Bidadari itu Bernama Indadari

Masih belum bisa move on dari kisah kasih di sekolah hijrahnya Caisar. Kali ini, saya mau cerita soal Indadari, yep, doi adalah “bidadari”-nya Caisar. Menikahi Indadari, di mata Caisar setara dengan merajut biduk rumah tangga bersama “perhiasan dunia terbaik”. Duuuh, meleleh saya dengernya…

Ini dia, some random facts soal Indadari.

Continue reading “Bidadari itu Bernama Indadari”

Advertisement

Siapa Ustadz Favoritmu?

Apabila Bulan Ramadan telah datang, agama jadi laris bukan buatan.

Siapkan lambang-lambang dan kostumnya.

Kenakanlah semua di depan kamera.

(Sandiwara Ramadhan, karya Emha Ainun Nadjib)

Jedheeerrr….!! Yang namanya Cak Nun emang paling bisaaaa ya, bikin kuping memerah plus hati meradang. Sindirannya itu loh, telak pol! Memang sih, dari tahun ke tahun, setiap Ramadhan acara TV kita sarat dengan “sandiwara dadakan”. Yang tadinya artis lalala-yeyeye, tetiba berubah jadi brukut (serba tertutup), pake kerudung dan beragam aksesoris yang agamis-agamis gitu. Lalu, beberapa dari mereka berubaaaah…jadi bisa ceramah dan ngasih tausiyah. Padahaaaal…. 😛

Continue reading “Siapa Ustadz Favoritmu?”

Secuil Tips Artikel Kita Tembus Media Besar

Weitsss, siapa saya, kok berani-beraninya mau bikin tips soal tulisan yang menembus lapisan editor media besar? Wahaha.

Yaaa… memang baru dua kali sih, tulisan saya termuat di Jawa Pos. Tapiii, nggak ada salahnya kan, saya bagi-bagi tips buat para blogger budiman? Apalagi, mumpung Jawa Pos hari ini lagi ulang tahun nih. Yippppiiii…

Happy, Happy, Happy Birthday Jawa Pos…!! **kagak ada hubungannya kaliiii, maaak 😛

Huehehe. Pada intinya gini deh. Saya pengin mengulas secuil tips yang saya praktikkan. Siapa tahu, setelah membaca tips ini, sepercik semangat muncul. Lalu, Anda terpacu untuk mengirimkan opini. Iya kan? Lumayan loh, honornya. Bisa buat beli baju baru 🙂

Continue reading “Secuil Tips Artikel Kita Tembus Media Besar”

Resep Astri Ivo, Si Cantik Sepanjang Masa

IMG_0156
Coba tebak, berapa usia Astri Ivo tahun ini? Kalau melihat wajahnya yang begitu cantik, senyumnya nan teduh, juga berat badan yang proporsional, rasanya sulit dipercaya bahwa Astri Ivo menginjak usia 51 tahun. Ya, di usia setengah abad ini, Astri Ivo tak kehilangan sinar inner plus outer beauty-nya. Apalagi, kalo doi lagi tausiyah di TV… Wiiih, sukaaaa bingits!

Btw, apa resep rahasia perempuan kelahiran 21 September 1964 ini? Bagaimana ibu 3 anak ini menjaga penampilannya tetap anggun dan enak dilihat?

Setiap perempuan tentu ingin tahu kiat yang Mbak Astri terapkan agar tetap tampil menawan. Apa saja? 

Alhamdulillah, bersyukur pada Allah saya diberi amanah untuk sharing seputar hal ini. Dengan berikhtiar, kita bisa tampil rapi dan enak dilihat, seperti yang sudah saya ulas di buku saya Cantik Sepanjang Usia.

Kuncinya adalah, selalu positive thinking  dan jalani gaya hidup yang sehat. Di usia saya yang 50 tahun, saya selalu rutin untuk berolahraga. Pagi hari saya sempatkan untuk berenang. Saya juga rutin bersepeda dan senam. Yang tak kalah penting, kita harus bisa memilah apa yang kita konsumsi sehari-hari. Pilihlah yang halal dan baik. Ingat-ingat selalu, perut kita ini laboratorium tercanggih di dunia. Coba bayangkan, kalau perut dan seluruh organ yang ada di dalamnya kita pakai setiap hari setiap saat tanpa istirahat, maka bisa rusak. Apalagi kalau yang kita masukkan ke dalam perut adalah bahan-bahan yang tidak terjaga kualitasnya. Itulah mengapa saat ini, sering kita jumpai anak muda yang sudah mengidap penyakit berat, seperti sakit jantung, diabet, dll. Kenapa? Karena gaya hidup tidak sehat.

