Lebaran Tahun Ini Mudik ke Mana? Kalau Kami Mudik ke Jakarta!

Mudik ke Mana Lebaran Tahun Ini? Kalau Kami Mudik ke Jakarta!

Lebaran sebentar lagiii…. Yuk mudik yuuuk. Kalian mudik ke mana tahun ini? Biasanya mudik kan identik dengan pulang ke kampung halaman alias desa ya. Tahun-tahun sebelumnya, aku biasa mudik ke Pacitan, Jawa Timur. Tapi, semenjak ibu dan nenekku sudah berpulang, maka rute mudikku berubah!

Dua tahun terakhir ini, kami justru mudik ke Jakarta!

HAHA. Sungguh anti-mainstream yak. Orang-orang pada pulang kampung, ehhh… kami malah pulang kota, hehee. Sebenarnya ibu mertuaku tinggal di Surabaya. Tapi, putra/putrinya banyak yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya. Trus, aku juga bosen kan kalo kudu stay di Surabaya melulu. TRIIIINGG! Muncullah gagasan (anggap aja terkesan) brilian, gimana kalo kita yang nyamperin sodara-sodara iparku di Jakarta aja. Kalo dihitung-hitung, insyaAllah budget mudik lebih irit kok 😀

Pertanyaannya…. Mudik di Jakarta apa asyiknya sih?

Hehe. Memang kudu diakui, suasana Lebaran di desa jauuuuhh lebih menyenangkan. Aura masyarakat pedesaan kan lebih ‘semedulur’. Hmm… apa ya Bahasa Indonesianya, sangat menjunjung tinggi semangat kekeluargaan dan persaudaraan gitu lah. Wajah-wajah teduh dan nuansa “selo” ini yang bikin hati semakin semriwing manakala lebaran di desa.

Kalau lebaran di kota? Yeah, tahu sendirilah kayak gimana tipikal masyarakat urban 😀 Serba kemrungsung, segalanya kudu cepat, tangkas, gegas, dan (suka tidak suka) harus kita akui kalau masyarakat kota kerap terperangkap dalam hedonisme dan materialisme, hahaha. Eits, ngga usah baper ya sist, karena akupun juga begitchuuu kok. Namapun hidup di kota besar kan segalanya butuh duit, dan apapun dibandrol dengan harga lumayan mahal. Jadiii, ya wajar lah kalau kita saksikan masyarakat urban yang rela jumpalitan ke sana ke mari demi biaya hidup (dan gaya hidup) yang makin membumbung tinggi 😀

Oke. Mari kita akhiri sesi curhat kali ini. Balik lagi ke pertanyaan semula, mudik di Jakarta apa asyiknya sih? Kira-kira apa yang akan kami lakoni sepanjang masa mudik di Jakarta tahun ini?

(1). Menjajal MRT

Yesss…. MRT gaesss, MRT! Mass Rapid Transport yang baru saja di-launching ini tentu jadi sumber ke-kepo-an akut buat aku dan Sidqi, my kiddo. Kami udah ‘booking’ Om Reza (adik iparku) untuk jadi local guides dan mengantarkan kami untuk menjajal MRT. Bangga banget dong, karena INDONESIA punya MRT! Karena MRT belum ada di Surabaya, ya sudah… mari kita manfaatkan momen mudik kali ini untuk feel the MRT experience, yeayyy!

(2). Main ke Kota Tua Jakarta

Kota Tua Jakarta ini bukti kepiawaian mengemas lokasi jadul menjadi tampak trengginas, meriah dan super menyenangkan! Jalan-jalan dan menyaksikan keriuhan Kota Tua Jakarta, ini udah jadi hiburan yang awesome buat kami.

Apalagi, kalau bisa naik sepeda yang super outstanding ituuuuh. Menikmati kulineran yang ada di sekujur penjuru Kota Tua, atau nongkrong cantik di Kafe Batavia. Aaaakkk, sedaaappp!

(3). Menyesap Semangat Seniman Kontemporer di Museum MACAN

Sidqi, anakku, belakangan ini hobi banget menggambar! Karakter manga ia goreskan dengan begitu rapih, dan komposisinya juga cihuy! Sebagai orang yang awam bin plonga-plongo soal seni, aku lumayan takjub dengan skill dan perkembangan seni ala Sidqi.

Maka dari itu, aku udah memasukkan kunjungan ke Museum MACAN dalam itinerary kami kali ini.

