11-27-08-45-16

Screenshot_2015-11-27-08-45-23

Syukurlah, Bu Naf dan putrinya amatlah dekat. Si cewek kece ini bercerita secara terbuka dengan sang mama. Dan, Alhamdulillah, Bu Naf (yang juga seorang psikolog) tidak men-judge si putri, dan mencari solusi yang bisa jadi pelajaran para ortu seantero jagat FB.

Ini pelajaran banget nget nget!

“Intinya, kita harus melakukan pendampingan dan antisipasi supaya anak tidak terjerumus pornografi. Workshop ini bagian dari upaya kita membangun budaya internet sehat dan aman menuju masyarakat cerdas,” ungkap Pak Sucipto.

Ketimbang Galau Gak Jelas, Ayo Berkontribusi!

Di sesi berikutnya, ada teteh Ani Berta yang jadi narasumber. Yeppp, blogger level internasional yang hebat, rendah hati dan selalu semangat bagi-bagi ilmu ini, mengajak audiens untuk berkontribusi di ranah internet.

IMG_20151126_135849
Murid SMAN 6 tanya seputar blogging ke Teh Ani Berta

Teh Ani bercerita, bahwa seabrek manfaat bisa kita dapatkan, apabila kita mengoptimalkan aneka media sosial yang kita punya. Ngeblog, FB, twitter, instagram dan sebagainya bisa jadi ladang kebaikan sekaligus ladang uang buat kita semua *uhuks*

Tak heran, para peserta (terutama ibu-ibu pengusaha UKM nih…) semangat banget nanya-nanya tentang how to optimize marketing through blogging heheheh. Mayan kaaan, bisa eksis sebagai pedagang, sekaligus eksis sebagai blogger!

“Medsos jangan dipakai hanya untuk iseng-iseng yah… Optimalkan dengan baik. Karena dari situ, bisa jadi sumber rezeki untuk kita,” tutur teh Ani Berta.

Jika jeli dalam memilah dan memilih konten di internet, kita bisa menggapai segabruk manfaat. Banyak edukasi juga lho, khususon ortu dengan anak usia TK dan SD, silakan ubek-ubek internet. Beragam konten (yang positif, tentu saja) bisa menjadi bahan pembelajaran untuk anak-anak.

Utamanya, agar mereka mampu bereksplorasi dengan untaian kata yang tersaji di beragam blog dan media pembelajaran di internet.

Eh, ternyata niiiih, teh Ani udah punya success story-nya loh. Putri doi, bahkan sudah punya blog, dan konsisten menulis sejak usia 7 tahun! WOW…. boleh ceki-ceki blognya di sekartaji.blogdetik.com

Sekarang doi udah kelas 1 SMP sih, berarti putrinya teh Ani udah istiqomah ngeblog selama 5 tahun! Zuperrrr zekaliiii  :)))

Aaaak, aku jadi terinspirasi buat ngajak Sidqi blogging juga. Kalau teh Ani Berta bilang, ketika anak sudah semangat dan passionate banget untuk ngeblog, maka ia akan terbiasa berpikir sistematis serta nge-boost percaya diri juga.

Sippp! (*)

 

Ayo Ikutan Gathering Tokopedia Surabaya!

Meskipun belum pernah kopdar, saya ngerasa dekeeeettt banget dengan travel blogger cantik-uhuy-keren-memesona-senantiasa ini. Yep, tidak lain dan tidak bukan… kita sambut dengan meriah…. Mbaaaak Katerinaaaa…!! *tebar confetti*

Doi berdomisili di Jakarta, saya di Surabaya.

Doi travel blogger, saya blogger apalah-apalah campur aduk gado-gado karedok lifestyle

Tapiii, biarpun berbeda visi dan misi, saya dan mbak Rien beberapa kali chatting via FB. Hingga suatu ketika, si mbak yang bodinya tetep ramping menawan biarpun udah punya buntut ini, menawarkan peluang cihuy buat saya. Yep, ikutan join program Blogger Tokopedia.

