Lagi Males Ngeblog? Coba Cara Ini deh, Siapa Tau Bisa Berangkat Umroh!

Ahaaa! Judulnya clickbait wannabe? Hei hei heii, gosah su’udzon dulu, kisanak. Coba dibaca pelan-pelan, yes. Ini saya ceritanya mau curcol sekalian berbagi tips yang –boleh jadi—bermanfaat buat teman-teman gaes gaes-ku tersayang…

Jadi begini. Kapan hari itu, ada blogger kawakan yang curcol di WA Group. Doi bilang kalau Juni tuh fase males banget ngeblog, dan Cuma ada 2 postingan doang di blog dese. “Apa ada yang senasib dengan diriku?”

Continue reading “Lagi Males Ngeblog? Coba Cara Ini deh, Siapa Tau Bisa Berangkat Umroh!”

Tujuan Kamu Ngeblog Apa?

Saya ini aslinya cerewet, bawel, comel, pokoke adaaaa aja yang pengin saya omongkan. Tapiii, belakangan ini ga tau kenapa, energi rasanya sering drained gitu. Udah ngga ada selera buat ngobrol 🙂 Akan tetapi, namapun cewek ya, konon…. tetep ada stok 20 ribu kata per hari yang kudu dimuntahkan. Sooo, ketimbang bingung, ya udin ngeblog aja lah kitaaahhh.

Well, boleh jadi itu alasan saya terjun ke dunia blogging. Pengin menyalurkan (potensi) ngoceh 20 ribu kata per hari. Ya kali saya beneran ngomong diksi segitu di dunia nyata wkwkwk.

Continue reading “Tujuan Kamu Ngeblog Apa?”

Ngeblog Suka-suka, Apa Adanya, No Ribet Ribet Club

Tip blogging apa yang ingin dicoba?

Itulah tema yang bakal diusung dalam blogging challenge bareng Blogger Perempuan di 12 April ini. Jawaban saya? Udah terpampang nyata di judul artikel ini: Ngeblog Suka-suka, Apa Adanya, No Ribet Ribet Club

Throwback ke awal-awal saya mulai ngeblog. Waktu itu saya masih kerja di sebuah institusi Islami, sebagai tim redaksi majalah komunitas. Setiap hari pastiya saya bertugas mengontak ustadz, baca aneka literatur Islami, memroduksi artikel Islami juga.

Continue reading “Ngeblog Suka-suka, Apa Adanya, No Ribet Ribet Club”

Pensiun Ngeblog (?)

Seseblogger paporit + panutan + pujaanku (dan sejuta umat) mendadak pamit dari WA grup kami 🙁 Alasannya, doi udah jarang ngeblog lagi. Kulihat blognya, apdet trakhir memang udah pertengahan tahun lalu. Tapiii, jujur (tanpa -ly) aku ngerasaaaa…. apa yaaa? Eman? Hampa? Suwung? Ga tau, rasanya ada yang ilang…..

Ketika daku mencoba menelaah (haishhh) mengapa doi memutuskan buat hiatus blogging, eh… beberapa menit kemudian sohibku berkirim WA. “Mbaaa, Alhamdulillah…. aku dapat job pertama blogging!” Whoaaa….. moodku auto berubah 😃 Yg tadinya mellow gellow, sekarang jadi bungah membuncah 🙂Hidup memang se-paradoks itu ya. Some people decide to leave, dan yang lain super hepiii dgn kesempatan perdana.

Continue reading “Pensiun Ngeblog (?)”

Distraksi

Duh, dari tadi udah nyalain laptop, tapi binguung dah mau nulis apa. Ceki-ceki WA group dulu, ahh, kali aja dapat inspirasi… wkwkwk, ternyataaa rame beuds WA Group ogut pagi ini. Ada yg ngebahas wisata ngopi-ngopi naik crane/semacam gondola (?) di Jogja; ada yg bahas soal kuliner endeus di kota masing-masing; ada yg bahas info job; dan (as usual) bahasan seputar LayanganPutus zzzz

Diih, ikutan komen juga aaahhh, selalu seru dah kalo nangkring di WA group yang enih. isinya temen-temen blogger satu server siikk. Boleh posting apaaaa aja, kuncinya: Kagak boleh gampang baperan, yes.