Continue reading “Resep Astri Ivo, Si Cantik Sepanjang Masa”

Dilema Mengajak Anak Tarawih ke Masjid

sidqi-3

Satu hal yang amat sangat saya rindukan di bulan Ramadhan adalah… sholat tarawih di Masjid.

Eits, ini bukan pencitraan loh ya 😛 Tapiii, buat saya, tarawih itu momen langka. Kapan lagi kita bisa ketemu, menyapa dan ngobrol sejenak dengan ibu-ibu satu kompleks?

Continue reading “Dilema Mengajak Anak Tarawih ke Masjid”

Ramadhan….. dan Rasa yang Menyentak dalam Dada

Yaks.

Udah lihat penampakan baru blog saya kan? Uhuks. Hehehe, setelah menjalani face-off *halah* blog ini berganti header. Tengkiuuu buat Nui yang sudah alokasiin waktu buat bikinin header enih.

cropped-header-11.jpg

Kenapa ada kartun emak-emak unyu plus bocil?

Continue reading “Ramadhan….. dan Rasa yang Menyentak dalam Dada”

Rumus Jitu Aa Gym, Hadapi Persoalan Hidup

Follow me on twitter: @nurulrahma

Kalau saya sebut “Aa Gym”, apa yang terbersit kali pertama di benak Anda? Yeeep, pasti masalah poligami doi kan? Eits. Kita nggak pernah tahu apa yang sebenarnya terjadi di dalam rumah tangga seseorang. Istilahnya nih, “You never really know a man until you understand things from his point of view…” daaan, kita kan enggak pernah “in his shoes” kan? 

Kita juga enggak tahu apa aja yang bersemayam di dalam tas Aa Gym 😀

Baca: 5 Pilihan Tas Terbaik untuk Pria 

 

Continue reading “Rumus Jitu Aa Gym, Hadapi Persoalan Hidup”

Mendadak Model

Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi Diajeng,

Saya minta ijin pinjam salah satu fotomu untuk model di Kuis Tebak Nama Model di BlogCamp. Saya sudah menggelar kuis ini ratusan kali. Seperti biasa, bagi sahabat yang fotonya saya jadikan model kuis akan mendapat tali asih berupa sebuah buku atas pilihannya sendiri. Jika diijinkan kuis akan saya tayangkan besok pagi, Selasa tanggal 5 Januari 2015. Terima kasih, saya menunggu kabar baiknya. Salam hangat dari Galaxy Pakde

Wow. Speechless saya baca message FB Senin pagi itu. Aku ditawarin jadi model? Akuuh?? Model di blog yang kondyaaang bambang gulindang ituh?

Duh. Minder abiisss deh, apalagi, bodi saya kan udah acakadut macem gini? Masak iyah, pantes nongol di blog keren punya pakde.

Saya jawab gini –> Hihihi… Kok saya pakde? malu… Saya genduuuut banget ;)))

Ternyata, pakde udah “menggeledah” poto2 saya di FB. Daan, yang beliau pilih adalaaaah, poto saya tahun 2005-an gituh! E ya ampuuun…

blogcamp

Dan, terjadilah perbincangan di pagi hari itu. Kurang lebih, begini petikannya:

Pakde : nanti kan nggak kelihatan gendutnya

Nurul : Jangan poto yang itu, De.. Maklum, saya masih ABG alay. Malu :(((  Saya pilihin poto yg agak normal ya

 Pakde: Saya coba crop, kalau pecah nggak bagus. Saya hanya ambil wajah dan leher sedikit agar nggak terlalu kecil di cover majalah

Nurul: Siyaaaap, pakde. Btw, kok judulnya skizofrenia siiiy? Kesannya, daku dong yg sakit skizofrenia