Baca: Museum MACAN di Jakarta 

Moga-moga waktunya cukup, karena Sidqi juga mupeng banget main ke berbagai mall grande di Jakarta. Walaaah, di Surabaya kan banyak mall, ngapain jauh-jauh ke Jakarta, eh ujung-ujungnya nge-mall juga?

Well…. Mall zaman now juga banyak spot instalasi seni, lho. Kalau museum MACAN terlalu jauh dari lokasi kami menginap, yaaaa artinya kita bisa dong, cari alternatif menikmati karya seni di fasilitas publik, seperti mall 😀

(4). Menikmati Sepenggal Bali di Resto Jimbaran, Ancol

Ulalaaaa…. Ternyataaaa, di Jakarta kita bisa menemukan spot dengan suasana yang Bali banget! Ada Resto Jimbaran yang berlokasi di Ancol. Aneka kuliner seafood siap menggoyang perut! Uenaaaakkk semua.

Trus, para penari Bali juga siap menampilkan performa terbaik mereka. Restonya outdoor, menghadap pantai pulaaak. Weleh deleeehh ini sih assoy geboy!

***

Planning udah disusun. Kesehatan harus dijaga supaya mudik kali ini lancar jaya! Kami juga punya rencana untuk dolan ke kota lain, ke Bogor atau Bandung, misalnya.

Sudah pasti musim Lebaran gini harus menyusun strategi secara komprehensif. Booking Villa kudu dilakukan dengan seefektif mungkin. Hayuklah berdiskusi dengan para peserta mudik, jangan sampai momen setahun sekali ini jadi ambyar berantakan gegara koordinasi yang kurang sip markosip.

Are you ready buat mudik season tahun ini? BISMILLAH. Semoga semua lancar dan penuh berkah yaaaa.  Selamat Mudik dan Seru-seruan ketemu keluarga besar! Jangan baper kalau dapat berondongan tanya “KAPAN?” ya? Kapan Nikah? Kapan Skripsi? Kapan Punya Anak? Kapan Ngasih Adik? Heheheh. Intinyaaa… Enjoy Lebaran! Kalau ada kalimat-kalimat yang nggak asyik, Hempaskan aja Beiiibb!(*)

Advertisements

Guide Hiking ke Gunung Semeru

Guide Hiking ke Gunung Semeru

 Gunung Semeru menjadi salah satu gunung favorit yang ada di Indonesia, gunung yang berlokasi di kawasan kabupaten Lumajang beserta Malang dari Jawa Timur ini seringkali menjadi tujuan utama dari para pendaki gunung. Selain dikenal dengan puncak gunung tertinggi yang ada di pulau Jawa, gunung ini juga menyimpan beragam panorama alam yang sangat menakjubkan. Hal ini terbukti dengan adanya beberapa lokasi cantik di gunung tersebut berikut ini :

Ranu Pani

Ranu Pani merupakan tempat awal atau start dari perjalanan pendakian yang anda lakukan menuju Gunung Semeru. Tempat ini juga dikenal sebagai pos perizinan bagi para pendaki yang hendak melakukan perjalanan pendakian.

Ranu Kumbolo

Ranu Kumbolo adalah danau air tawar yang berlokasi di Pegunungan Tengger, yaitu bagian dari kaki gunung Semeru. Ranu Kumbolo dikenal dengan pemandangan indah, dan juga seringkali dijadikan sebagai tempat transit, sebelum perjalanan dilanjutkan menuju puncak Mahameru.

Tanjakan Cinta

Tanjakan Cinta dikenal sebagai jalan setapak yang berarah menuju bukit dengan tingkat kemiringan hingga 45 derajat. Tanjakan ini berada tepat setelah ranu Kumbolo dan mengarah menuju Oro-oro Ombo.

Oro-oro Ombo

Oro-oro Ombo menjadi salah satu spot yang banyak digemari oleh para pendaki. Hal ini berkaitan dengan pemandangan indah dari padang savana yang luas, dan dalam waktu tertentu padang tersebut pun akan berubah menjadi padang dengan bunga lavender berwarna ungu yang tengah bermekaran.

Kalimati

Nama tersebut digunakan untuk sebuah sungai yang tidak berai. Dengan kata lain air di tempat tersebut hanya ada apabila memasuki musim hujan. Daerah ini juga dikenal dengan padang rumput yang disertai tumbuhan semak serta hamparan dari edelweis.

Arcapada

Titik sebelum puncak Mahameru ini dikenal sebagai arca yang berada di tempat tertinggi di pulau Jawa, dan hanya sedikit pendaki saja yang dapat menemukan lokasi yang satu ini.

