Makin Tangguh saat Traveling dengan Terapkan Filosofi Stoikisme

Buku “Filosofi Teras” yang ditulis Henry Manampiring nih menarik banget ya. Banyak yang posting cuplikan dan ulasan buku ini di berbagai platform. Yang jelas, buku ini menjabarkan filosofi Stoikisme, dikemas dengan gaya bahasa yang menarik.  Aku belum pernah baca sih, baru lihat ulasan-ulasannya aja. Tapii, kalo soal Stoikisme, kita bisa banget menyimak aneka konten di Youtube yang bahas filosofi dari Yunani ini.

Buat traveler, mengaplikasikan filosofi Stoik emang lumayan penting. Bisa ngurangi ketegangan dan overthinking juga. Ya iyalaahh, biarpun traveling tuh (katanya) sarana healing, tapi nggak sedikit dari kita yang justru terjerat problema baru, manakala akan/sedang ngetrip. Iya apa iyaaa?

Contohnya: tiba-tiba jadwal pesawat diubah. Bodi mendadak masuk angin. Anak rewel. Penumpang sebelah rese banget. Hotel nggak sesuai ekspektasi. Tempat wisata over-pengunjung. Kena scam, ditipu sama bakul oleh-oleh atau sopir taxi yang minta dicubit pakai obeng 😊 Hal-hal kayak gini tuh kadang mak bedunduk nongol gitu aja dah, manakala traveling.

Continue reading “Makin Tangguh saat Traveling dengan Terapkan Filosofi Stoikisme”
Advertisement

Dosa Finansial versi aku: Beli Kamera untuk Traveling

Dosa Finansial versi aku: Beli Kamera untuk Traveling

Barang apa yang berasa mahal banget, dan sekarang nyesel udah beli itu?

Hmm, kalo versi saya sih kamera mirrorless CANON M-100, yang waktu itu tahun 2017-an saya beli dengan kisaran harga 5 juta ☹

Dohhh, nyesel banget dah.

Karena ternyata aslinya saya bukan tipikal manusia yang into photography atau demen bikin vlog gitu. Nah percuma kan punya kamera (doang) dengan harga mahal.

Continue reading “Dosa Finansial versi aku: Beli Kamera untuk Traveling”

My Holiday Bucket List

Wuaaahh, semangat banget dah, kalo diajak ngomongin soal L I B U R A N! Haks, haks, haaaks! 

Apalagi talking-talking soal Holiday Bucket List. Udah deh, dalam beberapa menit ke depan, saya jamin, nih blog udah kian rempong dengan ambisi-ambisi liburan eikeh! Hehe…

Okeh. Sebelum masuk ke pokok pembahasan, dan demi kondusifnya acara kita (berasa lagi rapat RT ya bu-ibu….) saya mau comot salah satu kutipan Mark Twain yang amat-sangat-truly-luar binasa-inspiring. Here we go! 

“Twenty years from now you will be more disappointed by the things that you didn’t do than by the ones you did do. So throw off the bowlines. Sail away from the safe harbor. Catch the trade winds in your sails. Explore. Dream. Discover.”

Continue reading “My Holiday Bucket List”

Review Traveloka Paylater buat yang Kangen Traveling

buat para traveler, keberadaan Traveloka Paylater ini penting banget sik. proses pendaftaran yang cepat, real time history dan kita bisa memanfaatkan pinjaman tanpa jaminan dan tanpa kartu kredit

Siapa nih, yang udah kangeeeen banget buat ngebolang? Kangennya yang taraf akut, yaakkk, sini siniii……ngacung! Wkwkwkw, banyaaakk banget ternyata, ya 😀 High five dulu kita, gaess!

Yap, ngebolang itu hak segala bangsa. Apalagi, menyusuri destinasi yang belum sempat terkunjungi dan nangkring di bucket list bertahun-tahun. Waduh, beneran deh, impian banget ya, untuk bisa happy happy joy berkelana menjelajah bumi!

Ya udah, kita bikin persiapan dulu aja, gimana? Tetap rancang itinerary secara mendetail. Lalu baca aneka website traveling ataupun travel blog yang bisa jadi rujukan/ referensi. Dari situ kebayang kan, kita mau menyusuri lokasi trip mana aja, durasinya seberapa lama, gimana cara untuk nyampe ke sana, mau nginep di mana dan makan apa aja, plus (ini yang terpenting!) BERAPA budget-nya. 😀

Ngomongin angka, udah mulai agak oleng dikit ya Bund, wkwkwk.

Continue reading “Review Traveloka Paylater buat yang Kangen Traveling”

Sakau Traveling dan Cara Mengatasinya

“Mbak, main-main ke Bandung sini aja lah. Naik mobil, lewat tol. Kalau naik kendaraan pribadi, resiko campur orang lain kan bisa dihindari. Yuk yuk, ntar Sidqi sekolahnya via zoom meeting bisa dari mana aja kan?”