Waaah, tanpa banyak pikir, saya pun langsung bilang yes ga tau kalo mas Dani atau mas Anang

Dan Alhamdulillah, sampe sekarang masih lancar jaya program Blogger Tokopedianya ituh. Trus, saya chit-chat dan berbalas mention di twitter… Ngarepin banget , kapan ya Tokopedia bikin (semacam) blogger gathering di Surabaya?

Eng ing enggg…. Ini dia sodara-sodara sekaliaaaaan…!

Microsite-Surabaya-01

Yuk, yuk, daftar yuks. Kita bisa seseruan kopdar bareng para netizen, bukan hanya blogger. Potential buyer, seller Tokopedia semuanya bisa kumpul tumplek blek di mari. Kalo baca postingan reportase acara Tokopedia di Semarang, Solo dan kota-kota lain, kayaknya SERUUU pake banget.
Ada narasumber yang bisa melesatkan semangat kita untuk (siapa tahu) menjajal keberuntungan di kancah bisnis online. Tokopedia kan jadi market place yang bisa men-support untuk pemasaran dagangan kita secara online.
Daaaan, yang gak kalah menarik ada DODIT MULYANTO! Iyaaaah, kamuuu… kamuuuu yang udah mencuri hati akyuuuu 😛

Silakan diklik info lengkapnya di sini yah: https://events.tokopedia.com/event/roadshow-surabaya/

See u there, insya Allah 🙂

Instropection Challenge Day #3 dan Day #4

HAPPY IDUL ADHA, EVERYONE….!

Yaaa, karena Idul Adha enggak kayak Idul Fitri,  jadinya yaaa… lempeng2 bae. Seharian cuman ngabisin waktu di pulau kapuk 🙂 Segarnyaaaaaaa *sambil mulet*

Kembali lagi ke tantangan instropeksi blog. Pertanyaan nomor 3 –> What’s your (usual) blogging process? 

Huuumm, BIASA AJA deh kayaknya. Ngadep laptop, googling sana-sini… Ngelamun dikit… Trus minum KOPI, nyemil, maem es krim… ketak-ketik tak tik tuk… voilaaaa… JADI DEH POSTINGANNYA 🙂

Karena pertanyaan ketiga amatlah BIASA WAE, mari kita lanjoooot ke pertanyaan nomor 4 –> What’s your favorite post?

EHEM!

Ya karena eikeh yang bikin bikin dewe penuh dengan percikan darah dan air mata maka semua postingan di blog ini pastinya paporit bingit dong yaaaa.

Apalagi para postingan yang menang lomba tuh, hehehee… Mayan banget euy. Iseng ketak-ketik-ketuk merangkai kata, Alhamdulillah wasyukurilah… Bisa menambah beberapa angka di rekening BCA eikeh yang sudah terlalu lama sendiri…. Sudah terlalu lama aku asyik sendiri… Tak ada yang menemani…. Saldonya….. 🙂 

Tapiiii, kalo aku tanya ke om Google, iseng-iseng nge-search dengan keyword bukanbocahbiasa, maka yang muncul adalah……

Tadaaaaa.....!!
Tadaaaaa…..!!

Kategori yang langsung terpampang nyata adalaaah… tentang FIKSI. Yep, fiksi alias cerita khayalan alias sekedar fatamorgana bukan sesuatu yang terpampang nyata *Dih, ini efek mabok kambingnya syahrince*

Padahal, saya AMAT SANGAT JARANG BANGET bikin postingan tentang Fiksi di blog ini. IMHO, bikin fiksi itu kan susah, yess? Apalagi, fiksi yang CETHAAAR, yang meninggalkan hikmah atau kesan mendalam bagi para pembacanya. Belum lagi karakter dalam fiksi yang kudu digali lebih dalam, dan karakter ini enggak boleh plin-plan. Pokoke kudu JELAS dan BEDA antara satu karakter dan karakter lain.

Karena itulah, saya bersyukur banget, bisa memproduksi fiksi bertajuk BIMBANG ini.

Yep… judul BIMBANG emang terinspirasi dari OST Ada Apa dengan Cinta, yang dinyanyikan Melly Goslaw. Dapeeeet banget feel-nya. Bisa kerasa kebimbangan yang menderu-deru di benak Cinta, manakala dia kudu milih antara Rangga atau bolo pleknya, dan atau cowok enggak penting yang juga PDKT ama doi ituh.