Mahameru

Mahameru adalah puncak dari Gunung Semeru, di lokasi ini terlihat kawah yang dikenal dengan sebutan Jonggring Saloko, yang mana setiap 10 hingga 15 menit sekali menyemburkan batuan vulkanis dan asap membumbung tinggi.

Untuk mendapatkan keindahan tersebut tentunya pendakian pun harus dilakukan dengan aman, karena itulah penulis sajikan beberapa tips aman untuk mendaki Gunung Semeru diantaranya :

 

Lokasi gunung

Hal pertama yang wajib untuk anda perhatikan sebelum mendaki adalah lokasi dari Gunung itu sendiri apakah ia berada dalam kondisi yang aman untuk didaki atau sebaliknya.

 

Bawa barang penting

Karena pendakian dilakukan dalam waktu yang tidak sebentar serta jarak yang cukup jauh, maka pastikanlah untuk membawa barang penting yang masuk dalam list Guide Hiking ke Gunung Semeru, seperti halnya barang-barang yang dapat menjaga kondisi tubuh agar tetap hangat dimulai dari :

Pakaian hangat

Sleeping bag

Slayer

Obat-obatan

Tabung oksigen

Makanan

Minuman

Obor atau alat untuk membakar ranting pohon

Jaga kondisi kesehatan

Hal penting selanjutnya yang harus anda lakukan adalah menjaga kondisi kesehatan tubuh, dalam hal ini sebaiknya anda biasakan untuk melakukan aktivitas olahraga sebelum proses pendakian dilakukan. Mengapa demikian? Pasalnya dengan berolahraga tentunya tubuh anda pun akan mulai membiasakan diri untuk melakukan beragam aktivitas berat, sehingga ketika pendakian dilakukan, maka tubuh anda pun akan berada dalam kondisi yang bugar dan lebih fit untuk melakukan perjalanan.

 

Istirahat

Banyak diantaranya para pendaki yang memaksakan diri ketika melakukan pendakian, sehingga tidak jarang diantara mereka yang jatuh sakit atau tumbang selama di perjalanan. Untuk menghindari hal tersebut tidak ada salahnya bagi anda untuk meminta waktu istirahat selama perjalanan, utamanya jika perjalanan sudah anda rasa melelahkan. Pasalnya dengan istirahat yang cukup perjalanan pun dapat dilanjutkan dengan lebih mudah dan tidak akan mengganggu kondisi kesehatan tubuh anda.

Untuk lebih memudahkan perjalanan pendakian menuju gunung Semeru tersebut anda dapat melakukannya dengan menggunakan layanan pada kartu kredit virtual dari traveloka yaitu pay later yang tentunya lebih memudahkan perjalanan wisata karena terdapat fasilitas yang lebih beragam di dalamnya. Dimulai dari layanan untuk melakukan transaksi pembelian tiket, transportasi, penginapan, hotel, hingga perbelanjaan, dan transaksi lainnya.

 

 

 

7 Tips Mudik Paling Aman Dan Nyaman Menggunakan Bus

7 Tips Mudik Paling Aman Dan Nyaman Menggunakan Bus

 

Mudik dengan transportasi umum kini menjadi bagian kehidupan masyarakat Indonesia. Selain waktu yang fleksibel, Anda hanya perlu duduk manis dan menunggu sampai ke tempat tujuan. Untuk moda transportasi paling cepat, Anda bisa menggunakan jalur penerbangan dengan menggunakan tiket pesawat yang paling terjangkau. Akan tetapi bila Anda lebih ingin menikmati perjalanan ataupun masih dalam jarak yang cukup dekat, bus menjadi salah satu alternatif kendaraan untuk mudik ke kampung halaman.

Meski waktu tempuhnya jauh lebih lama dibandingkan dengan pesawat terbang, tapi menggunakan bus jauh lebih hemat dari segi harga. Perjalanan Anda dengan bus bisa tetap nyaman dan aman, kok. Caranya adalah dengan mempersiapkan 9 hal ini sebelum merayakan hari kemenangan bersama keluarga.

(1). Hindari calo, beli tiket resmi

Pastikan Anda membeli tiket di pool resmi bus atau di aplikasi online yang telah teruji kredibilitasnya. Selain menghindari calo, membeli tiket resmi juga memberikan rasa aman karena Anda telah mengetahui reputasi armada bus yang ingin Anda naiki. Biasanya harga tiket bus saat mudik akan lebih mahal, namun itu lebih baik daripada membeli harga murah tapi jiwa Anda taruhannya.