Cegluk. Demi mendengar kalimat yang terlontar dari saudari iparku, kalbuku bergemuruh. Sister satu ini emang baiiikkk ga ada obat. Doi paham betul, bahwa aku-Sidqi-dan ibu mertua udah jenuh level akut, lantaran berdiam diri di rumah aja, sejak Maret 2020. Bahkan, ibu mertua sama sekali nggak pernah dine-in di resto! Kalau aku, sesekali masih njajan di Mie Tiga Raja atau Bubur Ayam deket rumah, tapi bawa mangkok-sendok-garpu-gelas dari rumah 😀 Intinya ya gitu deh, kami berusaha ekstra keras untuk patuh pada himbauan pemerintah.

Continue reading “Sakau Traveling dan Cara Mengatasinya”

Enjoy Wisata ke Masjid Kubah Emas Dian al-Mahri!

Ada beberapa saudara saya yang berdomisili di Jabodetabek. Ada yang di Jakarta Selatan. Ada yang di Depok, Tangerang Selatan, juga ada yang tinggal di Bekasi. Jadi, saya kalau lagi main ke Jakarta tuh, suka ngebatin, ini enaknya mampir ke rumah saudara yang mana yak? Qiqiqiq. Kuatirnya, saya mampir yang di Depok, eh, trus yang di JakSel, membatin, kok si Nurul kagak mampir ke mari dah. Nah lo 😊

Akhirnya, kalau memang waktu untuk ngetrip kagak terlalu panjang, ya sudah, saya putuskan menginap di hotel aja dah. Toh, kita bisa cari hotel dan penginapan apapun dengan gampil surampil. Hotel di Jakarta Timur, misalnya. Wah, jumlahnya segabruk, dan kita bisa milih mau nginep di lokasi  seperti apa, dengan detail fasilitas kayak gimana, dan budget berapa. Semua ada!

Continue reading “Enjoy Wisata ke Masjid Kubah Emas Dian al-Mahri!”

Nonton Konser Tanpa Ribet Dengan digibank KTA

Buat sebagian orang, menonton konser musik bukan hanya soal tren atau ikut-ikutan. Lebih daripada itu, menonton konser bisa dianggap sebagai bentuk penghargaan seorang fans kepada penyanyi atau grup band idolanya. Ada rasa puas bercampur haru yang terasa ketika akhirnya bisa “bertatap muka langsung” dengan idola yang berdiri di panggung sana. Makanya, beberapa orang bahkan rela untuk jauh-jauh ke negeri seberang hanya untuk sebuah event yang biasanya berlangsung 2-3 jam itu.

Continue reading “Nonton Konser Tanpa Ribet Dengan digibank KTA”

Bahagia Bersama AirAsia, Pengalaman Kali Pertama Anak Naik Pesawat

Bahagia Bersama AirAsia

“Ibuk enak udah pergi ke mana-mana. Aku sama sekali belum pernah naik pesawat!”

Suatu ketika, anakku, Sidqi melancarkan protes. Ia “berunjuk rasa” mengapa di usia yang (waktu itu) 11 tahun, belum juga merasakan sensasi naik pesawat terbang.

Aku mencelos. Mendesah perlahan. “Iya Dek, kapan-kapan kita naik pesawat bareng, ya….”

“Iya, tapi kapan? Aku pengin banget naik pesawat!”

“Mas Sidqi udah berani naik pesawat yak?”

“InsyaAllah berani!”

Continue reading “Bahagia Bersama AirAsia, Pengalaman Kali Pertama Anak Naik Pesawat”

Kamu Hobi Traveling? Yuk Jadi Kontributor di Travelblog.id

Traveling is LYFE. Apalagi buat generasi millennial nih. Kebanyakan dari anak muda zaman now, lebih suka spending money untuk experience dan menikmati momen ketika traveling, ye kan? Slogan yang kerap diusung: YOLO, You only Live Once!

Sejumlah blogger juga menahbiskan diri sebagai travelblogger, dan kerap me-review dan meng-upload content seputar wisata. Apalagi, beruntung banget kita lahir dan tinggal di bumi Indonesia. Warga Indonesia diberkahi dengan aneka panorama alam dan destinasi yang indahnya sungguh warbiyasak! Yuhuu, makin semangat deh, kita traveling nya.

Continue reading “Kamu Hobi Traveling? Yuk Jadi Kontributor di Travelblog.id”

Wisata Agro Wonosari – Wonderful Indonesia

“Yuk, piknik ke Kebun Teh Lawang, Wonosari!”

Kali pertama dapat ajakan untuk ngetrip ke Wonosari, saya tidak langsung mengiyakan. Halah, paling Cuma main ke Kebun teh doang. Liha tijo-ijo gitu aja. Apa istimewanya?

Saya pun diskusi dengan Sidqi. Kira-kira doi mau ikutan trip kali ini, atau kagak?

“Mauuuu Buk!” Sidqi menjawab dengan (tumben) agak lumayan antusias. Biasanya, anak lanangku ini suliiiiitt banget diajak dolan ke luar kota di weekend. Maklum, dia tergabung dalam geng bocah-bocah kunyil di kompleks kami yang punya jadwal meet up (halah!) setiap akhir pekan. Hihihi.