Pakde: Itu bukan judul, itu keyword untuk menuntun peserta kuis ke blogmu.
Seperti gimana cover majalah ituh? Tadaaaaaa…..!
Model-Januari-2015
Hihihi… Alayyyy banget yak, posenya? Foto ini dijepret sohib ikrib saya pas kita lagi ke Delta Fishing Sidoarjo. Hawanya puanass bingits. Makanya, saya sampe kehilangan passion buat sekedar senyum. Padahal, senyum kan sedekah minimalis bin gratis yak, huehehe…
Waktu Pakde mengajak saya jadi model, terus terang, saya ga gitu yakin temen2 pada bisa nebak. Soalnya, di blog ini, bisa dibilang saya lumayan jarang memasang tampang bantal plus pipi kabeh ini. Sadar diri, cyiiin…  Hihihi…
Eniwei, makasi loh Pakde. Gara-gara pakde “mengubrak-abrik” koleksi foto zaman priwin tingting, saya jadi kepikiran gini, “Oooh, ternyata saya pernah sekurus itu toh? Berarti, meskipun udah punya buntut, saya masih punya kans untuk kembali ke bodi segitu kan?”
Yeah. Obesitas itu emang kenyataan pahit. Di satu sisi, saya kerap ngadem-ademin diri sendiri dengan self-talk, “Gapapa… Biarpun gendut, yang penting sehat kan?”
Eh, siapa bilang gendut itu sehat? Justru, gendut/obesitas/dll adalah ALARM yang menandakan bahwa something wrong telah terjadi dalam tubuh kita. Pola makan yang buruk. Habit makan bakso yang ternyata berujung pada sesuatu yang aduuuuh, ngeri banget deh pokoknyaaa 😦
Hokehhhh… Mumpung tahun 2015 baru berjalan seminggu (eh, udah seminggu aja yak??) aku kudu pegang komitmen pada diri sendiri. Target 2015 (yang sempat diucapkan di tahun 2012, lalu tak kunjung tercapai di 2013, dan ingin dilaksanakan di 2014) adalahhhhh…… MENJADI SEHAT BUGAR BERAT BADAN IDEAL! Yaaaayyy!!(*)

Yayy, Opini tentang Susi (dan tuhan sembilan senti) Dimuat di Jawa Pos!

Setelah kemarin menumpahkan uneg-uneg seputar Ibu Menteri yang assoy bin funky, hari ini Alhamdulillah, opini saya dimuat di Jawa Pos. Info soal dimuatnya tulisan ini kali pertama saya dapat dari SMS mbak Tatit Ujiani. Nuwun sanget mbak :))

Agak kaget juga. Baru dikirim jam 8 tadi malam, eh, ternyata bapak redaktur Opini JP mempersilahkan naskah ini nangkring di opini bagian atas. Alhamdulillah.

Seperti biasa, saya tuliskan naskah asli yang saya kirim ke opini@jawapos.co.id. Selamat mengirim opini Anda ke JP!

Mau tahu tipsnya? BACA INI YA : Secuil Artikel Kita Tembus Media Besar

Continue reading “Yayy, Opini tentang Susi (dan tuhan sembilan senti) Dimuat di Jawa Pos!”

Kemenangan Sejati, Pasca (Nyaris) Depresi

follow me on twitter: @nurulrahma

Tak terhitung artikel parenting yang saya jadikan pijakan dalam membesarkan anak. Judulnya pun beragam: How to Raise a Diligent and Smart Kid?; 10 Kiat Agar Anak Disiplin; Tips Jitu Anak Secemerlang Einstein; seabrek artikel lainnya. Aneka buku yang ditulis pakar parenting juga saya lumat. Semuanya membuat saya “ekstra-pede” dalam mengarungi sebuah pengalaman baru: Menjadi orangtua.

ganteng

Tapi, sepertinya saya over-pe-de. Artikel-artikel tadi seolah tak membekas, manakala harus saya aplikasikan pada satu organisme yang kini ada di hadapan saya.

Ya, makhluk itu bernama Sidqi. Dan, ia anak saya.

 

Bocah yang dulu saya gembol kesana kemari selama 9 bulan lamanya, tiba-tiba saja, bertransformasi menjadi “monster”.

Continue reading “Kemenangan Sejati, Pasca (Nyaris) Depresi”