(2). Ketahui rute perjalanan

Bepergian mudik menggunakan bus Anda harus mengetahui rute perjalanan dan di mana harus turun. Bila perlu, katakan pada kondektur dimana Anda turun agar dia membantu mengingatkan. Terlebih jika Anda tidak turun di tujuan akhir bus. Jangan sampai kelewatan tempat Anda turun karena ketiduran, ya.

(3). Bawa barang seperlunya

Membawa barang secara belebihan saat menaiki bus memang tidak ada aturan resminya. Namun, bila membawa barang secara berlebihan tentu sangat merepotkan Anda dan penumpang lainnya. Barang Anda bisa memakan tempat orang lain dan membuat bus penuh sesak. Belum lagi tingkat kewaspadaan akan menurun dan rawan akan aksi pencurian. Ada baiknya batasi bawaan dua tas besar dengan satu tas kecil yang bisa dibawa ke mana-mana.

(4). Persiapkan Obat-obatan

Momen Anda sakit atau cidera bisa datang kapan dan di manapun terlebih bila mempunyai riwayat penyakit pribadi. Anda harus menyiapkan obat-obatan seperti obat flu, batuk, pusing hingga obat pribadi Anda menurut resep dokter. Persiapkan dengan baik karena bila tidak akan merepotkan orang sekitar Anda.

(5). Bawa pakaian yang tepat

Saat pada siang hari, suhu bus bisa terasa panas. Namun pada malam hari kemungkinan udara menjadi dingin cukup besar terlebih bila mendapat terjangan udara AC. Untuk menyiasatinya, siapkan baju hangat seperti jaket, atau sweater untuk menjaga tubuh tetap hangat. Bila di siang hari, Anda cukup memakai kaos dengan bahan yang tipis untuk menghindari kepanasan.

(6). Powerbank Smartphone dalam keadaan penuh

Smartphone salah satu alat utama untuk membunuh rasa bosan sepanjang perjalanan. Anda bisa mendengarkan musik, menonton film hingga bermain game kesayangan di layar ponsel seluler Anda. Tapi bagaimana kalau baterainya habis? Untuk berjaga-jaga, sebaiknya siapkan powerbank dengan baterai penuh. Beberapa bus memang menyediakan colokan listrik, tapi tak ada salahnya mempersiapkan diri daripada menyesal.

(7). Siapkan asupan makanan

Bawa perbekalan Anda seperti makanan secara lengkap. Untuk menghilangkan rasa bosan, mengunyah camilan atau makanan merupakan sarana yang efektif untuk melepas rasa stres. Selain itu, menggunakan bus untuk mudik pasti melalui jalan tol dan jarang berhenti, sehingga akan sulit untuk jajan. Namun jangan lupa untuk selalu bawa minuman, makanan atau jajanan yang sehat ya.

(8). Bawa barang berharga ke dalam tas kecil

Semua barang berharga sebaiknya Anda simpan di dalam tas kecil yang mudah dibawa kemana-mana. Barang berharga seperti smmartphone, dompet hingga perhiasan tak akan lepas dari pantauan Anda. Sangat tidak disarankan menyimpan barang berharga di dalam koper di bagasi. Selain itu, selalu  membawa barang berharga selama di dalam bus atau tempat keramaian termasuk saat ke toilet ataupun beristirahat sejenak ketika bus menepi.

(9). Persiapkan uang kecil

Bila Anda ingin menambah asupan makanan atau sekedar membayar setelah menggunakan toilet di rest area, Anda bisa memakai uang kecil yang sudah disiapkan di selipan tas atau kantung celana. Uang kecil juga berguna untuk membayar pengamen dadakan yang masuk ke dalam bus.

Yuk Mengenal Lebih Dekat Apa Itu Prama dan Prami

Mungkin selama ini kita hanya tau jika yang memiliki pramugari/pramugara hanyalah maskapai penerbangan. Jangan salah, di kereta api juga ada Pramugari dan Pramugaranya lho. Mereka biasanya disebut dengan Prama dan Prami. Tidak seperti di pesawat yang semua kelas memiliki pramugari, Prama dan Prami ini hanya bisa kita temui jika kita membeli tiket kereta api kelas eksekutif dan bisnis saja. Jadi wajar saja jika kita tidak mengetahuinya karena lebih sering membeli tiket untuk kelas ekonomi.

Prama dan Prami memikul tugas yang cukup berat, yakni melayani seluruh penumpang dengan memberikan pelayanan maksimal agar penumpang kelas eksekutif dan bisnis merasakan kenyamanan  yang maksimal. Selain membantu penumpang menemukan tempat duduknya, Prama dan Prami juga memastikan bahwa segala fasilitas seperti bantal dan selimut sudah tertata rapi sebelum penumpang memasuki kereta.