“Oke, kalo gitu, kita mulai packing dan segera cuss ke Agro Wonosari, yak!”

***

Liburan Murah (LM), itulah komunitas yang mengajak kami libur bareng ke destinasi kali ini. Koh Andy Kristono dan rekan-rekannya di LM emang maestro banget, kalo merancang liburan yang asyik dan budget-friendly.

Hari itu, Jumat 5 Oktober 2018, kami (para peserta LM goes to Wisata Agro Wonosari) berkumpul di Park and Ride Mayjend Sungkono. Rombongan dibagi dua mobil, dan yeaahhh, yuk kita kemooon!

Lokasi Wisata Agro Wonosari tidak terlalu jauh dari Surabaya.Sekitar 1,5 jam, kami sudah nyampe. Dan, wohooooo…. Pemandangan serba hijau menyambut rombongan kami. Selamat datang di areal kebun tehhhh! Di mana kita bisa menyegarkan mata sekaligus re-charge jiwa.

Mobil terus melaju….. hingga kami diturunkan di sebuah hotel yang… OMIGOD! HOTELNYA KEREN AMAAAATTT!! *nggak sante* Ini bener-bener beyond my expectation, gokiiill! Kirain hotel-hotel di areal ini bakal jadul, bapuk, old-fashioned gitu, ternyataaaa…. MANTAB DJIWA nih hotelnya!

Bersama Sidqi, aku menikmati setiap detail hotel ini. Resik, tatanannya enak banget, enggak too-much, simple, bersahabat… plus, ini yang terpenting….. di areal F&B kamar, disediakan 1 KARDUS TEH ROLAAS! (terdiri dari 25 kantong) Ini sih, sujud syukur buanget, Rek. Kalo di hotel-hotel lainnya, paling pol kita cuma dapat 4 kantong aja kaaan.

***

Setelah istirahat sejenak, kami berkumpul menuju TEA HOUSE yang terletak sekitar 500 meter dari hotel. Ini semacam café/lounge untuk kita chill out gitu deh. Asyik asyik asyik! Setelah dinner, kami pun dipersilakan untuk melakukan kunjungan ke pabrik teh.

WHAT?? Malam-malam pergi ke pabrik tehh? Ini aku juga sempat ‘wakwaw’, kan rada gimanaaa gitu ya boo, kok malam-malam malah ke pabrik pengolahan. Eh, ternyata kondisinya nggak se-alakazam yang aku duga kok.

Pabriknya ya lumayan buat dikunjungi, walaupun di sana sini memang terhirup aroma daun teh, yang kalo nggak kuat bisa bikin dada sesek juga.

Kita bisa mengamati gimana sih, cara pengolahan dan penyimpanan teh. Usai acara, kami balik lagi ke TEA HOUSE untuk mengikuti kompetisi “Menyeduh Teh dengan Baik dan Benar”. Udah pasti saya ikutan, dan dapat dipastikan sedari awal, bahwa saya nggak jadi pemenangnya, wuahahahahaha #NgikikPedih. Jam 10 malam acara berakhir, dan kami kembali ke kamar hotel masing-masing.

“Jangan lupa! Besok jam 4 pagi kita sudah kumpul untuk lihat sunrise di Bukit Kuneer Wonosari!”

WHATT?!?!

***

Saya emang terbiasa bangun jam 3 pagi. Tapi bukan buat ngetrip ke bukit 😀 Begitu dikasih kode bahwa kami kudu ngumpul jam 4 pagi di lobby hotel, rasanyaaaaa ulala ini perjuangan maha berat, jendraaalll!!

Sidqi bolak-balik kubangunin dan fyuuuuhhh *lap kringet* pagi-pagi kudu bertarung melawan kemalasan nih bocil. Ya iyalaaah, jam segitu emang paling enak melungker di Kasur. Secaraaaa, kamar hotelnya nih asyiqueee banget! Nggak perlu pakai AC, tapi hawanya suegeerrr!

“Sidqiiiii…. Ayo bangun Nak! Yang lain udah pada siap itu lhoooo!”

“Bentar Buuukkk….!”

“Sidqi….. nanti ditinggal ama yang lain lhoooo!”

“Bentaaaaarrr….!”

Gitu terus sampai Ahmad Dhani minta maaf ke Maia Estianty *Lhaaaa

Alhamdulillah wa syukurilah, enggak perlu nunggu Mulan Jameela datang, si Sidqi bangun…. Sholat subuh, dan…. Kita menuju lobby hotel. Widiiih, para traveller udah siap banget nih! Dan, kami bakal menuju Bukit Kuneer dengan naik TRUK SAPI! Sedaaaapppp!

Daaan, pemandangan yang sungguh awesome tersaji di sana!

Majestic!

Yuk yuk, kalo mau wisata murah meriah, ke Wisata Agro Wonosari – Wonderful Indonesia

O iya….. kalian pasti sudah menikmati keindahan alam Wonderful Indonesia kan? Tuangkan dalam bentuk artikel dan foto, trus posting di blog!

Selengkapnya bisa kalian baca di sini yaaaaa