Continue reading “Distraksi”

A to Z Mengapa Saya Masih Ngeblog (dan Sebaiknya Kamu Juga)

Selamat Hari Blogger Nasional!

Senang bangeett, hobi sekaligus profesi yang saya geluti selama lebih dari 10 tahun, punya Hari Spesial di Negara tercinta. Yap, spesifik Hari Blogger Nasional, lho. Bukan Hari Youtuber, Hari TikToker, atau Hari Kreator Konten.

Demi apaaaa, Bahagia bangett kan?

Bahagia saya makin meluap-luap, manakala menggoreskan random things yang langsung  berseliweran di batok kepala, mengapa saya BANGGA dan tetap menggeluti blogging things ini.

Cekidot ya Teman-teman 😀

Continue reading “A to Z Mengapa Saya Masih Ngeblog (dan Sebaiknya Kamu Juga)”

Creameno is Back!

Jumat yang super sumringah dan penuh berkah!

Sore ini, daku dapat paket LEGO dari Creameno. Yep, blogger paporit sejuta umat yang sempat hiatus itu, sekarang udah online lagi gaes. Senangnyaaaaa! Beberapa waktu lalu, doi posting bakal bagiin lego preloved ke teman-teman bloger yang berminat. Aku auto komen dong, ga lama kemudian dibales kalo Creameno bakal kirim lego ke rumah akyuu. Wohoo, super hepii!

Yang terima hadiah lego preloved ini ada beberapa bloger. Ndilalah, bloger lain ternyata sahabat-sahabat aku juga 😀 Kami tergabung di satu WA grup gitu, dan sering melakoni ghibah syariah focus group discussion secara paripurna. Termasuk, berbagi bahagia seputar hadiah lego yang bakal kami terima.

Uniknya, teman-temanku tuh udah pada terima lego. Bahkan, masing-masing putra/i mereka udah pada nyusun sampai jadi bentuk bangunan/ mobil, dst gitu. Lhaaa, kok punyaku belum nyampe yhaaa.

Continue reading “Creameno is Back!”

Random Talk bareng Mom Blogger Favoritku: Diah DekaMuslim

Heyhooo!!

Teman-teman pastinya punya blog(er) favorit, kan? Nah, salah satu mom bloger kesukaan aku adalah Mba Diah yang biasa blogging di http://www.DekaMuslim.com

Mba Diah ini kalo ngeblog tuh alurnya menariiikk banget, story-telling-nya mantab jiwa! Makanya aku seriing banget mampir ke blog dese. Udah gitu, kami kan gabung di salah satu WA grup yang sering ngebahas hal-hal random. To be honest, aku sering ngikik parah, kalo mba Diah ikutan chat di sono. Yep, don’t judge a book by its cover… Karena walopun secara penampilan kalem dan feminin, ternyata mba Diah srimulat wannabe juga lho wkwkwkw.

Adakah hal-hal lain yang mengezutkaaan dari seorang Diah DekaMuslim? Ada doong! Penasaran kan? Kan? Kan? Cuss, ikuti random talk bareng mba Diah! 😀

Continue reading “Random Talk bareng Mom Blogger Favoritku: Diah DekaMuslim”

Kamu Blogger? Masih Rutin Ngeblog?

Kamu Blogger? Masih Rutin Ngeblog?

Ngapain sih, ngeblog?

Sampai detik ini, ternyata masih ada aja yang nanya seputar blogging. Ada yang sekedar kepo binti penasaran, tapi tidak sedikit yang beneran pengin tahu serba/i blogger.

Baiklah. Saya tulis artikel ini untuk ikutan ODOP (One Day One Posting) di komunitas ISB (Indonesian Social Blogpreneur) sekalian menjawab pertanyaan Kak Anna Rosana di Liebster Award 2020

Continue reading “Kamu Blogger? Masih Rutin Ngeblog?”

Bersyukur itu Butuh Skill, lho!

Getting older is a fact of life.