Tidak sampai di situ, Prama dan Prami juga bertugas untuk menjual makanan di dalam kereta lho. Mereka bahkan harus siap sedia di restorasi sampai perjalanan berakhir. Cukup berat, bukan? Prama dan Prami juga dituntut untuk bisa berbicara bahasa asing dan memiliki kondisi fisik yang kuat. Karena penumpang pemegang tiket kereta api eksekutif tidak hanya warga negara lokal saja, melainkan berbagai wisatawan dari seluruh dunia.

 

Mereka harus hadir di stasiun pemberangkatan kurang lebih sekitar 90 menit sebelum keberangkatan kereta untuk mempersiapkan hal-hal seperti ketersediaan makanan & minuman, serta kelengkapan fasilitas. Jika ada fasilitas yang hilang seperti selimut atau bantal, Prama ataupun Prami harus bersedia mengganti fasilitas tersebut. Memiliki beban tugas yang cukup berat tak membuat Prama dan Prami ini patah arang, mereka selalu berperilaku sopan sesuai dengan Semboyan 7S, yakni: Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun, Semangat, dan Siap Melayani.

Sesuai dengan beban kerja yang cukup berat, gaji yang didapatkan mereka juga bisa dibilang tinggi untuk pegawai lulusan SMA. Prama dan Prami normalnya menerima gaji pokok senilai 4 juta rupiah belum termasuk insentif. Jika ditotal bisa sekitar 7 juta rupiah per bulannya lho.

Prami KA-1

 

Tertarik menjadi Prama dan Prami di PT Kereta Api Indonesia?

 

Selain yang sudah disebutkan di atas, ada syarat penting lainnya. Calon Prama dan Prami harus berusia antara 18 – 27 tahun, memiliki tinggi dan berat badan proporsional, serta belum menikah dan siap untuk tidak menikah selama bekerja menjadi Prama dan Prami. Proses seleksi juga dilakukan dengan ketat, mulai dengan tes wawancara dalam bahasa Inggris, psikotest, dan berbagai tes lainnya. Setelah lolos tes pun para calon Prama dan Prami masih harus menjalani training selama dua minggu di Rindam Jaya untuk melatih kedisiplinan dan tanggung jawab mereka dalam melakoni tugasnya.

 

Untuk kamu penggemar transportasi kereta api, sudah ada yang pernah bertemu langsung dengan Prama dan Prami belum? Jika belum, segera rencanakan liburan kamu dengan membelinya secara online. Kamu bisa cek harga dan jadwal keberangkatan langsung di Traveloka.

Prami KA

Karena tiket kereta api traveloka saat ini telah menjadi yang terdepan dalam memberikan pelayanannya kepada seluruh masyarakat Indonesia dan termasuk turis mancanegara. Baik itu untuk kelas bisnis atau eksekutif, hal ini tentunya agar kamu bisa merasakan langsung pelayanan yang diberikan oleh Prama dan Prami secara ekslusif. Dijamin tidak akan menyesal!

Begini Caranya Traveling ke Bali dengan Harga Murah Meriah

Dalam rangka program #SidqiMintaAdek sepertinya ada satu hal konkret yang harus diwujudkan. Apakah itu? Yeap, second Honeymoon! Well, dibilang “second honeymoon” ya enggak juga sih, ha wong saya dulu habis merit langsung kerja dinas luar kota. Setelah itu, yeah, berkutat dengan segambreng kesibukan sebagai media relations multinational company yang seolah tak mengenal jeda. Sibuk handling event, media tour, press conference, dan lain sebagainya. Hayati sungguh lelah.

Continue reading

Mau Staycation di Hotel Mewah tanpa Khawatir dan Gelisah? Begini Caranya!

Mau Staycation di Hotel Mewah tanpa Khawatir dan Gelisah?  Begini Caranya!

Ada kalanya, saya pengin plesir ke luar kota bareng keluarga, dengan dua menu utama: (1) Gegoleran di kamar hotel; (2). Memanfatkan seluruh fasilitas hotel yang mumpuni.

Kalaupun mau jalan-jalan, ya cari destinasi yang nggak terlalu jauh dari hotel. Intinya, hotel jadi pusat tata surya selama liburan gitu deh. 

Dengan model staycation trip kayak gitu, sudah barang tentu, saya kudu cari penginapan yang paripurna. Cari hotel minimal bintang 4, dengan tipikal kasur yang posesif abis. Supaya kian betah dan ogah hijrah dari tempat menginap.

Continue reading