Oke, balik lagi ke postingan fiksi BIMBANG. Saya bikin sampai 8 episode 🙂 PANJAAAANG yak? Satu bagian terdiri dari kurleb 1200 kata. Well, ini artinya, saya memproduksi fiksi hingga…. *ambil sempoa dulu, kidding, kalkulator ding* 9600 KATA 🙂

Weeeeww… Ternyata saya bisa tho bikin fiksi sepanjaaaaaaang ituuuuh 🙂

Ini yang bikin takjub. Saban ada lomba Novel/ Cerita Bersambung whatsoever, saya udah ngibarin bendera putih, kalah sebelum berperang. Tapii, ternyata kalo dicicil, sesuatu yang keliatan MUSTAHIL BINGITS ternyata juga bisa tereksekusi yak.

Yep, like they say… IMPOSSIBLE means I’M POSSIBLE 🙂

Udah gitu, saya juga lumayan bersyukur dengan respon para pembaca. Harap maklum, fiksioner ala-ala… haus komentar pembaca hihihi. Mayoritas bilang, ending dari fiksi BIMBANG ini unpredictable. Nyaris enggak ada yang mengira bahwa konflik Ibu ASI bakal terbawa di fiksi ini. Yang tadinya yakin banget bahwa Salma akan menikah dengan Raditya… akhirnya terperangah dengan ending cerita. Ihiiirrr!! Aku kan jadi maluuuuu 😛

Nah, sekarang saya pengin ngembangin tokoh Raditya di fiksi lainnya (ceritanya, dibikin spin off gitu lo). Judulnya, SANG MANTAN. Tapiii, ternyata bikin semacam spin-off sama sekali enggak gampil yak *lap kringet* Apalagi, saya sulit nemuin CONTOH NYATA laki-laki yang semacam Raditya ntuh.

Ya wis. Sampe detik ini, fiksi SANG MANTAN saya nyatakan belum layak tayang di blog ini, wekekekekeke 🙂

Eh, eh… gimana dengan teman-teman? Apa postingan favorit di blog selama ini? Ataaau, mungkin mau ada yang seseruan ikutan 15-day-Blogging-Instropection-Challenge?

Yuuuuk, mareee 🙂

15 Day Blog Instropection Challenge

Barusan blogwalking ke blognya ibu dokter yang hobi nulis dan siaran ini. Yep, dokter Meta Hanindita, spesialis anak yang udah nerbitin beberapa judul buku.

Doi nih dalam rangka menyemangati diri sendiri buat update blog, ikutan challenge ini

Screen Shot 2015-09-17 at 8.46.30 PM

Seru juga ya, kita bisa melakoni instropeksi seputar apa dan bagaimana blogging things yang kita lalui selama ini.

Errrr, okeh, tanpa berpanjang lebar sodara-sodara, marilah kita mulai menjawab pertanyaan nomor 1.

What made you start blogging?

Apa ya? *lupa*

Kalo enggak salah, waktu itu saya beneran iseng minta dibikinin blog ama salah satu rekan di kantor lama. Tahun 2008-an gitu deh. Pas saya request, doi bilang, “Ya ampuuun, orang udah lupa ama blognya, kok Mbak baru minta dibikinin siiih?”

Intinya, saya dianggap TELAT BANGET 😛

Karena saya orangnya enggak gampang makan ati  *haiyaaah* akhirnya, saya terusan menodong doi biar bikinin blog. Ada beberapa yang doi bikinin. Di antaranya bundasidqi.blogspot.com… trus, apa lagi ya? Umisidqi blogspot kalo ndak salah, trus ada juga naekhajiyuk blogspot… macem-macem (dan hampir semuanya terabaikan begitu saja. hehehe)

Yang paling update, cencu saja si bukanbocahbiasa ini. Awalnya bikin di gratisan wordpress. Dan di awal-awal ngeblog, saya beneran bertekad mendokumentasikan semua daily life-nya Sidqi. Sidqi ke kafe… sidqi sekolah, sidqi ke taman… sidqi ke mall… pokoke APAPUN deh! Bahkan, Sidqi bisa cebok sendiri aja, rencananya juga mau saya dokumentasiin di blog ini. Itu kan prestasi ya buibuu hehhehe 🙂

Nah, ternyata rencana tinggal rencana.