Don’t stress out about it, because it’s beyond our power to control anyway.

But, there are things that we CAN control. Like our lifestyle

Take care of what we have, physically and mentally.

Learn new things

Don’t procrastine,

Love hard

Work hard

Surround yourself with positivity

(the older I get the more hesitant I am to deal with negativity, because it drains my energy and I simply don’t have time or patience for it)

Be kind with your wrds

Give compliment and encouragement

Stay away from people that bring you down

Don’t define yourself by the number of your age

So just do whatever it is you’ve always wanted to do

Don’t let your age hold you back!

We’re only as old as we think

Age is just a number!

Cihuy yaaaa kalimat pembukanya? 😀 Iya dong, aku screen capture dari IG story beauty-influencer favortitku, Teh @HenyHarun. Coba deh, scroll ke Instagram-nya, dijamin bakal ternganga lihat kulitnya yang soooo hinyai, kinclong memesona, padahal umurnya udah hampir 50 tahun aja, sodara!

Jadi cantik (aja) kayaknya semua orang juga bisa lah ya. (Asal ada duitnya qiqiqiq dan memang kudu rajin perawatan). Tapi, menjadi cantik, berkarakter, punya kharisma, dan inspiring (in her own way) itu belum tentu bisa dilakukan setiap orang. Ini butuh SKILL Kheusus, ceunah! (Ini gaya nulis-nya agak-agak ter-influence Teh Heny yang asli Sunda qiqiqiqi).

Karena itulah, di umurku yang kian senja ini (uhuks), ada beberapa SKILL yang pengin bangettt aku dalami. Apa sajakah?

(1). Skill Bersyukur

Seperti judul postingan ini, (sekedar) bersyukur itu butuh skill. BANGET. Udah deh, ngaku aja, saban lihat postingan orang di socmed (baik yang kita kenal maupun tidak), rasanya clekit-clekit gimanaaaaa gitu kan ya?

Lihat si A lagi traveling ke Maldives….. “Duh, enak banget ya hidupnya? Cantik, suaminya tajir, bisa pose-pose gemaaasss di spot yang instagrammable”

Lihat si B lagi pamer cerita kalo anaknya lulus sekolah negeri (favorit pulak!)… “Ih, si B kok bisa sih punya anak pinter macam gitu? Padahal, otaknya B kayaknya pas-pasan aja deh. Oh, atau jangan-jangan anaknya beruntung gegara sistem zonasi doang nih?”

Lihat si C bolak/balik ngetrip ke luar negeri gratisan (bahkan dibayar!)….”Dia kenapa se-beruntung itu sih? Aku kapan yhaaa?”

Dan seterusnya

Dan seterusnya.

Seolah-olah orang lain tuh hepi hepi syalala, dan hidup kita jalan di tempat. Huft!

Di sinilah, aku pengin banget menggarisbawahi kalo kudu banget ningkatin skill bersyukur. Allah Maha Tahu takaran rezeki yang PAS buat kita. Tenaaaanggg, rezeki kita sudah tertakar, tidak akan tertukar. 😀

(2). Skill Mengapresiasi Orang Lain

Mengakui kehebatan/keunggulan/prestasi orang lain, terkadang bukan hal yang mudah lho. Ada kalanya ego kita mengemuka dan rasa “tidak mau kalah” menjelma pada sebuah sikap “Ogah kasih selamat kalo dia yang menang, ah!”

Haha. Jadi orang tua dewasa emang banyak drama rempongwati nya ya?

Lagi-lagi, ini emang perlu ketulusan hati dan kebesaran jiwa. Jangan sampai, ego dan pongah membungkam nurani kita, sehingga tak mau mengapresiasi bakat/ kinerja/ kontribusi pihak lain.

(3). Skill Jujur pada Diri Sendiri.

Just be yourself! Mantra ini terus kita dengung-dengungkan, tapi heiii…. di era kekinian, tidak sedikit dari kita yang justru sibuk dengan “topeng” dan “polesan”

Kalau teman-teman yang budiman, saat ini sedang memperdalam skill apa? Boleh sharing di komentar yaaa