Justru seiring berjalannya waktu, blog ini malah jadi sarana ekspresikan diri emaknya Sidqi. Termasuk, ikutan kontes hihi. Bolak/i ikutan kontes blog, kalah melulu euy, hiks… Beneran masih clueless, kayak gimana sih blog yang jadi selera juri saban kontes. Stalking-stalking… mulai benerin tulisan agar (agak sedikit) lebih sistematis dan easy-reading… Lalu… Alhamdulillah, postingan di blog saya diapresiasi jadi jawara dan mendapatkan sepaket KOSMETIK yipppiiii…!

caring-1

caring-2

Yang namanya “Menang” itu selalu bikin kecanduan, ya kan? Hahahaha. Ya wis, sejak saat itulah, saya makin semangat ngeblog, karena kontes-kontes blog bertaburan di semua arah mata angin, kakaaaak.

Motivasi awalnya, emang tergiur dengan hadiah-hadiah yang bikin ngiler ntuh (jujur amat sih mak) ya iyalah, mana ada orang yg ikutan lomba tapi ngarep kalah 😛

Tapi, belakangan ini karena saya jarang menang (curcol) ya wis, akhirnya manage my feelings.

Yang penting ikutan lomba karena tertarik ama temanya, sekalian update blog, dan mengasah skills menulis aja lah ya. Karena, kalo ambisi menang terus, yang ada ngeblog malah gak asik dan banyakan stresnya.

Pfff, yak demikianlah instropeksi perbloggingan untuk hari ini.

Gimana dengan teman-teman semua? Mau ikutan challenge ini tak? *hihi, berasa ikutan apaaaa dulu itu, yang nimpuk-nimpukin challenge itu loo*

Resep Astri Ivo, Si Cantik Sepanjang Masa

IMG_0156
Coba tebak, berapa usia Astri Ivo tahun ini? Kalau melihat wajahnya yang begitu cantik, senyumnya nan teduh, juga berat badan yang proporsional, rasanya sulit dipercaya bahwa Astri Ivo menginjak usia 51 tahun. Ya, di usia setengah abad ini, Astri Ivo tak kehilangan sinar inner plus outer beauty-nya. Apalagi, kalo doi lagi tausiyah di TV… Wiiih, sukaaaa bingits!

Btw, apa resep rahasia perempuan kelahiran 21 September 1964 ini? Bagaimana ibu 3 anak ini menjaga penampilannya tetap anggun dan enak dilihat?

Setiap perempuan tentu ingin tahu kiat yang Mbak Astri terapkan agar tetap tampil menawan. Apa saja? 

Alhamdulillah, bersyukur pada Allah saya diberi amanah untuk sharing seputar hal ini. Dengan berikhtiar, kita bisa tampil rapi dan enak dilihat, seperti yang sudah saya ulas di buku saya Cantik Sepanjang Usia.

Kuncinya adalah, selalu positive thinking  dan jalani gaya hidup yang sehat. Di usia saya yang 50 tahun, saya selalu rutin untuk berolahraga. Pagi hari saya sempatkan untuk berenang. Saya juga rutin bersepeda dan senam. Yang tak kalah penting, kita harus bisa memilah apa yang kita konsumsi sehari-hari. Pilihlah yang halal dan baik. Ingat-ingat selalu, perut kita ini laboratorium tercanggih di dunia. Coba bayangkan, kalau perut dan seluruh organ yang ada di dalamnya kita pakai setiap hari setiap saat tanpa istirahat, maka bisa rusak. Apalagi kalau yang kita masukkan ke dalam perut adalah bahan-bahan yang tidak terjaga kualitasnya. Itulah mengapa saat ini, sering kita jumpai anak muda yang sudah mengidap penyakit berat, seperti sakit jantung, diabet, dll. Kenapa? Karena gaya hidup tidak sehat.

Continue reading “Resep Astri Ivo, Si Cantik Sepanjang Masa”